PCM GKB Gresik Bentuk LPK dan Litbang untuk Percepatan Pengembangan
PCM GKB Gresik Bentuk LPK dan Litbang untuk Percepatan Pengembangan, liputan kontributor PCM GKB Gresik Mar’atus Sholichah PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) menggelar silaturahmi dengan guru dan karyawan SD…
Saatnya Perempuan Mengambil Peran Strategis dalam Keumatan
Anggota DPR RI Dra Sri Rahayu saat menyampaikan materi seminar (Waviq Amiqoh/PWMU.CO)
Saatnya Perempuan Mengambil Peran Strategis dalam Keumatan, liputan kontributor PCM GKB Gresik Waviq Amiqoh
PCM GKB– Banyaknya kasus yang menimpa perempuan, mengharapkan kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) mengambil peran keumatan dengan mendampingi korban dan pemberdayaan perempuan.
Hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dra Sri Rahayu dalam Seminar Perempuan dalam Membangun Peradaban Bangsa dan Indonesia yang diselenggarakan saat Musyawarah Wilayah (Musywil) XII Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Timur, Ahad (7/5/23).
Dia mengawali dengan menyampaikan, “Salah satu inspirator gerakan perempuan adalah RA Kartini,” ujarnya di Hall Sang Pencerah lantai 8 gedung I Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Sri, sapaan akrabnya, menyatakan, potret kaum perempuan saat ini telah banyak yang berprofesi atau bekerja, berpendidikan tinggi, bahkan berperpolitik dan mampu berkontribusi dalam pengambilan keputusan secara kritis dan konstruktif.
Perempuan mampu menjadi aktor strategis di dalam pembangunan yang dapat mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera.
Beberapa permasalahan yang banyak dihadapi oleh perempuan. Pertama, adanya hambatan budaya dan konstruksi sosial yang besifat patriarki dan ketidakadilan gender yang berakibat mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), memiliki beban ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengatur rumah tangga, pendidik anak, dan lain lain serta stereotype.
Kedua, adanya marginalisasi perempuan di ranah ekonomi yang mengakibatkan adanya ketidak adilan terhadap perempuan misalnya marginalisasi sebagai PRT, TKW, buruh perempuan dan mengalami kekerasan phisik, kekerasan seksual, ekonomi, dan sosial.
Ketiga, kebijakan-kebijakan politik yang belum berpihak pada perempuan.
“Saat ini peran perempuan salah satunya sebagai peran domestik dengan menjadi ibu, anak dan istri, peran Keumatan dengan menjadi Nyai, ustadzah, guru atau dosen, dan perempuan dapat menjadi aktor strategis dalam pembangunan yang dapat mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik,” ujarnya.
Peran Kebangsaan
Sri menjelaskan, salah satu peran kebangsaan bagi kaum perempuan yaitu perempuan harus bisa menjadi agen perubahan dan menghadirkan solusi bersama kaum lak-laki untuk semua persoalan bangsa.
“Perempuan adalah tiang negara sehingga baik dan rusaknya negara tergantung dari sikap perempuan, dan perempuan berkewajiban mendidik generasi penerus dan mampu mengambil bagian dalam pengingkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.”
Dia menyoroti banyaknya kasus-kasus yang menimpa perempuan dan mengharapkan kader NA mengambil peran.
Saat menutup materi, dia menyebutkan beberapa kader NA dalam posisi publik.
Pertama, Dr Ulfah Mawardi merupakan salah satu kader perempuan PDI Perjuangan yang sekaramg sebagai staf ahli menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Kedua, Diyah Puspitarini SPd MPd dan Rita Pranawati sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Periode 2022-2027.
Ketiga, Fatmawati dan Soekarno merupakan kader idiologis Muhammadiyah, karena pernah menjadi pengurus di Bengkulu sehingga secara genetik PDI Perjuangan ada ikatan kuat dengan Muhammadiyah. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Saatnya Perempuan Mengambil Peran Strategis dalam Keumatan
Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim
Syaiful Rizal S Pd I dan Halim bertugas di Hall Sang Pencerah UMG (Mufrikha/PCM GKB)
Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim, liputan kontributor PCM GKB Gresik Mufrikha
PCM GKB – Musyawarah Kerja (Musyker) dan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-12 Nasyiah Jawa Timur digelar selama tiga hari, Jumat (5/5/2023) sampai Ahad (7/5/2023) yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Tampak pasukan loreng dengan baret merah di kepala nan gagah persis tentara. Mereka adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).
Sejak Jumat (5/5/2023), Pasukan Kokam bertugas di beberapa tempat, diantaranya di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, di UMG, dan di Hall Sang Pencerah untuk mengawasi jalannya acara.
Adalah SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) Syaiful Rizal SPdI dan Halim dari Panceng merupakan pasukan Kokam yang ditempatkan di Hall Sang Pencerah UMG.
