Berkhidmat Jadi Semangat Raker PCM GKB

Ketua PCM GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan dalam Raker PCM GKB Gresik di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Ahad (26/11/2023). (Edy/PWMU.CO)

Ketua PCM GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan dalam Raker PCM GKB Gresik di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Ahad (26/11/2023). (Edy)

Berkhidmat jadi semangat Rapat Kerja (Raker) 2023 Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM) GKB Gresik Jawa Timur disampaikan Ketua Panitia Rapat Kerja (Raker) Yudo Broto SE, Ahad (26/11/2023).   

Dalam perayaannya, Wakil Ketua PCM GKB Gresik yang membawahi Bidang Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting ini mengatakan tema Raker yaitu Berkhidmat Mewujudkan Cabang Unggulan yang Giat dan Bermanfaat bisa menjadi semangat kita dalam mengabdi kepada warga Muhammadiyah.

“Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik pada periode ini bermaksud berkhidmat melayani warga Muhammadiyah di GKB Gresik pada khususnya dan warga Muhammadiyah di Gresik pada umumnya,” katanya pada peserta Raker di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik ini.

Dia menuturkan, dalam Raker yang berisi unsur pimpinan dan Ranting 1-7 di PCM GKB Gresik ini adalah rangkaian amanah dari Pusat yang harus melakukan rapat kerja. “Nantinya, Raker ini bisa menjadi patokan, Arah untuk melangkah lebih jauh PCM GKB ke depannya,” jelasnya.

Untuk itu, rangkaian Raker ini bisa diikuti dengan baik dan gembira sampai akhir acara. “Kami juga menyediakan doorprize yang akan dibagikan di penghujung acara. Mari kita ikuti Raker ini dengan gembira ya,” ajaknya.

 

Melayani Umat Maksimal

Dalam perayaannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Panita Raker yang sudah menyiapkan kegiatan ini dengan baik dan semoga jalannya kegiatan bisa lancar.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik yang hadir, kepada peserta Raker, Pimpinan Ranting 1-7, Kepala AUM Pendidikan, mulai dari SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik,” katanya kepada PWMU.CO .

Melalui Raker ini, selanjutnya, kita harus bermaksudkan kehadiran kita semata-mata karena Allah SWT. “Kalau bukan karen Allah, maka yang ada hanya mengeluh. Ahad kog masih ada kegiatan,” ucapnya.

Dia menekankan, Raker ini bisa kita jadikan landasan kerja kita di PCM GKB ke depannya. Kita berharap PCM GKB memiliki tanggung jawab lebih maksimal dalam melayani umat. “Sehingga PCM GKB Gresik lebih bermanfaat serta lebih giat dan berguna lagi di depannya,” harapnya. (*)

Penulis/Editor I Chwan Arif . 

Nasyid Cahya Pemenang SD Mugeb Buka Raker PCM GKB

Nasyid Cahya Pemenang SD Mugeb Buka Raker PCM GKB

Nasyid Cahya Pemenang SD Mugeb

Nasyid Cahya Pemenang SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) membuka Rapat Kerja 2023 PCM Gresik Kota Baru (GKB), Ahad (26/11/2023).

Di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik pagi itu, keenam siswa kelas VI sekolah ramah anak itu melantunkan dua lagu. Yakni Atuna Tufuli berdurasi 4 menit 29 detik dan berlanjut Palestina Tercinta selama 4 menit 36 detik. 

Keenam anak ini terdiri dari 5 anak kelas VI al-Amin yaitu Muhammad Tajuddin Nafiis, Muhammad Alif Iqbal Nur Mahmud, Fahmi Omarsyah Dipriyanto, Khaizan Akhdan Al Baihaqi, dan Muhammad Rafa Fauzan Habibi juga 1 anak kelas VI Shiddiq bernama Panji Suryawijaya kelas VI Shidiq.

