Guru ICP Spemdalas Mengikuti Micro Teaching
Guru ICP Spemdalas Mengikuti Micro Teaching, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ichwan Arif
PCM GKB– Guru International Class Program (ICP) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur mengikuti micro teaching, Kamis (13/7/2023).
Koordinator ICP Wiwik Indrawati SPd mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk persiapan awal sebelum memulai tahun pelajaran 2023-2024.
“Ini adalah salah satu bentuk persiapan awal dari sekolah, khususnya untuk guru ICP dalam praktik pembelajaran untuk siswa ICP nantinya,” katanya.
Dia menuturkan, micro teaching (pengajaran mikro) ini ini diikuti 9 guru ICP di kelas VII-IX yang mengajar mata pelajaran English, Mathematic, Biology, dan Physics. Untuk materi, lanjutnya, sesuai dengan pembelajaran pada mapel yang diampu.
“Model pembelajaran ini salah satu model pelatihan praktik mengajar dalam lingkup terbatas (mikro) untuk mengembangkan keterampilan dasar mengajar (base teaching skill),” jelasnya.
Dalam micro teaching ini, lanjutnya, guru ICP mengajar di hadapan guru ICP yang lain. Selain itu, sekolah juga menghadirkan dosen Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Riska Widiyanita Batubara SHum MPd untuk bisa memantau dan memberikan masukan terkait pembelajaran yang sudah dilakukan.
Skill Guru
Wiwik Indrawati menjelaskan tujuan dari kegiatan micro teaching ini adalah untuk meningkatkan skill guru dalam pembelajaran di kelas ICP, terutama menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran.
“Kami ingin kemampuan ini terus meningkat sehingga materi yang diberikan ke siswa benar-benar bisa tersampaikan dengan baik, terutama cara berkomunikasi bahasa Inggrisnya di hadapan siswa,” katanya.
Penekanan dalam kegiatan ini, sambungnya, terdapat pada 2 hal, yakni learning materials dan learning media.
Guru ICP kelas IX Fitriyatus Sa’adah SPd mengungkapkan micro teaching ini merupakan penyegaran awal bagi guru ICP sebelum memulai mengajar real dengan siswa pada tahun ajaran ini.
“Memang mengajar adalah tugas keseharian kami, tetapi dengan micro teaching ini kami bisa mempersiapkan diri yang terbaik dari segi persiapan materi, media belajar, dan persiapan-persiapan yang lainnya,” tuturnya.
Selain itu, katanya, guru ICP juga bisa bersiap mengasah kemampuan bahasa Inggris yang akan digunakan untuk berkomunikasi di kelas ICP. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Spemdalas Sosialisasi Program Mahad ke Orang Tua Santri
Spemdalas Sosialisasi Program Mahad ke Orang Tua Santri, liputan kontributor PPCM GKB Gresik Fitri Wulandari
PCM GKB – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik mengadakan sosialisasi program Mahad Al-Ashr di Andalusia Hall, Rabu (12/7/2023).
Kepala Spemdalas Fony Libriastuti MSi mengatakan acara sosialisasi ini adalah bentuk dari sinergitas antara sekolah, wali siswa, dan siswa.
“Program Mahad Al-Ashr adalah layanan pendidikan yang disiapkan Spemdalas untuk mewadahi kebutuhan wali siswa yang ingin menempatkan putra-putrinya di asrama atau boarding sekolah,” ujarnya di hadapan wali siswa kelas VII tahun ajaran 2023-2024 yang putra-putrinya masuk di Mahad Al-Ashr.
Dia menyampaikan, salah satu wujud sinergi tesebut adalah komunikasi antarpersonal dengan sekolah yang diharapkan menjadi kunci pokok dalam kesuksesan siswa mahad.
“Tidak hanya siswa, wali siswa juga dapat menyampaikan hal-hal apapun kepada musyrif atau musyrifah sebagai orangtua kedua. Dengan komunikasi tersebut, akan menghasilkan siswa mahad yang berprestasi,” imbuhnya.
Kelebihan siswa yang tinggal di mahad adalah kesempatan untuk mendapatkan bimbingan selama hampir 24 jam dari guru Spemdalas. Bimbingan yang intens tersebut, lanjutnya, tentunya berimplikasi pada terbentuknya pribadi yang shaleh shalihah sehingga pada gilirannya akan menghasilkan siswa yang berprestasi.
