Cap jempol Tandai Komitmen Spemdalas Hindari Perundungan

PCM GKB – Sebagai sekolah ramah anak, SMP Muhammadiyah GKB Gresik (Spemdalas) berkomitmen menghindari perundungan.
Komitmen hindari perundungan dengan cara melakukan cap jempol yang disampaikan Konselor Sekolah Achmad Indra Baskoro SPsi dalam kegiatan Forum Taaruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2024 di Andalusia Hall, Selasa (16/7/24).
Acara yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Spemdalas yang diikuti 270 siswa baru kelas VII tahun pelajaran 2024-2025. Dengan tema Be the Brightest Future Star
Membawakan materi Spead Love not Hate, dia menyampaikan melalui media video yang menampilkan permainan yang dilakukan oleh 3 orang. Pada bagian awal, 2 orang di samping melompat bersama-sama seakan memberikan contoh pada orang yang berada di tengah.
Tak lama berselang, ditirukanlah adegan melompat tersebut. Namun, ketika orang di tengah melompat, 2 orang di samping secara bersamaan menjegal ke dua kaki sehingga orang tersebut terjatuh.
Indra kemudian bertanya, “Bagaimana pendapat kalian mengenai video tersebut? Ada yang menggapnya lucu, atau ada yang memandangnya sebagai adegan yang berbahaya?”
Dia menuturkan, terkadang kita perlu lebih paham terhadap sesuatu sebelum memahaminya sebagai guyonan atau tidak. “Nah, video tersebut adalah sebuah perilaku yang sebaiknya dihindari karena masuk dalam kategori bullying atau biasa disebut perundungan,” jelasnya.
“Merundung adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan menyakiti salah satu atau beberapa orang yang merasa lebih kuat,” paparnya.
Indra kemudian melanjutkan materi dengan menganalisis berbagai hal terkait perundungan. “Setiap kelas silakan maju untuk mendapatkan guntigan kertas berisi jenis, risiko, klasifikasi, serta penanganan perundungan. Tugas kalian adalah mengkategorikannya,” ajaknya.
Sebelum menutup materi, peserta Fostasi dipersilakan untuk memberikan cap jempol cabang pada pohon karakter.
“Cap jempol merupakan komitmen untuk menghindari perilaku perundungan. Sedangkan, warna-warni cap jempol menggambarkan keunikan pribadi yang berbeda satu-sama lain. Karena warna-warni itulah yang membuat pohon ini nampak indah,” tandasnya. (Ichwan Arif)
Spemdalas Sambut Tahun Ajaran Baru dengan SBS

PCM GKB – Spemdalas menyambut tahun ajaran 2024-2025 dengan menggelar Spemdalas Back to School (SBS) di lapangan sekolah, Senin (15/7/2024).
Bertempat di lapangan basket, Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Fony Libriastuti MSi mengawali sambutannya dengan menyapa seluruh siswa dan guru.
“Apa kabar anak-anakku? Senang ya kembali ke sekolah? Ada wajah-wajah baru ini, siapa ya? Selamat datang untuk adik-adik kelas VII. Spemdalas adalah rumah kedua,” sambutnya.
Dia menuturkan, namanya rumah kedua, semua harus nyaman. “Nah, kalo ada yang membuat tidak nyaman silakan dikomunikasikan dengan wali kelas ya,” jelasnya.
Fony melanjutkan, “Untuk anak-anak kelas VIII dan IX, selamat datang kembali di sekolah. Spemdalas adalah tempat kita berproses untuk meraih keberhasilan. Ingat ya, berhasil itu tidak hanya di dunia saja. Namun, keberhasilan di akhirat merupakan tujuan akhirnya.”
Dia menuturkan, kalau di dunia, jika kita mengalami kegagalan, masih ada kesempatan untuk berusaha dan memperbaiki kembali. “Namun, kalau sudah di akhirat, jangan sampai kembali loh ya. Menakutkan kan ya,” selorohnya.
Di hadapan 735 siswa Spemdalas, Fony memperkenalkan jajaran wakil kepala Spemdalas. Diawali dengan wakil kepala bidang kesiswaan, wakil kepala bidang sarana, wakil kepala bidang pengembangan kurikulum, wakil kepala bidang pembiasaan dan Pembinaan Karakter, serta wakil Kepala Bidang marketing.
Dalam acara ini juga sekolah mengundang 2 pemain Gresik United dalam acara talkshow. Kedua pemain ini memberikan tips bagaimana bisa berprestasi dengan menekuni di bidang olahraga sepak bola.
Setelah acara talkshow, pemain Gresik United, Ketua IPM Ranting Spemdalas, dan Kepala Spemdalas secara simbolis melakukan penanaman pohoon yang disaksikan siswa dan juga guru. (Ichwan Arif)
Outbound dan Kompetisi Cabor Warnai One Day Sports MGKB