Di tengah mengumandangkan Atuna Tufuli, Panji berinteraksi dengan kalimat Hauqolah, “Laahaulaa walaa quwwata illa billah!” Dia juga didalam Takbir sebanyak 3 kali, “Allahuakbar! Allahuakbar! Allahuakbar!”

Derap langkah keenam anak ini kompak berjalan di panggung sambil menggenggam tangan ketika tiba saatnya menyanyikan lirik Palestina Tercinta berikut.

Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia

Mau Tampil Lagi

Ini merupakan kali kedua mereka tampil di depan publik. Sebelumnya, pada peringatan Hari Pahlawan di SD Mugeb, mereka tampil di panggung sekolah. Kata Nafis, sapaan Muhammad Tajuddin Nafiis, dia sangat senang bisa tampil di hadapan luar warga SD Mugeb.

Sejalan dengannya, sang bunda Nuzuli Cahyaningtyas juga merasakan hal yang sama. Dia dan suaminya Anang Setiawan tak mengira Nafis punya potensi terpendam di bidang nasyid.

“Baru ikut sekali, Alhamdulillah langsung hafal lagu apapun. Anaknya memang cepat hafal. Padahal ya itu bukan bahasa Indonesia,” ujarnya kagum kepada anak keduanya.

Menurut dugaannya, ini karena Nafis terbiasa ikut Diba di masjid dekat rumahnya. “Nafis semangat minta ikut Diba, sampai nangis minta ikut. Ya saya izinkan,” imbuhnya kepada PWMU.CO. 

Anang, ayahnya, pun mengucap hamdalah. “Alhamdulillah, akhirnya dia mendapat prestasinya!”

Berdasarkan keterangan Waka Bidang Pembinaan dan Pendidikan Karakter Nur Hamidah SPd, grup nasyid ini terbentuk dari Nafis yang beberapa kali banyak ditemui di masjid. “Sebagai konsekuensinya, dia harus menyalurkan bakat aktif berbicaranya secara positif. Akhirnya kami sepakat mereka menyanyi bersama,” terang Mida, sapaan akrabnya.

Nafis pun merasa tenang saat akan tampil. Berbeda dengan Panji. Dia merasa lebih deg-degan. “Karena tampil di depan publik, di lihat orang-orang di luar SD Mugeb. Kemarin kan tampilnya di depan teman sendiri,” ujarnya saat gladi bersih sehari sebelumnya, Sabtu (25/11/2023).

Wajah-wajah terkesima tampak di antara para peserta Raker sambil mengabadikan penampilan spesial ini. Tepuk tangan meriah pun langsung menggema usai mereka tampil di hadapan jajaran PCM, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), maupun Pimpinan Ortom GKB Gresik, Jawa Timur.

Ditemui tampil usai, Nafis langsung menanyakan jadwal tampil selanjutnya. “Ustadzah, kapan ada manggung lagi? Aku mau tampil lagi! Siap!” katanya dengan wajah berseri-seri. 

Video penampilan Nasyid Cahya Pemenang selengkapnya dapat ditonton di Instagram PCNA GKB. (*)

Penulis  Sayyidah Nuriyah  Editor  Mohammad Nurfatoni

Ketua PCPM dan PCNA GKB Terpilih dapat Ucapan Selamat dari PDPM Gresik

Ketua Bidang Seni Budaya Olahraga dan Pariwisata (SBOP) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Gresik Setia Rahmadi ST

PCM GKBPDPM Gresik memberikan ucapan selamat kepada Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCPM) GKB terpilih hasil Musyawarah Cabang (Musycab), Sabtu (7/10/2023).

Dalam acara yang digelar di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Ketua Bidang Seni Budaya Olahraga dan Pariwisata (SBOP) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Gresik ini mengatakan kedua kader ini adalah yang terbaik.

“Kedua kader yang terpilih, baik di PCPM dan PCNA GKB Gresik ini adalah kader terbaik. Mereka diberikan amanah dalam pemilihan di Musycab kali ini. Selamat dan sukses atas terpilihnya dua kader terbaik yang memimpin PCPM dan PCNA GKB Gresik,” katanya.