“Seperti diketahui dari sekolah-sekolah besar dengan jumlah santri yang banyak, kebanyakan dari siswa yang berprestasi adalah siswa boarding. Hal ini tentu terkait dengan pembinaan yang intens yang diterima siswa,” jelasnya.
Dengan semangat inilah, sambungnya, Mahad Al-Ashr menjadi tempat mengasah tidak hanya kecerdasan akademik. Kemampuan pengembangan diri serta ketrampilan Al Islam tiap siswa dapat digali dan dimunculkan dari tiap siswa.
Siswa Mahad Tidak Gaptek
Wakil Kepala Spemdalas bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter (PPK) Rohmawati MPd dalam kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya keikhlasan dari wali siswa.
Dia mengutip hadist yang diriwayatkan HR Bukhari, Engkau dapati apa yang engkau niatkan wahai Yazid. Sedangkan, wahai Ma’an, engkau boleh mengambil apa yang engkau dapati. “Dengan keikhlasan orangtua akan menghasilkan siswa yang shaleh shalihah,” harapnya.
Dia menuturkan, tahun ini adalah angkatan kedua Mahad Al-Ashr. “Alhamdulillah tahun ini jumlah santri Mahad Al-Ashr naik dua kali lipat. Total ada 34 santri yang terbagi atas 20 santriwati dan 14 santriwan,” tambahnya.
Mereka, katanya, akan tinggal di lokasi yang berbeda. Lokasi Mahad putra terletak di Jalan Magetan No 58 GKB sedangkan Mahad putri di Jalan Madiun III No 28 GKB.
Kompetensi Lulusan
Rohmawati menyampaikan kompetensi lulusan santri mahad, pertama santri mahad diharapkan mampu hafidh 5 Juz al-Quran, yaitu juz 30, 29, 28, 27, dan 1.
“Kedua, santri mahad mampu membaca kitab Riyadhus Sholihin, Hadits Arbai’in, dan juga Taysirul Alam,” katanya.
Ketiga, santri juga menjadi siswa yang berprestasi dalam bidang akademik, Al Islam, dan Pengembangan Diri. Mereka juga diharapkan mampu menjadi imam dan khotib shalat Jumat. Yang menjadi fokus juga adalah santri mahad nantinya akan menjadi kader Muhammadiyah yang militan.
“Kompetensi tersebut tentunya diimbangi dengan penguasaan ilmu pengetahun dan teknologi yang makin berkembang. Untuk itu, kami juga memberikan waktu khusus untuk santri untuk dapat menggunakan gawainya. Tentunya dalam pengawasan musyrif atau musyrifahnya,” jelasnya.
Dia menuturkan, sebagai program pengenalan, santri baru akan mengikuti Orientasi Santri Mahad Al-Ashr (OMAS). ”Program ini akan menjadi wadah santri untuk mengenal lingkungan dan sesama santri agar terbentuk kebersamaan sebagai keluarga Mahad Al-Ashr,” jelasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Spemdalas Baksos Idul Adha di Empat Dusun Ini
Spemdalas Baksos Idul Adha di Empat Dusun Ini, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ichwan Arif
PCM GKB– SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Idul Adha di empat dusun di Kecamatan Benjeng Gresik, Jawa Timur, Jumat (30/6/2023).
Ketua Panitia Baksos Mohammad Nurhasan SPd menjelaskan kegiatan Baksos kali ini sasarannya berada di 3 dusun, yaitu Dusun Rayong, Nyanyat, Bulurejo, dan Karangan.
“Dusun Rayong, Nyanyat, dan Bulurejo tersebut berada di dekat SMP Muhammadiyah 8 Benjeng, sedangkan Dusun Karangan letaknya lumayan jauh, sekitar 10 kilometer dari lokasi sekolah,” kata Koordinator Pembiasaan Kelas VII dan VIII ini.
Dia menuturkan dalam baksos ini ada 4 sapi yang disembelih di lokasi SMP Muhammadiyah 8 Benjeng. Penyembelihan dan pemotongan dilakukan oleh panitia yang sudah disiapkan oleh SMP Muhammadiyah 8 Benjeng.