PCM GKB – Outbound dan Kompetisi Cabang Olahraga (Cabor) warnai One Day Sports MGKB di Bumi Perkemahan Semen Indonesia berjalan seru, Senin (8/7/2024).
Dalam acara yang dilaksanakan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur ini mengangkat tema Healthy, Energetic, and Fun.
Acara ini diikuti guru karyaan 4 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, yaitu SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Dalam acara ini, ada kegiatan dalam bentuk outbound dan kompetisi cabang olah raga (cabor). Di sesi pertama bidang outbound, ada get the ball, save the light, shipwreck, dan tekmu Tekku. Di bidang kompetisi cabor ada tarik tambang putra, bola volly putra, badminton ganda putra, futsal putra.
Berikut keseruan yang terdokumentasi melalui foto.





(Ichwan Arif)
Ini Keseruan One Day Sports MGKB

PCM GKB – One Dat Sports MGKB dengan tema Healthy, Energetic, and Fun di Bumi Perkemahan Semen Indonesia berjalan seru, Senin (8/7/2024).
Keguatan yang dilaksanakan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur yang diikuti guru karyaan 4 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, yaitu SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik penuh tawa, seru, dan menegangkan.
Dalam acara ini, ada kegiatan dalam bentuk outbound dan kompetisi cabang olah raga (cabor). Di sesi pertama bidang outbound, ada get the ball, save the light, shipwreck, dan tekmu Tekku. Di bidang kompetisi cabor ada tarik tambang putra, bola volly putra, badminton ganda putra, futsal putra.
Untuk cabor putri, meliputi, dribble ball putri, tarik tambang putri, bola tangan putri, badminton ganda putri, dan go back to door.
Masing-masing tim, diawal kegiatan sudah dilibatkan keseruan dengan adu yel-yel. Ada yang bawa bendera sekolah masing-masing, atribut khusus, bahkan membawa alat ‘tetabuhan’ yang membikin suasana semakin seru.
Tidak hanya itu, mereka juga membuat pantun, parikan, nyanyian, dan slogan masing-masing sekolah. “Butuh latihan inten, meskipun hanya koordinasi melalui WA saja. Alhamdulillah lomba yel-yel-yelnya juara I,” kata Bambang Hermanto, koord yel-yel Spemdalas. (Ichwan Arif)
Empat Sekolah Berebut Jadi Tim Terbaik di One Day Sports MGKB

PCM GKB – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur membikin acara One Day Sports MGKB dengan tema Healthy, Energetic, and Fun di Bumi Perkemahan Semen Indonesia, Senin (8/7/2024).
Dalam acara yang terdiri 2 sesi, yakni outbound dan kompetisi cabang olah raga (Cabor) ini diikuti guru dan karyawan 4 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, yaitu SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Empat sekolah berlomba-lomba menyajikan tim terbaik guna meraih medali emas sebanyak-banyaknya. Mereka mengarungi outbound dan cabor yang dilombakan. Empat sekolah membentuk tim terbaik guna meraih juara 1.

Menggunakan kaos ‘kebesaran’ sekolah masing-masing, mereka melakukan kerja sama guna memenangkan di setiap sesi outbound dan lomba.

Dalam acara ini, ada kegiatan dalam bentuk outbound dan kompetisi cabang olah raga (cabor). Di sesi pertama bidang outbound, ada get the ball, save the light, shipwreck, dan tekmu Tekku. Di bidang kompetisi cabor ada tarik tambang putra, bola volly putra, badminton ganda putra, futsal putra.