“Dari komandan berkoordinasi dengan Zamroni di UMG dan di-breafing untuk berbagi tugas dan beralih ke tugas yang lain,” Syaiful Rizal menjelaskan proses koordinasi sampai pelaksaan selama 2 hari.
Pada Jumat (5/5/2023) sejumlah 9 orang disebar di titik-titik acara dan untuk Sabtu (6/5/2023) jumlah pasukan yang disebar 10 orang.
“Kebetulan saya dari ring satu untuk menyambut tamu dari luar daerah,” ujar Halim.
Pengamanan Bersama
Rizal, sapaan akrabnya, menjelaskan, di acara Musywil XII NA ini, Kokam bersinergi dalam pengamanan bersama security UMG, SD Mugeb, SMAM 1 Gresik, dan security kompleks Perumahan. Selai itu, kami juga bersinergi dengan Satpol PP dan Polisi dikarenakan tamu yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, dihadiri juga Bupati Gresik, dan Gubernur Jawa Timur.
“Sebenarnya kegiatan ini adalah kegiatan yang didominasi perempuan yang biasanya dihandle oleh Kokam perempuan dari SMK Muhammadiyah Gresik, hanya saja untuk kesempatan ini, kami yang bertugas disini,” ujarnya.
Dia menyampaikan, sampai kegiatan berlangsung tidak ada kendala sama sekali, Kokam perkasa, sudah terlatih dalam menghadapi dari event kecil sampai terbesar (dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah, Wilayah, dan Pusat) dan siap nenjalankan tugas penanggulangan bencana.
“Karena kami sudah mendapat pelatihan atau Diklat Kokam dan SAR,” ungkapnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim
Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga
Ketua PWA Jawa Timur Dra Rukmini MAp pada pembukaan Musywil ke-12 Nasyiatul Aisiyah (NA) Jawa Timur di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) (Fadila Puspita/PCM GKB)
Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga, liputan kontributor PCM GKB Gresik Eli Syarifah dan Fatma Hajar Islamiyah
PCM GKB – Nasyiah adalah putrinya Aisiyah, maka diharapkan Nasyiatul Aisiyah bisa meneruskan dan menyempurnakan perjuangan Aisyiyah.
Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Aisyiyah Wilayah (PWA) Jawa Timur Dra Rukmini MAp Pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-12 Nasyiatul Aisiyah (NA) Jawa Timur di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Dia menyampaikan, pada Musywil ke-12 NA ini mengusung tema Perempuan Berkemajuan yang Memajukan Peradaban, maka kalau berkemajuan harus meninggalkan pikiran kelompok-kelompok, kedaerahan, dan memihak pada kepentingan bersama.
“Nasyiah yang bersimbol padi, artinya kalau isinya tambah banyak maka semakin merunduk. Maka kalau isinya banyak tapi tidak merunduk maka padi tersebut rusak, terserang wereng (hama),” candanya.
Kader Nasyiah
Rukmini menegaskan kader Nasyiah harus membekali diri dengan ilmu tentang empat ideologi, yakni yang pertama ideologi keislaman, ideologi kemuhammadiyaan, ideologi keumatan, dan dan ideologi pengusaha.
“Dengan bekal ilmu tersebut, maka diharapakan agar kader Nasyiah menuju perempuan berkemajuan yang membangun peradaban. Keempat idelogi itu menjadi karakter berkemajuan Nasyiah dalam mengambil peran terbaik di masyarakat,” katanya.
Dia menuturkan, maka harus ada tiga komitmen yang harus dibangun Kader Nasyiah, yakni kompetensi, integritas diri, dan akhlakul karimah. Ketiga komitmen ini yang akan menegaskan berkemajuan Nasyiah pada bangsa.
“Maka tunjukan bahwa perempuan di Nasyiah itu bisa memegang amanah, bisa dipercaya di masyarakat dan di mana-mana,” tegasnya.
Nasyiah itu, tambahnya, harus beda dari perempuan di luar sana, harus memiliki karakter amanah sehingga bisa dipercaya di masyarakat, dipercaya di tempat kerja.
Dia berharap Musywil akan muncul kader-kader yang siap di Asiyiyah, sehingga tidak lagi Baitul Arqam lagi tapi Baitul Arfan, yakni yang menjadi instruktur materi kepemimpinan.