Dengan terpilihnya mereka, lanjutnya, maka roda organisasi PCPM dan PCNA GKB harus berjalan dengan mengusung program terbaik untuk kebermanfataan umat. Dia berharap, setelah Musycab kali ini ada jalinan sinergitas yang baik dan kompak  antara PCNA dan PCPM GKB dengan PDNA dan PDPM Gresik.

“Teman-teman yang ada di PCNA dan PCPM GKB harus menjadi kader yang sat set sat set. Artinya pergerakan yang dilakukan harus cepat dan tepat. Dan yang harus ditekankan adalah koordinasi, sinergi, dan kerja sama dalam menjalankan amanah di organisasi persyarikatan ini,” jelasnya.

Dia mewakili jajaran PDPM Gresik menyampaikan agar kader PCNA dan PDPM GKB tidak perlu sungkan untuk mengomunikasikan segala hal kepada jajaran pengurus PDPM dan PDNA Gresik.

“Kekompakan dari kader muda GKB harus selalu dijaga. Kader muda GKB harus berjalan bersama-sama agar terbentuk sinergi yang baik,” imbuhnya.

Di akhir pidatonya, ia menutup kegiatan Musycab dengan bacaan hamdalah dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Musycab kader muda GKB Gresik telah usai dilaksanakan. Dari prosesnya yang cukup panjang, hasilnya, Nugra Heny Apriliah SPdI terpilih sebagai ketua Pimpinan Cabang Nasiyatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik menggantikan Irma Sonya Suryana SKom MSi.

Sedangkan Chanif Ihsan SFil terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Gresik menggantikan Hudzaifaturrahman SThI. (*)

Penulis Novania Wulandari.

Chanif Ichsan Nahkodai PCPM GKB Periode 2023-2027

Chanif Ichsan SFil, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Gresik 2023-2027 menyampaikan pidatonya usai terpilih dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB Gresik, Sabtu (7/10/2023).

PCM GKB – Chanif Ichsan SFil, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Gresik 2023-2027 menyampaikan pidatonya usai terpilih dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB Gresik, Sabtu (7/10/2023).

“Innalillahi wa Innaa ilaihi rooji’uin, kalimat pertama yang diucapkan oleh ketua terpilih PCPM GKB Gresik periode 2023-2027 yang saya ucapkan kembali,” ujarnya di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik.

Lantas dia bertanya, “Kenapa?”

Dia menjawab, “Alasannya karena memang berat amanah yang diamanahkan kepada kita terutama kepada kami pengurus baru yang tadi telah musyawarah walaupun ada beberapa yang tidak hadir karena beberapa hal.”

Saat rapat formatur tadi, lanjutnya, terjadi diskusi yang sangat sengit sekali karena semua ingin menjadi ketua. “Meski perdebatan sengit, Alhamdulillah saya mendapat amanah dari teman-teman musyawirin semua untuk menjadi ketua PCPM GKB Gresik periode 2023-2027. 

Amanah yang berat ini, tegasnya, yakin bahwasanya Allah tidak akan membebani diluar kemampuan kami. Lalu dia mengucap basmalah, “Bismillahirrahmanirrahim.”

Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik ini berharap, semoga kami beserta pengurus PCPM GKB akan bersama-sama untuk mengemban amanah ini.

Kami juga berharap pada Kakanda Pimpinan dan pengurus PCPM yang telah demisioner agar senantiasa membimbing kami, mengarahkan kami, dan memberikan support pada kami semua sehingga kami menjadi kuat dalam menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.

“Kepada teman-teman PCPM GKB Gresik, mari kita bersama-sama untuk mensukseskan agenda-agenda PCPM yang akan datang. Kami harapkan pada teman-teman PCPM untuk bersedia bergabung ketika kami meminta untuk bisa menjadi pimpinan harian di PCPM GKB Gresik,” harapnya.