Untuk cabor putri, meliputi, dribble ball putri, tarik tambang putri, bola tangan putri, badminton ganda putri, dan go back to door. (Ichwan Arif)
Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB Gresik Bikin Acara Seru-seruan Awali Tapel Baru

PCM GKB – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur membikin acara seru-seruan mengawali Tahun Pelajaran 2024-2025 di Bumi Perkemahan Semen Indonesia, Senin (8/7/2024).
Acara yang berlabel One Dat Sports MGKB dengan tema Healthy, Energetic, and Fun ini diikuti guru dan karyawan 4 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, yaitu SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Dalam sambutan awal, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB Kaswandi mengatakan kegiatan di luar sekolah ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk menguatkan kerja sama dan semangat guru dan karyawan dalam mengawali tapel 2024-2025.
“Ustadz-ustadzah tetap semangat ya. Semoga acara One Day Sports ini bisa menambah kekompakan san sehat selalu,” katanya.
Dalam acara ini, ada kegiatan dalam bentuk outbound dan kompetisi cabang olah raga (cabor). Di sesi pertama bidang outbound, ada get the ball, save the light, shipwreck, dan tekmu Tekku. Di bidang kompetisi cabor ada tarik tambang putra, bola volly putra, badminton ganda putra, futsal putra.
Untuk cabor putri, meliputi, dribble ball putri, tarik tambang putri, bola tangan putri, badminton ganda putri, dan go back to door.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB Gresik Fiqih Risallah, Ph.D. dalam sambutan di sesi penutupan, menyampaikan pentinnya sinergitas guru dan karyawan di 4 sekolah.
“Guru dan karyawan di AUM pendidikan di bawah Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB Gresik harus memiliki sinergitas dan motivasi dalam mengawali tahun pelajaran baru ini,” ujarnya.
Dia menuturkan, 4 sekolah harus terus berinovasi dan kreatif dalam menyongsong tapel baru ini. InsyaAllah, kami akan mengadakan acara serupa setiap tahunnya. Sebagai awalan ini, kami mengadakan outbound dan kompetisi di Bumi Perkemahan Semen Indonesia.
“Semoga tahun depan bisa dilaksanakan kembali dan di lokasi yang berbeda,” katanya. (Ichwan Arif)
Baksos Qurban Plus-Plus ala SD Mugeb di SMKM 5 Panceng

