Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan. Ada Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah (Nur Alfi Syahriyah/PWMU.CO)
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, menggelar upacara menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar, di Lapangan Smamio, Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Selasa (2/5/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD menyampaikan motivasi kepada siswa Smamio.
“Semangat baru dalam diri terus ditumbuhkan. Apalagi di usia-usia produktif seperti kalian. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Segera tinggalkan urusan duniawi,” ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik ini juga menjelaskan Surat al- Jumuah ayat 9-10 tentang menyegerakan shalat dan mengingat Allah.
“Sudah jelas dalam al-Quran Surat al-Jumuah ayat 9 tentang menyegerakan shalat. Meninggalkan urusan duniawi ketika waktu shalat datang. Itu semua akan membuatmu tenang dan tenteram,” jelasnya.
Pada ayat 10, dia melanjutkan, setelah menunaikan shalat dan segala kebaikan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan mencari karunia Allah. Selain itu pada ayat ini dengan selalu mengingat Allah akan menemukan keberuntungan.
“Jadi manusia jangan hanya shalat. Setelahnya harus ada action dan perlu wawasan. Seperti halnya kemarin, siswa Smamio yang diterima melanjutkan kuliah di Kanada. Itu adalah bentuk manusia bertebaran di muka bumi ini untuk mencari karunia Allah dalam bentuk lain (mencari ilmu). Pergilah kemana pun itu, dan jangan takut mencoba,” tambahnya.
Sebagai penutup sambutannya, dr Umar mengajak siswa untuk menepuk pundak teman yang berada di depannya, sambil berkata: “Jadi anak Smamio yang sat-set-wat-wet,” pesannya.
Seluruh siswa mengikuti upacara dengan bersemangat. Seperti diutarakan siswa kelas X E4 Vanya Illona Tifara Anwar. Dia mengaku bangga bisa menjadi petugas upacara.
“Bangga juga bisa menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, karena kali pertama ditugaskan. Meskipun ada upacara sekolah tiap bulan diadakan, tapi pasti vibesnya beda,” ungkapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb
Alvaro dan Nares saat nge-vlog di Malem Selawe. Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb (tangkapan layar Mar’atus/PWMU.CO)
Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb; Liputan Mar’atus Sholichah
PCM GKB – Malem Selawe, salah satu tradisi Gresik yang hanya ada di bulan Ramadhan diabadikan siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik dalam vlog spesial bertajuk ‘Ngabuburit bersama Alvaro dan Nares’, Sabtu (15/4/23).
Dialah Nareswari Khanza Renti Winardi dan Robbani Iqbal Alvaro siswa kelas III Excellent SD Mugeb ini merekam momen saat mereka mendatangi salah satu tradisi khas Gresik pada malam ke-25 Ramadhan, Malem Selawe.
Anak yang akrab disapa Nares dan Alvaro itu dengan luwesnya mengeksplor beberapa kuliner yang terdapat disana.
“Aku janjian di sekolah sama Alvaro, kita juga ditemani Ustadzah Mesi dan Ustadz Fanani pas ke Malem Selawe,” tutur Nares.
Gadis yang tinggal di Griya Bunder Asri ini mengaku baru kali pertama mengunjungi malem selawe.
“Kita kesana pas habis maghrib, itu aja uda rame, banyak penjual disana, ada yang jual baju, makanan, minuman, sepatu dan banyak lagi,” katanya.
Nares merupakan salah satu peserta Olahraga,Seni, dan Teknologi (OST) -nama lain ekstrakurikuler- vlogger di SD Mugeb. Dia belajar dasar-dasar vlog dari guru OST-nya. Meskipun begitu, ia melakukan improvisasi saat nge-vlog bersama Alvaro di momen malem selawe.
“Nggak sama persis sih (dengan yang diajarkan), kemaren aku berasa jadi food vlogger gitu karena aku beli tomyam, teoppokki,” kata gadis 9 tahun ini. Dia senang bisa mencicipi jajanan khas luar Kota Gresik seperti Topokki dari Korea dan Kerak Telor khas Betawi itu.