“Persoalan bangsa dan masalah politik akan kembali kepada kekuatan keluarga,” ucapnya mengakhiri sambutannya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga
Mengenal Lebih Dekat 11 Anggota PWNA Jawa Timur Periode 2022-2026
11 Anggota PWNA Jawa Timur. Dari kanan: Ria Eka Lestari, Rifka Fatimatuz Zahro, Hadiatul Hikmah, Zahrotul Janah, Desi Ratna Sari, Daviqa Sukmawati, Ifa Faridah, Erlin Puspitasari, Erfin Walida Rahmania, Maharina Novia Zahro. (Irma Sonya Suryana/PWMU.CO)
Mengenal Lebih Dekat 11 Anggota PWNA Jawa Timur Periode 2022-2026; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Waviq Amiqoh.
PWMU.CO – Musyawarah Wilayah (Musywil) XII Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur, Sabtu-Ahad (6-7/5/23) telah menghasilkan 11 Anggota Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2022-2026 dengan ketua Desi Ratna Sari. Berikut profi mereka:
Berikut Profil 11 Anggota PWNA Jawa Timur Periode 2022-2026.
1. Desi Ratna Sari SH
Lahir di Jakarta Pusat, 15 Desember 1989. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan 2016-2022 ini berprofesi sebagai karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan pada tahun 2010Bertempat tinggal di Jalan Soekarno Hatta Sukomulyo Lamongan.
Di Oorganiasai otonom (ortom) Muhammdiyah dia pernah menjadi Ketua Umum PR IRM atau OSIS SMP Muhammadiyah 1 Babat periode 2002-2003, Sekretaris Umum PR IRM atau OSIS SMA Muhammadiyah 1 Babat Periode 2005-2006, Bendahara Umum PC IRM Babat 2004-2006, Ketua bidang KPSDM PD IRM Lamongan periode 2008-2010, dan Anggota Bidang KPSDM PW IRM Jawa Timur periode 2008-2010.
Dia juga Anggota Departemen Dakwah PDNA Lamongan periode 2012-2016, dan Anggota POSBAKUM PDA Lamongan periode 2015-2022.
Di luar Muhammadiyah dia merupakan Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Lamongan periode 2016-2019 dan 2019-2022.
Ia memilihi karya, prestasi, dan publikasi di antaranya juara I lomba pidato tingkat kecamatan, juara I lomba pidato tingkat kabupaten, 10 besar kontes dai program televisi, pemenang Challenge Achivement Bisnis Fashion Product Area Lamongan by Sophie Paris, penulis buku antologi Para Perempuan Muda, Juara I lomba MC yang dilaksanakan oleh RSML dan juara II Lomba Video Profil Kader Nasyiah oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah.
Ia aktif mengikuti jejang pengaderan yaitu Taruna Melati 1-3, Taruna Melati Utama, LINA 1-2, DANA 1-3, dan Pelatih Muballighat.
2. Maharina Novia Zahro MIkom
Lahir di Gresik, 15 November 1993 kini dia tinggal di Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Saat ini bekerja sebagai Humas dan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.
Di ortom Muhammadiyah dia menjabat sebagai Ketua PR IPM SMAM 3 Gresik periode 2010-2012, Bendahara Cabang PC IPM Bungah Gresik periode 2011-2012, Bendahara 1 PD IPM Gresik periode 2011-2012, Sekretaris ASBO PIP PW IPM Jatim periode 2012-2014, Ketua PIP PW IPM Jatim periode 2014-2016, Ketua Bidang PIP PP IPM periode 2016-2018, Sekretaris Departemen Sosial PWNA Jatim 2018-2022.
Akumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmi Politik Universitas Brawijaya tahun 2023 ini memiliki pengalaman organisasi di luar Muhammadiyah yaitu Perhumas Malang Raya periode 2020-2023. Beberapa prestasinya yaitu Karyawan Terbaik II di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2022 dan Youth Joury at International Seoul Film Festival tahun 2016.
3. Erfin Walida Rahmania SPdI
Wanita kelahiran Jombang ini merupakan alumnus Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2015. Saa ini berprofesi sebagai Guru AIK dan Sekretaris Humas SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
Perempuan yang tinggal di Sedati Sidoarjo ini memiliki beragam pengalaman organisasi di antaranya Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat IMM Tamaddun FAI UMM periode 2013-2014, Anggota Bidang Hikmah IMM Tamaddun FAI UMM periode 2012-2013, Anggota Departemen Kader PDNA Kabupaten Malang, Kelas Inspirasi Malang, HMJ Tarbiyah UMM, Senat Fakultas FAI UMM, OPPM Gontor Putri III, dan Bait Al Hikmah Malang.
Prestasi yang pernah ia raih yaitu 10 Penulis Opini Terbaik Rahma.id, Konten Kreator Terbaik Eco Bhinneka PPNA, Terbaik II Mubalighat PMNA PWNA DIY, menerbitkan 12 buku bersama (antologi), Juara I PTK ME Award 2016, Juara II OlympiAD Nasional 2016, Juara I Debat Bahasa Arab Nasional UIN Malang, dan Juara II Debat Kandungan Isi Alquran UM.