PCM GKB – Ikut berqurban, siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) dapat bonus praktik bikin biskuit pakan ternak. SD Mugeb menyumbangkan 3 sapi dan 5 kambing kepada SMK Muhammadiyah 5 Panceng.
Tak ingin merasakan bahagia sendiri, Mugeb School turut mengajak serta dua sekolah mitra lainnya dalam kegiatan ini. Ialah MI Muhammadiyah 1 Pantenan dan MI Muhammadiyah 6 (Mimsix) Sekapuk.
Selasa (18/6/2024) pagi, sebanyak 50 siswa dari ketiga sekolah itu sudah tiba di SMKM 5 Panceng. Setibanya di sana, Kepala Mugeb School Mochammad Nor Qomari SSi menginfokan, di sana merupakan kesempatan untuk belajar bersama teman-teman dari madrasah lainnya.
“Anak-anak berbaur dengan teman-teman dari sekolah lainnya ya,” tutur Ustadz Ari, sapaan akrabnya, di lapangan SMK yang berdiri di atas lahan seluas 3,6 hektar itu.
Rombongan siswa sekolah dasar itu mendapat sambutan hangat dari guru dan siswa SMKM 5 Panceng. “Senang melihat sekolah mitra datang,” ujar Ketua Pelaksana Drs Ec Uripan Nada MPd ketika para siswa dan guru saling bersalaman di halaman sekolahnya.
Ustadz Ari bersyukur, baksos qurban tahun ini banyak bonusnya. “Baksos qurban plus-plus-plus, Alhamdulillah. Plusnya ada lima!” ujarnya.
Beliau lantas memaparkan. Pertama, melibatkan berkolaborasi dengan tiga sekolah mitra. Kedua, siswa yang qurban berkesempatan ikut outbound di SMKM 5 Panceng. Ketiga, mereka dapat keterampilan baru membuat pakan hewan ternak. Keempat, ada peluang berkenalan dengan teman-teman baru. Kelima, ini momentum yang baik untuk mengenalkan SMKM 5 Panceng.
Setelah mengikuti pembukaan, para siswa melihat pemotongan hewan qurban. Gema takbir mengiringi prosesi pemotongan. Mayoritas siswa berdiri melingkar. Tak ada ekspresi takut melintas di wajah mereka. Sementara sebagian lainnya melihat dan berinteraksi dengan jajaran hewan yang masih hidup.
Selanjutnya, para guru dari empat sekolah bekerja bakti mengeksekusi daging qurban. Ada yang menguliti, memotong, dan menimbang.
Outbound
Sementara itu, para siswa diajak outbound. Gelak tawa tak terelakkan ketika awalnya mereka main ular naga bersama. Kemudian, mereka dibagi secara acak menjadi tiga kelompok untuk mengikuti kegiatan di tiga pos.
Pos pertama, memanah. Pos kedua, melihat hewan ternak milik SMKM 5 Panceng di kandang. Pos ketiga, membuat pakan ternak. Usai berkegiatan di satu pos, sekelompok siswa mengikuti kegiatan di pos lainnya secara bergantian.
Di pos 3, Fina Azzahra Putri kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKM 5 Panceng menjelaskan cara membuat pakan ternak ruminansia. Pakan olahan itu bernama Biskuit Fabyvera. Pasalnya, SMK itu memang dikenal sebagai SMK calon pengusaha muda pertanian dan peternakan.
“Ini campuran limbah kulit gandum yang dihaluskan, daun Indigovera kering yang dihaluskan, dan cairan molase,” terang perempuan yang biasa disapa Fina ini.
Para siswa tampak penasaran dengan bahan yang ia jelaskan. “Kalian sudah tahu bagaimana bentuk daun Indigovera?” tanya dia bersambut gelengan para siswa. Ia pun berjalan ke dekat kandang ternak, lalu memetik selembar daun tanaman Indigovera yang tumbuh di sana.
Fina lanjut menjelaskan, “Kita akan mencampur semua bahan, sedikit demi sedikit, sampai teksturnya cukup untuk bisa dicetak. Saat sudah dicetak lalu nanti kita jemur.”
Aira Java, siswi kelas IV Muhammad Mugeb School semnagat dan riang mengikuti outbound itu. “Baru pertama kali, baru tahu. Rasanya kayak mainan pasir yang dikasih air gitu, kayak main lumpur,” komentarnya.
Tak kalah antusias, siswa kelas V MIM 1 Pantenan Ahmad Rois Al Ariq berkomentar di tengah proses pembuatan, “Gampang-gampang susah, susah melepas dari cetakannya, takut rusak, pecah.”
Green Qurban
Usai mengikuti kegiatan pada ketiga pos, siswa kembali diajak ke area penyembelihan hewan qurban. Mereka diajak membungkus daging yang sudah ditimbang. Menariknya, pembungkusan memakai daun jati.
Ari menegaskan, pihaknya sengaja melanjutkan realisasi green qurban sebagaimana pada baksos-baksos di setiap tahunnya. “Kita memang mengurangi sampah plastik sekali pakai. Jadi pakai daun jati yang lebih alami,” ungkapnya.
Diapit desa Surowiti, Serah, dan Murber, para siswa juga diajak membagikan daging-daging ke warga sekitar. Pembagian daging dilakukan dengan menaiki motor. Seorang guru membonceng seorang siswa.
“Kita harus naik motor karena lokasi SMK dan pemukiman warga jauh. Sekolah ini berada di perbukitan, dikelilingi sungai dan lahan bersemak,” jelas Nur Fadhila, salah satu guru Mugeb School yang ikut baksos bertajuk “Spectacular Taawun Idul Adha (Spectada)” itu.
Baksos siang itu ditutup dengan makan bareng di salah satu ruang kelas SMKM 5 Panceng. Ada menu daging berupa rawon dan non daging berupa sayur sop dengan lauk tahu, tempe, dan ayam goreng. (Sayyidah Nuriyah)
Ada Mochi Jubung dan Jobat di Gelar Karya P5 Spemdalas

