Berlian School Raih Juara 1 Lomba Duta Sekolah dan Lomba Pidato Bahasa Inggris
PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) berhasil meraih kejuaraan dalam ajang Festival Faqih Utsman (FFU) #8 yang diselenggarakan di oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sabtu, (16/11/2024).
Berlian School berhasil meraih juara 1 lomba duta sekolah oleh Intan Lailatul Farihah kelas VI Diligent dan lomba pidato bahasa Inggris oleh Naida Surya Alva kelas VI Amazing.
Selain itu, sekolah ini juga berhasil meraih juara 3 lomba pidato bahasa Inggris oleh Alisha Zhafira kelas VI Amazing, juara harapan 2 lomba tilawatil Qur’an oleh Cahaya Nilam Sari kelas VI Amazing dan juara harapan 2 lomba pidato bahasa Inggris oleh Michelle Angela Rachman kelas 5 Gamma.
Saat diumumkan sebagai juara 1 lomba duta sekolah, Wali siswa Intan Lailatul Farikhah Ibu Sawitri mengungkapkan, “Syukur Alhamdulillah, saya tidak menyangka Intan meriah juara 1. Semua berkat doa, support, dan bimbingan dari Bapak/Ibu guru sehingga Intan menjadi anak yang seperti sekarang.”
“Saya sebagai orang tua tidak bisa memberi apa-apa selain menyampaikan Jazakumullahu khairan katsiron kepada seluruh guru Berlian School, semoga semakin mendunia, Amiin,” ujarnya dengan penuh haru.
FFU sebagai ajang untuk mengasah kemampuan akademik dan kreativitas siswa-siswi SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Muhammadiyah Kabupaten Gresik ini mengundang antusiasme tinggi.
Kemenangan para siswa ini merupakan prestasi gemilang yang diraih melalui kerja keras, doa, dan dukungan dari guru serta orang tua. Seluruh keluarga besar BerLian School merasa bangga dengan pencapaian luar biasa ini dan berharap para pemenang dapat terus mengembangkan potensi mereka ke depannya.
Festival Faqih Usman ke-8 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan kerja keras siswa-siswi sekolah ini tidak pernah padam sehingga selalu memberikan hasil yang membanggakan.
Seluruh peserta lomba dan pemenang diharapkan dapat terus mengembangkan bakat dan keterampilan mereka ke depan.
Penulis : Dina Auliyah
Sekolah Muhammadiyah GKB Raih 21 Juara di ME Awards 2024
Siswa, guru, kepala sekolah hingga tenaga kependidikan turut serta mengerahkan kemampuan terbaik mereka. Pasalnya, mereka berkompetensi dengan lebih dari 4.500 peserta di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ahad (20/10/2024). Lomba ini memang terbuka…
Siswa Berlian School Bermain Peran Profesi saat Field Trip di Kidzania