“Panitia tersebut terdiri dari masyarakat sekitar, guru dan karyawan, serta Pemuda Muhammadiyah Benjeng. Alhamdulillah kegiatan penyembelihan, pemotongan daging, dan pembungkusan berjalan lacar sesuai dengan yang sudah direncanakan,” katanya, Sabtu (1/7/2023).
Berkurban Bersama untuk Sesama
Mohammad Nurhasan menjelaskan kegiatan Baksos tahun ini mengangkat tema Berkurban Bersama untuk Sesama. Dalam kegiatan ini, Spemdalas mengajak 7 siswa dan 6 guru pendamping.
“Dengan diadakannya Baksos ini lebih menitikberatkan pada pembelajaran karakter sosial siswa. Mereka diajak secara langsung untuk melakukan proses pemotongan daging, penimbangan, pembungkusan, dan distribusi daging ke warga sekitar,” tuturnya.
Berkurban Bersama untuk Sesama yang dijadikan tema, lanjutnya, memiliki tujuan adalah bagaimana mereka belajar karakter sosial dengan cara membagikan daging kurban ke warga. Dengan model ini, sambungnya, mereka akan bisa berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.
“Siswa langsung bisa belajar di lingkungan sekitar melalui baksos ini. Mereka tidak menjadi penonton, tetapi mereka langsung bisa praktik. Meskipun hanya sebatas memotong daging, menimbang, membungkusi, dan menyerahkan daging kurban, tetapi proses ini adalah pengalaman yang bisa diambil,” jelasnya.
Semoga, tekannya, siswa memperoleh nilai pembelajaran dari proses baksos yang sudah diikuti ini. (*)
Editor Muhammad Nurfatoni.
Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda
Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda, liputan kontributor PCM GKB Gresik Anis Shofatun
PCM GKB – Alumni Talkshow mengisi acara Wisuda Angkatan XX SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Ahad (18/6/2023).
Kegiatan yang digelar di Aston Hotel Jl Sumatra No 1-5 Gresik Kota Baru (GKB) Kebomas Gresik ini menghadirkan 5 alumni Spemdalas. Yakni Aditya Yudha Utama SST, dr Amelia Rahmah Kartika, Ristaq Hamida Hanisia MSi, Selma Ayu Desearsa SPsi, dan Adi Amar Haikal Husin.
“Kami menghadirkan 5 alumni beda era yang sukses mengembangkan passion-nya, di Wisuda dan Milad Spemdalas kali ini,” jelas Koordinator Networking Haifa Marta SPd.
Lima alumni ini sengaja dihadirkan untuk memberikan inspirasi kepada 205 wisudawan. Talkshow ini dipandu langsung oleh Master of Ceremony (MC) Hamida SPd.
Setelah memanggil satu persatu untuk naik panggung, Hamida meminta 5 alumni bergantian memperkenalkan diri dan menceritakan pengalaman berharganya selama belajar di Spemdalas.
“Dulu paling asyik kalau main bola sama guru-gurunya, khususnya bola basket guru itulah ya pelatih kami,” kenang Adit yang masuk tim Basket Spemdalas.
“Kami belum punya pelatih khusus seperti yang dimiliki Spemdalas saat ini he..he..,” lanjutnya.
“Nah itu, lapanganya tak seindah sekarang begitupula gedungnya. Dulu ada banyak lapangan, kami begitu asyik bermain bola bersama teman-teman dan guru. Kami hanya berjumlah 56 siswa kala itu sehingga sangat akrab dengan semua guru,” lanjut alumni yang saat ini bekerja di PT Pelindo Surabaya ini.
“Waah ternyata cikal bakal basket sejak awal sudah Ada ya. Bahkan sekarang sudah punya Spemdalas Basketball Academy lho.. Kereen ya,” kata Hamida diikuti tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Pengalaman Berkesan
Pengalaman berkesan juga diceritakan Amelia Rahma Kartika. Alumni ke-7 Spemdalas ini menyampaikan keterampilan menulis yang dia dapatkan menjadi bekal penting baginya di bangku perkuliahan hingga saat ini menempuh pendidikan dokter spesialis.
“Saya dulu pemain teater dan juga terlibat dalam lomba Jurnalis Deteksi Jawa Pos. Keterampilan tulis menulis ini menjadi bekal penting terutama di bangku perkuliahan,” urainya.
“Bahkan hal yang sulit terlupa saat lolos final di Jakarta dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Kami didamping dan bersaing ketat kala itu,” kenangnya.
“Maka untuk adik-adik sekalian terus bekali diri kalian tidak hanya dengan kompetensi akademik tapi juga keterampilan nonakademik lainnya,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Lain halnya dengan Selma Ayu Desearsa. Alumni ke-13 ini dulunya aktif mengembangkan diri dengan terlibat dalam organisasi IPM dan bermain teater. Selma mengaku sejak di Spemdalas sudah muncul passion sebagai seorang entertainment dan juga entrepreneurship.
“Aku sejak SMP itu suka dengan dunia make up dan sudah mulai jualan baju,” jelas Owner Sheriz Beauty yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ini.
Dia juga bersyukur karena diberikan pengalaman tampil didepan melalui teater dan musikalisasi puisi. “Jadi rasa percaya diri itu penting dibangun,” tuturnya menguatkan.
Penghafal al-Quran
Wisuda dengan tema Be Succes with Your Passion ini juga menghadirkan seorang penghafal al-Quran 30 Juz yakni Adi Amar Haikal Husin. Alumni Spemdalas ke-15 ini menceritakan kisahnya menjadi seorang hafidh dan imam tetap sejumlah masjid ini.
“Awalnya cita-cita saya pingin jadi penyanyi, tertarik saat melihat Indonesia Idol,” ucapnya mengawali ceritanya.
“Saat Spemdalas menerima tamu dari Malaysia saya diminta tampil untuk mengaji oleh guru,” katanya.
Pembiasaan tadarus pagi dan setoran tahfidh sudah biasa dilakukan di Spemdalas. Hanya saja dia merasa tidak cukup mengandalkan program dari sekolah. Perlu memiliki kesadaran diri menambah waktu di luar yang diprogramkan sekolah.
“Nah saat mengikuti tes ternyata bacaan saya amburadul hanya iramanya saja yang bagus,” jelasnya.
Hal ini pun dia rasakan berlanjut saat mengikuti tes masuk di SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. Dia juga masih mengalami hal yang sama kemampuan baca al-Qurannya yang masih banyak butuh pembenaran.
“Irama ngajinya sudah bagus, tapi makharijul huruf dan tajwidnya masih kurang pas,” ucapnya menirukan gurunya.
Akhirnya di Smamio dia dilatih terus menerus dengan menambah jam belajar sepulang sekolah pukul 16.00-17.00 Wib dengan didampingi guru Ismuba Siswanto SPdI dan Hudzaifaturahman SPdI.
Selain itu, mahasiswa Tafsir Al-Quran Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya ini juga terus berlatih secara mandiri dengan mendapat support juga dari orangtua. Melalui murattal di YouTube ataupun menyetelnya di mobil maupun rumah.
Di akhir sesi, Adi Amar berpesan kepada seluruh wisudawan dan undangan yang hadir untuk terus berpegang teguh dalamengamalkan shalat dan membaca al-Quran.
“Apapun profesi kita dokter, atlet, guru, mahasiswa, arsitek ataupun yang lainnya jangan pernah tinggalkan shalat dan juga al-Quran,” pesannya.
“Tidak harus dengan menghafalnya tapi merutinkan tadarus dan membacanya setiap hari,” lanjutnya.
Pesan lain disampaikan oleh alumni Spemdalas angkatan ke-7 Ristaq Hamida Hanisia SSi MPd. Lulusan Bioteknologi Institute Teknologi Bandung (ITB) yang juga menjadi guru Biologi Smamio ini berpesan pentingnya kemandirian dalam menjalani hidup.
“Ada kalanya suatu ketika kita hidup dengan tanpa orang lain. Kita melangkah untuk diri sendiri. Maka jangan menunggu perintah untuk menjalankan semua kehidupan ini. Perlahan sadarkan diri untuk memulai dan yakini bahwa kalian bisa,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Kegiatan Alumni Talkshow diakhiri dengan pemberian cindramata oleh Kepala Spemdalas Fony Libriastuty MSi. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Spemdalas Adalah Rumah Kedua Anak Kami
Spemdalas Adalah Rumah Kedua Anak Kami, liputan kontributor PCM GKB Gresik Fitri Wulandari
PCM GKB – Spemdalas adalah rumah kedua bagi putra-putri kami disampaikan orangtua siswa kelas IX Prananda Ahyan Yunansyah, Nanik Ernaini SE saat Wisuda SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Ahad (18/6/2023).
