Ustadz Bangun Samudro Bahas Mujahadah di Masjid Taqwa GKB
PCM GKB – Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik kembali menjadi pusat perhatian jamaah pada Kamis, 24 Juli 2025. Kajian Aqidah bersama Ustadz Bangun Samudro berlangsung di masjid dua lantai itu. Ditayangkan juga secara live streaming. Menghadirkan…
Indahnya Berbagi di Baksos Iduladha Spemdalas dan Lazismu GKB Gresik
PCM GKB – Bakti sosial ini adalah buah kolaborasi antara SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik dan Kantor Layanan (KL) Lazismu GKB Gresik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik. Dua lembaga yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial,…
Merajut Silaturahmi, Menebar Empati: Halalbihalal Keluarga Besar Dikdasmen Muhammadiyah GKB Gresik
PCM GKB – Tradisi halalbihalal, sebuah praktik baik yang mengakar kuat di masyarakat Indonesia, dinilai selaras dengan nilai-nilai agama Islam. Meskipun tidak tercantum secara eksplisit dalam Al-Qur’an maupun hadis, tradisi ini mendapat…
Fajar Arifian Tilawah di Halalbihalal, Ternyata Hafiz dan Lulusan Ponpes

PCM GKB — Nuansa berbeda mewarnai Halalbihalal keluarga besar Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik yang digelar di Sport Center Mugeb School, Selasa (8/4/2025).
Seorang tenaga kependidikan yang biasa bertugas mengamankan lingkungan Mugeb School, Fajar Arifian, tampil memimpin pembacaan Al-Qur’an di hadapan ratusan peserta.
Dengan suara tenang dan pelafalan tartil, Fajar membacakan Surah Ali Imran ayat 190–194. Ini membuka rangkaian acara yang dihadiri sekitar 400 guru, karyawan. Juga PCM, PCA, jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB, serta tetangga sekitar Mugeb School.
Keputusan memberikan amanah kepada Fajar menjadi kejutan yang menyenangkan. “Biasanya, kami tugaskan guru keagamaan. Tapi kali ini, kami ingin memberi ruang bagi karyawan yang punya potensi,” ujar Ketua Panitia, Fony Libriastuti, yang juga Kepala Mugeb School.
Fajar bukan sosok biasa. Ia lulusan Pondok Pesantren Karangasem Paciran dan hafal beberapa juz Al-Qur’an. Februari 2024 lalu, ia juga menuntaskan studi S1 di jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik.
“Kemampuannya sudah terlihat sejak awal seleksi,” kata Nur Hamidah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter. Ia menambahkan, langkah ini menjadi bukti bahwa nilai Al-Qur’an bisa tumbuh di hati siapa pun, tak terbatas profesi.
Fajar sendiri mengaku terharu dan bersyukur. “Ini pengalaman yang membanggakan buat saya. Semoga bisa membawa semangat positif juga buat rekan-rekan di lapangan,” katanya.
Momen tersebut memberi warna tersendiri dalam Halalbihalal yang juga diisi sambutan pimpinan PCM GKB dan Majelis Dikdasmen PCM GKB, ramah tamah, hiburan, dan pembagian doorprize. (*)
Sayyidah Nuriyah
Ketua PCM GKB Hadiri Halalbihalal Bersama 400 Warga Sekolah Muhammadiyah GKB
PCM GKB — Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB, dr. Umar Nur Rachman, menghadiri acara halalbihalal yang digelar Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB di Sport Center Mugeb School, Selasa (8/4/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 400 guru, karyawan,…
Ribuan Jemaah Padati GKB Convex, Ustaz Abdurrahim Sa’id Kupas Pelajaran dari Ramadan

PCM GKB – Suasana haru dan khidmat mewarnai lapangan GKB Convex, Gresik, pada Senin (31/3/2025). Ribuan jemaah memadati lokasi tersebut untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1446 Hijriah.
Jemaah dari berbagai penjuru Gresik Kota Baru (GKB) mulai memadati lapangan sejak pagi. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema, menambah syahdu suasana hari kemenangan umat Islam ini.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik menghadirkan Ustaz H. Abdurrahim Sa’id, M.A., dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah sebagai khatib pada Salat Idulfitri kali ini. Dalam khotbahnya, Ustaz Abdurrahim Sa’id mengupas tuntas makna ibadah puasa Ramadan dan dampaknya terhadap pembentukan karakter muslim yang paripurna.