PCM GKB – Gelar Karya P5, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur memamerkan produk di Andalusia Hall, Jumat 21/6/2024).
Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertepatan dengan pengambilan rapot siswa kelas VII dan VIII ini mengangkat tema Cinta Budaya, Peduli Lingkuangan, dan Raih Keberkahan.
Koordinator P5 Siti Uswatul Jannah SPd menjelaskan dalam gemar karya P5 kali ini mengangkat 3 tema. Tema 1 kearifan lokal (pop up book budaya Gresik, batik ecoprint, foto kegiatan siswa dan video vlog.
“Tema 2 meliputi gaya hidup berkelanjutan, poster (jejak karbon kita, tanaman dalam pot (urban farming), rumah miniatur dari kardus dan stik es krim atau eco house. Tema 3 yaitu suara demokrasi berupa struktur organisasi partai,” jelasnya.
Dia menuturkan, tujuan Spemdalas menggelar gelar karya P5 ini yaitu sekolah ingin menunjukkan hasil P5 yang telah dilakukan siswa kelas VII-VIII selama setahun kepada warga sekolah dan wali siswa.
“Kedua memberikan apresiasi kepada siswa terhadap proses belajar yang dilakukan selama mengikuti kegiatan P5 dan juga sejauh mana capaian P5 siswa,” ungkapnya.
Untuk manfaatnya, lanjutnya, siswa memiliki kesempatan untuk memamerkan hasil karyanya kepada khalayak, memupuk rasa percaya diri dan kebanggaan siswa, dan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pelaksanaan P5 ke depannya.
“Untuk waktu gelar karya P5 ini, kami sesuaikan dengan waktu pengambilan rapot. Hal ini bertujuan, orangtua dan siswa bisa menyaksikan produk karya mereka per kelas. Siswa bisa mengajak orangtuanya melihat hasil karya di stand kelasnya,” katanya.
Dia berharap orangtua tahu kalau selama kegiatan P5 di Kurikulum Merdeka ini siswa bisa menghasilkan beberapa karya, antara lain berupa video kegiatan yang diunggah di media sosial, berupa media cetak, poster, dan juga produk.
Seperti halnya stand di kelas VIII F. Di stand ini ada berbagai produk dan juga mading yang berisi informasi proses pembelajaran
“Dalam mading ini, ada tulisan tentang daur ulang, pembuatan jubung kuliner khas Gresik, damar kurung, pesta demokrasi, ada jeruk obat (Jobat),” kata Wali Kelas VIII F Anis Shofatun MSi.
Dia menuturkan, siswa kelas VIII juga membuat produk wirausaha dari pengolahan dari kearifan lokal. Mereka membuat kue dengan nama mochi jubung. “Kuliner khas Gresik itukan namanya jubung, dalam P5 ini anak-anak membuat mochi jubung,” ungkapnya.
Selain itu, sambungnya, siswa juga membuat jobat. Proses pembuatan jobat komposisinya yaitu air, jeruk nipis, dan sereh. “Manfaat jobat ini adalah membunuh nyamuk. Jobat ini dikemas dalam botol berspre. Nanti tinggal disemprotkan saja,” katanya. (Ichwan Arif)
Majelis Dikdasmen PNF PCM GKB Beri ‘Imun’ untuk Guru Mugeb School

PCM GKB – Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik menggelar Pelatihan Improvisasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka di Cardoba Conventional Hall Smamio.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari Rabu-Kamis (27-28/12/2023) yang diikuti guru dari 4 sekolah, SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Hadir menjadi narsumber adalah Divisi Akademik majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr Raharjo MSi.
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur Fiqih Risalah MA PhD mengatakan guru harus melakukan improvisasi pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk tercapainya pendidikan yang Muhammadiyah.
“Maka, guru harus meningkatkan kemampuan dan potensi diri sebagai guru sehingga menjadi pengikut Nabi Muhammad seutuhnya,” katanya pada pelatihan hari pertama, Rabu (27/12/2023).
Hal senada juga disampaikan Litbang Majelis Dikdasmen PCM GKB Drs. Musaini. Dia mengungkapkan seiring dengan perkembangan dan tuntutan dunia pendidikan penting bagi guru untuk terampil dan kreatif agar bisa menciptakan lingkungan belajar yang inovasi.
“Implementasi pembelajaran pada kurikulum Merdeka ini bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih dan mengatur pembelajaran Jika tidak segera bergerak dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka guru akan tertinggal dengan kemajuan zaman,” katanya pada sambutan pelatihan hari kedua, Kamis (28/12/2023).
Oleh karena itu, tekannya, guru-guru harus sering mengikuti pelatihan-pelatihan seperti saat ini, guru-guru boleh mengikuti pelatihan pembelajaran seperti kegiatan pada saat ini dan boleh mengikuti pelatihan di luar baik dilakukan secara online maupun offline. (*)
Pelatihan Improvisasi Pembelajaran, Guru Mugeb School Belajar Berpikir Kreatif

PCM GKB – 9 cara melatih kita berpikir kreatif disampaikan Dr Raharjo MSi Divisi Akademik Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Kamis (28/12/2023).
Dalam Pelatihan Improvisasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang diadakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik ini, dia menyampaikan cara pertama yaitu menumbuhkan rasa ingin tahu.
“Budayakan pola pikir yang penuh rasa ingin tahu dan kembangkan minat yang sungguh-sungguh terhadap dunia di sekitar anda,” katanya kepada peserta pelatihan dari SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik dan Smamio di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Setelah itu, lanjutnya, ajukan pertanyaan, eksplorasi berbagai subjek, dan cari pengalaman baru. Rasa ingin tahu memicu kreativitas dengan mendorong untuk menemukan dan belajar hal-hal baru.
Kedua, merangsang pikiran. Terlibat dalam kegiatan yang merangsang pemikiran dan imajinasi. Baca buku, tonton film, kunjungi galeri seni, atau dengarkan musik yang menginspirasi. Terpapar pada berbagai genre dan gaya dapat melebarkan perspektif kreatif.
Ketiga, praktik brainstorming. Sediakan waktu khusus untuk sesi brainstorming. Tulislah ide-ide, tidak peduli seberapa aneh atau tidak konvensionalnya. “Hindari penilaian atau penghambatan diri pada tahap ini. Kuantitas lebih penting daripada kualitas pada awalnya, karena ini membantu menghasilkan beragam ide,” jelas Dosen Biologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.
Keempat, terima kegagalan dan ambil risiko. Rasa takut akan kegagalan dapat menghambat kreativitas. Terimalah pandangan bahwa kegagalan adalah kesempatan untuk tumbuh dan belajar. Bersedia untuk mengambil risiko, mencoba pendekatan baru, dan keluar dari zona nyaman.
“Menerima kesalahan sebagai bagian dari proses kreatif akan memungkinkan untuk menjelajahi kemungkinan-kemungkinan baru,” tegasnya.
Kelima, kelilingi diri dengan sudut pandang yang beragam. Berinteraksilah dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, budaya, dan disiplin ilmu. Terlibatlah dalam diskusi dan kolaborasi dengan individu yang memiliki pandangan yang berbeda.
“Paparan pada sudut pandang yang beragam dapat memicu ide-ide baru dan menantang pemikiran kita sendiri,” ujarnya.
Keenam, terlibat dalam latihan kreatif. Ikuti kegiatan yang secara khusus mengarah pada kreativitas. Coba menggambar, melukis, menulis, atau bermain alat musik. Terlibat dalam latihan kreatif ini dapat membuka imajinasi dan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif secara keseluruhan.
Ketujuh, ciptakan lingkungan yang mendukung. Aturlah lingkungan fisik dan mental yang mendukung kreativitas. Temukan ruang di mana merasa nyaman dan terinspirasi. Hilangkan gangguan dan buat rutinitas yang memungkinkan untuk bekerja secara fokus dalam kreativitas.
“Kelilingi diri dengan objek atau karya seni yang menginspirasi untuk merangsang imajinasi,” jelasnya.
Kedelapan, terima kesendirian dan refleksi. Berikan waktu tenang bagi introspeksi dan refleksi. Putuskan hubungan dengan teknologi dan berikan pikiran ruang untuk berkelana. Kesendirian dapat memicu wasan kreatif dan memberikan kejernihan pemikiran.
“Yang terakhir, kesembilan yaitu kreativitas adalah keterampilan yang dapat dikembangkan melalui latihan dan ketekunan. Maka latihan dan ketekunan menjadi kunci dalam mengasah kita bisa berpikir kreatif,” tandasnya. (*)