Dia juga berpesan kepada teman-teman Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik, “Yakni dengan Yunda Nugra Heny Aprilia SPdI yang juga teman saya, kita bersama-sama kolaborasi untuk menggembirakan Muhammadiyah khususnya di lingkungan GKB,” ujarnya.

Selengkapnya 7 Anggota PCPM GKB Gresik 2023-2027.

  1. Chanif Ichsan SFil
  2. Ihdal Minan MSos
  3. Siswanto SAg
  4. Rijalul Fikri SSi MPd
  5. Muhammad Khosi’un SPd
  6. Khinanjar Widiartama SPd
  7. Mujahidul Authon SPdI

Selamat (*)

Penulis Waviq Amiqoh.

Nugra Heny Apriliah Jadi Ketua PCNA GKB 2022-2026, Ini Pidato Pertamanya

Nugra Heny Aprilia Jadi Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik Jawa Timur periode 2022-2027, Sabtu (7/10/23).

PCM GKB – Nugra Heny Apriliah Jadi Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik Jawa Timur periode 2022-2026, Sabtu (7/10/23).

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Musyawarah Cabang (Musycab) Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik, Irma Sonya Suryana Skom MSi menyampaikan hasil sidang formatur di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik Jalan Mutiara No 95 Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik.

Sebelumnya, 9 Anggota PCNA GKB yang terpilih secara evoting melakukan rapat formatur untuk memilih ketua PCNA GKB 2022-2027. Hasilnya, mereka sepakat memilih Nugra Heny Aprilia SPdI. Dia menggantikan Ketua PCNA GKB lama, Irma Sonya Suryana Skom MSi.

Mengawali sambutannya, Nugra Heny Aprilia membaca Surat al-Baqarah ayat 156 yang berbunyi Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn artinya (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

“Sebagaimana kalian semua mengucapkan kalimat Alhamdulillah pada kami yang terpilih, kami pribadi tidak bisa mengatakan apa-apa selain kalimat istirja,” katanya.

Dalam suatu Hadits Riwayat Muslim tertera, Wahai Abu Dzar, kamu ini lemah (untuk memegang jabatan) padahal jabatan merupakan amanah. Pada hari kiamat ia adalah kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi siapa yang mengambilnya dengan benar dan melaksanakan tugas dengan baik.

Perempuan berkacamata itu melanjutkan, “Tentunya apa yang telah kita ikhtiarkan bersama tidak bisa kita lakukan dan tidak bisa kita realisasikan tanpa adanya peran dan support teman-teman semuanya.”

Mohon Bimbingan

Pada kesempatan yang sama, Nugra Heny Aprilia memohon bimbingan, nasihat, untuk kami yang masih baru di sini, yang masih jauh dari kesempurnaan.

“Terima kasih kami ucapkan pada Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah GKB Gresik Periode 2016 sampai 2022 yang telah memberikan contoh bagi kami dalam menjalankan roda organisasi,” katanya.

Selengkapnya Anggota PCNA GKB Gresik 2022-2027.

  1. Nugra Heny Apriliah SPdI
  2. Sayyidah Nuriyah SPsi
  3. Novania Wulandari SPd
  4. Khoiro Numsyah SPd
  5. Dina Aulia SPd
  6. Waviq Amiqoh MPdI
  7. Anita Firlyando SPd
  8. Noviani Nurkholis MPd
  9. Rusdiyah Arifaini SPd.

Selamat (*)

Penulis Waviq Amiqoh.

Musycab Bersama PCNA-PCPM Diingatkan 10 Komitmen

Sekretaris PCM GKB Ir Sugeng MM membuka Musycab Bersama PCNA-PCPM. (Novania/PWMU.CO)

PCM GKB – Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama Pimpinan Cabang Nasiyatul Aisyiyah (PCNA) dan Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gresik Kota Baru dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Ir Sugeng MM.

 ”Ini merupakan Musycab kedua untuk PCNA dan Musycab pertama untuk PCPM GKB Gresik. Kami dari PCM berharap, kader PCNA dan PCPM memiliki pemikiran dan sikap yang patut untuk dicontoh,” ujarnya sembari melantunkan ayat al-Quran surat Ali Imran ayat 104.