“Ada dua ibadah besar dalam Islam yang diakhiri dengan hari raya, yakni puasa Ramadan dan ibadah haji. Hari raya Idulfitri ini ditandai dengan pelaksanaan salat, yang kemudian diakhiri dengan ucapan salam,” ujar Ustaz Abdurrahim di hadapan ribuan jemaah.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa ucapan salam yang dilontarkan ke segala arah mengandung harapan akan keselamatan, rahmat, dan keberkahan bagi seluruh umat. “Salam kita berikan agar kita selamat dan menyelamatkan, agar rahmat Allah melimpah, dan keberkahan senantiasa menyertai hidup kita,” imbuhnya.
Ustaz Abdurrahim juga menyoroti esensi Ramadan sebagai bulan riyadah (latihan) dan tarbiyah (pendidikan) yang telah menempa jasmani dan rohani umat Islam selama sebulan penuh.

Belajar dari Puasa Ramadan
Menurutnya, Ramadan mengajarkan berbagai nilai luhur, di antaranya:
- Ikhlas: Berpuasa dengan keimanan dan semata-mata mengharap rida Allah.
- Muraqabah: Merasa selalu diawasi oleh Allah SWT, sehingga mendorong untuk terus berbuat baik dan menjauhi kemaksiatan.
- Mujahadah: Bersungguh-sungguh dalam melakukan kebaikan dengan semangat yang berlipat ganda.
- Disiplin dan Tepat Waktu: Melatih diri untuk taat pada waktu imsak dan berbuka, serta menahan diri dari hawa nafsu.
- Tertib dan Teratur: Membiasakan diri dalam segala aspek kehidupan, mulai dari makan hingga beribadah.
- Peka dan Peduli: Mendorong untuk saling berbagi, seperti memberikan makanan berbuka dan menunaikan zakat fitrah.
- Bersyukur: Menyadari dan menghargai nikmat Allah, bahkan pada hal-hal yang sederhana.
- Bersabar: Melatih kesabaran dalam menahan lapar, haus, dan segala hal yang membatalkan atau mengurangi pahala puasa.
- Tazkiyatun Nafsi (Penyucian Jiwa): Membersihkan diri dari dosa dan penyakit rohani, sehingga jiwa kembali fitrah dan tenang.
Di akhir khotbahnya, Ustaz Abdurrahim Sa’id menekankan bahwa nilai-nilai yang tertanam selama Ramadan hendaknya terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Puasa tidak hanya membentuk kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial yang manfaatnya akan dirasakan oleh banyak orang,” pungkasnya.
Pelaksanaan Salat Idulfitri di GKB Convex berjalan lancar dan khidmat. Usai salat dan khotbah, jemaah saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan, mempererat tali silaturahmi di hari yang Fitri. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Bandar Grisse Bawa Siswa Smamio Juara I Esai
PCM GKB – Bandar Grisse membawa siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur dalam ajang lomba menulis esai tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Perpustakaan Pelangi Gresik.
Dalam ajang lomba yang bekerja sama dengan PT Smelting dan KlikJatim.com. ini siswa kelas XI IIS Kirana Aura Zahy menyabet juara 1 dalam lomba yang bertajuk Ayo Suarakan Gagasanmu yang diikuti pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Gresik.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana SKom Msi mengatakan Kirana Aura Zahy lolos seleksi ke dalam 8 (delapan) peserta yang berhak mendapatkan coaching penulisan dari Tribun News Januar Eka Ramadhan.
“Dalam coaching penulisan tersebut, Kirana mendapat masukan, arahan terkait dengan isi esai yang sudah dibuat. Tindak lanjutnya, dia harus melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan arahan yang sudah diberikan,” katanya.
Dia menuturkan, pengumuman juara I-III diumumkan melalui instagram Perpustakaan Rumah Pelangi, Senin (24/7/2023).
“Naskah esai Kirana berludul Ibarat Gadis, Bandar Grisse Semakin Cantik dan Menawan,” jelasnya.
Potensi Gresik
Kirana, sapaan akrabnya, mengaku senang bisa meraih prestasi menulis esai ini. “Setelah mendapatkan coaching, saya butuh melakukan wawancara 2 narasumber,” kenangnya, Selasa (25/7/2023).
Dia menuturkan, keberhasilan meraih prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan arahan dari guru Pembina dan support dari orangtua.
“Untuk melengkapi isi esai, saya pun harus melakukan wawancara ke Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah raga (Kadisparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, dr Saifudin Ghozali,” kata putri dari Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Ichwan Arif ini.
Proses wawancara ini, lanjutnya, untuk menggali informasi lebih dalam tentang Bandar Grisse sebagai cagar budaya dan potensi sebagai sarana eduwisata. Hal ini untuk menyempurnakan isi dari esai.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat beruntung bisa langsung mendapatkan informasi langsung dari bapak Kadis dr Saifudin Ghozali dengan data dan juga potensi Bandar Grrisse ke depannya,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, melakukan wawancara juga ke Duta Pariwisata Kota Gresik 2021-2022 Yoraisa Ghani Setiawan.