Ia mengikuti perkaderan Darul Arqam Dasar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Baitul Arqam Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, dan Baitul Arqam Guru Muhammadiyah PCM Ngagel.
4. Nur Afni Rachman SIKom MmedKom
Wanita kelahiran Surabaya, 2 Agustus 1991 ini tinggal Jember dan berprofesi sebagai dosen di Politeknik Negeri Jember.
Di ortom Muhammadiyah ia menjabat sebagai Sekum PU PWNA Jatim, Sekretaris PCNA Rungkut periode 2007-2012, Anggota Departemen Dokumentasi dan Informasi PDNA Kota Surabaya periode 2009-2012, Anggota Departemen Kominmas PWNA Jatim periode 2012-2015, Ketua Departemen Kominmas PWNA Jatim periode 2015-2016, Sekretaris Umum PWNA Jatim periode 2016-2022.
Alumni Pascasarjana Universitas Airlangga tahun 2014 memiliki beberapa pengalaman organisasi di luar Muhammadiyah. Di antaranya Sekjend Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia Wilayah IV, Ketua Komunitas Indie Film Documentary and Photography, Kohati Himpunan Mahasiswa Islam Korkom Fak. Dakwah IAIN Sunan Ampel, Anggota UKM Music Red Band IAIN Sunan Ampel, dan Produser UKM Dakwah TV Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel.
Ia memiliki beberapa karya penelitian berjudul Perspektif Muhammadiyah dalam TVMU”, Jurnal Komunikasi Pembangunan Pemerintah Melalui BLKK untuk Human Capacity Development, dan Jurnal Pengabdian Masyarakat berjudul Pelatihan Bahasa Inggris Untuk Menunjang Kompetensi Barista di Coffee Shop Garage of Hore. Diantara riwayat perkaderannya adalah DANA 2-3 dan LINA 2.
5. Erlin Puspitasari SE
Lahir di Mojokerto, 13 Juli 1987, kini dia tinggal di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Saat ini berprofesi sebagai karyawan PT Daya Matahari Utama. Di ortom Muhammadiyah ia aktif di Nasyiatul Aisyiyah sebagai Ketua Departemen Ekonomi PWNA Jawa Timur Periode 2016-2022 dan Anggota Departemen Pendidikan PWNA Jatim Periode 2012-2016.
Dia alumni Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun 2010 yang pernah mengikuti beberapa pengaderan, salah satunya di DAD IMM Cabang Sidoarjo Tahun 2007, DAM IMM di Jember tahun 2008 dan LIM IMM di Jember tahun 2008.
6. Ifa Faridah SPd
Lahir di Lamongan, 10 Oktober 1986. Aktivis yang tinggal di Kembangan Gresik ini berprofesi sebagai Kepala Sekolah TK `Aisyiyah Bustanul Athfal 42 Gresik.
Dia merupakan alumni Fakultas Tarbiyah PAI UINSA yang memiliki pengalaman organisasi sebagai Ketua PDNA Gresik, Anggota Bidang IMMAWATI DPD IMM JATIM tahun 2009, IGTKI dan PUSPA PINATHI. Ia juga pernah mengikuti perkaderan DANA 1-2.
7. Ria Eka Lestari SSi
Lahir di Gresik, 30 Desember 1984. Ia tinggal di Perumahan Pongangan Indah, Manyar, Gresik dan berprofesi sebagai Penanggung Jawab Bimbingan Konseling SD Muhammadiyah Manyar Gresik.
Dia aktif sebagai Ketua Departemen Sosial PWNA Jatim, Anggota Departemen Sosial dan Kesehatan PDNA Gresik, Ketua IMM Komisariat ITS Surabaya periode 2007-2008, Ketua Bidang PIP PW IRM Jatim periode 2006-2008 dan Sekretaris Daerah Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Gresik.
Alumni S1 Biologi ITS Surabaya tahun 2008 ini memiliki banyak prestasi di antaranya Pembina Juara 1 Karya Ilmiah Siswa Oksibraille Kalbe Junior Scientist Award 2022, Juara 1 Cerita Mini Inspiratif PPi Hadramaut Yaman 2021, Peringkat 8 Guru Favorit SD Muhammadiyah Manyar Gresik 2022, Medali Perunggu Kompetisi Madrasah Terintegrasi SMART 2022 Bidang IPA, Kategori Guru Pusat Olimpiade Sains Indonesia.
Juga Penggerak Merdeka Belajar 2022, Pembina Kabupaten Olimpiade Sains Nasional 2018-sekarang, Terbaik 2 Menulis Kisah Inspiratif 30 Hari 2022, Fasilitator Daerah Satuan Pendidikan Ramah Anak 2020-sekarang, Terbaik IV Kisah Mini Inspiratif Jejak Publisher 2022, dan Peringkat 1 Peraih Prestasi Terbanyak Lomba Guru SDMM 2022.
