Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda
Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda, liputan kontributor PCM GKB Gresik Anis Shofatun
PCM GKB – Alumni Talkshow mengisi acara Wisuda Angkatan XX SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Ahad (18/6/2023).
Kegiatan yang digelar di Aston Hotel Jl Sumatra No 1-5 Gresik Kota Baru (GKB) Kebomas Gresik ini menghadirkan 5 alumni Spemdalas. Yakni Aditya Yudha Utama SST, dr Amelia Rahmah Kartika, Ristaq Hamida Hanisia MSi, Selma Ayu Desearsa SPsi, dan Adi Amar Haikal Husin.
“Kami menghadirkan 5 alumni beda era yang sukses mengembangkan passion-nya, di Wisuda dan Milad Spemdalas kali ini,” jelas Koordinator Networking Haifa Marta SPd.
Lima alumni ini sengaja dihadirkan untuk memberikan inspirasi kepada 205 wisudawan. Talkshow ini dipandu langsung oleh Master of Ceremony (MC) Hamida SPd.
Setelah memanggil satu persatu untuk naik panggung, Hamida meminta 5 alumni bergantian memperkenalkan diri dan menceritakan pengalaman berharganya selama belajar di Spemdalas.
“Dulu paling asyik kalau main bola sama guru-gurunya, khususnya bola basket guru itulah ya pelatih kami,” kenang Adit yang masuk tim Basket Spemdalas.
“Kami belum punya pelatih khusus seperti yang dimiliki Spemdalas saat ini he..he..,” lanjutnya.
“Nah itu, lapanganya tak seindah sekarang begitupula gedungnya. Dulu ada banyak lapangan, kami begitu asyik bermain bola bersama teman-teman dan guru. Kami hanya berjumlah 56 siswa kala itu sehingga sangat akrab dengan semua guru,” lanjut alumni yang saat ini bekerja di PT Pelindo Surabaya ini.
“Waah ternyata cikal bakal basket sejak awal sudah Ada ya. Bahkan sekarang sudah punya Spemdalas Basketball Academy lho.. Kereen ya,” kata Hamida diikuti tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Pengalaman Berkesan
Pengalaman berkesan juga diceritakan Amelia Rahma Kartika. Alumni ke-7 Spemdalas ini menyampaikan keterampilan menulis yang dia dapatkan menjadi bekal penting baginya di bangku perkuliahan hingga saat ini menempuh pendidikan dokter spesialis.
“Saya dulu pemain teater dan juga terlibat dalam lomba Jurnalis Deteksi Jawa Pos. Keterampilan tulis menulis ini menjadi bekal penting terutama di bangku perkuliahan,” urainya.
“Bahkan hal yang sulit terlupa saat lolos final di Jakarta dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Kami didamping dan bersaing ketat kala itu,” kenangnya.
“Maka untuk adik-adik sekalian terus bekali diri kalian tidak hanya dengan kompetensi akademik tapi juga keterampilan nonakademik lainnya,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Lain halnya dengan Selma Ayu Desearsa. Alumni ke-13 ini dulunya aktif mengembangkan diri dengan terlibat dalam organisasi IPM dan bermain teater. Selma mengaku sejak di Spemdalas sudah muncul passion sebagai seorang entertainment dan juga entrepreneurship.
“Aku sejak SMP itu suka dengan dunia make up dan sudah mulai jualan baju,” jelas Owner Sheriz Beauty yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ini.
Dia juga bersyukur karena diberikan pengalaman tampil didepan melalui teater dan musikalisasi puisi. “Jadi rasa percaya diri itu penting dibangun,” tuturnya menguatkan.
Penghafal al-Quran
Wisuda dengan tema Be Succes with Your Passion ini juga menghadirkan seorang penghafal al-Quran 30 Juz yakni Adi Amar Haikal Husin. Alumni Spemdalas ke-15 ini menceritakan kisahnya menjadi seorang hafidh dan imam tetap sejumlah masjid ini.