PCM GKB – Sebanyak 127 siswa dan 15 pendamping mengikuti kegiatan dengan tema Menanamkan Karakter Berwawasan Global dengan Mengenal Ragam Profesi secara Langsung.
Siswa dibagi menjadi 23 kelompok yang terdiri dari 5 sampai 6 siswa dan mencoba berbagai macam wahana.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik Farikha SPd berharap siswa memiliki pengalaman mencoba profesi.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa mencoba berbagai profesi yang ada dalam wahana, dan setiap kelompok bisa merasakan minimal 7 wahana,” katanya.
Ketua Field Trip Maratus Sholihah SPd mengatakan kegiatan ini membutuhkan persiapan yang cukup singkat yaitu 2 pekan.
Eka sapaan akrabnya berpesan kepada setiap pendamping agar bisa mendampingi siswa-siswi dengan baik dan mengarahkan siswa untuk mengunjungi berbagai wahana agar bisa merasakan berbagai macam profesi.
“Tujuan dari field Trip kelas I ini agar siswa-siswi memiliki karakter yang berwawasan global, sehingga bisa mengenal ragam profesi,” ucapnya.
Dia berharap semoga siswa bisa menghargai apapun yang sudah dimiliki, bisa mengolah keuangan dengan baik dan bertanggung jawab dengan segala sesuatu yg harus di kerjakan.
“Berbagai profesi memberikan edukasi dan pengalaman baru untuk siswa-siswi karena ini adalah kerja nyata mereka melalui bermain peran, disini siswa belajar sambil bermain,” tambahnya.
Dia menuturkan, sesampai di Kidzania, siswa berkumpul sesuai dengan kelompok yang sudah ditentukan untuk mendapat arahan oleh petugas. Petugas Kidzania menyapa dengan ramah dan menyambut dengan senyuman sumringah.
Pemandu Kidzania Sadam menjelaskan bahwa setiap anak akan mendapat kartu dan mendapatkan gaji yang berbeda-beda sesuai dengan profesinya. Siswa kelas I sangat antusias dan semangat dalam memainkan setiap profesi.
Siswa kelas I Asoka Yusuf Ilham mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini.
“Saya sangat senang sekali karena permainanya banyak, bisa bekerja bersama teman-teman dan mendapatkan gaji,” katanya.
Dia mengatakan paling suka wahana polisi karena bisa berlarian menangkap pencuri, aku ingin kesana lagi bersama ayah dan bunda. (*)
Penulis Alsalimatus Sadiyah
Sayembara Asmaul Husna Warnai Lomba Peringatan Maulid Nabi Mugeb School
Siswa jenjang kelas 2 yang menjadi juara Lomba Peringatan Maulid Nabi. (Isamasii Romadhona)
PCM GKB – Sayembara Asmaul Husna mewarnai peringatan Maulid Nabi di Mugeb School, Kamis (12/9/24).
Pada H-3 Maulid Nabi, SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) mengadakan beragam lomba. Selain sayembara Asmaul Husna untuk kelas I-VI, yang berkaitan dengan Asmaul Husna juga ada lomba mewarnai doodle Asmaul Husna untuk siswa kelas I-III dan lomba membuat doodle kaligrafi Asmaul Husna untuk siswa kelas IV-VI.
Selain itu, ada lomba nasyid tentang Nabi Muhammad Saw, audisi muadzin cilik, lomba berkisah, dan mini teatrikal. Alhasil, siswa fokus mengikuti lomba dan tak ada pelajaran di dalam kelas hari itu.
Untuk mengapresiasi usaha mereka, Mugeb School menganugerahkan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang. Awarding berlangsung pada Jumat (13/09/24).
Simak Dongeng

Siswa kelas I-VI mengikuti ceremony di lapangan futsal sekolah. Acara ini diawali dengan pembukaan. Kepala Mugeb School Mochammad Nor Qomari, S.Si menyampaikan sambutan.
Berikutnya, ada peluncuran video Asmaul Husna siswa-siswi sekolah ramah anak itu. Suasana kian menyenangkan ketika anak-anak mendengarkan Bunda Daniek berkisah Sirah Nabawi.
Setelah itu, barulah penampilan mini teatrikal dari siswa kelas V dan penganugerahan penghargaan kepada pemenang lomba.

Para Juara
Inilah daftar juaranya.
Lomba Mewarnai Doodle Kaligrafi Asmaul Husna
1 Alpen Arkhan Zabran A. W.
1 Fuji Jennahara Elshanum
1 Kilimanjaro Zahwatunnisa Hafiyah
1 Everest Khanza Ashalina Inara
1 Elbrus Raqhelya Rizkya Robbani
2 Al Fatihah Emily Afsheena Widyananta
2 Al Kahfi Sashi Omar Salsabila
2 Ar Rahman Azzam Aryatama Rabbani
2 Al Waqiah Nafil Ruwayfi
2 Al Mulk Alika Naila Putri
3 Athena Athiya Nur Shafeeya
3 Brisbane Ghaitsa Hazmi
3 Cairo Alghazy Rafardhan R.
3 Dubai Gendis Alesha Prameswari
3 Ecuador Abqory Alghazali
Lomba Membuat Doodle Kaligrafi Asmaul Husna
4 Nuh Dzakira Kayyasa Khumairah
4 Musa Naira Ula Naznin W.
4 Ibrahim M. Fashih Akbar Sulthani
4 Isa Naira Khusna Hananin
4 Muhammad M. Kenzo Al Ghany
5 Analyst Hayunda Almaydilla I. B.
5 Business Amecca Kiyara Nuraisya
5 Civil Kayla Anjani Azalia
5 Design Aqila Khaira Nurwaida
5 Engine Dorea Umi Hanifah
6 Al Amin Renata Sherafina
6 Shidiq Maritza Devina P. Y.
6 Amanah Aisha Sasta Putri
6 Fathonah Alanna Khansa Khoirunisa
6 Tabligh Nasywa Aisha Azzahra