Di Wisuda XX yang diselenggarakan di Ballroom Aston Inn Jalan Jawa No 1-5 GKB Gresik ini, dia menyampaikan di Spemdalas, anak-anak kami diajarkan tidak hanya penguasaan pengetahuan, namun juga pendidikan karakter terbaik sebagai bekal hidupnya nanti.
“Pendidikan karakter yang diberikan Spemdalas kepada putra-putri kami sangat berguna untuk menjalani proses pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat nanti. Pendidikan karakter ini juga yang bisa dijadikan sebagai arahan dalam menjalani studinya kelak,” jelasnya.
Dia menuturkan, mewakili wali siswa wisudawan Spemdalas, kami mohon doa terbaik dari guru bagi kesuksesan wisudawan yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi
Semoga, harapnya, di jenjang pendidikan selanjutnya anak-anak kami diberikan Allah SWT kemudahan dan kelancaran dalam menapaki jalan menuju masa depan dengan baik. “Putra-putri kami dapat mencapai cita-cita yang diimpikan dan yang diinginkan,” ungkapnya.
Di acara ini, dia juga berpesan pada 205 wisudawan, pembiasaan karakter yang berfokus pada shalat tepat waktu, murajaah al-Quran, kejujuran, kedisiplinan, kemandirian, dan saling menghargai harus selalu tercermin dalam pribadi kalian semua.
“Nilai karakter tersebut harus dipegang dijalankan dalam kehidupan keseharian,” ungkapnya.
Ucapan Terima Kasih
Nanik Ernaini menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya masa studi bagi wisudawan angkatan XX Spemdalas. “Selamat dan sukses tak lupa disampaikan untuk 205 wisudawan-wisudawati yang hari ini akan dikukuhkan hari ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga memberikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Kepala Sekolah dan seluruh pengajar Spemdalas atas pelayanan pendidikan terbaik yang didapatkan anak-anak kami selama 3 tahun masa studinya.
“Semoga Allah SWT memberikan pahala dan surga kepada ustadz-ustadzah,” doanya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB Gresik Sebar Semangat Realisasikan Amanah Musycab
PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) Gresik Jawa Timur sosialisasi kebijakan strategis sebagai wujud upaya percepatan pengembangan di SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Sabtu (27/5/2023). Setelah menggelar…
PCM GKB Gresik Bentuk LPK dan Litbang untuk Percepatan Pengembangan
PCM GKB Gresik Bentuk LPK dan Litbang untuk Percepatan Pengembangan, liputan kontributor PCM GKB Gresik Mar’atus Sholichah PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) menggelar silaturahmi dengan guru dan karyawan SD…
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan
Fony Libriastuti MSi memberikan sambutan pada acara istihlal Spemdalas. Istihlal Spemdalas Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan (Rachmat/PWMU.CO)
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan; Liputan Ain Nurwindasari
PCM GKB – SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur, menggelar istihlal (saling meminta maaf)—atau yang populer dengan istilah halalbihalal—yang diikuti oleh guru dan siswa di Masjid Taqwa Spemdalas Selasa (2/5/2023).
Dalam kesempatan ini Kepala Spemdals Fony Libriastuti MSi, memberikan sambutan dengan mengenakan masker.
“Bagi anak-anak yang batuk pilek, tetap pakai masker ya. Karena ternyata Covid ini belum selesai. Jadi anak-anak yang sakit wajib pakai masker, yang sehat sebaiknya tetap pakai masker untuk mencegah ya,” katanya mengawali sambutan.
Ia lantas mengimbau agar siswa tidak mengejek siswa lain yang memakai masker meski dalam keadaan sehat.
“Jadi kalau ada yang pakai masker jangan diejek ya,” ucapnya.
Fony kemudian mengingatkan terkait momen Syawal untuk dijadikan momen saling memaafkan.
“Anak-anak hari ini pertama kali masuk setelah hari raya Idul Fitri. Di momen ini, Ustadzah Fony mewakili ustadz-ustadzah yang lain menyampaikan taqabbalallahu minnaa wa minkum taqabbal ya kariim. Kalau ada kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak sengaja kami mohon maaf,” ucapnya.