Prestasinya dalam bidang publikasi yaitu Menilik Keadilan Restoratif untuk para Ibu (Radar Gresik, Opini 2022), Bersama IGI Gresik Wujudkan Kabupaten Layak Anak (Radar Gresik Profil 2022), Tantangan dan Hambatan Jadi Juara (Majalah Cikal Bilik Konseling 2022), Menjadi Anak yang Luar Biasa (Majalah Cikal Bilik Konseling 2022), Di Balik Jeruji (Pronusantara.com Sastra Puisi 2022), Selaksa Toba (Pronusantara.com Sastra Puisi 2022), Karimunjawa (Pronusantara.com Sastra Puisi 2022), Konferensi Jarum Suntik(Pronusantara.com Sastra Puisi 2022), dan Sajadah Bangsaku (Pronusantara.com Sastra Puisi 2022).
Perngkaderan yang pernah diikuti salah satunya Taruna Melati III PW IRM Jawa Tengah, Pelatihan Fasilitator PW IRM Jawa Timur, dan Diplomatic Short Course PP Nasyiatul Aisyiyah.
8. Hadiatul Hikmah MH
Lahir di Gresik, 4 Maret 1991. Wanita yang tinggal di Kauman, Sidayu, Gresik ini adalag owner Oleh-Oleh BIA dan founder Sophia.
Pengalaman organisasi di antaranya Ketua Bidang Kemasyarakatan PWNA Jatim, Wakil Ketua Ranting PRNA Kauman, Ketua Bidang Kemasyarakatan PWNA Jatim, Kabid Keilmuwan IMM Tamaddun FAI, LSM kelompok perempun dan Sumber Sumber Kehidupan (KPS2K), Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Gresik, dan Koalisi Perempuan Indonesia.
Dia merupakan alumni Program Studi Agama Islam, dengan keahlian khusus hukum Islam, Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2018.
Ia aktif menulis buku dan menjadi tim penyusun buku tanggap stunting Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur, tim penulis buku Pedoman Keluarga Sakinah Nasyiatul Aisyiyah, dan tim penulis buku Minoritas dalam Pandangan Syariah dan HAM: Narasi Kaum Muda Muslim. Riwayat pengaderan yang pernah diikuti yaitu DANA 1-3.
9. Rifka Fatimatuz Zahro SKM
Wanita kelahiran di Trenggalek, 15 September 1993 ini tinggal di Desa Kerjo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.
Ibu rumah tangga yang aktif di berbagai organisasi ini di antaranya Anggota Departemen Kesehatan PWNA Jatim, Sekretaris PCNA Karangan Kab. Trenggalek, Sekretaris Bidang Perkaderan PW IPM Jawa Timur, Ketua Departemen Kajian dan Analisis Isu Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa FKM Universitas Jember, Sekretaris Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam, dan Ketua Divisi Human Resources Development Universitas Jember Mengajar.
Ia merupakan alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember tahun 2017 dan memiliki beberapa prestasi yaitu Penerima Dana Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat Tahun 2013 dan Bidang Artikel Ilmiah Tahun 2014, Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Pengelolaan Lingkungan Berbasis Teknologi Berkelanjutan Tahun 2015, dan Penerima Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik Tahun 2012-2015.
Karya Ilmiah yang pernah dipublikasikan adalah Training of Pioneer (TOP) Santri: Sebagai Upaya Pembentukan Kader Kesehatan di Lingkungan Pondok Pesantren (PKM-M Tahun 2013), Kusta Screening Empowerment Society: Pemberdayaan Masyarakat untuk Deteksi Dini Kusta dengan Metode Hope Needle (PKM-AI Tahun 2014), Spray Bio-Ta sebagai Produk Optimalisasi Manfaat Limbah Kopi di Kabupaten Jember, Gambaran Pelaksanaan Program Suplementasi Vitamin A pada Bayi, Balita dan Ibu Nifas di Kabupaten Jember, Pengaruh Penambahan Tepung Garut (Maranta arundinacea L) terhadap Indeks Glikemik dan Beban Glikemik Biskuit Kacang Tanah (Arachis hypogaea L).
Riwayat Pengaderan yang pernah diikuti salah satunya Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah DIY Tahun 2017.
10. Zahrotul Janah SKom
Lahir di Banyuwangi, 24 Oktober 1989. Ia tinggal di Siliragung, Banyuwangi. Kini berprofesi sebagai Guru di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung.
Di ortom Muhammadiyah dia pernah menjabat sebagai Ketua PCNA Siliragung Banyuwangi, Ketua Departemen KOMINFO PDNA Banyuwangi, Fasilitator Daerah Eco Bhinneka PPNA – Regional Banyuwangi, Komisariat Engineering IMM UNMUH Jember, Ka.Bid Internal Korkom IMM UNMUH Jember, Kabid IMMAwati PC IMM Jember, dan Sekretaris II Forum Guru Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi.