Sayembara Asmaul Husna
Terbaik Kelas 5
Terceria Kelas 1
Terkreatif Kelas 2
Terlancar Kelas 3
Tersemangat Kelas 4
Terkompak Kelas 6
Lomba Nasyid tentang Nabi Muhammad SAW
Kelas 1 1 Elbrus
Kelas 2 2 Al Fatihah
Kelas 3 3 Dubai
Kelas 4 4 Ibrahim
Kelas 5 5 Civil
Kelas 6 6 Tabligh
Baca juga: Peringati Maulid Nabi, Siswa Mugeb School Kirab
Lomba Audisi Muadzin Cilik
Juara 1 Riza Aditya Pratama (4 Nuh)
Juara 2 Arsakha Virendra Hermanto (4 Ibrahim)
Juara 3 M. Finza Alkhalifi Supriadi (5 Engine)
Juara Harapan 1 M. Nizam Muazzam (3 Athena)
Juara Harapan 2 Maulana Afkar (3 Dubai)
Juara Harapan 3 Rafaeyza Alfarezel (2 Al Waqiah)
Lomba Berkisah
Kelas 3 Alesyah Akeyla (3 Brisbane)
Kelas 4 A’isyah Tsabita Ramadhani (4 Muhammad)
Kelas 5 Muhammad Grissee Alfahrizi (5 Engine)
Kelas 6 Callia Atifa Kalani (6 Shidiq)
Lomba Mini Teatrikal
Juara 1 Kelas 5
Juara 2 Kelas 6. (*)
Penulis Queen Artamesia, Jurnalis Cilik Mugeb School. Editor Sayyidah Nuriyah
Peringati Maulid Nabi, Siswa Mugeb School Kirab

PCM GKB – Peringati Maulid Nabi, siswa bersama guru SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) kirab di lingkungan sekitar sekolah, Jumat (13/9/2024) pagi.
Tepat pukul 08.30 WIB, setelah awarding (penganugerahan pemenang) lomba peringatan Maulid Nabi di lapangan futsal Mugeb School, para siswa berbaris. Kepala Sekolah Mochammad Nor Qomari, S.Si. bersama Ketua PRM GKB 2 Arif Zamzawi melepas kirab. Mereka meneriakkan takbir serta mengangkat bendera Muhammadiyah dan Mugeb School.
Barisan dibuka dengan mobil pick up yang mengangkut sound system. Sang pemimpin rombongan Ustadz A. Mujahidul Authon, S.Pd. juga berdiri di sana sambil berorasi seputar Maulid Nabi. Ia diikuti kumpulan anak-anak bertopeng yang berperan menjadi patung maupun sahabat Nabi.
Sembari bersholawat Nabi, Ustadz Authon menganjurkan untuk senantiasa meneruskan tradisi akhlaq yang Rasul ajarkan. “Marilah saling memahami, memaafkan, peduli, berbagi. Karena kita muslim, sesama Muslim adalah saudara,” ujarnya.
Sementara itu, kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Junio yang kompak berjas kuning berjalan di belakangnya. Adapun anak-anak Mugeb School kelas I-V yang berbusana Muslim nuansa putih mengikuti berbaris di posisi paling belakang.

Rute Kirab
Kirab Maulid Nabi dimulai dengan rute awal melewati Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Bangunan kampus ini berdiri tepat di depan Mugeb School. Rute berikutnya, melewati depan Gressmall lalu ke Jln. Bangka, Jln. Belitung Raya, dan Jln. Belitung Vlll. Tujuan terakhir, tentu kembali ke Mugeb School di Jln. Belitung IV No. 20.
Meski berjalan cukup jauh dan panas, anak-anak tampak senang mengikuti kirab. Di tengah perjalanan, sesekali mereka mengeluh, “Capek.”
Di antara mereka, ada salah satu guru yang bersiaga mengangkut siswa sakit atau tidak kuat berjalan. Ialah Ustadz Fahilan Nur Bachtiar, S.Pd. yang naik motor. Melihat Ustadz Fahilan mengiringi mereka dengan naik motor, Tsuraya Nada Hamida, siswi kelas V Analyst jadi ingin dibonceng.
“Wah, itu kan Ustadz Fahilan? Enak banget naik motor! Aku pengin dibonceng,” canda Nada, sapaan akrabnya.
Selama perjalanan, beberapa anggota komunitas PKS dan ustadz-ustadzah menjaga ketertiban siswa. Setelah kirab, lelah para siswa Mugeb School terobati dengan menikmati sajian bazar. (*)
Penulis Annisa Ezza Raissa dan Aisyah Nur Salsabila, Jurnalis Cilik Mugeb School. Editor Sayyidah Nuriyah
Latih Korlas Berkelas, Ikwam SD Mugeb Adakan Formilas