“Awalnya cita-cita saya pingin jadi penyanyi, tertarik saat melihat Indonesia Idol,” ucapnya mengawali ceritanya.
“Saat Spemdalas menerima tamu dari Malaysia saya diminta tampil untuk mengaji oleh guru,” katanya.
Pembiasaan tadarus pagi dan setoran tahfidh sudah biasa dilakukan di Spemdalas. Hanya saja dia merasa tidak cukup mengandalkan program dari sekolah. Perlu memiliki kesadaran diri menambah waktu di luar yang diprogramkan sekolah.
“Nah saat mengikuti tes ternyata bacaan saya amburadul hanya iramanya saja yang bagus,” jelasnya.
Hal ini pun dia rasakan berlanjut saat mengikuti tes masuk di SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. Dia juga masih mengalami hal yang sama kemampuan baca al-Qurannya yang masih banyak butuh pembenaran.
“Irama ngajinya sudah bagus, tapi makharijul huruf dan tajwidnya masih kurang pas,” ucapnya menirukan gurunya.
Akhirnya di Smamio dia dilatih terus menerus dengan menambah jam belajar sepulang sekolah pukul 16.00-17.00 Wib dengan didampingi guru Ismuba Siswanto SPdI dan Hudzaifaturahman SPdI.
Selain itu, mahasiswa Tafsir Al-Quran Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya ini juga terus berlatih secara mandiri dengan mendapat support juga dari orangtua. Melalui murattal di YouTube ataupun menyetelnya di mobil maupun rumah.
Di akhir sesi, Adi Amar berpesan kepada seluruh wisudawan dan undangan yang hadir untuk terus berpegang teguh dalamengamalkan shalat dan membaca al-Quran.
“Apapun profesi kita dokter, atlet, guru, mahasiswa, arsitek ataupun yang lainnya jangan pernah tinggalkan shalat dan juga al-Quran,” pesannya.
“Tidak harus dengan menghafalnya tapi merutinkan tadarus dan membacanya setiap hari,” lanjutnya.
Pesan lain disampaikan oleh alumni Spemdalas angkatan ke-7 Ristaq Hamida Hanisia SSi MPd. Lulusan Bioteknologi Institute Teknologi Bandung (ITB) yang juga menjadi guru Biologi Smamio ini berpesan pentingnya kemandirian dalam menjalani hidup.
“Ada kalanya suatu ketika kita hidup dengan tanpa orang lain. Kita melangkah untuk diri sendiri. Maka jangan menunggu perintah untuk menjalankan semua kehidupan ini. Perlahan sadarkan diri untuk memulai dan yakini bahwa kalian bisa,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Kegiatan Alumni Talkshow diakhiri dengan pemberian cindramata oleh Kepala Spemdalas Fony Libriastuty MSi. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Kebahagiaan Orangtua SD Mugeb di Wisuda Ke-23
Kebahagiaan Orangtua SD Mugeb di Wisuda Ke-23, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ilmi Zahrotin Faidzullah Al Hamidy
PCM GKB – Perwakilan Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik Maulidia Tri Anggraeni SE mengungkapkan perasaan haru saat menyampaikan sambutan di Wisuda Angkatan Ke-23, Rabu (21/6/2023).
“Sadarkah kita Bapak Ibu, pulang sekolah, anak-anak kita tidak langsung istirahat? Mungkin di sore hari ada yang mengikuti mengaji sore di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan ada juga yang mengikuti ekstrakulikuler sebagai wadah mengembangkan minat bakat anak-anak,” ujar orangtua siswa kelas VI Merkurius Kenzie Atalah ini.
Dari kegiatan tersebut, lanjutnya, aktivitas anak-anak selepas sekolah sangat bermanfaat. “Di tambah malam hari ada yang mengikuti les tambahan, mungkin terkadang nilainya naik kadang nilainya turun, tetapi ya begitulah indahnya perjuangan mereka.