Sebagai seorang kader, apalagi kader muda dalam lingkup PCM GKB hendaknya saling mengajak saudara-saudaranya untuk melakukan kebaikan sesuai dengan petunjuk Allah

“Hal ini sesuai dengan 10 komitmen yang telah diserukan oleh para kader NA,” ujar Sugeng.

10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah itu adalah

– Senantiasa shalat fardhu tepat waktu dan berjamaah

– Membaca al-Quran dan maknanya

– Beradab Islami dalam kehidupan

– Beramal saleh mulai dari diri sendiri

– Sedekah waktu untuk Nasyiah minimal satu pekan satu kali

– Membaca satu hari satu tema

– Mengikuti kajian minimal satu pekan satu kali

– Berjiwa mandiri dan berpikir positif dalam segala hal

– Responsif terhadap permasalahan lingkungan sekitar

– Mampu membagi waktu antara keluarga dan Nasyiah

Sugeng menyampaikan, para kader muda ini merupakan wujud dari perubahan dan pembaharuan. Sesuai dengan tema, Sugeng berpesan, para kader NA dan Pemuda Muhammadiyah mampu menjadi pemuda-pemudi negarawan harmoni memajukan Gresik Kota Baru. (*)

Penulis Novania Wulandari

Ketua PCNA GKB 2016-2022 Berpamitan

Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi menyampaikan sambutan di Musycab Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

PCM GKB – Ketua PCNA GKB 2022-2026 Irma Sonya Suryana SKom MSi berpamitan saat menyampaikan sambutan di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB.

Di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik itu, Sonya lantas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik“Dari Ayahanda sekalian, kami bisa mengetahui bagaimana cara berjihad melalui ortom di lingkungan PCM GKB,” ungkapnya.

Ibu yang sehari-harinya bekerja di Smamio itu lantas memohon maaf sebesar-besarnya atas banyaknya program yang belum terrealisasi. Pihaknya berharap, di kepemimpinan berikutnya bisa merealisasikan program-program yang direncanakan.

Salah satu mimpi yang belum terlaksana dan diharapkan dapat terlaksana di kepemimpinan selanjutnya ialah memiliki penitipan anak. “Karena kader Nasyiah berisi perempuan muda. Yunda-Yunda Nasyiah membawa anak itu sudah biasa,” ungkap ibu dua anak itu.

Selanjutnya, Sonya menyampaikan, mohon izin pamit dari NA. “Karena memang dari AD ART yang ditentukan pada Muktamar, usia kami sudah tidak bisa berkiprah di Nasyiatul Aisyiyah,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023).

Sonya lantas menyebutkan empat kader Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Gresik Kota Baru (GKB) lainnya yang juga demisioner. “Ada Yunda Ulyatun Nikmah, Yunda Kaiisnawati, Yunda drg Yayuk Susilawati, dan Yunda Anis Yuli. Beliau-beliau telah mengabdi, membantu kami menjalankan tugas sebagai kader NA,” urainya.

Terakhir, Sonya menutup sambutannya dengan pesan kepada kader yang nantinya terpilih. “Percayalah, layukalifullahu nahfsan illa wus’aha. Allah tidak akan membebani hambaNya melebihi kemampuannya,” ungkapnya.

Dia menegaskan, “Ketika Yunda terpilih menjadi Ketua PCNA itu artinya Allah telah menitipkan kemampuan dan memandang Ayunda mampu memimpin ortom Nasyiatul Aisyiyah di GKB.” (*)

Penulis Sayyidah Nuriyah

Tak Selamanya Memimpin, Inilah Puncak Regenerasi

Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Hudzaifaturrohman SThI menyampaikan sambutan di Musycab Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

PCM GKB – Tak selamanya memimpin, Musycab inilah puncak regenerasi di Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB. 