PCM GKB – Ikwam SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) kembali menyelenggarakan Forum Silaturahmi Korlas (Formilas). Pertemuan rutin tiap awal periode ini berlangsung di aula sekolah, Selasa (10/9/2024).
Ketua Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik Maulidya Tri Anggraeni, S.Sos. saat sambutan memberikan semangat kepada para pengurus Ikwam dan koordinator kelas (Korlas). Di hadapannya, sebanyak 30 korlas duduk melingkar sesuai jenjang kelas.
Maulidya lalu mengapresiasi para bunda yang rela meninggalkan pekerjaan rumahnya pagi itu. “Harapan kami sebagai Ikwan harus lebih mantap lagi,” ujarnya.
Ia juga berharap, pertemuan ini bisa mengawali kegiatan korlas selama setahun ke depan. “Agar semakin baik karena kita wakil, mari kita bangun silaturahmi yang baik pula,” imbuhnya.
Akhirnya ia menanyakan komitmen para korlas. “Siapkah Bunda menjalankan amanah ini? Siap berbagi waktu menjalankan amanah? kita bergerak bersama untuk pendidikan anak kita,” tutupnya.
Korlas Berkelas
Selanjutnya, giliran Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari, S.Si memberikan sambutan. Ustadz Ari awalnya meneriakkan jargon, “Korlas, berkelas! Ikwam, cetar membahana! Mugeb, berakhlak mulia dan berprestasi!” Para Ikwam SD Mugeb maupun Korlas bergerak mengikutinya.
Ustadz Ari bersyukur, pada pagi itu yang mendung, mereka bertemu dan saling senyum. Mengingat biasanya hanya komunikasi melalui ruang maya.
“Terima kasih kepada Ikwam Mugeb School dan Koordinator Kelas. Formilas 24-25 ini adalah forum yang apik,” ungkapnya di depan Korlas kelas I-VI.
Kemudian, Bapak tiga anak itu berharap, tantangan ke depan bisa dihadapi dan mereka punya keterampilan berkomunikasi maupun problem solving (menyelesaikan masalah). “Putra-putri kita terus belajar, kita sebagai bunda, Ikwam dan Korlas juga harus belajar,” ajaknya.
Karena itulah Ikwam SD Mugeb menghadirkan Iska Ningrum Ristanti, S.I.Kom. Founder of Intuisi Consulting Agency ini membersamai mereka belajar tentang Effective Communication and Problem Solving Skills.
Di akhir sambutannya, Ustadz Ari mendoakan, “Semoga apa yang kita dapat bisa membekali kita untuk membersamai putra-putri sholeh kita sehingga mereka menjadi generasi pemenang masa depan.” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Jurnalis Cilik SD Mugeb Bulatkan Tekad Belajar Menulis Berita Sekolah

PCM GKB – Jurnalis cilik SD Mugeb belajar menulis berita sekolah, Jumat (30/8/2024) pagi. Ini pelatihan perdana yang mereka ikuti usai dilantik pada Sabtu (17/8/2024) lalu.
Pada internal house training alias pelatihan di dalam sekolah itu, 17 jurnalis cilik angkatan kedua belajar bersama Ustadzah Sayyidah Nuriyah, S.Psi. Ialah pembina jurnalis yang sehari-harinya menjadi Guru BK SD Mugeb.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan motivasi dari Nada Janeeta Permana. Dia jurnalis cilik teraktif di angkatan pertama yang selama setahun menulis sepuluh berita di media PWMU.CO maupun web sekolah.
Mengawali pelatihan itu, Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari, S.Si memberikan sambutan sekaligus motivasi. Secarik pantun pun ia lontarkan.
“Manuk gelatik cucuk e biru. Mari dilantik gak oleh turu,” ujarnya.
Artinya, setelah dilantik, tidak boleh tidur atau tidak melakukan apa-apa. “Maka hari ini awal dari kalian beraktivitas, belajar bersama dalam komunitas jurnalis cilik,” terang Ustadz Ari.