Dia lantas mengenang momen-momen indah bagi orangtua dalam mendampingi anak-anaknya. “Bapak ibu di rumah juga ikut mendampingi anak-anak tercinta, terkadang sabar dan terkadang juga capek,” katanya.
Ada yang habis pulang kerja, ada yang kurang sabar dan telaten, contohnya seperti saya sendiri, saya pun harus berusaha dan tetap belajar untuk lebih sabar lagi.
Garis Finish
Maulidia Tri Anggraeni menyampaikan orangtua di garis finish untuk mempersiapkan perjuangan berikutnya yang lebih tinggi. Bagi orangtua, itu sebuah kesempurnaan dalam pendidikan untuk anak-anaknya sebagai bekal melanjutkan perjuangannya yang lebih besar.
Wanita berpenampilan anggun yang mengenakan setelan merah muda itu mengatakan, mungkin sebagian ada yang melanjutkan di SMP dan ada juga yang melanjutkan di pondok. Dia yakin, apapun pilihannya InshaAllah menjadi pilihan yang terbaik.
“Tentu hal tersebut tak lepas dari perjuangan orangtua yang sangat luar biasa terutama ustadz dan ustadzah SD Mugeb yang begitu totalitas memberikan pendidikan kepada anak-anak kami,” tuturnya.
Dia juga mengungkap rasa bangga kepada SD Mugeb. Dia tidak yakin ucapan terima kasih ini cukup untuk menggambarkan betapa bahagianya mereka sebagai wali siswa. Namun hanya kalimat tersebut yang beliau anggap paling berharga untuk mewakili perasaan bangga orangtua.
Ucapan terima kasih pun diungkapkan dalam sambutannya. “Terima kasih ustadz dan ustadzah yang telah sabar dan sangat telaten mendidik, semoga semua diberikan kesehatan, panjang umur, serta ilmu yang bermanfaat karena ustadz dan ustadzah adalah guru terbaik bagi anak-anak kami,” katanya.
Pendidikan Karakter
Maulidia Tri Anggraeni mengungkapkan terima kasih kepada SD Mugeb yang telah menanamkan pendidikan serta akhlak yang baik untuk anak-anak, mereka bukan hanya penerus orangtua, namun mereka juga penerus generasi bangsa.
“Semoga anak-anak kita dapat menggapai cita-cita tertinggi mereka, membanggakan orangtua beserta SD Mugeb,” harapnya.
Selain itu, mewakili orangtua, dia memohon maaf kepada ustadz dan ustadzah atas perilaku dan tutur kata yang kurang berkenan selama berada di SD Mugeb. Dia juga izin pamit serta memohon doa terbaik untuk putra putri mereka.
“SD Mugeb tidak hanya membentuk siswa yang ambisius dengan nilai akal tetapi dapat membentuk siswa siswa yang cerdas, berbudi dan memiliki mental yang kuat,” jelasnya.
Dia juga mendoakan, semoga SD Mugeb semakin maju, ramah anak, berkembang dengan berjuta prestasi serta terus menjadi sekolah inspiratif, favorit, serta sekolah terbaik tingkat nasional maupun tingkat internasional.
Dalam akhir sambutannya, Maulidia menutup dengan sebait pantun. “Jangan lupa ditambahi cakep ya bapak ibu,” ajaknya sebelum menyampaikan pantun.
Pak Somat jualan es puter
Es puternya ada di dalam kuali,
Selamat tinggal almamater,
SD Mugeb tetap di hati. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Spemdalas Adalah Rumah Kedua Anak Kami
Spemdalas Adalah Rumah Kedua Anak Kami, liputan kontributor PCM GKB Gresik Fitri Wulandari
PCM GKB – Spemdalas adalah rumah kedua bagi putra-putri kami disampaikan orangtua siswa kelas IX Prananda Ahyan Yunansyah, Nanik Ernaini SE saat Wisuda SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Ahad (18/6/2023).
