Category Archives: Berita Amal Usaha

Lebih Baik Jadi Trendsetter Daripada Followers

PCM GKB – Lebih baik jadi trendsetter (penentu trend) daripada hanya menjadi seorang followers (pengikut). Begitu paparan Wahyudi SMT saat memberikan kelas program Motivation Day di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. Motivation Day pada hari jumat (25/11/22) mengangkat tema Good Habit, Good Character.

Wahyudi SMT memberikan penjelasan kepada  siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik bahwa jika ingin menjadi trendsetter kita harus memiliki sifat yang baik, sifat disiplin, sifat bertanggung jawab.

“Kenapa kita harus memiliki sifat yang baik, sifat disiplin dan sifat bertanggung jawab yang tinggi, karena menjadi trendsetter tidaklah mudah kita harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah kita lakukan” ujar Wahyudi SMT

SMAM 10 GKB Gresik Unjuk Gigi di Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE)

PCM GKB – Creative Reseacrh 10 (CR10) SMAM 10 GKB Gresik unjuk gigi di Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE) yang dilaksanakan di De Tjoelomadoe Surakarta, selama kegiatan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah berlangsung.

Dari Jawa Timur sendiri ada 4 SMA yang berkesempatan berpartisipasi dalam Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE). 

Kepala Sekolah SMAM 10 Muhammadiyah GKB Gresik merasa bangga menjadi salah satu dari empat perwakilan Jawa Timur yang  berkesempatan unjuk gigi dalam MITE. 

Antusiasme Siswa ICP Spemdalas Rafting di Fantastic Trip

PCM GKB – Siswa Kelas IX ICP (Internasional Class ProgramSMP Muhamamdiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas) mengikuti Fantastic Trip di Pacet Mojokerto, Rabu (28/9/22).

Wakil Kepala Spemdalas Bidang Pengembangan Pendidikan (PP) Jamilah MSi menjelaskan kegiatan yang bertema Think Bigger, Act Better merupakan kegiatan aplikasi dan pengembangan wawasan siswa.

“Mereka dapat melihat dan belajar langsung kondisi sekitar,” imbuhnya.

Untuk menyukseskan acara ini, Koordinator ICP Wiwik Indrawati SPd telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik. Mulai dari survei lokasi, mendata perlengkapan tiap peserta, serta menyusun rundown kegiatan dengan sistematis.

Dia memaparkan rombongan terdiri dari 50 siswa dan 4 guru, sejak pagi telah bersiap. Setelah berfoto bersama di lapangan Spemdalas, mereka berangkat tepat pukul 07.00 dengan naik armada bus.

“Memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai lokasi. Sampai di sana, rombongan disambut instruktur untuk melakukan streching. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari cedera saat kegiatan inti. Tak lama kemudian, peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri 3-4 orang,” katanya.

Baca selengkapnya Serunya Siswa ICP Spemdalas Rafting di Fantastic Trip

Pesan Kammil SPEMDALAS Tentang Batasan Aurat dan Hikmahnya

PCM GKB – Aurat dan batasannya dibahas dalam kegiatan Kajian Muslim Milenial (Kammil) SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas), Jumat (30/9/22).

Guru al-Islam Spemdalas Chanif Ichsan SFil menyampaikan tentang aurat adalah bagian tubuh dari manusia yang sangat wajib ditutupi dan haram bila terlihat oleh orang lain kecuali oleh mahramnya.

“Dalil perintah menutup aurat disampaikan dalam Surat an-Nur ayat 30, Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat,” katanya di depan peserta putra di Masjid Taqwa Spemdalas.

Dia mengatakan dalil larangan melihat aurat orang lain. Seperti yang diriwatarkan HR Muslim 338, Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki (lainnya), dan janganlah pula seorang wanita melihat aurat wanita (lainnya). Seorang pria tidak boleh bersama pria lain dalam satu kain, dan tidak boleh pula seorang wanita bersama wanita lainnya dalam satu kain. Batasan aurat laki-laki adalah di bawah pusar dan di atas kedua lutut.

Baca selengkapnya Kammil Spemdalas: Bahas Batasan Aurat dan Hikmahnya

Klinik Aisyiyah GKB, Menambah Armada Ambulans Untuk Layani Masyarakat

PCM GKB – Saat prosesi serah terima mobil ambulans di Ruang Granada SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Muhammad Djufri BE SSos menyampaikan harapannya.

“Kami berharap nanti akan menjadi pionir pengembang dari Klinik Aiysiyah GKB yang telah dimanajemeni RS Muhammadiyah Gresik,” ujarnya.

Djufri—panggilan akrabnya—menyatakan pihaknya memahami, berdasarkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 tentang ‘Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit’ tidak mewajibkan ada ambulans di klinik. “Namun kami putuskan ambulans tetap dikelola klinik, harapannya ada nilai tambah dan kemajuan bagi klinik,” terangnya.