OST Vlogger
Dalam vlog berdurasi 2 menit 3 detik tersebut, dipaparkan pula info seputar tradisi tahunan warga Kota Pudak itu. Pertama, Malam Selawe dibungkus seperti pasar di sepanjang Jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur.
Di sana banyak UMKM yang menjual pakaian, mainan, sepatu, makanan, minuman, dan banyak lainnya. Kerennya lagi, malam selawe ini semakin malam semakin rame.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kkesiswaan Erna Achmad MPd memberikan apresiasi kepada Alvaro dan Nares yang berani tampil dengan membuat vlog dengan mengangkat salah satu budaya Gresik.
Dia juga menyampaikan bahwa vlog ini sebagai wujud praktik siswa yang mengikuti OST vlogger di sekolah ramah anak itu.
“Demi bisa mengaplikasikan pengetahuan yang didapat selama mengikuti OST vlogger, siswa terjun langsung ke lapangan untuk bisa praktik langsung dengan nge-vlog pada kegiatan tahunan yang merupakan budaya gresik yaitu malem selawe,” tutur Erna, panggilannya.
Selain itu, tambah Erna, dengan membuat vlog, diharapkan timbul rasa percaya diri pada siswa.
“Saat nge-vlog mereka kan langsung action di depan kamera saat di lapangan, vlog-nya juga kita upload di youtube sekolah jadi harapannya bisa melatih kepercayaan diri mereka,” pungkasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb
Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen
Guru dan karyawan Spemdalas berfoto bersama usai halalbihalal. Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen (Rachmat/PWMU.CO)
Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen; Liputan Fitri Wulandari
PCM GKB – Guru dan karyawan empat sekolah GKB—SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, SMA Muhammadiyah 10 GKB—mengikuti halalbihalal yang dilaksanakan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB, Sabtu (29/4/23)
Bertempat di kediaman Ketua Dikdasmen PCM GKB, Siswahyono CBH, di Jalan Belitung, GKB, guru dan karyawan dibagi menjadi menjadi beberapa sesi sesuai sekolah.
“Dengan silaturahmi ini, saya pengen kenal lebih dekat. Kita ini kan saudara, jadi kalau misal bertemu di jalan atau di mana saja bisa saling menyapa,” kata Siswahyono.
Kalau sudah kenal dekat, sambungnya, kan nanti kalau ada apa-apa enak. Langsung bisa tersampaikan. Saya senang sekali kalo ada sesuatu bisa lansung dibicarakan. Supaya segera bisa kita carikan solusi terbaik.
“Jika tahun ini dibagi per sesi tiap sekolah, saya ingin tahun depan bisa dilaksanakan secara serempak. Empat sekolah langsung bersama sehingga semakin akrab dan kompak,” imbuh ayah satu putra dan dua putri ini.
Hidangan Komplet
Momen halalbihalal semakin lengkap dengan bakso komplet. Pentol, tahu bakso, siomay, dan lontong dengan kuah kaldu bakso disiapkan dalam mangkok-mangkok.
Dengan ceria Dra Sri Aniyati BU, istri Siswahyono,mengatakan, sebelum Idul Fitri baksi komplet itu sudah dibuat dan disiapkan di freezer. “Dibantu anak-anak saya yang perempuan. Hari ini tinggal menyiapkan kuah dan pelengkapnya,” kata dia.
Hidangan makin lengkap dengan minuman temulawak dan legen yang tersedia. Beberapa jajan dan kue khas lebaran juga telah berjajar siap disajikan. Situasi keakraban dan kekeluargaan semakin tampak dari candaan yang sahut-menyahut saat sesi foto bersama di akhir acara.
Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas), Fony Libriastuti MSi, menyampaikan kebahagiaan dapat kembali melaksanakan agenda tahunan yang sempat vakum dua tahundi masa pandemi Covid-19.
“Jadi sarana untuk mengenal bapak-ibu Ketua Majelis Dikdasmen beserta keluarga,” katanya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen
Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio
Desain Masjid Al Mizan Smamio (Istimewa/PWMU.CO)
Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Yanita Intan Sariani
PCM GKB – Pembangunan Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Jawa Timur mulai dibangun di tahap awal bulan Mei 2023 ini.