Potensi Menulis
Kirana mengangatan prestasi ini merupakan motivasi untuk menggiatkan kembali kemampuan menulisnya.
“Aku ingin sekali masuk ke perguruan tinggi negeri impianku. Oleh karena itu aku harus banyak mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai dengan passion-ku,” ungkapnya.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana pun jeli melihat potensi yang dimiliki Kirana. “Kirana ini anaknya gak gampang nyerah. Dia jemput bola minta untuk segera dibantu melakukan wawancara, dihubungkan dengan narasumber yang sangat mendukung untuk penyelesain esainya. Itu yang membuat saya makin senang,” katanya.
Dia menuturkan, durasi waktu yang diberikan untuk merevisi setelah mendapatkan coaching dari penyelenggara juga dimanfaatkan sebaik-baiknya. Di sela aktivitas di Ikatan Pelajar Muhammmadiyah (IPM), Kirana terus memperbaiki esainya sesuai dengan ketentuan.
“Berkat ketelatenan ini, Kirana membuahkan hasil yang optimal dengan meraih juara I,” jelasnya. (*)
Selamat! (*)
Editor Ichwan Arif.
Istri Pergi Musyda Nasyiah, Suami Berkata: Tenang Aja Rumah Aman Sayang, Love U
Istri Bermusyda Nasyiah, Suami: Tenang Aja Rumah Aman, Love U; Liputan Anik Nur Asia Masud
PCM GKB– Semarak Musyawarah Daerah (Musyda) XIV Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah) Kabupaten Gresik yang digelar Ahad (23/07/23), tidak hanya dirasakan oleh para anggota NA Gresik. Suami yang ditinggalkan oleh para peserta untuk bermusyawarah ini juga men-support para istri agar acara ini berjalan dengan sukses.
Terlihat dari karangan bunga yang dikirimkan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses Musyawarah Daerah XIV Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Suami Nasyiatul Aisyiyah (ISNA), Tenang Aja, Rumah Aman, Love U.’
Kalimat paling akhir membuat peserta yang melewati karangan bunga di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik menuju tempat acara di lantai empat tertawa.
Adapun penggagas untuk karangan bunga ini adalah Ahmad Mustakim SE. Saat dihubungi melalui WhatsApp, ia mengatakan karangan bunga itu dikirim karena istrinya Nasyiah. Sewaktu mendampingi istri keliling daerah, ia pernah melihat ada ucapan karangan bunga atas nama ISNA.
“Istilah itu saya dengar dari Pak Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’thi saat Muktamar Nasyiah di Bandung,” katanya.
Mustakim dan istri sama-sama suka berorganisasi dan menjadi aktivis muda Muhammadiyah. “Kita fair untuk berorganisasi dan saling mendukung,” ujar suami Ketua PDNA Kabupaten Gresik periode 2016-2022 Ifa Farida ini.
Kalau kerepotan, lanjutnya, selama ini belum ada. Ia berharap Musyda XIV Nasyiah hari ini berjalan lancar dan yang terpilih adalah perempuan yang benar-benar berkemajuan dan mengayomi seluruh Nasyiah se-kabupaten Gresik.
Ia senang suami-suami yang lain turut mendukung kegiatan istri mereka, “Istri yang sukses, karena suami yang hebat,” ucap Bendahara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PDM Gresik
Pemuda Juga Support Nasyiah
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Gresik, Aditama SPdI saat ditemui ketika menghadiri pembukaan Musyda XIV NA.
Aditama dan para suami sangat mendukung untuk kegiatan Musyda ini. “Kami juga di Pemuda saling support antara suami dan istri karena banyak juga di pemuda istri yang notabenenya NA, sehingga kami di rumah saling support satu sama lain,” jelasnya.
Berkenaan dengan itu, Pemuda Muhammadiyah, ketika berkegiatan, Nasyiah kalau membutuhkan Kokam kita akan siapkan.
“Jadi satu sama lain tidak hanya bersinergi di rumah tapi kita semua bersinergi dalam Persyarikatan baik Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiah,” ucap suami Cicik Rohmawati SPdI, yang juga peserta Musyda XIV Nasyiah Gresik.
Selamat, semangat dan sukses selalu Musyda XIV NA, semoga lancar dengan mengambil tema Perempuan Muda Berkemajuan, Arsitek Peradaban Bangsa. “Sukses selalu PDNA KAbupaten Gresik,” tutupnya.
Editor Mohammad Nurfatoni
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, liputan Kontributor PCM GKB Gresik Fitri Dewi Sundari
PCM GKB – Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur mendatangkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Selasa (18/7/23).