Hadirnya ambulans itu, lanjutnya, harus memberi nilai tambah Klinik Aisyiyah GKB dalam menjadi pelayan terbaik untuk kepentingan masyarakat dan umat.

Kepada PWMU.CO, Direktur Klinik Aisyiyah GKB Isnia Maulidah membenarkan selama ini di sana belum ada ambulans untuk operasional klinik. “Selama ini memang ada tempat dan ambulans tapi khusus untuk Kifama, punya PCA,” ujar dokter gigi itu.

Terkait Permenkes yang Djufri singgung, Isnia—sapaannya—menjelaskan, memang tidak diwajibkan ada ambulans karena termasuk klinik pratama. “Biasanya (ada ambulans) pada klinik-klinik utama, sedangkan Klinik Aisyiyah GKB statusnya pratama,” ungkapnya.

Berbeda dengan klinik utama yang ada pelayanan medik spesialistik, pada klinik pratama rawat jalan yang berlokasi di Jalan Jawa No.116-118, Yosowilangun, Kecamatan Manyar itu, kata dia, ada pelayanan medik dasar. Artinya, memungkinkan ada pasien yang butuh perawatan lebih lanjut.

Dia mengatakan, “Pada kondisi pasien nonemergency, bisa kita rujuk secara mandiri.” Ketika ada pasien yang butuh perawatan lanjutan yang tidak memungkinkan dirujuk secara mandiri, di situlah ambulans dibutuhkan.

Selama ini, ketika ada pasien memerlukan perawatan rujukan atau perawatan di rumah (home care), timnya biasanya beroperasi dengan kendaraan pribadi masing-masing. “Semoga ambulans bisa kami manfaatkan untuk pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat sekitar klinik maupun secara umum,” imbuhnya.

Karena mobil ambulans itu hibah dari Lazismu GKB, sambungnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Lazismu GKB untuk mengurus perizinan lebih lanjut.

 

 

 

Artikel tulisan ini dibawah naungan dan kerjasama PW MU (https://pwmu.co/252413/08/18/ambulans-jadi-nilai-tambah-klinik-pratama-aisyiyah-gkb1/2/)

PCM Kepanjen Kidul Studi Banding ke PCM GKB Gresik

PCM-GKB. SD muhammadiyah 1 GKB Gresik menerima kunjungan studi banding dari SD Muhammadiyah bersama PCM Kepanjen kidul, blitar, Rabu (21/2/2018). Rombongan ini ingin belajar tentang sinergi antara PCM dengan manajemen sekolah.

Pertemuan berlangsung selama lima jam dengan berdiskusi tentang jurus-jurus Majelis Dikdasmen PCM GKB mengelola sekolah-sekolah dibawah naungannya. Pengelolah SD Muhammadiyah Kota Blitar datang bersama 14 orang lainnya termasuk 3 PCM Kepanjen kidul.

Kepala SD Muhammadiyah Kota Blitar Nur Wahyuni SPd mengatakan, pihaknya segera menerapkan ilmu yang didapat sepulang dari Gresik ini. Salah satunya jurus ATM (amati-tiru-modifikasi). “Sesegera mungkin kami menerapkan jurus atm ini,” ujarnya.

Menurut dia, tujuan utama kegiatan ini sebagai ajang silaturrahmi dan selanjutnya menimba kiat manajemen sekolah yang sudah diterapkan oleh SD Muhammadiyah 1 GKB ini. PCM bisa mengawasi kinerja AUM, sekolah bisa menjalankan program -programnya dengan tepat sasaran dan tepat guna.

Kepala SD Muhammadiyah 1 GKB Fony Libriastuti MSi mengatakan, senang bisa saling bertukar pikiran dengan sekolah lain. Pihaknya tidak segan-segan menularkan semua ilmu yang diketahuinya untuk mengelolah sekolah secara profesonal.

“Kami akan menularkan semua virus positif yang kami miliki, sehingga kita bisa membesarkan AUM bersama-sama,” tambahnya.

SD Mugeb mengadakan pekan imunisasi nasional

PCM-GKB. SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik merayakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dengan mengadakan imunisasi difteri OR serentak kelas 1-6 pada, Selasa (13/2/2018).
Dalam pelaksanaannya, Faiz, siswa kelas 3E, tidak mau di imunisasi karena takut dengan jarum suntiknya. Asmaul Khusnah SPdI, wali kelasnya, terus merayu dengan berbagai kata manis agar mau imunisasi.
”Aku takut dengan jarum suntik. Sebenarnya aku mau disuntik kalau sama Bunda,” katanya
”Bunda kerja, sama ustadzah saja ya,” kata  Asmaul Khusnah.
”Iya, gak papa deh disuntik sendirian. Tapi ada syaratnya,” kata Faiz kepada gurunya.
”Syaratnya aku minta dua permen,” ucap Faiz polos.
Para guru pun tersenyum mendengar syarat  yang diminta siswa 8 tahun itu.  ”Baik, deal! Ustadzah memberi dua permen untuk Faiz,” kata Asmaul.
Faiz tersenyum lalu menuju petugas kesehatan untuk antre suntik digandeng oleh gurunya. Saat suntuk dia pun tidak kesakitan. Segera dia menerima permen dua batang sambil tertawa lebar.
Dwi Indah Sulistiorini Amd Keb, penanggung jawab program imunisasi UPT Puskesmas Kebomas, menjelaskan, imunisasi difteri OR untuk mencegah penularan penyakit difteri yang mulai muncul di Indonesia saat ini.
“Imunisasi ini wajib diikuti oleh anak usia 1-19 tahun agar anak mempunyai kekebalan terhadap virus difteri ini,” terangnya. Vaksinasi kali ini dibedakan menjadi dua bagian. Anak kelas 1 vaksin yang digunakan adalah DT sedangkan kelas 2-6 menggunakan vaksin TD. (Nasafi)

Kelas Zaman Now Harus Memiliki Perpustakaan

PCM-GKB. – Untuk mendukung gerakan leterasi, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik tidak hanya mengaktifkan pembiasaan membaca menulis dan juga melengkapi perpustakaan sekolah, tetapi juga memberdayakan perpustakaan setiap kelas. Setiap kelas dikelola secara mandiri oleh siswa dengan bimbingan wali kelas membuat perpustakaan kelas.
Selain lemari yang disediakan sekolah, pengurus kelas bisa berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan perpustakaan kelas yang menarik. Mereka bisa membuat rak buku yang menarik dengan penataan yang apik juga. Mulai dari memanfaatkan kardus bekas, gabus, sampai memanfaat box telur.
“Setiap siswa diwajibkan membawa buku bacaan ke sekolah,” papar Ustadzah Haifa Marta, SPd, koordinator literasi sekolah. “Mereka membawa buku, mulai dari karya fiksi, ilmu pengetahuan, biografi, sampai dengan komik sains,” tambahnya.
Selain itu, menurut dia, buku-buku yang tersedia di masing-masing kelas nantinya akan diaktifkan melalui pembiasaan literasi yang dilaksanakan setiap hari, pukul 06.30-07.10. Kegiatan literasi yang memanfaatkan perpustakaan kelas ini dinilai efektif untuk menggerakan pembiasaan positif siswa, selain perpustakaan sekolah dan kegiatan literasi lainnya, berupa menulis.
“Setiap hari, saya dan teman-teman menyempatkan membaca buku di kelas,” papar Achmad Rangga S, siswa kelas VII. “Buku mulai karya Andrea Hirata, buku biografi Chairul Tanjung, Aku Anak Singkong, serta buku fiksi dan sains ada semua di kelas. Tinggal pilih dan dibaca, ilmu dan wawasan langsung bertambah,” akunya.
Hal senada juga disampaikan Anis Shofatun, MPd, Waka Kurikulum. Beliau menyampaikan bahwa gerakan literasi harus didukung dengan pembiasaan positif, sarana pendukung, dan juga semangat berliterasi dan pihak sekolah, guru, dan juga siswa. “InsyaAllah, program tersebut akan berjalan lancar dan berhasil,” katanya. (Ichwan Arif)

SMPM 12 GKB Siapkan Kelas Internasional Tahun Depan

PCM-GKB. SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik siapkan kelas Internasional pada tahun pelajaran baru, tahun depan. Untuk merealisasikan program ini, pihak sekolah melakukan kunjungan plus penjajakan kerja sama dengan Pusat Pengembangan Laboratorium Pendidan (P2LP) Universitas Negeri Malang, Selasa (6/2/18). Kegiatan ini bertujuan persiapan dan langkah strategis dalam merealisasikan sekolah dalam penyelenggaraan ICP (International Class Program).
Dalam program ini nantinya, kurikulumnya akan dirancang kolaborasi kurikulum nasional dengan Cambridge. Pada praktiknya, nantinya siswa akan mengikuti Cambbridge International Examination untuk pelajaran matematika, english, dan scinece.
“Selain hal tersebut, siswa juga akan mendapatkan penekanan dan pelatihan Higher Order Thingking Skill (HOTS),” papar Ustadzah Anis Shofatun, SSi, MPd., waka kurikulum. “Termasuk di dalamnya bentuk-bentuk ketrampilan untuk menunjang kemampuan global siswa juga akan dikembangkan,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Ustadz Hari Widianto, MPd., kepala sekolah. Pada hakikatnya, program ini bertujuan memberikan pelayanan pendidikan berkualitas yang memiliki kualifikasi internasional. Siswa akan memiliki keunggulan dalam berkomunikasi bahasa Inggris serta pemikiran dan wawasan global.
ICP, menurut dia, bukan sekedar ikut-ikutan atau gaya-gayaan, tetapi lebih pada esensi nilai yang kita kedepankan, yaitu bagaimana siswa memiliki kemampuan dan pola pikir yang lebih banyak. Selain itu, wawasan global dan skill siswa yang akan diasah dan dikuatkan. (Ichwan Arif)