Minta Maaf ke Ortu
Ia juga mengingatkan agar siswa meminta maaf kepada orang tua dan keluarga lainnya dengan adab yang baik.
“Ada yang belum minta maaf ke ayah bundanya? Manfaatkan momen ini sebaik mungkin, sampaikan permintaan maafmu kepada teman-teman dan orang tuamu,” ucapnya.
Berkaitan dengan momen saling memaafkan, Fony menjelaskan ada empat jenis manusia.
“Yang pertama, orang yang gampang marah juga gampang memaafkan, kedua gampang marah sulit memaafkan. Ketiga, orang yang sulit marah sulit memaafkan. Dan keempat sulit marah gampang memaafkan,” jelasnya.
Menurut Fony orang jenis keempatlah yang terbaik, yaitu sulit marah dan gampang memaafkan.
“Ustadzah yakin siswa siswi spemdalas bisa menerapkan menjadi mudah memaafkan dan tidak mudah marah. Dan Rasulullah juga memiliki sifat yang keempat tadi, jadi mudah-mudahan kita bisa meniru sifat Rasulullah,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas
Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023) Rahmad/PWMU.CO)
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PWMU.CO – Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Andalusia Hall ini, Kepala Spemdalas Fony Libriasturi MSi menyampaikan harapan kepada PCM GKB hasil Musywarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah ini bisa bersinergi untuk kemajuan sekolah.
“Spemdalas sudah banyak meraih prestasi. Kami sekolah Islam, selain akhlak, preatasi akademik dan pengembangan diri terus kami tingkatkan,” ujarnya dalam sambutan.
Dia memaparkan Spemdalas ke depannya terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik dalam bentuk program-program keunggulan. Untuk itu, harapnya, PCM maupun Majelis Dikdasmen PCM GKB sabar dalam memberikan bimbingan, arahan, dan juga bimbibgan.
“Ini harapan kami demi kemajuan sekolah,” tambahnya.

Jangan Leha-Leha
Wakil Ketua PCM GKB yang membawahi Majelis Dikdasmen Badrus Saleh SE Mkn menyampaikan Spemdalas harus menjadi sekolah pilihan masyarakat. Tidak hanya di Gresik, tetapi sudah di luar juga.
“Dengan motto Spemdalas Para Juara, maka kualitas juara hars dipertahankan dan ditingkatkan. Bukan hanya kademik tetapi karakter keagamaannya juga,” tuturnya.
Dia menjelaskan pendidikan akhaq atau adab harus ditonjolkan di sekolah ini. Boarding dan juga kelas Tahfidh terus dijadikan ikon sekolah yang harus ditingkatkan.
Sekolah kalau sudah punya brand, maka akan lebih mudah dalam mengembangkan kualitas sekolah. Brand ini yang harus dijadikan keunggulan. Inilah, tegasnya, yang akan diambil atau dipilih orangtu dalam menyekolahkan putra-putrinya.
“Mereka tidak perlu jauh-jauh menyekolahkan ke Malang atau kota lainnya. Untuk itu, kita tidak boleh berleha-leha dalam meningkatkan dan mengembangkan ide keunggulan sekolah. Kelebihan itu yang harus dijadikan semangat dan motivasi untuk peningkatan mutu sekolah,” katanya.
Kolektif Kolegial
Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Siswahyono CBH mengucapkan terima kasih pada manajerial sekolah.
“Kita harus terus bersinergi. Apa apa yang telah dilakukan PCM lama, yang baik-baik harus terus kita teruskan. Kapasitas SDM, keunggulan sekolah, Sekolah Para Juara terus harus kita gaungkan dan tingkatkan,” katanya.
Kami, lanjutnya, akan memberikan adab yang baik supaya bisa menjadi contoh atau model bagi guru karyawan dalam memberikan pelayanan pendidikan. Kami mohon dukungan dan semangat untuk bisa membangun sekolah secara bersama.
“Bekerjalah sesuai apa yang sudah ditentukan koridor sekolah. Kami akan mendorong supaya sekolah bisa tumbuh lebih baik. Semua keputusan bersifat Kolektif Kolegial. Kami akan sampaikan ke PCM untuk dibicarakan didiskusikan secara bersama sehingga mendapatkan keputusan terbaik,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita : Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas
Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik
Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Novania Wulandari PCM GKB – Ummu Sholihah terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik periode 2022-2027,…