Alumnus Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jember tahun 2014 ini memiliki beragam prestasi di antaranya Juara 1 Lomba Desain Logo MUSYDA Nasyiah Banyuwangi 2017, Special Award Lomba Inovasi Media Pembelajaran ME Award 2017, Juara 1 Lomba Video Konten Dakwah se Banyuwangi 2019, Terbaik 1 Women Journalist Workshop NA se Jatim 2019, Juara 1 Lomba Vlog Profil Kader Nasyiah (Creator) se JATIM 2020, Konten Kreator Terbaik Kampanye Eco Bhinneka oleh PPNA 2022, Juara 1 Tingkat Nasional Lomba Cover Lagu Nasyiah Berkiprah (kreator) 2022, dan Juara 2 Tingkat Nasional Lomba Cover Lagu Nasyiah Berkiprah (kreator) 2022.
Ia memiliki beberapa karya yang telah dipublikasikan yaitu Library Managemen System, Payment System, PreNA (Aplikasi android untuk kehamilan), QIWORD Game (Game Edukasi Tebak Istilah2 Komputer), Pengukur tinggi badan otomatis dengan Arduino, tebakMU (game edukasi Kemuhammadiyahan), dan Automatic pump hand sanitizer. Sedangkan riwayat perkaderan yang pernah diikuti adalah Training Center Taruna Melati II, Darul Arqam Dasar IMM – di Jember, Darul Arqam Madya IMM – di Yogyakarta, Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah 1-2, dan Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah 1.
11. Daviqa Sukmawati SPsi
Lahir di Sidoarjo, 22 Februari 1988 wanita ini tinggal di Gempol Joyo Gempol Pasuruan. Guru SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini merupakan alumnus Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun 2012.
Di organisasi ia aktif sebagai Ketua PDNA Kabupaten Pasuruan, Ketua PD IPM Kabupaten Pasuruan periode 2009-2011, Ketua PD IPM Kabupaten Pasuruan periode 2011-2013, Anggota MPK PDM Kab Pasuruan periode 2015-2020, Ketua Qabilah HW SMAMDA Sidoarjo, dan DPD KNPI Kabupaten Pasuruan. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Mengenal Lebih Dekat 11 Anggota PWNA Jawa Timur Periode 2022-2026
Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Ketua PWNA Jatim Periode 2022-2026 pidato perdana. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)
Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim; Liputan Kontributor PWMU.CO Waviq Amiqoh.
PCM GKB– Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2022-2026, Desi Ratna Sari SH memberikan sambutan perdana usai terpilih di Hall Sang Pencerah lantai VIII Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Ahad (7/5/23).
Desi Ratna Sari menyampaikan, “Pemimpin itu seperti kota di atas bukit yang bisa menjadi perhatian. Ada yang berkata itu bahaya, itu indah, bahkan ada yang berkata ah biasa. Tapi ketika pemimpin itu berinovasi dan bergotong-royong maka akan tambah cantik sebagaimana kota di atas bukit dengan gemerlap lampu di malam hari.”
Perempuan yang lahir di Jakarta itu dengan haru berkata, “Mungkin Musywil NA kali ini tidak seperti Musywil sebelumnya karena komposisi pada saat ini lebih berwarna beberapa ada yang baru masuk di PWNA Jawa Timur.”
Dia melanjutkan, di sinilah kita menerima ketetapan Allah, amanah yang bukan diminta tapi amanah yang diberikan pada kita semua.
“Dirasa berat menjadi seorang pemimpin, tapi kita yakin janji Allah SWT itu pasti inna ma’al usri yusra, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” ujarnya.
Tanpa dipungkiri, lanjutnya, kita punya banyak pekerjaan rumah (PR) di NA Jawa Timur, termasuk menjalankan amanah Musywil terkait dengan program-program yang telah di susun dalam rapat pleno atau Musywil NA.
Karyawan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan ini mengajak, “Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menjalankan amanah ini.”
Kita tahu perpanjangan periodisasi organisasi pada saat ini pasti akan membawa kesedihan dan nostalgia luar biasa misalkan yang di Pimpinan Ranting NA pasti akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Cabang NA, di PCNA akan melanjutkan di Pimpinan Daerah NA. Di PDNA juga akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Wilayah NA, atau mungkin dari NA akan melanjutkan perjuangan di Aisyiyah.
“Untuk itu mari kita pasang kuda-kuda yang sangat kuat untuk bisa membawa NA jauh lebih baik lagi,” tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan tahun 2010.