Di Wisuda XX yang diselenggarakan di Ballroom Aston Inn Jalan Jawa No 1-5 GKB Gresik ini, dia menyampaikan di Spemdalas, anak-anak kami diajarkan tidak hanya penguasaan pengetahuan, namun juga pendidikan karakter terbaik sebagai bekal hidupnya nanti.
“Pendidikan karakter yang diberikan Spemdalas kepada putra-putri kami sangat berguna untuk menjalani proses pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat nanti. Pendidikan karakter ini juga yang bisa dijadikan sebagai arahan dalam menjalani studinya kelak,” jelasnya.
Dia menuturkan, mewakili wali siswa wisudawan Spemdalas, kami mohon doa terbaik dari guru bagi kesuksesan wisudawan yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi
Semoga, harapnya, di jenjang pendidikan selanjutnya anak-anak kami diberikan Allah SWT kemudahan dan kelancaran dalam menapaki jalan menuju masa depan dengan baik. “Putra-putri kami dapat mencapai cita-cita yang diimpikan dan yang diinginkan,” ungkapnya.
Di acara ini, dia juga berpesan pada 205 wisudawan, pembiasaan karakter yang berfokus pada shalat tepat waktu, murajaah al-Quran, kejujuran, kedisiplinan, kemandirian, dan saling menghargai harus selalu tercermin dalam pribadi kalian semua.
“Nilai karakter tersebut harus dipegang dijalankan dalam kehidupan keseharian,” ungkapnya.
Ucapan Terima Kasih
Nanik Ernaini menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya masa studi bagi wisudawan angkatan XX Spemdalas. “Selamat dan sukses tak lupa disampaikan untuk 205 wisudawan-wisudawati yang hari ini akan dikukuhkan hari ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga memberikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Kepala Sekolah dan seluruh pengajar Spemdalas atas pelayanan pendidikan terbaik yang didapatkan anak-anak kami selama 3 tahun masa studinya.
“Semoga Allah SWT memberikan pahala dan surga kepada ustadz-ustadzah,” doanya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Ibarat Secangkir Kopi, Siswa Spemdalas Selalu Memberikan Semangat
Ibarat Secangkir Kopi, Siswa Spemdalas Selalu Memberikan Semangat, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Ibarat secangkir kopi, siswa Spemdalas selalu memberikan semangat. Hal itu disampaikan Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur Fony Libriastuty MSi di Wisuda Angkatan XX, Ahad (18/6/23).
Dalam acara yang digelar di Ballroom Aston Inn Gresik Jalan Jawa No 1-5 GKB Gresik ini, dia menyampaikan siswa Spemdalas selalu di hati, bisa bikin mata melek terus, dan dibutuhkan setiap hari.
“Maka dari itu, siswa Spemdalas saya ibaratkan dengan secangkir kopi,” katanya disambut tepuk tangan wisudawan.
Dia menekankan, kehadiran siswa selalu memberikan semangat bagi guru Spemdalas ketika menjalani dalam proses pembelajaran. “Kalian adalah anak-anak yang membersamai guru Spemdalas sehingga guru menjadi semangat menjalani proses pembelajaran sehari-harinya,” ungkapnya.
Tetap Rendah Hati
Fony Libriastuty menjelaskan, ketika nanti anak-anak jadi anak sukses, tetaplah rendah hati. “Karena karakter itu yang akan membimbing kalian jadi sosok yang tidak terlupakan dan selalu menginspirasi bagi teman-teman kalian,” pesannya.
Dengan rendah hati, lanjutnya, kesuksesan di bidang akademik maupun pengembangan diri akan selalu diingat, dikenang, dan bisa menginspirasi banyak orang.
“Teruslah menjadi anak yang rendah hati meskipun kalian menjulang tinggi. Ketika kalian semua sudah berada di puncak kesuksesan, rendah hari itu kunci utama yang harus dipegang teguh bagi anak-anakku semua, khususnya wisudawan Spemdalas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan terima kasih pada wali siswa yang putra-putrinya diwisuda hari ini.
