Peringati Milad ke-109 Aisyiyah, PRA GKB 3 Hadirkan Kajian dan Santunan Anak Yatim Dhuafa
PCM GKB –

PCM GKB – Ada suasana berbeda dalam kajian rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) GKB 3 sore ini, Jumat (3/7/3026). Kajian Jumat pertama yang biasanya hanya untuk ibu-ibu, kali ini juga diikuti bapak-bapak dan anak-anak.
Mereka hadir dalam rangka santunan anak yatim dan dhuafa, sekaligus memperingati Milad Aisyiyah ke-109 yang mengusung tema Bersama Aisyiyah Mewujudkan Masyarakat Peduli dan Berkemajuan.
Kajian diawali dengan pembacaan Surah Al-Ma’un sebagai pengingat pentingnya kepedulian terhadap kaum dhuafa, khususnya anak-anak yatim.
Sebanyak 27 anak yatim dan dhuafa dari PRA GKB 1 hingga 5, hadir didampingi oleh ibu atau walinya, menambah suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Turut hadir pula perwakilan dari Lazismu GKB, Lazismu Gresik, Takmir Masjid Taqwa, Majelis Taklim An Nisa Masjid Nurul Jannah Petrokimia, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB, warga Aisyiyah, dan terutama Nur Fadhilah sebagai narasumber kajian.
Dalam sambutannya, Ketua PRA GKB 3 Ida Zuraida, S.H., M.M. mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang persiapannya termasuk singkat, hanya dalam waktu satu pekan.
Awalnya agenda ini tidak termasuk dalam program kerja tahunan, namun adanya amanah berupa titipan donasi mendorong pengurus untuk segera mewujudkannya.
“Semoga di usia ke-109 ini Aisyiyah semakin sukses, bukan hanya untuk organisasinya, tetapi juga semakin membawa manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tambah Ida.
Sementara itu, Nur Fadhilah, M.Pd., Koordinator Bidang Majelis Pendidikan Kader (MPK) serta Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PDA Gresik, sebagai narasumber menegaskan bahwa Milad Aisyiyah bukan sekadar peringatan usia organisasi, melainkan momentum memperkuat peran dakwah kemanusiaan yang telah diwariskan oleh KH Ahmad Dahlan dan Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah).
Menurutnya, selama lebih dari satu abad, Aisyiyah terus hadir sebagai pelopor dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Ma’idah ayat 2 tentang perintah saling tolong-menolong dalam kebajikan dan ketakwaan (ta’awanu ‘alal birri wat taqwa).
Nilai tersebut, katanya, telah diwujudkan oleh PRA GKB 3 melalui kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk nyata pelayanan sosial kepada masyarakat.
Nur juga menegaskan bahwa menjadi perempuan Aisyiyah yang berkemajuan tidak cukup hanya gemar membaca buku, tetapi juga mampu membaca perkembangan zaman dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Marilah kita menyiapkan generasi yang kuat iman, luas ilmunya, serta tangguh menghadapi perubahan. Menjadi warga Aisyiyah berkemajuan berarti mampu menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat,” pesannya.
Melalui momentum Milad Aisyiyah ke-109, PRA GKB 3 berharap semangat dakwah kemanusiaan terus tumbuh, memperkuat budaya saling peduli, dan menghadirkan kebermanfaatan yang semakin luas bagi masyarakat. (*)
Penulis Iqbal Fathony. Editor Ichwan Arif.
Eksplorasi konten lain dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB)
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.