Bulatkan Tekad
Ia pun mengajak para jurnalis cilik untuk menyatakan komitmen dan membulatkan tekad. Sambil tangan kanan menepuk dada kiri, mereka mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim saya akan proaktif belajar dan sungguh-sungguh melaksanakan apa yang sudah diprogramkan dalam komunitas jurnalis cilik SD Muhammadiyah 1 GKB.”
Ustadz Ari mengajak mereka untuk berniat sungguh-sungguh dalam hati karena Allah.
Ia lantas mengenalkan, program Jurnalis Cilik berada di bawah koordinasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Ustadzah Rizka Navilah Sari, S.Pd. dan Koordinator Literasi Ustadzah Kaiisnawati, S.Pd.
Sebelum melaksanakan program ini, ia juga mengenalkan “senjata” yang mereka miliki. “Senjatanya ya hadir, kertas, alat tulis, dan lainnya,” urainya.
Baca juga: Tarjim Asmaul Husna Awali Halaqoh Ummahat
Dalam kesempatan itu, Ustadz Ari juga berpesan, agar pengetahuan dan keterampilan mereka semakin terasah, maka mereka harus fokus. “Semua ada ilmunya, makanya kalian harus belajar. Hal-hal yang penting menurut kalian, dicatat dan didengarkan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Ustadz Ari menekankan, jurnalis cilik SD Mugeb harus menghasilkan tulisan. “Kalian dinyatakan sukses kalau ada hasil karya kalian. Kalian satu tim. Harus kompak bekerja sama. Gagal itu boleh, yang nggak boleh itu menyerah. Yang penting berani menulis!” ujarnya.
Sambil menunjukkan contoh beberapa majalah karya SD lain, Ari menegaskan, “Banggalah kalau hasil tulisan kalian dinikmati orang lain!” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Tarjim Asmaul Husna Awali Halaqoh Ummahat

PCM GKB – Penampilan tarjim Asmaul Husna membuka Halaqah Ummahat Ke-4, Kamis (29/8/2024) pagi. Penampilan ini dan serangkaian Halaqah Ummahat disiarkan melalui live Instagram @sd_mugeb.
Ketiga siswi kelas VI SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) tampil lincah memeragakannya. Yakni Aisha Sasta Putri, Ainayara Athaya Lera, dan Alexandria Catalea.
Sebelum itu, ketiganya juga bergantian tadarrus sambil menunggu kedatangan jamaah dari kalangan wali siswa SD Mugeb. Mulai dari surat al-Qolam, ar-Rahman dan al-Mulk.
Sementara mereka tadarus, para Ikatan Wali Murid (Ikwam) berjajar menyambut kadatangan para wali siswa. Mereka tersenyum sambil memberikan sekotak jajan dan segelas air mineral.

Kajian Rutin
Sebelum Ustadzah Evi Silvia Zubaidi menyampaikan materinya, Sukma Rahayu mewakili Ikwam SD Mugeb menyampaikan sambutan.
“Pagi ini Ikwam beserta sekolah kembali rutin mengadakan kajian. Kajian ayahnya bulan depan, September. Bergantian dengan Halaqoh Ummahat,” terangnya.
“Kami, Ikwam dan sekolah, memohon support meramaikan kajian yang diadakan,” imbuhnya di Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Bunda Sukma lantas mengajak mereka manfaatkan sebaik mungkin momentum itu untuk menimba ilmu. Dengan demikian, ia meyakini, semua bisa menjadikan keluarga lebih baik.
“Halaqoh kali ini mengambil tema membangun kesadaran diri sebagai umat terbaik. Sehingga menjadi seorang ibu yang bisa mendidik generasi penerus,” ungkapnya.
Baca juga: Bersabar, Cara Bangun Kesadaran Diri sebagai Umat Terbaik
Ia lantas mengutip dari buku Ustadzah Evi di bab Titik Nol. “Kalau kita mau jujur, bertapa banyak lelah kita yang sia-sia. Sebab sedikit kebaikan dunia,” katanya.
“Tak ada bagian untuk kebaikan akhirat. Sebab tak pandainya kita mengawal niat. Karena tak sempat hati tersambung Ilahi. Inilah sebab lelah terjerumus kesia-siaan,” ujarnya sambil membaca buku itu.
Akhirnya, ia menutup sambutannya dengan pesan. “Perjalanan terjauh manusia bukan dari satu tempat ke tempat lain melainkan dari pikiran ke hati dalam rangka meruntuhkan ego, menjadikan ikhlas, sabar dan bertakwa. Perjalanan yang membutuhkan banyak iman,” tutupnya. (*)
Penulis/Editor Sayyidah Nuriyah
Pesan untuk Siswa SD Mugeb di Upacara HUT Ke-79 RI

PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024) pagi.
Di lapangan timur sekolah ramah anak itu siswa kelas IV-VI berbaris rapi. Mereka memakai seragam merah-putih.
Tak hanya siswa, para guru turut berbaris dengan berkebaya bagi guru perempuan dan berjas bagi guru laki-laki. Adapun Ikatan Wali Murid (Ikwam) turut hadir dengan memakai pakaian bernuansa merah putih.
Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informasi dan Teknologi Digital (MPID) dan Pengembangan Ranting Yudo Broto, S.E. ditunjuk sebagai pembina upacara. Pada upacara pagi itu, Pak Yudo menyampaikan empat pesan cara meneladani perjuangan para pahlawan.
“Kita sekarang sudah merdeka. Merdeka dari penjajahan atas perjuangan yang dilakukan pahlawan pendahulu kita. Maka kita harus bersyukur dan banyak berterima kasih kepada pahlawan yang mendahului kita,” ujarnya.
Teladani Pahlawan
Selanjutnya ia menegaskan, yang terpenting, mereka harus menangkap pelajaran bagaimana perjuangan dari pendahulu. Karena itulah ia menyampaikan tiga pesan.
Pertama, perjuangan membutuhkan keberanian yang harus tertanam pada masing-masing pribadi. Sebab, menurutnya, tanpa keberanian, perjuangan tak akan berhasil.
“Kalian harus berani berjuang bagi diri sendiri dan untuk masyarakat di sekitar! Berani mencoba melakukan. Kalau ada salah itu biasa tapi harus tetap kita perbaiki,” tuturnya.
“Saya harapkan keberanian itu. Saya bangga terhadap anak-anak di SD mugeb yang sudah punya prestasi tinggi dan harus ditingkatkan lagi,” imbuhnya.
Kedua, sikap pantang menyerah. Sebab, kata Pak Yudo, perjuangan bangsa Indonesia selama berpuluh-puluh tahun dan para pahlawan tak kenal menyerah.
“Dalam meraih cita-cita jangan cepat menyerah. Lakukan semaksimal mungkin sehingga bisa mencapai cita-cita. Kalau jatuh, bangun lagi sampai berhasil!” pesannya.
Ketiga, tawakkal kepada Allah. “Kita tingkatkan tawakkal kita agar berhasil,” ajaknya.
Terakhir, mengingat sekarang sudah masanya era globalisasi dan medsos sangat masif, Yudo menyampaikan harapannya. “Anak-anakku yang sudah banyak mempunyai akun medsos saya harap bijak dalam memakai akun medsos,” ucapnya.
Ia menekankan, “Jangan banyak hibah dan caci maki. Apabila anda salah, akan berbahaya. Maka harus waspada sehingga kita bisa memanfaatkan medsos sebagai sarana kita meraih cita-cita yang akan datang!”
Pelantikan Ortom dan Komunitas
Selain itu, ortom beserta komunitas di bawahnya juga dilantik. Yakni Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM Junio), Pamarsasi yang fokus pada kebersihan sekolah, Jurnalis Cilik, dan Pasukan Matahari (Pasma) yang fokus pada ketertiban di tempat ibadah.
Mereka terdiri dari 10 BPH IPM beserta komunitas di bawahnya, yakni 20 Jurnalis Cilik, 27 Pamarsasi, 30 Pasma, dan 49 PKS. Satu per satu siswa dipanggil namanya. Lalu maju ke panggung.
Upacara pagi itu juga dimeriahkan dengan penampilan Polisi Cilik, Tapak Suci, dan Taekwondo. Kehadiran mereka langsung mengundang gemuruh tepuk tangan dari siswa maupun guru. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah

Siswa SD Mugeb Senam Pagi Bersama Milku

PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) senam pagi bersama Milku, Kamis (15/8/2024). Lapangan timur sekolah ramah ini penuh dengan barisan siswa kelas III-VI yang kompak berbaju nuansa merah dan putih.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Nugra Heny Apriliah SPd mengungkap, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi SD Mugeb dengan Milku. Selain itu, untuk mendukung kesehatan siswa melalui pembagian susu gratis.
“Kegiatan senam ini mengawali lomba Agustusan di SD Mugeb,” ujar Ustadzah Heny, sapaan akrabnya.
Acara dimulai ketika MC Diana Intan Absari atau biasa dikenal dengan nama panggung Intan Sakti menyapa para siswa. “Hari ini ada yang special! Senam pagi bersama Milku. Adik-adik dapat susu Milku gratis,” ucapnya.
Saat mendengar ucapan perempuan yang akrab disapa Kak Intan itu, anak-anak langsung bersorak, “Hore!” Mereka tampak senang. Tangannya menjulur ke atas. Ada pula yang melompat gembira.
Kak Intan pun melanjutkan, “Ada syaratnya, harus semangat senam!”
Selanjutnya, giliran Yesmena Sugesti atau bisa dipanggil Kak Yesi yang naik ke panggung, memakai kaos yang sama-sama bergambar sapi-sapi seperti yang tertera di kemasan Milku. Dialah pemimpin senam pagi bersama Milku. Senam perpaduan aerobik dan zumba untuk anak-anak itu dilakukan selama 8 menit.
Baca juga: Hidup Sehat ala Warga Spemdalas
Dapat Susu Gratis
Siswa semangat senam pakai pernak-pernik merah putih. Seperti Aleeya Zahira, siswi kelas III, yang menempelkan stiker merah putih berbentuk hati di pipi kirinya. Juga Chindaga Lalitta kelas IV Musa yang membawa bendera merah putih mini. Tidak hanya siswa yang semangat senam, para guru juga tak kalah semangat di antara barisan siswa.
Setelah senam di bawah langit yang cerah, siswa-siswi pun mendapatkan susu gratis Milku. Satu per satu siswa dari kelas III-VI berbaris di depan stan Milku. Ada tiga rasa susu yang mereka bagikan, yaitu stroberi, cokelat, dan vanila.

Sebelumnya, anak-anak mendapatkan selembar voucher yang telah dibagikan oleh petugas Milku dan ustadz/ustadzah. Pada voucher itu tertulis, “Milku made with Real Milk from Belgian Cows, Free 1 botol Milku.”
Para siswa wajib menukarkan voucher tersebut untuk mendapat sebotol Milku. Biasanya minuman susu ini dijual dengan harga Rp 3.000 per botol 200 ml.
School to School
Kak Intan menjelaskan, senam pagi ini adalah progam School to School yang diadakan oleh Perusahaan Wingsfood. Sejauh ini Milku sudak mengelilingi enam sekolah di Kabupaten Gresik. “SD Mugeb adalah sekolah ketujuh yang Milku kunjungi,” terangnya.
Lokasi perusahaan Wingsfood ini memang dekat dengan SD Mugeb. Yakni di kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. “Dari perusahaan yang sama dengan Mie Sedap,” ungkap Kak Intan. Wingsfood memang memproduksi beragam produk, seperti Kecap Sedap, Mie sukses, Milkjus, Tea Jus, dan lainnya.
Baca juga: Berbicara atau Mendengar, Mana yang Lebih Sulit?
Ada tujuan mulia yang mereka usung dari program ini. “Agar anak-anak tahu kegunaan minum susu. Karena banyak anak-anak yang hanya tahu perlu minum susu tapi tidak tahu kegunaannya,” imbuhnya.
Selain mengadakan senam pagi, Milku juga menggandeng RSUD Ibnu Sina Gresik. Hadirlah dua dokter untuk menjelaskan manfaat minum susu kepada para siswa. Penjelasan mereka dimulai dengan ragam sumber tenaga yang manusia peroleh. Seperti karbohidrat, protein, dan lemak. (*)
Penulis Nada Janeeta Permana, Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. Editor Sayyidah Nuriyah.