“Terima kasih karena telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan selama tiga tahun di Spemdalas. Semoga anak-anak kita menjadi shaleh shalehan dan cerdas dapat terwujudkan sesuai dengan apa yang diharapkan kita semua,” ucapnya.
Sebelum menutup sambutannya, dia menyampaikan sebanyak 205 siswa yang mengikuti wisuda, yang terdiri dari lima kelas regular dan dua kelas International Class Program (ICP).
“Tahun pelajaran 2023-2024, kami akan menerima sembilan kelas yang terdiri dari enam reguler, dua ICP, dan satu kelas digital. Dengan dibukanya kelas baru di Spemdalas semoga bisa membangkitkan passion anak dan membangkitkan semangat belajar bagi siswa,” harapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Momen Haru Wisudawan Smamio Beri Kejutan untuk Orang Tua
Momen Haru Wisudawan Smamio Beri Kejutan untuk Orang Tua. Liputan Yuniarti Alita, Kontributor PCM GKB Gresik
PCM GKB – Wisuda Ke-5 SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik yang berlangsung pada Kamis, (1/6/2023) diiringi momen haru.
Hal ini karena para wisudawan-wisudawati SMA Muhammadiyah 10 GKB memberikan kejutan kepada para wali wisudawan atau orang tua yang turut hadir dalam acara.
Setelah berbagai rangkaian kegiatan dilalui dengan khidmat, tibalah saat para wisudawan memberikan kejutan yang telah disiapkan secara maksimal.
Seluruh wisudawan yang berjumlah 125 siswa-siswi ini, melantunkan Quran Surat Ar-Rohman dengan menghadap orang tua mereka yang duduk di kursi wali siswa.
Momen haru mulai menyelimuti ruangan, para orang tua pun tidak terasa meneteskan air mata. Beberapa ada yang mengabadikan momen tersebut dengan memvideo dan memfoto.
Lantunan ayat suci yang dibacakan para siswa mulai melambat lalu berhenti. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Dwinta Lajjarotus Rahmah, siswi kelas XII MIA 2.
Saat ia membaca puisi, para siswa berjalan menuju tempat duduk orang tua dengan membawa surat yang terlampir rapi di dalam sebuah binder. Surat yang dibuat oleh siswa-siswi ini, secara khusus mereka persembahkan untuk orang tua.
Semua Menangis Terharu
Melihat pemandangan ini, hampir seluruh hadirin di Ballroom Hotel Aston Inn Hall pun menangis. Baik tamu undangan, panitia maupun para wali siswa, semua berderai air mata.
Seluruh siswa meminta maaf dan memohon restu secara langsung kepada ayah dan bunda yang hadir, disertai sepucuk surat ucapan yang mereka buat dari lubuk hati yang penuh rasa cinta dan kasih. Hal ini menambah kesan khidmat serta haru.
Para orang tua pun menangis, melihat anak-anak yang mereka cintai dari kecil kini tumbuh remaja hingga telah diwisuda SMA.
Melalui kejutan ini, diharapkan adanya kedekatan dari orang tua dan siswa dengan al-Qur’an, di manapun dan kapanpun berada. Melalui surat yang dibuat oleh siswa kepada orang tua, diharapkan mereka juga bisa saling lebih dekat serta mampu menyampaikan isi hati secara baik dan bijaksana.
Sementara filosofi mengapa wisudawan berjalan membawa surat kepada wali siswa. Yaitu karena sampai kapanpun dan bagaimanapun keadaan seorang anak, anak akan tetap membutuhkan orang tua.
Restu, doa dan senyuman orang tua melihat anak-anaknya sukses tentunya dapat menjadi obat tersendiri. Maka, ingat selalu untuk terus patuh, hormat dan sayangi orang tua. (*)
Co-Editor Nely Izzatul Editor Mohammad Nurfatoni
Pesan Ketua Ikatan Alumni untuk Wisudawan Smamio
Pesan Ketua Ikatan Alumni untuk Wisudawan Smamio. Liputan Alif Alfiyah, Kontributor PCM GKB Gresik
PCM GKB – Ketua Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah 10 (Ika Smamio) Marisa Adila Putri hadir pada Wisuda Ke-5 SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Kamis (1/6/2023).