Kepala Smamio Hari Widianto MPd mengatakan pembangunan masjid ini diharapkan menjadi sarana ibadah umat Islam yang aman dan nyaman dalam menjalankan kegiatan Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) untuk siswa Smamio dan masyarakat umum.
“Masjid ini memiliki luas 2.920 meter2 dengan daya tampung 1.400 jamaah,” ujarnya.
Dia menuturkan, pembangunan masjid ini bertujuan sebagai sarana ibadah, sebagai pusat kajian secara komprehensif, sebagai bentuk motivasi umat Muslim dalam melaksanakan ibadah dan gerakan dakwah persyarikatan Muhammadiyah.
“Selain itu bisa digunakan sebagai bagian dari dakwah Persyarikatan Muhammadiyah kini dan masa depan.”
Masjid Al Mizan ini, lanjutnya, merupakan wujud syiar agama Islam dan pembinaan mental menuju kepribadian yang berakhlak mulia.
Inspirasi Logo Muhammadiyah
Hari Widianto menjelaskan masjid ini mengambil konsep The Gold and The Paper (emas dan kertas). Konsep ini mengambil inspirasi bentuk yang diambil dari logo Muhammadiyah.
“Emas berupa minaret, dianggap seperti cahaya yang menerangi. Bangunan diharapkan menjadi simbol harapan generasi Muhammadiyah,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, bentuk masjid seperti lipatan lembaran kertas yang menyelimuti bangunan. Hal ini merupakan simbol generasi masa depan yeng berkarakter dan menjadi generasi emas Muslim yang berkualitas.
Fasilitas Masjid
Hari Widianto menyampaikan Masjid Al Mizan dibangun bersebelahan dengan Smamio. Pembangunan masjid ini, dikonsep dengan fasilitas yang memadai.
“Selain untuk beribadah, masjid ini memiliki fasilitas eksistensi ruang, ruang tamu, ruang pengurus, ruang marbot, ruang gudang/MEP, ruang perlengkapan, tempat wudhu pria, toilet pria, tempat wudhu wanita, toilet wanita, dan parkiran umum.”
Bentuk dan prinsip hemat listrik juga diberlakukan untuk arsitektur masjid ini. Masjid akan diselimuti dinding peneduh yang dapat mengurangi panas dan memecah angin.
Basis lingkungan masjid ini adalah passive design, yaitu desain dengan cara mengurangi penggunaan energi listrik melalui proses memasukkan penghawaan alami sekaligus mengurangi terik panas.
Ada juga kolam pendingin di pagar bangunan yang mendukung konsep ini. Selain itu, bangunan juga dinaikkan 1,5 meter dari jalan agar lebih dingin (menggunakan prinsip rumah panggung) yang hemat energi.
Pembangunan masjid diestimasikan menelan biaya Rp 15,4 miliar. Sementara anggaran tersedia Rp 950 juta yaitu dari Majelis Ekonomi dan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, Lazismu GKB Gresik, infak guru dan karyawan Smamio serta Ikwam.
“Insyaallah akan mendapatkan tambahan dari donatur di bulan Ramadhan kemarin dan bulan selanjutnya,” katanya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio
Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya

Penampakan jamaah Shalat Idul Fitri yang memadati GKB Convex dari drone. Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh (Komarudi/PWMU.CO)
Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh
PCM GKB – Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial, dan Pengembangan Ranting Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) menyajikan live streaming dan dokumentasi pantauan udara shalat Idul Fitri 1444 di GKB Convex, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Jum’at (21/4/23).
Wakil Ketua PCM GKB Bidang Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting Yudo Broto SE menjelaskan, tujuan publikasi dan dokumentasi ini untuk syiar Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Alat publikasi dan dokumentasi yang dipakai saat shalat Idul Fitri ini sebagian besar milik anggota yang dengan suka rela meminjamkan alat dan tenaganya. Dia berharap, “Semoga dimasa yang akan datang kita dapat membeli peralatannya.”
“Berawal dari banyaknya kajian secara daring pada masa pandemi Covid-19 pada tahun2015-2022 kami mulai secara aktif menyiarkan berbagai kajian secara live streaming di YouTube,” katanya.
