PCM GKB dan PCM Rawamangun Pulogadung Bertukar Praktik Pengelolaan AUM

PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) menerima kunjungan PCM Rawamangun Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), tata kelola organisasi, dan pengembangan aset Persyarikatan.
Rombongan PCM Rawamangun Pulogadung berjumlah enam orang, terdiri atas Ketua PCM, Sekretaris Eksekutif, Bendahara, Wakil Bendahara, tim IT, serta driver. Sebelum menuju GKB, rombongan terlebih dahulu mengunjungi PCM Babat sehari sebelumnya.
Pertemuan ini berawal dari diskusi singkat antara perwakilan PCM GKB dan PCM Rawamangun saat mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Sekolah Cabang dan Ranting (Secara) pada 22–24 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PCM GKB sempat berkunjung ke kantor PCM Rawamangun yang berada tidak jauh dari lokasi pelatihan.
Dari pertemuan singkat itu muncul gagasan untuk saling bertukar pengalaman dan melihat secara langsung praktik pengelolaan organisasi di masing-masing cabang. Rencana kunjungan PCM Rawamangun ke PCM Babat kemudian menjadi kesempatan untuk memperluas agenda dengan berkunjung ke PCM GKB.
Setelah salat Jumat dan ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan, sharing, dan diskusi di Ruang Istanbul, SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio).
AUM pendidikan
Sekretaris PCM GKB, Ir. Sugeng, M.M. dalam sesi sharing menyampaikan gambaran mengenai PCM GKB yang saat ini memiliki empat AUM pendidikan, terdiri atas dua SD, satu SMP, dan satu SMA. Struktur tersebut memiliki kemiripan dengan PCM Rawamangun yang mengelola satu SD, satu SMP, dan satu SMA.
Kesamaan tersebut menjadi salah satu hal yang menarik untuk didiskusikan. Dalam sesi berbagi pengalaman, PCM Rawamangun menyampaikan sejumlah praktik pengelolaan AUM yang dinilai dapat menjadi pembelajaran bagi PCM GKB, khususnya dalam hal tata kelola keuangan dan penguatan ranting.
PCM Rawamangun juga berbagi pengalaman mengenai dukungan yang diberikan kepada ranting-rantingnya. Dalam pemaparannya, PCM Rawamangun menyampaikan dukungan hingga sekitar Rp1 miliar per tahun kepada ranting serta pengalaman meraih penghargaan Best of the Best CRM Award V 2025.
Salah satu praktik yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah sentralisasi keuangan di PCM Rawamangun. Melalui sistem tersebut, laporan keuangan, arus pemasukan dan pengeluaran, hingga keputusan anggaran berada dalam koordinasi PCM.
Sistem ini memungkinkan pimpinan memperoleh gambaran kondisi keuangan AUM secara lebih menyeluruh, termasuk kondisi pembayaran siswa yang dapat dipantau secara berkala.
Setelah sesi diskusi, rombongan PCM Rawamangun berkesempatan melakukan tur singkat ke sejumlah AUM pendidikan di lingkungan PCM GKB. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai skala dan pengembangan AUM yang dikelola PCM GKB.
Saat tiba di SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Sekretaris Eksekutif PCM Rawamangun, Abdul Haris, spontan berkomentar, “Ini SMA? Saya pikir kampus. Besar banget.”

Suasana Keakraban
Hal senada disampaikan Ketua PCM Rawamangun, H. Welli Sakti Pasaribu, ST. Dalam suasana penuh keakraban, ia berkelakar, “Wah, kalau soal luas dan ukuran saya nyerah deh, angkat tangan. Tapi kalau soal angka (aset) saya berani diadu.”
Sementara itu, H. Solihat, B.B.A, Bendahara PCM Rawamangun menilai besarnya aset dan fasilitas pendidikan yang dimiliki PCM GKB masih memiliki ruang pengembangan yang luas. “Dengan AUM yang besar dan luas mestinya bisa lebih besar lagi perkembangannya,” ujarnya.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi PCM Rawamangun untuk melihat AUM yang dikelola PCM GKB. Bagi kedua cabang, forum ini menjadi ruang untuk saling belajar mengenai keunggulan, tantangan, dan strategi pengelolaan Persyarikatan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Di akhir kunjungan, PCM Rawamangun Pulogadung juga menyampaikan kesiapannya untuk membantu PCM GKB apabila terdapat hal-hal yang dapat didukung, khususnya dalam upaya memaksimalkan pengelolaan aset dan AUM milik Persyarikatan.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal dari komunikasi dan kolaborasi yang lebih berkelanjutan antara PCM GKB dan PCM Rawamangun Pulogadung. Bukan sekadar membandingkan capaian, tetapi saling mengambil pelajaran untuk memperkuat tata kelola dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi Persyarikatan dan masyarakat.
Penulis Iqbal. Editor Ichwan Arif
Eksplorasi konten lain dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB)
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.