Kita tidak bisa sendirian, kita butuh bersama-sama untuk membangun jejaring bersama Ibunda di Aisyiyah dan ayahanda di Muhammadiyah, emerintah setempat atau yang lainnya.
“Semoga kita diberikan kekuatan, kemudahan, kelancaran dan kesehatan bersama keluarga dalam menjalankan amanat di persyarikatan,” doanya. (*)
Sumber berita Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng
Ketua KL Lazismu GKB Gresik Suwono (tengah) saat menyerahkan wakaf tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng (Istimewa/PWMU.CO)
Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Kantor Layanan (KL) Lazismu GKB Gresik, Jawa Timur menyerahkan wakaf uang tunai sebesar Rp 26 juta ke Pondok Pesantren (Ponpes) Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng, Kamis (4/5/2023).
Ketua Kantor Layanan Lazismu GKB Gresik, Jawa Timur Suwono STp MM menjelaskan sebelumnya, pihak Ponpes menyerahkan proposal ke kami, setelah itu kami menindaklanjutinya.
“Alhamdulillah ada donator dari Toko Hasil Gresik yang bersedia dan mewakafkan uang tunai tersebut ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng,” katanya.
Dia menuturkan donasi dari Toko Hasil tersebut ditransfer ke Lazismu GKB, selanjutnya kami meneruskan melakukan transfer ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng pada Selasa (2/5/2023).
“Jadi, Kamis ini (4/5/2023), kami menyerahkan secara simbolis saja. Selain menyerahkan wakaf tunai tersebut, kami juga ingin melihat secara langsung bangunan Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng,” sambungnya.
Selain itu, lanjutnya, kami juga bisa melihat gedung Workshop Kejuruan Teknik Informatika, Balai Latihan Kerja dari Ponpes ini.
Pembangunan Ponpes
Pengasuh Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng Sonif Priadi Lc mengaku sangat bersyukur dengan adanya wakaf tunai dari KL Lazismu GKB Gresik ini.
“Alhamdulilah ini sangat membantu kami tentunya untuk pembangunan pondok ini. Wakaf ini akan kita optimalkan dalam meneruskan pembangunan asrama,” katanya.
Dengan adanya wakaf ini, lanjutnya, tentunya akan kami gunakan sebagai modal untuk pembangunan pondok. Ke depan, harapnya, kami perlu dukungan secara penuh dari warga demi tercapainya Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng secara mandiri.
“Kami akan fokuskan pada pembangunan asrama santri tentunya. Semoga wakaf ini mampu memberikan semangat kami untuk memberikan pelayanan pendidikan pada santri dengan baik,” ungkapnya.
Sekarang, KL Lazismu GKB Gresik membuat layanan Fast and Free Delivery Zakat dan Infak. Kantor Zakat Center Lazismu GKB beralamatkan di Jalan Demak No 7 GKB Gresik, di depan gedung SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Muhammad Taufiq saat menyampaikan materi di acara Istihlal Spemdalas, Selasa (2/5/2023). Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses (Rahmad/PWMU.CO)
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Orang sukses itu karena mengamalkan teologi al-Ashr disampaikan Muhammad Taufiq MPdI dalam acara Istihlal SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Selasa (2/5/2023).
Guru Al-Islam SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) ini menjelaskan dalam surat tersebut kita diingatkan tentang bagaimana mengerjakan kebajikan untuk meraih sukses.
“Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran,” katanya di depan siswa kelas VII-IX di Masjid Taqwa Spemdalas.
Dia memaparkan ketika kita tidak mengerjakan kebajikan atau kebaikan-kebaikan, lanjutnya, maka kita dalam keadaan merugi. Untuk bisa meraih sukses, kuncinya adalah menanamkan keimanan dalam diri dan melakukan usaha dalam meraih cita-cita.
Meraih Kesuksesan
Muhammad Taufiq menyampaikan ada tiga kunci yang bisa dipraktikan siswa Spemdalas dalam meraih kesuksesan yang diinginkan.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa seusai shalat subuh dengan doa yang sangat indah, Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan,” katanya.
Doa itu artinya, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Maka, lanjutnya, ada 3 kunci yang harus dijalankan. Pertama adalah ilmu yang bermanfaat. Kalau ingin sukses, maka bekalnya adalah ilmu. “Kunci kedua dan ketiga adalah rezeki yang baik dan amalan yang diterima.”
Kita harus sering mengevaluasi diri atau instropeksi, jangan-jangan ketika doa kita belum diijabahi Allah SWT karena ada dosa atau amalan-amalan yang belum sesuai dengan ajaran agama.