Demikian kata Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrohman SThI dalam sambutannya di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB. Agenda ini berlangsung di Cordoba Convention Hall, SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. 

Di awal sambutannya, Hudzai–sapaan akrabnya–bersyukur, “Alhamdulillah, kita sampai pada acara puncak hari ini.” 

Bapak dua anak ini menerangkan, “Saya dan Yunda Sonya (Ketua PCNA GKB) tidak selamanya memimpin di sini, maka kita harus melakukan regenerasi. Inilah acara puncak regenerasi!” 

Pria yang sehari-harinya bekerja di Smamio ini pun mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB. “Yang selalu memberi dukungan materi maupun moral sehingga acara berlangsung baik. Terima kasih,” ungkapnya. Tepuk tangan meriah menggema di ruang lantai 4 gedung Smamio itu.  

Beberapa poin penting untuk kader pun dia sampaikan. “Karena yang hadir di sini merupakan kader semua,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023) pagi. 

Dia lantas menukil Ash-Shaff ayat 4 untuk memperkuat, para kader itu harus merapatkan barisan sehingga terbentuk organisasi yang kokoh tak tertandingi. “Kita bs mencetak generasi penerus khoirul bariyah sebagaimana dalam al-Bayyinah ayat 7. Kita di sini beriman dan beramal shalih,” terangnya. 

Suami Ain Nurwindasari SThI MIRKH ini mengimbau peserta untuk menjadi khairu ummah yang beramar makruf dan bernahi munkar. “Kita sudah masuk di sini, sebagai kepala keluarga tidak hanya mencari nafkah ke keluarga tapi juga beramar makruf nahi munkar,” tuturnya. 

Hudzai yakin, itu semua bisa mereka lakukan kalau mengingat hadist shahih: “Setiap persendian manusia itu wajib disedekahi.” 

Dari hadits itu, menurut Hudzai, langkah kaki dan gerak tubuh, seluruh organ yang manusia miliki, wajib disedekahi. “Organ yang kita punya tidak serta merta digunakan untuk hal duniawi tapi bersifat ukhrawi juga. Tiap sendi gunakan mendekatkan diri kepada Allah,” imbaunya. 

Yang pemuda aktif di Pemuda Muhammadiyah itu sedekah. Begitu pula yang pemudi, aktif di Nasyiatul Aisyiyah itu sedekah. “Bukan hanya sedekah materi tapi juga sedekah pikiran dan keyakinan. Bismillah agenda Musycab mendapat pemimpin terbaik,” tutupnya. (*) 

Penulis Sayyidah Nuriyah

Khaira Ummah Tujuan Utama PCPM-PCNA GKB

Khaira Ummah level roda organisasi, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik menuju Level Khaira Ummah disampaikan Ketua PCPM Gresik Kota Baru (GKB) Hudzaifaturrohman SThI, Sabtu (30/9/2023).

PCM GKB – Khaira Ummah level roda organisasi, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik menuju Level Khaira Ummah disampaikan Ketua PCPM Gresik Kota Baru (GKB) Hudzaifaturrohman SThI, Sabtu (30/9/2023).

Dalam acara Sarasehan Militansi Kader Muhammadiyah, dia mengajak kader GKB untuk merapatkan barisan dan melanjutkan laju roda organisasi ortom supaya bisa menjadi level Khaira Ummah.

Hudzai merasa perlunya kader merapatkan barisan, tak lain untuk mewujudkan apa yang dikatakan Alquran dalam Surat Shaf ayat 4 yang artinya, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

“Artinya jika organisasi kita ini dijalankan dengan disiplin, insyaAllah kita akan menjadi organisasi yang kokoh,” jelas Ketua PCPM GKB Periode 2018-2022 ini.

Dia berharap dengan terselenggaranya acara ini, Ortom GKB khususnya PCPM dan PCNA bisa memunuculkan kader-kader yang bisa kita sebut dengan kader Khairul bariyyah, yakni sebaik-baik makhluk seperti yang tertuang dalam Surat al-Bayyinah ayat 7.

“Kita berdoa kepada Allah, bahwa kita semua yang disini bisa menjadi sebaik-baik makhluk apabila kita beriman dan beramal soleh,” harapnya lantang.

Tak hanya itu, lanjutnya, bapak dua anak ini juga mengatakan ketika kita menjalankan roda organisasi PCPM ataupun PCNA GKB ini dengan baik itu sudah termasuk beramal soleh.

Lebih mengerucut lagi, Hudzai menganalogikan kader yang mau mengurusi roda organisasi Ortom Muhammadiyah dengan baik, bisa dikatakan sebagai khaira ummah, seperti yang dikatakan dalam Surat Ali Imran ayat 110.

Untuk menuju ke titik khaira ummah, Hudzai mengatakan berdasarkan Aurat Al-Imran ayat 110 ada 3 prinsip yang harus dilakukan, yakni mengajak orang berbuat baik, mencegah kemungkaran, dan beriman kepada Allah.

“Kita yang di sini berharap bukan seperti umat yang biasa-biasa saja, kita berusaha menjadi sebaik-baik umat. Karena di PCPM dan PCNA GKB ini insya Allah wadah yang tepat untuk beramar ma’ruf nahi munkar,” pungkasnya. (*)

Penulis Ahmad Nasafi

Muhammadiyah Harga Mati

Muhammadiyah Harga Mati hal itu diungkapkan Anggota Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MRKH, Sabtu (30/9/23).

PCM GKB – Muhammadiyah Harga Mati hal itu diungkapkan Anggota Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MRKH, Sabtu (30/9/23).

Dalam materinya di kegiatan Sarasehan Pra-Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Gresik Kota Baru (GKB) di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) Jalan Berlian VIII No 2 Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik dia tidak bisa digambarkan atau dideskripsikan dengan kata-kata saat di Muhammadiyah.

“Saya bermuhammadiyah terinspirasi dari kedua orang tua saya. Meski keduanya bukan pengurus Muhammadiyah dan hanya penggembira, kecintaan kami pada Muhammadiyah harga mati yang tidak mungkin bisa diganti dengan bendera lainnya meski kami bukan siapa-siapa di Muhammadiyah,” ungkapnya.

Dia menegaskan, dalam bermuhammadiyah jadilah kader yang tangguh dan jangan mudah mengeluh. Ain sapaan akrabnya memulai dengan menceritakan perjalanannya dalam di Muhammadiyah.

“Saya mulai aktif bermuhammadiyah saat aktif di Sekretaris Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cerme, di sanalah saya terinspirasi oleh sosok ketua IPM yang tangguh,” ungkapnya.

Dia yang notabene pendiam dan pemalu, dulu saat usia sekitar 16-17 tahun belum berani untuk tampil di depan forum sehingga ketika melihat orang lain berani tampil. “Di sinlah saya terinspirasi,” ujar alumni angkatan pertama Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah Putri.

Dia mengungkapkan, salah satu inspirator sdalam bermuhammadiyah adalah Bapak Alm Rukhin ayah kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Ulyatun Nikmah SPd. “Seluruh nasihatnya selalu mengena dihati saya,” terangnya

Ibu dua anak itu menjelaskan, dalam al-Quran surat Muhammad Ayat ketujuh dijelaskan, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

“Saat kita menolong agama Allah meski kondisi kita penuh keterbatasan, pasti akan Allah tolong bagaimanapun caranya!,” tegasnya.

Dia mengaku bersyukur karena selama ini selalu diberi pertolongan. “Salah satu contohnya melalui IPM saya mendapatkan beasiswa kuliah di perguruan tinggi,” ungkapnya dalam kegiatan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini dihadiri oleh bakal calon PCPM dan PCNA GKB Gresik.

Ketika, sambungnya, melanjutkan pendidikan S2 di Malaysia bertemu dengan orang-orang yang luar bisa di Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRIA) yang militansinya tidak diragukan lagi. (*)

Penulis Waviq Amiqoh