“Berbekal peralatan seadanya, kita mencoba menyiarkan secara langsung kajian di Masjid Taqwa Spemdalas. Seiring berjalannya waktu kita perbaiki dan mendapatkan sumbangan dari takmir masjid beberapa alat utama seperti laptop,” tambah dIa.
Karena peralatan publikasi dan dokumentasi yang belum lengkap maka dari tim bergotong-royong meminjamkan alat-alat untuk digunakan sambil kita melengkapi peralatan sedikit demi sedikit.
“Kami menargetkan akan melengkapi peralatan diantaranya kamera photo, kamera video, drone, dan peralatan lainnya. Semoga pada periode 2022 -2027 ini program tersebut akan kita lanjutkan dan terus perbaiki,” harapnya.
Tim Publikasi dan Dokumentasi
Yudo Broto menjelaskan, dia membagi menjadi enam tim yang tediri dari koordinator dokumentasi, programmer, kameramen, operator drone, publikasi berita, dan quality control.
Adapun nama-nama petugas yaitu quality qontrol Ahmad Ishom Maulidi, koordinator publikasi Yudo Broto, programmer Akhmad Mukhlis, kameramen Ikhwan Hadi, Faris, dan Oky, publikasi berita Sayyidah Nuriyah dan Waviq Amiqoh, operator drone Komarudin.
Dia menjelaskan, berbagai persiapan publikasi dan dokumentasi dilakukan menjelang pelaksaan shalat Idul Fitri salah satunya setting alat live streaming di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) pada Kamis malam (20/4/23) dan Jum’at setelah shalat Subuh di GKB Convex, (21/4/23).
Tim ini juga yang telah memproduksi film pendek pada lomba Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) yang memperoleh juara III thn 2016 dan juara favorit 2022.
Dia berharap, “Ke depan akan dapat menghasilkan siaran yang lebih bagus dan dapat menjangkau masyarakat luas dalam rangka dakwah persyarikatan di Muhammadiyah. Kita akan selalu mengevaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan.”
Berikut link live streaming youtube https://youtu.be/yAwXSrtj6ak. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya
Lazismu GKB Menghimpun Rp 737 Juta Selama Ramadan

Ketua Panitia Muharjo (berdiri ke-9 dari kiri) bersama seluruh panitia penyelenggara Shalat Idul Fitri dari PCM GKB Gresik, khatib Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg (ke-11), dan imam Imam Muhajir (ke-2). (Muhammad Iqbal Rizqi Sya’ban/PWMU.CO)
Lazismu GKB Menghimpun Rp 737 Juta Selama Ramadhan; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah. Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) menyelenggarakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur, Jumat (21/4/2023). Ribuan jamaah berdatangan memadati lapangan berpaving pagi itu.
Panitia menghadirkan khatib Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg dari Yogyakarta. Adapun imamnya ialah Ustadz Imam Muhajir yang sehari-harinya menjadi imam Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik.
Sebelum shalat dimulai, Ketua Panitia Sholat Idul Fitri PCM GKB Muharjo melaporkan jumlah zakat, infak, dan wakaf yang telah dihimpun Kantor Layanan (KL) Lazismu GKB selama Ramadhan. Muharjo memaparkan, perolehan zakat mal Rp 335,575 juta, zakat fitrah Rp 88,126 juta, infak Rp 236,56 juta, wakaf masjid Rp 54,161 juta, wakaf Quran Rp 5,9 juta, dan fidiah Rp 16,65 juta. Totalnya Rp 737,267 juta.
Adapun sebagian infak yang terkumpul dari jamaah Shalat Id pagi itu akan didonasikan untuk pengembangan proyek pembangunan Masjid Al Mizan di Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), berdekatan dengan SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik. “Panitia mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran,” imbuhnya.
Di tengah khutbahnya, Ustad Okrisal pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap panitia Shalat Id dari PCM GKB Gresik yang sudah melaksanakan tugasnya menyiapkan shalat hari itu. “Terima kasih sudah memandu teman-teman kita untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri hari ini,” ucap peraih gelar License (Lc) bidang Syariah Islamiah dari Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, itu.