Ia merupakan alumnus angkatan pertama Smamio yang saat ini melanjutkan pendidikan di Universitas Airlangga Surabaya Jawa Timur.
Mengawali sambutan, Marisa mengaku senang sekali bisa hadir di sini dan mewakili Ikatan Alumni Smamio yang Alhamdulillah sudah diresmikan pada 10 Maret 2023.
Di hadapan wisuawan-wisudawati, Marisa menyampaikan harapan, agar alumni Smamio dapat terus berperan aktif, berkontribusi dan mendukung berbagai kegiatan Smamio, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
“Meskipun kita sudah tidak bersekolah lagi di Smamio, tapi kita harus tetap bisa ikut andil dalam berbagai kegiatan di Smamio maupun di luar yang melibatkan alumni,” katanya.
Alumnus angkatan pertama yang sekarang melanjutkan pendidikan di Universitas Airlangga lewat golden ticket ini juga berpesan, agar para wisudawan mempunyai semangat untuk terus mencoba tanpa takut gagal.
“Pesan saya untuk temen-temen semua, jangan pernah takut gagal. Kalaupun gagal, coba lagi sampai benar-benar tercapai impian kalian,” tandasnya.
Dia juga mengingatkan, agar para wisudawan tidak pernah kehilangan harapan.
“Ndak perlu takut akan masa lalu, kalian boleh gagal mencapai tujuan kalian di masa lalu, tapi kalian masih punya harapan untuk mencari dan mencapai tujuan baru,” tambahnya.
Wisuda Angkatan Ke-5 Smamio ini digelar di Aston Inn Gresik. Sebanyak 125 wisudawan secara resmi dilepas melalui proses yang khidmat. (*)
Co-Editor Nely Izzatul Editor Mohammad Nurfatoni
Hafidh Hafidhah Smamio Dapat Penghargaan
Hafidh Hafidhah Smamio Dapat Penghargaan , liputan kontributor PCM GKB Gresik Novania Wulandari
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur menggelar Awarding Hafidh Hafidhah di Cordoba Convention Hall, Senin (19/6/2023).
Koordinator Tahfidh Smamio Hudzaifaturrahman SThI menjelaskan kegiatan ini dikhususkan untuk siswa dengan tingkat hafalan excellent.
“Sebelumnya, ujian tahfidh dilaksanakan pada 19 Mei lalu dengan penguji dari Tajdid Center Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur,” ujarnya.
Dia memaparkan 20 siswa ini merupakan siswa dengan tingkat hafalan excellent, yang artinya siswa ini lebih baik dari segi bacaan, kelancaran, dan irama dari siswa tahfidh regular.
Dengan prestasi ini, lanjutnya, mereka dianggap mampu mengikuti ujian yang kita sebut dengan i dengan penguji dari Tajdid Center PWM Jawa Timur dengan perolehan dari 1 hingga 4 juz.
“Alhamdulillah bisa tuntas dengan baik,” papar guru Al-Islam Kemuhammadiyahan ini.
Ikhtibar Tahfidh
Wakil Kepala bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter (PPK) Smamio Sa’roni MPd menyampaikan, setelah ikhtibar tahfidh tersebut dilaksanakan, hari ini sekolah memberikan apresiasi untuk siswa yang telah berhasil menyelesaikan hafalan dalam beberapa juz.
“Meskipun ini baru tahun pertama diseenggarakan Awarding Hafidh Hafidhah seperti ini, harapannya acara ini dilaksanakan tiap tahun atau pun tiap semester,” katanya.
Dia menuturkan nanti untuk siswa kelas X termasuk kelas XI yang akan naik ke kelas XII diharapkan untuk terus menambah semangat hafalan dan kecintaannya terhadap al-Quran.