“Untuk itu, untuk bisa meraih sukses, maka amalan-amalan kita juga harus baik sesuai dengan yang diajarkan Allah. Ketika ini kita lakukan, maka kesuksesan itu bisa menghampiri kita. Maka doa yang diajarkan Rasulullah itu harus dipraktikkan bagi yang mau sukses dunia akhirat,” tekannya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan. Ada Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah (Nur Alfi Syahriyah/PWMU.CO)
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, menggelar upacara menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar, di Lapangan Smamio, Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Selasa (2/5/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD menyampaikan motivasi kepada siswa Smamio.
“Semangat baru dalam diri terus ditumbuhkan. Apalagi di usia-usia produktif seperti kalian. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Segera tinggalkan urusan duniawi,” ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik ini juga menjelaskan Surat al- Jumuah ayat 9-10 tentang menyegerakan shalat dan mengingat Allah.
“Sudah jelas dalam al-Quran Surat al-Jumuah ayat 9 tentang menyegerakan shalat. Meninggalkan urusan duniawi ketika waktu shalat datang. Itu semua akan membuatmu tenang dan tenteram,” jelasnya.
Pada ayat 10, dia melanjutkan, setelah menunaikan shalat dan segala kebaikan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan mencari karunia Allah. Selain itu pada ayat ini dengan selalu mengingat Allah akan menemukan keberuntungan.
“Jadi manusia jangan hanya shalat. Setelahnya harus ada action dan perlu wawasan. Seperti halnya kemarin, siswa Smamio yang diterima melanjutkan kuliah di Kanada. Itu adalah bentuk manusia bertebaran di muka bumi ini untuk mencari karunia Allah dalam bentuk lain (mencari ilmu). Pergilah kemana pun itu, dan jangan takut mencoba,” tambahnya.
Sebagai penutup sambutannya, dr Umar mengajak siswa untuk menepuk pundak teman yang berada di depannya, sambil berkata: “Jadi anak Smamio yang sat-set-wat-wet,” pesannya.
Seluruh siswa mengikuti upacara dengan bersemangat. Seperti diutarakan siswa kelas X E4 Vanya Illona Tifara Anwar. Dia mengaku bangga bisa menjadi petugas upacara.
“Bangga juga bisa menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, karena kali pertama ditugaskan. Meskipun ada upacara sekolah tiap bulan diadakan, tapi pasti vibesnya beda,” ungkapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan
Fony Libriastuti MSi memberikan sambutan pada acara istihlal Spemdalas. Istihlal Spemdalas Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan (Rachmat/PWMU.CO)
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan; Liputan Ain Nurwindasari
PCM GKB – SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur, menggelar istihlal (saling meminta maaf)—atau yang populer dengan istilah halalbihalal—yang diikuti oleh guru dan siswa di Masjid Taqwa Spemdalas Selasa (2/5/2023).
Dalam kesempatan ini Kepala Spemdals Fony Libriastuti MSi, memberikan sambutan dengan mengenakan masker.
“Bagi anak-anak yang batuk pilek, tetap pakai masker ya. Karena ternyata Covid ini belum selesai. Jadi anak-anak yang sakit wajib pakai masker, yang sehat sebaiknya tetap pakai masker untuk mencegah ya,” katanya mengawali sambutan.
Ia lantas mengimbau agar siswa tidak mengejek siswa lain yang memakai masker meski dalam keadaan sehat.
“Jadi kalau ada yang pakai masker jangan diejek ya,” ucapnya.
Fony kemudian mengingatkan terkait momen Syawal untuk dijadikan momen saling memaafkan.
“Anak-anak hari ini pertama kali masuk setelah hari raya Idul Fitri. Di momen ini, Ustadzah Fony mewakili ustadz-ustadzah yang lain menyampaikan taqabbalallahu minnaa wa minkum taqabbal ya kariim. Kalau ada kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak sengaja kami mohon maaf,” ucapnya.
Minta Maaf ke Ortu
Ia juga mengingatkan agar siswa meminta maaf kepada orang tua dan keluarga lainnya dengan adab yang baik.
“Ada yang belum minta maaf ke ayah bundanya? Manfaatkan momen ini sebaik mungkin, sampaikan permintaan maafmu kepada teman-teman dan orang tuamu,” ucapnya.
Berkaitan dengan momen saling memaafkan, Fony menjelaskan ada empat jenis manusia.
“Yang pertama, orang yang gampang marah juga gampang memaafkan, kedua gampang marah sulit memaafkan. Ketiga, orang yang sulit marah sulit memaafkan. Dan keempat sulit marah gampang memaafkan,” jelasnya.
Menurut Fony orang jenis keempatlah yang terbaik, yaitu sulit marah dan gampang memaafkan.
“Ustadzah yakin siswa siswi spemdalas bisa menerapkan menjadi mudah memaafkan dan tidak mudah marah. Dan Rasulullah juga memiliki sifat yang keempat tadi, jadi mudah-mudahan kita bisa meniru sifat Rasulullah,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan