Category Archives: Artikel

KL Lazismu GKB Gresik Ikut Serta Mensukseskan Muktamar dengan Mengirim Tim Ambulans

PCM GKB – KL Lazismu GKB Gresik turut memeriahkan Muktamar yang diselenggarakan di Surakarta, Jawa Tengah, 18-20 November 2022.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) menunjuk beberapa daerah untuk mengirimkan ambulans untuk mengawal jalannya Muktamar 2022.

Kru ambulans KL Lazismu GKB Gresik sudah standby di Solo selama 5 hari terhitung dari tanggal 17-21 November 2022. Empat anggota tim ambulans yang bersiaga di Surakarta Prasetyo Mukti Wibowo, Sely Haryanto sebagai supir, Siswanto dan Selamet Hariyadi sebagai co-driver.

Saat pemukaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 di Surakarta, ambulas KL Lazismu GKB wira-wiri membantu penggembira yang membutuhkan pertolongan, memang arus lalu lintas yang macet menjadi kendala. Namun semuanya bisa diatasi dengan bantun dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).

 

Smarthome Spemdalas hadir di Ginofest 2022

PCM GKB– SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas) berartisipasi serta dalam kegiatan Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2022 yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gresik di Atrium Icon Mall Gresik, Jumat-Ahad (21-23/10/22).

Dalam Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2022 Spemdalas menampilkan Smarthome yang dipamerkan di stand yang berukuran 3 meter x 2 meter ini. Wakil Kepala Sekolah bidang Pengembangan Pendidikan (PP) Jamilah SSi MPd menjelaskan tujuan gelar karya smarthome ini untuk memberi apresiasi atas produk yang sudah dibuat siswa pada proyek Smarthome.

“Tema Smarthome dipilih agar siswa dapat tetap terhubung dengan perkembangan teknologi dan aplikasi yang dapat mempermudah kehidupan,” jelasnya, Jumat (21/10/22)

Dia memaparkan siswa juga dapat terpacu untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik dan terus terasah kreativitas dan kemampuan public speakingnya. Siswa yang menjaga stand pameran juga bisa mempresentasikan bagaimana alat ini dalam bekerjanya.

 

Baca selengkapnya Ada Smarthome Spemdalas di Ginofest 2022

Reaksi dan Pendapat Siswa SD Mudri saat di Perpustakaan Spemdalas

PCM GKB – Siswa kelas V-VI SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik Jawa Timur mengikuti kegiatan Trial Class di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) Jawa Timur, Kamis (29/9/22).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Marketing Yuliani Rizkiyah SPsi mengatakan 92 siswa dari kelas V-VI ini mengikuti kegiatan selama sehari di Spemdalas. Mereka mengikuti outbound mini yang didamping IPM dan guru, language class, dan motivation day.

“Selain itu, siswa juga akan mengikuti school tour. Siswa SD Mudri akan mengunjungi kelas pembelajaran, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, kantor guru, kantin sekolah, dan juga Pusat Bahasa Spemdalas (PBS),” katanya.

Dia memaparkan selain itu, siswa juga diajak mengunjungi Perpustakaan Taman Ilmu Spemdalas. Di sana siswa bisa membaca koleksi buku dan menikmati suasana di ruang baca ICP (International Class Program).

Baca selengkapnya Ini Komentar Siswa SD Mudri saat di Perpustakaan Spemdalas

Guru Karyawan SD Mugeb River Tubing Jempinang, Berguna Untuk Menguji Keberanian

PCM GKB Gresik – Guru beserta karyawan SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) menggelar outbound di River Tubing diJempinang Adventure Wisata alam yang berlokasi di Dusun Manggihan Desa Sumberrejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/9/22).

Sungai Jempinang memiliki panjang 3 kilometer menjadi lintasan dari tubing river 55 guru dan karyawan.  Kepala SD Mugeb M Nor Qomari SSi mengatakan kegiatan ini sebagai upaya sekolah dalam menguatkan karakter guru dan karyawan.

Kegiatan ini bisa sebagai upaya agar guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik semakin kompak. Kita nikmati. Kita bahagia sampai sore atau malam. Kita niati dengan begitu kita semakin kompak semakin semangat.  Yang sakit tambah sembuh. Yang bahagia kembali harus lebih bahagia.

Dikutip : https://pwmu.co/257156/09/19/uji-adrenalin-guru-karyawan-sd-mugeb-river-tubing-jempinang/

Perwakilan Siswa dan Guru Mengikuti Seleksi ME Awards 2022

Gresik (31/08/2022) – Perwaklian Siswa dan Guru SMPM 12 GKB Gresik mengikuti seleksi secara online untuk mengikuti ajang bergengsi ME (Muhammadiyah Education) Awards 2022 yang akan diselenggarakan di UNISDA Sidoarjo.

SMPM 12 GKB Gresik mengikuti cabang perlombaan Tahfidz, MTQ dan Guru berprestasi.

Lomba Tahfidz

Pembina:
Usth. Ilmiyah
🧕🏻👳🏻‍♀️ Peserta:
1. Neysa Amirah 7C
2. Carissa Veda 7ICP2
3. Nafela Masya 9ICP1
4. Athallah Rafif 7E

Lomba MTQ


🧕🏻 Pembina:
Usth. Halimah
🧕🏻👳🏻‍♀️ Peserta:
1. M. Zaidan Rizqy 9ICP2
2. Athria Baruna 8ICP2
3. Rizky Kumalasari 8A

Guru Berprestasi


🧕🏻👳🏻‍♀️ Peserta:
1. Ust. Arif
2. Ust. Ajad
3. Usth. Ain

Soft Opening Inspirasi Kopi SMAM 10 GKB, Cafe Diharapkan Sebagai Tempat Pembelajaran Siswa SMAM 10 GKB

Gresik – Kepala sekolah SMAM 10 GKB Gresik Hari Widianto, M.Pd. meresmikan Inspirasi Kopi  SMAM 10 GKB Gresik.

Sebagai cafe pertama yang berada di wilayah sekolah, cafe yang beralamat di Jl. Raya Mutiara PPS No.95, Suci, Tebalo, Kec. Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61151 (SMAM 10 GKB Gresik). Inspirasi Kopi  menawarkan konsep tempat kontainer minimalis.

SMAM 10 GKB Gresik bekerjasama dengan PIT STOP Cafe dan juga Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) dalam mendirikan Inspirasi Kopi.

“Saya berharap dengan berdirinya cafe ini, para siswa SMAM 10 GKB Gresik bisa sebagai tempat belajar dan terjun langsung di lapangan, bagaiamana cara mengelola atau memanage suatu usaha terkhususnya cafe. Dan saya juga berharap dengan adanya cafe ini siswa bisa menumbuhkan jiwa wirausaha,” ujar Hari Widianto, M.Pd. (kepala sekolah SMAM 10 GKB Gresik).

 

Soft Opening Inspirasi Kopi SMAM 10 GKB, Cafe Diharapkan Sebagai Tempat Pembelajaran Siswa SMAM 10 GKB

Cita-Cita Individu Harus Selarah dengan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah

 

PCM-GKB. Cita-cita individu harus selarah dengan cita-cita hidup Muhammadiyah disampaikan Dr Taufiqullah Ahmadi MPdI dalam Kajian Pengajian Ideologi Muhammadiyah secara hybrid, Selasa (15/2/22).

Dalam kajian yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB Gresik ini Taufiqullah mengatakan semua orang memiliki cita-cita yang berbeda secara individu. Tiap individu, ranting atau Aisyiyah punya cita-cita hidup yang bersifat individu bagi dirinya sendiri.

“Jadi berbeda, cita-cita hidup setiap individu dengan cita-cita hidup di dalam Muhammadiyah,” ujarnya di hadapan jamaah di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik.

Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini memaparkan kalau kita sebagai warga Muhammadiyah, cita-cita individu harus disamakan, diseleraskan dengan cita-cita hidup Muhammadiyah.

Jangan sampai, lanjutnya, cita-cita pribadi itu bertentang dengan cita-cita hidup Muhammadiyah. Ketika menjadi pengurus, anggota Muhammadiyah, cita-cita hidupnya tidak sama dengan cita-cita hidup Muhammadiyah-nya. “Apakah ini ada atau tidak engge?” tanyanya ke jamaah.

Rumusan Muhammadiyah

Taufiqullah menjelaskan orang yang ada di dalam Muhammadiyah, tapi cita-cita hidupnya bertentangan dengan Muhammadiyah itu perlu diberi penjelaskan supaya orang itu bisa menyamakan keyakinannya dan cita-cita hidup sesuai dengan yang dirumuskan Muhammadiyah.

“Mengapa para pimpinan merumuskan Matan Keyakinan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM)?” tanyanya.

Para pimpinan, tegasnya, merasa semangat juang warga Muhammadiyah dalam menggerakkan Muhammadiyah semakin menurun. “Itu disampaikan pada tahun 1969,” katanya.

Panglima Perang

Taufiqullah mengungkapkan Cabang dan Ranting adalah ruh. Dia adalah panglima perang. Kalau Cabang dan Ranting tidak memiliki semangat berjuang dalam ber-Muhammadiyah, maka Muhammadiyah akan mandek dan tidak berkembang.

“Salah satu faktor adalah mengapa para pengurusnya tidak bergerak, penyebabnya pertama adalah karena mereka tidak memahami MKCHM,” katanya.

Kedua, sambungnya, semangat warga Muhammadiyah lebih mementingkan pribadi dan pertimbangan materi atau duniawi. Kepentingan agama dan akhirat kurang diperhatikan.

  • “Ada orang Muhammadiyah pertimbangannya, semisal dia berprofesi sebagai dokter, terus dia mengatakan kalau aku sibuk ngurusi Aisyiyah, maka tidak akan buka praktik,” ungkapnya.