“Apresiasi ini bisa menumbuhkan semangat siswa Smamio yang lain melihat banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang menawarkan beasiswa, bahkan menjadi salah satu jalur masuk bagi siswa yang memiliki hafalan al-Quran,” jelasnya.
Ke depannya, harapnya, semoga Smamio bisa melahirkan lebih banyak lagi generasi cinta al-Quran. Berikut nama siswa yang mendapatkan penghargaan tahfidh.
Perolehan hafalan juz 30
- Ahmad Syauqil Al Hasan
- Faris Naja
- Fidela Rafa
- Muhammad Arfa Ubaidillah
- Najwan Kasyfi Al Akbar
Perolehan hafalan juz 29 dan 30
- Bintang Adelaysa
- Leila Nuraini
- Mardlotillah Sobrona Darojatan
- Nuzula Zuhaira Faza
- Anaqah Zaskia Aliyyah Frandeva
- Nailah Amanatuz Zahrah
- Qonita Dina Ulya
- Verlita Vadlina Fadlan
- Dara Syakira Pramudhira
Perolehan juz 30 dan 1
- Tsautsigh Nabilatuz Zahra
Perolehan hafalan juz 30, 29, dan 28
- Aqila Fayruz Zaim
Perolehan hafalan juz 30, 29, dan 1 ada 3
- Erly Amai Sagarmatha
- Adelia Putri Nabila
- Muhammad Hilmy Alhakim
Perolehan hafalan juz 30, 29, 28 dan 27
- Dzaky Ahmad Al Baihaqi
Selamat! (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Pembiasaan Emas Kunci Meraih Sukses Dunia Akhirat
Pembiasaan Emas Kunci Meraih Sukses Dunia Akhirat, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ria Rizaniyah
PCM GKB – Pendidikan karakter harus tetap dijaga sampai kapan pun dan di mana pun sebagai kunci kesuksesan disampaikan Ir Sugeng MM, Ahad (18/6/2023).
Dalam acara Wisuda Angkatan XX SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik di Ballroom Hotel Aston INN Gresik, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB ini mengungkapkan pendidikan karakter yang telah diberikan guru selama tiga tahun harus terus dijaga.
“Jangan lupa juga shalat lima waktu. Mudah-mudahan kita semua di majelis ini mendapat ridla dari Allah,” dia mengingatnya 205 wisudawan.
Dia menuturkan, pagi ini kita disaksikan oleh audien untuk melihat wisudawan yang telah menyelesaikan studinya di Spemdalas.
“Tadi kalian sudah mengucapkan janji wisuda dan diiringi doa orangtua semua bahwa kalian berjanji dan beriktikad menjadi hamba yang sukses dan berjuang untuk sukses,” ujarnya.
Pendidikan karakter adalah pembiasaan emas, tolong ini harus dijaga untuk tetap dilaksanakan. Mulai dari shalat 5 waktu, syukur, shalat tahajud. “Kalau ingin sukses dengan cita-cita setinggi langit tidak bisa dicapai tanpa shalat, tanpa rendah hati, dan tanpa doa,” jelasnya.
Dia menyampaikan, tetaplah rendah hati dan berbuat kebaikan, menjadi hamba hamba yang muhsin. “Berjanjilah kebiasaan serta karakter baik di rumah jangan ditinggalkan. Semua itu menjadi kunci sukses di manapun dan kapanpun,” imbaunya.
Mencerdaskan Bangsa
Di acara wisuda ini, Sugeng juga mengucapkan 2 hal. Pertama terima kasih pada bapak ibu wali siswa yang telah menitipkan anaknya. Kedua, selamat Milad ke-22 untuk Spemdalas. “Ke depannya, mudah-mudahan Spemdalas lebih eksis lagi,” ucapnya.
Dalam Milad Spemdalas ini, dia terkenang 13 tahun lalu saat menjadi wali siswa. Putrinya menjadi angkatan 5, 7, dan 9. Alhamdulillah dengan karakter yang ditanamkan ustadz ustadzah Spemdalas masih terbawa sampai sekarang.
Mereka sekarang sudah menyelesaikan studi S2-nya. Yang pertama lulusan kedokteran dan sekarang di Kementerian Pertanian, kedua lulusan arsitektur, dan ketiga lulusan biologi.
“Untuk Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan ustad ustadzah Spemdalas kami mengucapkan terima kasih atas jasa-jasanya, semoga menjadi amal shaleh untuk bapak ibu. Teruslah mencerdaskan bangsa dan mencerahkan semesta,” pesannya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Kesan Warga Negara Jordania pada Jamaah Masjid Taqwa Spemdalas
Kesan Warga Jordania pada Jamaah Masjid Taqwa Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Tugas Issam Hussein Al-Jundy sebagai Technical Supervisor di Perusahaan Petro Jordan Abadi berakhir, Selasa (6/6/2023) dan harus kembali ke Jordania, Rabu (7/6/2023).
Issam, sapaan akrabnya, sudah tinggal selama 1,5 tahun di Gresik, tepatnya di Komplek Jawa Asri Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik.
Sebelum pulang ke negaranya, dia didaulat menjadi imam shalat Subuh di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik.
Setelah menuaikan shalat berjamaah, dalam testimoninya, dia merasa sangat senang dan bahagia selama tinggal di Indonesia, khususnya GKB karena keramahan dan persaudaraan yang dirasakan sangat baik sekali.
”Saya tidak merasa sebagai WNA selama di Gresik, karena ramahnya warga dan masyarakat di sini sehingga selalu disapa dan diajak ngobrol orang-orang yang ditemuinya,” ujarnya di hadapan jamaah, Selasa (6/6/2023).
Hal inilah, lanjutnya, yang membuat nyaman dan tidak merasa menjadi orang asing walaupun berada dan tinggal di negara lain.
Dia menyampaikan inilah keutamaan umat Islam, semua umat muslim di manapun akan menjadi saudara tanpa memandang status sosialnya. Hanya dengan iman kepada Allah SWT yang menjadikan umat Islam sebagai saudara di manapun, sehingga mempunyai ikatan yang erat dihati setiap muslim.
Sejak awal tahun 2022, dia sempat berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya menetap di rumah kontrakan yang berada di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Beberapa dia kali tinggal di hotel dan berusah mencari masjid untuk ibadah. Akhirnya dia merasa nyaman, menemukan kecocokan di Masjid Taqwa Spemdalas.
Jamaah Ramah
Issam menyampaikan Masjid Taqwa nyaman, jamaahnya ramah, serta bacaan imam shalat yang bagus.
Inilah yang menjadi pertimbangan, dia mencari tempat tinggal yang lebih dekat dengan Masjid Taqwa GKB. Atas bantuan jamaah masjid, dia mendapatkan rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi masjid.
Selama tinggal di Gresik, Issam rutin melakukan shalat jamaah di masjid, bahkan juga ikut berbaur apabila jamaah ada kegiatan. Seperti ramah tamah setiap Ahad pagi sehabis shalat subuh.
Dia juga tidak segan-segan untuk ikut menikmati menu-menu khas Indonesia, seperti nasi pecel, soto, maupun kue-kue. Bahkan beberakali dia juga membuat masakan khas Arab dan dibawa ke masjid untuk dinikmati bersama-sama dengan jamaah.
Issam menyampaikan terima kasih kepada semua jamaah di Masjid Taqwa atas persaudaraan dan keramahan, sehingga merasa di rumah sendiri. Dia juga mendoakan kepada semua jamaah semoga senantiasa sehat dan istiqomah dalam Islam sehingga akan dipertemukan dalam surga Allah di akhirat nanti. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB Gresik Sebar Semangat Realisasikan Amanah Musycab
PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) Gresik Jawa Timur sosialisasi kebijakan strategis sebagai wujud upaya percepatan pengembangan di SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Sabtu (27/5/2023). Setelah menggelar…