Acara yang digelar di Cordoba Convention Hall Smamio ini membahas tentang Pelajar Sehat Anti-Rokok oleh pemateri Petugas BNN Nila Mega Restu SIKom.
Dalam materinya, dia menyampaikan saat ini perokok pemula remaja usia 10-14 tahun naik 2 kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
“Dari 5,9 persen pada tahun 2001 menjadi 17,5 persen pada tahun 2010. Sementara perokok pemula usia 15-19 tahun menurun dari 58,9 persen menjadi 43,3 persen,” katanya.
Dia menuturkan, keadaan ini menunjukkan adanya pergeseran perokok pemula ke kelompok usia yang lebih muda.
”Generasi muda harus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Antara lain tidak merokok, hindari berkumpul dengan teman-teman yang sedang merokok,” tegasnya.
Generasi muda, lanjutnya, harus yakin rokok bukan satu-satunya sarana pergaulan. Jangan malu mengatakan diri kita bukan perokok. Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok.
“Hindari sesuatu yang terkait tentang rokok, mulai dari sponsor, iklan, poster, rokok gratis. Lakukan hal-hal positif lainnya, seperti olah raga, membaca atau hobi lain yang menyehatkan,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, khususnya kanker paru, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit jantung koroner, dan gangguan pembuluh darah, juga menyebabkan penurunan kesuburan.
“Selain itu, juga gangguan kehamilan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), gangguan imunitas bayi, dan peningkatan kematian perinatal,” jelasnya.
Mitos dan Fakta
Nila Mega Restu menjelaskan menggunakan rokok elektronik (vape) lebih aman daripada menggunakan rokok batang biasa, itu hanya mitos belaka.
“Faktanya rokok jenis apapun sama berbahayanya untuk kesehatan dan menyebabkan kecanduan, Meskipun tidak mengandung tembakau, vape justru mengandung nikotin dengan rata-rata jumlah yang lebih banyak. Cairan dalam vape dapat menguap dan masuk ke dalam paru-paru,” tuturnya.
Mitos rokok paling membahayakan kesehatan perokok aktif. Faktanya, selain membahayakan perokok aktif, perokok pasif mendapat efek negatif jauh lebih besar dari perokok aktif karena asap rokok akan dihirup juga oleh perokok pasif.
“Saya yakin siswa Smamio ini idak ada yang merokok apalagi kecanduan rokok. Siswa Smamio siap menjadi generasi yang bebas dari rokok. Siap!” ucapnya semangat, disambut iringi tepuk tangan siswa. (*)
Editor Ichwan Arif.
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb, liputan Kontributor Gresik Septemdira Intan Sari Suprobowati
PCM GKB – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) Jawa Timur diisi dengan kegiatan Sports and Game Day, Selasa (18/7/2023).
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Nugra Heny SPdI mengungkapkan kegiatan Sports and Game Day ini dipilih menjadi kegiatan pengisi MPLS dikarenakan manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan berolah raga.
“Senam sangat bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak,” katanya.
Dia menuturkan, dengan memasukan kegiatan senam dalam MPLS, diharapkan peserta didik menyadari bahwa kesehatan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan.
“Kesehatam menjadi elemen penting yang harus terus dijaga sehingga dalam belajar semua siswa bisa dalam kondisi sehat dan bisa memiliki semangat dalam belajar,” tuturnya.
Melalui Sports and Game Day, lanjutnya, siswa baru SD Mugeb memiliki kesadaran bahwa menjaga sehat adalah hal penting yang bisa mendukung proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah nantinya.
Menjaga Kesehatan
Nugra Heny menyampaikan kondisi kesehatan berjalan selaras dengan proses pendidikan peserta didik.
“Kesehatan menjadi sebuah modal penting dalam belajar, karena dengan jiwa dan raga yang sehat kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara maksimal,” imbuhnya.
Di dalam tubuh yang sehat, sambunnya, terdapat jiwa dan semangat untuk belajar. Maka, tekannya, di sekolah ini sangat dianjurkan siswa benar-benar bisa menjaga kesehatan dalam proses belajar biar bisa lancar.
Maka, jelasnya, di acara MPLS ini juga perlu diberikan materi dan juga role model bagaimana siswa baru mengetahui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan di sekolah.
“Harapan besar kami adalah, siswa saat di rumah pun juga bisa terus menjaga kesehatan sebagai pembiasaan positif yang harus terus dijalankan,” ungkapnya.
Sebagai contoh, katanya, melaksanakan senam bersama. Ini, tekannya, bisa dicontoh oleh siswa baru supaya benar-benar paham manfaat dari senam bersama.
“Selain itu, dalam MPLS ini juga diberikan game berupa Permainan The Opposite yang di situ memiliki nilai pendidikan yaitu membangun kebersamaan tim,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.