Faktor ketiga, lanjutnya, banyak warga yang mengaku anggota, simpatisan, bahkan menjadi pengurus Muhammadiyah tetapi sebenarnya mereka belum mengerti hakikat Muhammadiyah. (*)

Trilogi Komitmen Bermuhammadiyah Lahirkan Tiga Kebersamaan

PCM-GKB. Dalam Penguatan Organisasi yang disampaikan Sekretaris PWM Jatim Ir Tamhid Masyhudi dalam Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab), Ahad (19/12/21), menyampaikan Trilogi Komitmen Bermuhammadiyah.

Bertempat di Royal Hotel Tretes Pasuruan, Tamhid Masyhudi mengatakan trilogi ini pernah ditegaskan KH Suprapto Ibnu Juraimi yaitu berislam, berdakwah atau berjuang, dan berorganisasi.

“Dalam berislam al-Quran dan al-Sunnah harus dipahami dipahami, dianut, diperjuangkan, dan diwujudkan. Dalam realitas sosial komponen ini akan menghasilkan 3 kebersamaan, yaitu ruyah, kebersamaan pandangan, iradah, kebersamaan kehendak, dan amal, kebersamaan aksi,” ujarnya.

Loyalitas Ber-Muhammadiyah

Tamhid Masyhudi menjelaskan kita harus memiliki afiliasi, bentuk perhubungan, kerjasama, atau pertalian di antara dua pihak dan loyalitas ber-Muhammadiyah.

“Berjamaah dan ber-Muhammadiyah baru pada level formalitas organisasi atau persyarikatan semata. Dalam artian hanya sebagai rutinitas yang pada titik tertentu justru membosankan dan lekas kehilangan stamina,” tuturnya.

Dalam ungkapan yang lain, lanjutnya, kesadaran kita baru pada wilayah aqliyah-jasadiyah dan belum menembus relung jiwa yang terdalam, ruhiyah-qalbiyah kita.

Dimensi Kehidupan Manusia

Tamhid Masyhudi mengungkapkan dalam Muhammadiyah itu harus dijadikan sebagai gerakan Islam, Al-Harakah al-Islamiyah secara menyeluruh, mencakup segala dimensi kehidupan manusia.

“Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Al-Harakah al-Da’wiyah. Sebab itu apapun aktivitas dan gerakan apapun yang dilakukan oleh Muhammadiyah merupakan dakwah itu sendiri,” katanya.

Muhammadiyah adalah gerakan amar maruf-Nahi Munkar dan gerakan tajdid, yaitu menjaga keseimbangan antara purifikasi dan dinamisasi. Hal ini supaya bisa mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, al-Mujtama al-Islami al-Haqiqi.

Gerakan Pencerahan

Tamhid Masyhudi mengatakan ber-Muhammadiyah itu mampu dijadikan sebagai gerakan pencerahan, Al-Harakah al-Tanwiriyah. Gerakan ini memuat 3 hal yang harus dipahami dan dijadikan pedoman warga Muhammadiyah.

“Membebaskan umat (tahrir), membebaskan manusia dari penyembahan sesama hamba menuju penyembahan kepada Rabb para hamba. Kedua memberdayakan umat, taqwiyatul ummah dan ketiga adalah memajukan ke depan.

“Kita fokus bekerja untuk menawarkan alternatif peradaban, Islam berkemajuan itu,” tandasnya. (*)

PCM GKB Jalankan Program Kerja Secara Sinergitas

  • PCM GKB menjalankan program kerja secara sinergitas disampaikan Muhammad Jufrie BE SSos, Sabtu (18/12/21).

Dalam acara Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik di Royal Hotel Tretes Pasuruan mengatakan masa kepemimpinan PCM ini merupakan masa terpanjan.

“Dalam masa tersebut, kami menjalankan program kerja menonjollan sinergitas,” ujarnya.

Dia memaparkan AUM di GKB yang berjumlah 16 unit dan dalam waktu dekat akan mendirikan Log Mart 2 dengan model yang berbeda dengan konsep dan lahan yang lebih besar.

Gerakan Dakwah

Jufrie menjelaskan tujuan dari terobosan ini adalah gerakan dakwah yang harus maju mengikuti perkembangan zaman.

“Tentunya harus bisa membuat masyarakat yang ada di GKB bisa match dengan Muhammadiyah GKB,” ungkapnya.

Jufrie mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan bisa menyelesaikan sidang-sidang komisi hingga dua hari ke depan.

“Pelaksanaan Musypimcab secara teknis diatur oleh Majeis Dikdasmen PCM GKB dan didanai sepenuhnya oleh Majelis Dikdasmen, Majelis Ekonomi, dan Lazismu.”

Atas nama Pimpinan Cabang GKB, lanjutnya, menyampaikan permohonan maaf atas segala sesuatu yang telah berjalan.

“Besarnya cabang GKB karena kekuatan sinergi antar majelis,” katanya.

Kegiatan Musypimcab dilaksanan Sabtu-Ahad (18-19/12/21) yang diikuti dari berbagai unsur termasuk organisasi otonom (ortom) yaitu Aisyiyah cabang GKB, Nasyiatul Aisyiyah cabang GKB, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Cabang GKB, Pimpinan Cabang Tapak Suci Muhammadiyah GKB, Kwartir cabang GKB, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) GKB. (*)

Penulis Irma Sonya Suryana