Serangkaian Sholat Idul Fitri ini disiarkan secara live melalui kanal Youtube Masjid Taqwa Muhammadiyah GKB. https://www.youtube.com/live/cTEJaIt67ww?feature=share (*)
Sumber berita Lazismu GKB Menghimpun Rp 737 Juta Selama Ramadan
Dua Amalan Jelang Tidur Jadikan Sahabat Ini Calon Penghuni Surga

Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg khutbah usai Shalat Idul Fitri di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur. (Muhammad Iqbal Rizqi Sya’ban/PWMU.CO)
Dua Amalan Jelang Tidur Jadikan Sahabat Ini Calon Penghuni Surga; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah. Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB – Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg menyampaikan ciri orang bertakwa kepada ribuan jamaah Shalat Idul Fitri di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur, Jumat (21/4/2023). Ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Ali Imran 133-135.
Ayat 133 berbunyi, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”
Mendengar ayat itu, kata Ustadz Okrisal, orang Yahudi bertanya, “Ya Muhammad, kalau surga seluas langit dan bumi, neraka di mana?”
Rasulullah SAW lantas menjawabnya dengan pertanyaan, “Wahai Yahudi, kalau malam, siang ke mana? Kalau siang, malam ke mana?”
Kemudian ayat selanjutnya menjelaskan ciri orang bertakwa, “(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
Ustadz Okrisal menyadari, rasanya ringan untuk menyumbang ke masjid ketika mendapat tambahan harta. “Tapi kalau lagi susah? Istri sakit, motor hilang, wah luar biasa itu penderitaan! Masih ringan berinfak kepada Allah?” ucapnya.
Alhasil, lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menegaskan, yang perlu dipelajari adalah tetap berinfak ketika sedang dalam keadaan susah.
Di ayat yang sama, 134, ciri lain orang yang bertakwa disebutkan mampu menahan amarah. “Kaadzimin itu menyembunyikan emosi marah. Kita marah tapi orang lain tidak tahu kalau kita lagi marah. Kita susah tapi orang kira kita berkecukupan,” terangnya.
Sebulan selama Ramadhan kemarin, lanjutnya, kita telah dilatih menahan marah kepada sesama manusia. “Satu bulan kita dilatih menghilangkan kepayahan dan kesakitan kita,” imbuhnya.
Dua Amalan sebelum Tidur
Ciri ketiga, memaafkan. Inilah salah satu syarat masuk surga. Ustadz Okrisal menyampaikan ketika Rasulullah SAW berkata ke para sahabatnya, “Wahai sahabatku, kalian pengin tahu nggak calon penghuni surga?”
Sahabat kompak menjawab ingin. Rasulullah pun mengungkap, “Nanti ada orang yang masuk dan duduk di tempat itu.”
Hari pertama, duduk orang tua yang tidak menunjukkan kelebihan apa-apa. “Oh orang ini pasti salah duduk,” batin sahabat.
Hari kedua dan ketiga masih duduk orang tua yang sama. Akhirnya, sahabat Salman Al Farisi atau Abdullah bertanya, “Pak, bolehkah saya menginap di rumah Bapak?” Tujuannya mengetahui amalan khusus apa yang dia lakukan sehingga dia menjadi calon penghuni surga. Orang tua itu mengizinkan.
Selama hari pertama sampai ketiga menginap di sana, Abdullah tidak menemukan amalan khusus yang lelaki itu lakukan. Akhirnya Abdullah mengakui, “Wahai Bapak, saya ke sini ada dua alasan. Pertama, ingin memberitahukan Bapak calon penghuni surga. Kedua, ingin menanyakan apa amalan Bapak yang berbeda dengan kami?”
Si bapak menyampaikan, “Anda sudah melihat sendiri. Dzikir saya begitu, shalat saya begitu.”
Setelah berpikir lebih lanjut, dia menyampaikan selalu melakukan dua hal di setiap malam sebelum berbaring ke tempat tidur. “Saya memaafkan kesalahan orang sebelum dia sempat meminta maaf kepada saya. Kedua, saya menghilangkan dendam di hati saya,” ungkapnya.

Penampakan jamaah Shalat Idul Fitri yang memadati GKB Convex dari drone. Dua Amalan Jelang Tidur Jadikan Sahabat Ini Calon Penghuni Surga (Komar/PWMU.CO)
Saat Ada Kesempatan Balas Dendam
Ustadz Okrisal menyatakan, dendam termasuk penyakit hati. “Kalau kita masih memelihara dendam, kita akan sampai pada penyakit SOS, yaitu Senang melihat Orang Susah dan Susah melihat
Orang Senang,” terang lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu
Adapun bagi orang-orang yang bertakwa, sambung Ustad Okrisal, ketika kesempatan balas dendam datang maka ia maafkan orang-orang yang pernah menzaliminya. Begitupula ketika kita bisa melampiaskan dendam di hati, kita malah memaafkan.
“Jangan sampai satu dosa kecil nanti menghalangi kita bertemu Allah. Pada hari itu tidak bermanfaat harta dan anak kecuali hati yang bening!” imbuhnya.
Nabi Muhammad SAW kurang apa disakiti di Mekkah? Ustadz Okrisa mengisahkan, “(Nabi) Sampai diusir! Delapan tahun kemudian datang 12 ribu pasukan. “Apa kata orang Mekkah? Ini hari pembantaian! Muhammad akan membantai kita satu per satu.”
Kata Rasulullah, “Tidak, ini hari kasih sayang. Pergilah kalian. Kalau masih bertahan dengan agama kalian, jangan ganggu kami. Kalau kalian Muslim, kalian menjadi bagian kami.”
Kejadian itu menunjukkan bagaimana Rasulullah memaafkan kesalahan orang-orang yang sudah menzaliminya dahulu. Akhirnya dia mengajak, “Mari kita berbahagia, maafkan kesalahan saudara kita, menjadi insan muttaqin.” (*)
Sumber berita Dua Amalan Jelang Tidur Jadikan Sahabat Ini Calon Penghuni Surga
Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit

Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg khutbah usai Shalat Idul Fitri di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur. (Muhammad Iqbal Rizqi Sya’ban/PWMU.CO)
Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah. Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB – Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg dari Yogyakarta hadir di tengah ribuan jamaah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur, Jumat (21/4/2023).
Panitia shalat Idul Fitri dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) menghadirkan Ustad Okrisal sebagai khatib.
Ustadz Okrisal di awal khutbahnya mengajak jamaah bersyukur dan merenungkan, sudah satu bulan Allah menempa dan melatih mereka berpuasa dalam bulan suci yang mulia: Ramadhan. Dari tempaan dan latihan itulah menurutnya manusia bisa mengerti konsekuensi dari berniat puasa.
Orang-orang yang biasanya melakukan hal-hal yang kurang diperkenankan, pada Ramadhan kemarin nyatanya bisa melaksanakan puasa. “Sebagai contoh, kita yang masih merokok, kalau di hari-hari biasa tidak merokok setengah jam (merasa) pusing, (bagaikan) dunia tanpa warna. Tapi ketika Ramadhan dan kita berniat puasa, kita kuat tidak merokok selama 12 jam. Subhanallah!” ujarnya.
Dari contoh ini Ustadz Okrisal menarik kesimpulan, keinginan berhenti merokok tergantung niatnya. “Sudah niat dalam hati naik ke kepala. Sampai di kepala, kepala menginformasikan ke seluruh tubuh, kuat kita tidak merokok!” terang peraih gelar License (Lc) bidang Syariah Islamiah dari Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, itu.
Kemudian, dia menyampaikan, dari berpuasa manusia bisa belajar bagaimana menahan dari sesuatu yang halal supaya yang haram pun tidak didekati. Ustadz Okrisal mencontohkan, “Kita punya sahur di rumah itu halal kita makan tapi kita tahan supaya yang haram tidak kita dekati.”
Begitu pula dengan istri yang halal, selama berpuasa juga suami menahan untuk mendekatinya. “Orang kalau mengerti makna puasa tidak akan berani menentang perintah Allah karena yang halal sudah bisa ditahan, apalagi yang haram, lebih bisa ditahan lagi!” ujar lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Ribuan jamaah memadati GKB Convex untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri. Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit (Muhammad Iqbal Rizki Sya’ban/PWMU.CO)
Ikhlas, Jadi Selebritas Langit
Ustad Okrisal menegaskan, puasa juga mengajarkan kepada Muslimin tentang keikhlasan tertinggi. Sebab puasa itu hanya diri sendiri dan Allah yang tahu sementara kalau ibadah lainnya bisa diketahui orang lain. “Shalat, oh orang itu sering ke masjid. Membayar zakat, amil mengetahuinya. Haji, dijemput 7 RT RW. Tapi kalau puasa? Yang tahu kita berpuasa dari Subuh sampai Maghrib hanya Allah dan kita!” tegas Ustadz Okrisal.
“Apa yang diajarkan puasa? Setelah Ramadhan nanti, apapun ibadah dan amal shalih kita, cukup hanya Allah yang tahu. Minimal, nggak usah kita laporkan di media sosial!” ajaknya.
Dia lantas mengajak jamaah merenung, untuk apa menulis di media sosial sudah mengaji satu juz pada hari itu. Contoh lainnya, “Kita umrah suami istri, tergoda foto di Ka’bah. Alhamdulillah, tapi dimasukkan ke media sosial. Lalu diberi caption: Ya Allah terimalah umrah kami. Ngapain? Ngasih tahu ke orang kalau lagi umrah?”
Itulah konteks puasa yang dia tekankan. “Bagaimana kita menyembunyikan amal shalih kita. Mendingan kita menjadi ‘selebritas langit’ daripada kita menjadi selebriti dunia!” imbuh Lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Sebabnya, jadi selebriti dunia itu repot. Harus mengikuti orang lain. Tapi kalau menjadi selebriti langit, lanjutnya, hidup menjadi indah.
Kepada ribuan jamaah yang hadir, Ustadz Okrisal mengungkap alasan lain mengapa Allah menyuruh mereka puasa. Yaitu agar tahu rasanya lapar. “Kalau ingin tahu rasanya lapar, jangan baca di Google. Langsung (puasa)!”
Dari sini Ustadz Okrisal mengambil pelajaran untuk para pemimpin di level mana pun. Baik rektor, ketua, sampai gubernur. “Bergaullah dengan orang-orang di bawah kita. Kalau pemerintah ingin tahu nasib guru honorer, hiduplah dengan mereka,” imbaunya.
Dia menekankan, merakyat itu bukan di gaya tapi di kebijakan. “Sukarno dan Pak Harto gayanya luar biasa tapi kebijakannya merakyat. Bukan kita turun ke mana-mana tapi harga tetap melambung tinggi,” imbuhnya. (*)
Sumber berita Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit
Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa
Murdiono memberikan kado Ramadhan dalam kegiatan Kado Ramadhan, Jumat (14/4/2023) (Rahmad/PWMU.CO)
Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Kantor Layanan Lazismu (KLL) GKB Gresik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan Kado Ramadhan Senyum Mereka, Kebersamaan Kita, Jumat (14/4/2023).
Dalam kegiatan yang digelar di Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik ini, Ketua KLL Lazismu GKB Gresik Suwono STp MM menyampaikan kegiatan Kado Ramadhan ini menjadi agenda tahunan yang diadakan menjelang Idul Fitri.
“Dalam acara ini, memberikan beasiswa pendidikan binaan Lazismu GKB pada anak yatim dhuafa, fakir, dan miskin. Total ada 660 bingkisan dan santunan yang kita serahkan,” katanya.
Dia memaparkan jumlah 660 ini dirinci, 410 paket parcel dibagikan kepada fakir miskin dan dhuafa se-Kabupaten Gresik dan 250 santunan untuk pendidikan, TPQ, dai mandiri, lansia, dan fakir miskin.
“Acara dimulai pukul 16.00. Undangan pertama berkumpul di Masjid Taqwa Spemdalas dan mendengarkan tausiyah. Setelah buka puasa, shalat mahgrib berjamaah, dan pemberian kado Ramadhan,” ungkapnya.
KL Lazismu GKB Gresik mengadakan Kado Ramadhan Senyum Mereka, Kebersamaan Kita, Jumat (14/4/2023) (Rahmad/PWMU.CO)Pemberat Amalan
Wakil Ketua bidang Pelayanan Sosial, Kifama, dan ZIS PCM GKB Gresik Murdiono ST berharap dengan agenda kegiatan yang diadakan KLL GKB Gresik ini bisa memperkuat tali silaturrahim kita semua.
“Acara ini bisa memberikan keberkahan untuk kita semua,” ungkapnya.
Dia menyampaikan Program Lazismu dalam waktu dekat ini akan membagikan bingkisan Ramadhan dalam bentuk Kado Ramadhan. Hal ini sebagai upaya bagaimana kita memberikan keceriaan dan senyuman pada saudara-saudara kita semua.
“Zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul dan kita distribusikan ini semoga menjadi ladang amalan kita yang akan memberikan pemberat amalan di akhirat,” tuturnya.
Kegiatan Kado Ramadhan yang diadakan KL Lazismu GKB ini bekerjasama dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan dalam naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB, SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas
Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023) Rahmad/PWMU.CO)
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PWMU.CO – Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Andalusia Hall ini, Kepala Spemdalas Fony Libriasturi MSi menyampaikan harapan kepada PCM GKB hasil Musywarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah ini bisa bersinergi untuk kemajuan sekolah.
“Spemdalas sudah banyak meraih prestasi. Kami sekolah Islam, selain akhlak, preatasi akademik dan pengembangan diri terus kami tingkatkan,” ujarnya dalam sambutan.
Dia memaparkan Spemdalas ke depannya terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik dalam bentuk program-program keunggulan. Untuk itu, harapnya, PCM maupun Majelis Dikdasmen PCM GKB sabar dalam memberikan bimbingan, arahan, dan juga bimbibgan.
“Ini harapan kami demi kemajuan sekolah,” tambahnya.

Jangan Leha-Leha
Wakil Ketua PCM GKB yang membawahi Majelis Dikdasmen Badrus Saleh SE Mkn menyampaikan Spemdalas harus menjadi sekolah pilihan masyarakat. Tidak hanya di Gresik, tetapi sudah di luar juga.
“Dengan motto Spemdalas Para Juara, maka kualitas juara hars dipertahankan dan ditingkatkan. Bukan hanya kademik tetapi karakter keagamaannya juga,” tuturnya.
Dia menjelaskan pendidikan akhaq atau adab harus ditonjolkan di sekolah ini. Boarding dan juga kelas Tahfidh terus dijadikan ikon sekolah yang harus ditingkatkan.
Sekolah kalau sudah punya brand, maka akan lebih mudah dalam mengembangkan kualitas sekolah. Brand ini yang harus dijadikan keunggulan. Inilah, tegasnya, yang akan diambil atau dipilih orangtu dalam menyekolahkan putra-putrinya.
“Mereka tidak perlu jauh-jauh menyekolahkan ke Malang atau kota lainnya. Untuk itu, kita tidak boleh berleha-leha dalam meningkatkan dan mengembangkan ide keunggulan sekolah. Kelebihan itu yang harus dijadikan semangat dan motivasi untuk peningkatan mutu sekolah,” katanya.
Kolektif Kolegial
Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Siswahyono CBH mengucapkan terima kasih pada manajerial sekolah.
“Kita harus terus bersinergi. Apa apa yang telah dilakukan PCM lama, yang baik-baik harus terus kita teruskan. Kapasitas SDM, keunggulan sekolah, Sekolah Para Juara terus harus kita gaungkan dan tingkatkan,” katanya.
Kami, lanjutnya, akan memberikan adab yang baik supaya bisa menjadi contoh atau model bagi guru karyawan dalam memberikan pelayanan pendidikan. Kami mohon dukungan dan semangat untuk bisa membangun sekolah secara bersama.
“Bekerjalah sesuai apa yang sudah ditentukan koridor sekolah. Kami akan mendorong supaya sekolah bisa tumbuh lebih baik. Semua keputusan bersifat Kolektif Kolegial. Kami akan sampaikan ke PCM untuk dibicarakan didiskusikan secara bersama sehingga mendapatkan keputusan terbaik,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita : Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas