Membirukan Kembali Dakwah Muhammadiyah
Pradana Boy ZTF MA PhD mengkaji Revitalisasi dan Transformasi Dakwah Muhammadiyah dalam Pengajian Ramadhan 1444 H oleh Mugeb Islamic Center (MIC) Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, Jumat (31/3/2023) (Ichwan Arif/PWMU.CO)
Membirukan Kembali Dakwah Muhammadiyah, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Fatma Hajar Islamiyah
PCM GKB – Pradana Boy ZTF MA PhD mengkaji Revitalisasi dan Transformasi Dakwah Muhammadiyah dalam Pengajian Ramadhan 1444 H oleh Mugeb Islamic Center (MIC) Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, Jumat (31/3/2023).
Dia menjelaskan revitalisasi hadir untuk membirukan kembali. Jika kaitannya dakwah, maka membirukan kembali dakwah Muhammadiyah.
“Sedangkan transformasi dalam pemakamannya disandingkan dengan reformasi. Transformasi ini merupakan perubahan yang bertahap dan berkelanjutan sampai pada tahapan puncak.”
Revitalisasi dan transformasi lahir karena adanya perubahan yang terjadi. Dan perubahan memiliki pengaruh terhadap ragam persepsi yang muncul di tengah masyarakat.
Ragam Persepsi
Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menceritakan tentang pengalaman mendapati ragam persepsi masyarakat terkait pemahamannya tentang Muhammadiyah.
Pertama, penafsiran tentang Pimpinan Daerah Muhammadiyah atau disingkat PDM. “Suatu ketika saya naik becak, dan menyampaikan minta diantar ke Kantor PDM. Dengan semangat, tukang becak langsung berangkat tanpa banyak bertanya,” ceritanya.
Batinnya akan tepat diantarkan ke kantor PDM. Ternyata diantarkan ke Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Pradana Boy kemudian mengulas hikmah, ada hal penting yang perlu dievaluasi tentang eksistensi Muhammadiyah di masyarakat.
“Jangan sampai Muhammadiyah hanya eksis di kalangan kita, oleh sebab itu dakwah harus diperluas dengan beragam metode,” tegasnya.
Kedua, pemahaman tentang Muhammadiyah dan organisasi lain. Dalam budaya Melayu mengaji harus ada sanadnya.
Saat menjalani studi di Malaysia, dia kerap menjemput anaknya dan menunggu sambil belajar al-Quran. Lalu didatangi seseorang dan bertanya dipertanyakan tentang sanadnya dalam mempelajari al-Quran.
Kepala Pusat Studi Islam dan Filsafat UMM itu kemudian mengorelasikan tentang strategi dakwah yang menyeluruh. Sehingga informasi tentang gerakan Muhammadiyah dapat tersampaikan secara komprehensif dan tidak menimbulkan kerancuan.
Dari kedua kisah tersebut mewakili rapat persepsi masyarakat tentang Muhammadiyah. Sehingga kesemuanya memerlukan solusi dakwah yang transformatif, bertahap dan konsisten.
Dakwah Transformatif
Ketua Bidang Riset Inovasi dan Publikasi Tabligh Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu memberikan gambaran konkret tentang dakwah transformatif.
“Muhammadiyah itu memiliki banyak perguruan tinggi, dan mahasiswanya berasal dari latar belakang yang heterogen. Kondisi tersebut memerlukan strategi dakwah khusus yang harus dilakukan,” ungkapnya.
Dakwah transformatif dilakukan agar tepat dan bermakna bagi sasaran. Sebagaimana yang diterapkan UMM tentang kebijakan mengenakan hijab. Pertama, mahasiswi tidak wajib berjilbab. Kedua, di bulan Ramadhan mahasiswi wajib berjilbab.
Dia mengulas tentang kebijakan tersebut bahwa kebijakan kontroversi itu banyak ditentang tetapi mengandung hikmah. Dengan kebijakan pertama, menunjukkan dakwah bagi semua kalangan. Dan kebijakan kedua memberikan wadah bagi siapa saja yang belajar di sana untuk belajar berhijab bagi yang belum.
Kebijakan tersebut merupakan salah satu strategi dakwah untuk kalangan luas. Karena jumlah mahasiswi tidak sedikit, dan untuk melakukan penyamaan persepsi butuh modal awal saling percaya. Sehingga kebijakan pertama dan kedua menjadi strategi yang tidak dapat dipisahkan.
Dakwah Muhammadiyah
Dosen kelahiran Mencorak, Brondong, Lamongan itu menyebutkan tiga konteks kelahiran konsep dakwah Muhammadiyah. Pertama, dari tradisionalisme Islam menuju ijtihad dan rasionalisasi.
Jika ajaran Islam sesuai dengan hukum adat maka boleh diterapkan. Hal tersebut direspon Muhammadiyah dengan transformasi dakwah yang didasari ijtihad dan rasionalisasi.
Kedua, jawaisme menuju tajdid dan rasionalisasi. Hampir sama dengan konteks kelahiran yang pertama bahwa korelasi agama dengan budaya pedalaman memiliki kekuatan tersendiri untuk mempengaruhi masyarakat.
“Muhammadiyah hadir dengan strategi dakwah dengan pembaharuan atau tajdid dan rasionalisasi beragama.”
Ketiga, modernisasi kolonial menuju gerakan sosial. Fase ini terus berjalan hingga kini, tentang modernisasi kolonial. Sehingga Muhammadiyah hadir dengan gerakan dakwah sosial melalui berbagai amal usahanya.
Misi dan Etika Gerakan Dakwah
Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PWM Jawa Timur itu menjelaskan tentang misi gerakan dakwah Muhammadiyah.
“Misi tersebut adalah pemberdayaan kaum pinggiran, menyatukan umat Islam, memberdayakan kaum perempuan, memelihara dan mengembangkan akal manusia,” ujarnya.
Misi tersebut memiliki aksi yang bervariasi yang disesuaikan dengan ruang lingkup dakwah sehingga meminimalisir culture resisten atau penolakan kultural sebagaimana yang pernah terjadi di awal dakwah Muhammadiyah.
“Hal tersebut dilakukan dengan etika gerakan yang dipegang oleh Muhammadiyah,” kata dia
Etika gerakan dakwah Muhammadiyah antara lain sukarela untuk kemanusiaan, kebersamaan, profesional tanpa pamrih, etika welas asih, etika kebudayaan, etika guru-murid, etika kenabian, dan etika al-Ma’un.
“Revitalisasi dan transformasi dakwah Muhammadiyah harus terus digerakkan sehingga akan meluas dakwah ideologis Muhammadiyah di manapun berada,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Membirukan Kembali Dakwah Muhammadiyah
Pengajian Ramadhan Sarana Pemahaman dan Pengamalan Islam
Sambutan dr Umar Nur Rachman SpPD dalam Pengajian Ramadhan 1444. Pengajian Ramadhan Sarana Pemahaman dan Pengamalan Islam(Ichwan Arif/PWMU.CO)
Pengajian Ramadhan Sarana Pemahaman dan Pengamalan Islam, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Ririn Masfaridah
PCM GKB– Mugeb Islamic Center (MIC) Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan Pengajian Ramadhan, Jumat-Sabtu (31/3-1/4/23).
Dalam sambutannya, Ketua PCM GKB periode 2015-2022 Muhammad Jufri BE Sos menyampaikan dalam menjalani bulan Ramadhan ini hendaknya dengan penuh semangat dalam mempersiapkan bekal akhirat.
“Alhamdulillah kita berada di lingkungan Muhammadiyah GKB, lingkungan yang menebar semangat dalam berbuat kebajikan, salah satunya adalah kegiatan Pengajian Ramadhan” katanya.
Dalam Pengajian Ramadhan ini, lanjutnya, marilah kita terus semangat dalam mempersiapkan bekal akhirat. Dia juga menyampaikan syukur dan harapan kepada Ketua PCM terpilih dr Umar Nur Rachman SpPD dalam memajukan PCM GKB Gresik untuk lebih baik lagi.
“Alhamdulillah, saya sebagai sesepuh di PCM GKB bersyukur diteruskan semangatnya oleh yang usianya jauh lebih muda. Insyaallah PCM GKB semakin maju dan menjadi teladan untuk lainnya,” harapnya.
Membawa Keberkahan
Dalam sambutannya, Ketua PCM GKB Gresik periode 2022-2027 dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan terima kasih pada panitia penyelenggara Pengajian Ramadhan 1444.
“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Pengajian Ramadhan di majelis ini yang insyaallah senantiasa membawa keberkahan untuk semua,” katanya.
Baginya kegiatan pengajian selama dua hari ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap ajaran Islam.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas harapan yang telah diberikan padanya untuk membawa PCM GKB ke arah yang lebih baik lagi.
“Untuk amanah yang telah diberikan, kami mohon kerjasama baik dari pengurus lama dan seluruh rekan di Muhammadiyah GKB untuk bersama-sama dalam memajukan Muhammadiyah sebagai bentuk dakwah kita semua,” tegasnya.
Kegiatan Pengajian Ramadhan ini dilaksanakan di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah GKB Gresik dengan diikuti seluruh guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah GKB (Mugeb Schools) serta sekolah mitra GKB Gresik. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Pengajian Ramadhan Sarana Pemahaman dan Pengamalan Islam
Wakil Ketua PDM Gresik Tanggapi Terpilihnya Ketua Baru PCM GKB
Wakil Ketua PDM Gresik Tanggapi Terpilihnya Ketua Baru PCM GKB, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB– Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Dr Syamsul Sodiq MPd menutup Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik, Ahad (19/3/2023).
Dalam acara yang diselenggarakan di Cordoba Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik ini wakil ketua yang membawai Majelis Pengkaderan serta Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi (MPID) ini menjelaskan bahwa kita sekarang sama-sama diuji.
“Saya adalah pendatang baru di PDM saatnya diuji di daerah dan Ketua PCM GKB dr Umar Nur Rachman SpPD terpilih diuji di cabang,” ujar lulusan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.
Dia memaparkan apakah kita bisa menjalankan amanah secara baik-baiknya. Mari, ajaknya, kita bersama-sama bersinergi antara PCM dan PDM dalam mencoba memuliah agama Islam di muka bumi ini.
Cabang yang Istimewa
Syamsul Sodiq menjelaskan PCM GKB Gresik ini adalah cabang yang istimewa di Gresik. Dalam waktu relatif masih muda bisa menghasilkan amal usaha Muhamamdiyah (AUM) yang luar biasa.
“Semoga kepengurusan yang baru nanti semangatnya bertambah dan bisa lebih berkembang. Kami di Daerah bersama-sama mendampingi. PCM dan PCA GKB Gresik harus kompak sehingga bisa maju bersama,” katanya.
Kekompakan inilah, lanjutnya, yang akan bisa menjadi contoh bagi PCM-PCM di Gresik untuk bisa menjadi cabang yang berkemajuan. “Ini yang harus ditularkan ke cabang-cabang di Gresik,” tambah Anggota Masyarakat Linguistik Indonesia ini.
Dia menyampaikan Wakil Ketua PWM Jatim Dr Moh Sulthon Amien MM pernah mengatakan mengurus Muhamamdiyah kalau kita serius banyak hal yang belum terurus, tapi kalau kita mau santai, ya sudah, semua seolah-seolah berjalan begitu saja.
“Ini yang menjadi catatan kami di PDM Gresik dan tentunya di PCM-PCM yang lainnya. Semangat kita bersama adalah bagaimana kita menjalin sinergitas demi kemajuan Muhammadiyah, khususnya di Gresik ini,” pesan Pengurus Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Jawa Timur ini. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber Berita Wakil Ketua PDM Gresik Tanggapi Terpilihnya Ketua Baru PCM GKB
Profil Singkat Anggota PCM GKB Gresik Hasil Musycab Ke-5
Profil Singkat Anggota PCM GKB Gresik Hasil Musycab Ke-5, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah GKB Gresik, Jawa Timur secara resmi menetapkan dr Umar Nur Rahman sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Ahad (19/3/2023).
Berikut profil 9 anggota PCM GKB Gresik terpilih hasil Musycab Ke-5 Muhammadiyah.
Lahir di Surakarta, 8 November 1967 dan tinggal di Jl Sulawesi 1/7 no 3 Gresik. Riwayat pendidikan: Spesialis Penyakit Dalam, Unair (2005), Kedokteran, UGM (1993), SMA Negeri 3 Surakarta (1986), MP Negeri 1 Surakarta (1983), dan SD Negeri Gading Surakarta (1980).
Riwayat pekerjaan: Ketua Komite, RS Semen Gresik (2020-Sekarang), Ketua Komite Medi, RS Semen Gresik (2007-2020), Program Pendidikan Dokter Spesialis, RS Dr Sutomo Surabaya (2000-2005), Dokter Poliklinik, Dokter RS Muhammadiyah Surakarta (1997-1999), dan Kepala Puskesmas, Dokter PTT DKM Awayu (1994-1997).
Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom Majelis Dikdasmen PCM GKB dan Anggota, Takmir Masjid SMP Muhammadiyah 12 GKB. Riwayat organisasi di luar Muhammadiyah anggota Himpunan Spesialis Penyakit Dalam (2022-2024) dan Ketua IDI Gresik (2017-2021).
2. Badrus Saleh SH Mkn
Kelahiran Gresik 26 September 1967 dengan alamat Jl Jawa Asri 5/50 GKB. Riwayat Pendidikan Magister Kenotariatan, Universitas Airlangga (2009) dan spesial Notariat, Universitas Airlangga (1999).
Riwayat Pekerjaan, pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) (2001-Sekarang), Notaris (2001-Sekarang). Riwayat organisasi di luar Muhammadiyah, Dewan Pakar IPPAT (Sekarang), Dewan Penasihat INT (Sekarang), dan Majelis Pengawas Daerah Notaris Gresik (Sekarang).
3. Yudo Broto SE
Kelahiran Pacitan, 5 April 1973 dan beralamatkan di Jl Malang No 11 GKB. Riwayat Pendidikan, Manajemen, Univ. Muh Malang (1996), SMAN 3 Madiun (1991), SMPN Lorok Pacitan (1988), SDN Wonodadi Kulon 1 (1985).
Riwayat pekerjaan, Bussiner Dev Man, PT KBT Seafood Int (2016-Sekarang), Staf Direct Seafood Asia (2015-2016), Operation Man, PT Samudra Kencana Mina (2010-2015), PPIE Man, PT Kemilau Bintang Tmur (2006-2009), dan FA Manager, PT KML (1997-2006). Riwayat Perkaderan di Muhammadiyah/Ortom, Dai Komunitas, LDK PWM Jatim (2018-2022).
Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, Sekretaris, LDK PDM Gresik (2015-2022) dan Sekretaris Majelis IPPO PCM Gresik (2015-2022).
4. Ir Sugeng MM
Lahir di Lamongan 12 September 1961 dan sekarang tinggal di Jl Perintis 1/6 Gresik. Riwayat Pendidikan, Magister Manajemen, Strata 1 Teknik Mesin (1989), Diploma 3 Teknik Mesin (1984), Diploma 1 Kemuhamadiyahan (2012), SMAN (1981), SMPN (1977), dan MIM dan SDN (1973&1974).
Riwayat pekerjaan PT Petrokimia Gresik (1985-2018). Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, Wakil Ketua, PCM GKB (2015-2022), Ketua Lazis PDM Gresik(2010-2015), Ketua Majelis Wakaf dan ZIS PDM Gresik (2005-2010), Ketua PCM GKB (2010-2015), Sekretaris PCM GKB (2005-2010), dan Bagian Tabligh PCM GKB (2000-2005).
5. Muhammad Asif ST
Lahir diLamongan 14 Juni 1976 dan beralamatkan di Jl Darus Sakinah I/18 GKB Gresik. Riwayat Pendidikan, Teknik Elektro, STT Telkom Bandung (2000), Teknik Manj Industri, STT Telkom Bandung (1994-1996), SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (1994), SMP Muhammadiyah 12 Sidayu Lawas (1991), dan MIM 06 Brondong (1988).
Riwayat pekerjaan, Wiraswasta dan Supervisor Production, PT Philip Batam. Riwayat perkaderan di Muhammadiyah/Ortom, Darul Arqom, SMPM 15 Sedayu Lawas dan Taruna Melati, SMPM 15 Sedayu Lawas. Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, Anggota, PRM 5 GKB dan Bendahara, Majelis Ekonomi PCM GKB.
6. Ir Daud Susanto
Lahir di Malang 1 Juni 1958 dan tinggal di Raya Bengawan Solo 47 GKB Gresik. Riwayat Pendidikan, Teknik Sipil, ITS (1983), SMA Muhammadiyah 1 Gresik (1977), SMP Negeri 2 Gresik (1974), dan SD Muhammadiyah 1 Gresik (1971).
Riwayat pekerjaan Manager, PT Adhi Karya (2014). Riwayat perkaderan di Muhammadiyah/Ortom Darul Arqam, IPM (1977). Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, Penggalang Dana, Panti Asuhan Muhammadiyah Gresik (2019-2022), Bendahara/Ketua, PRM GKB 1 (2015-2022), Anggota Majelis Ekonomi, PDM Gresik (2010-2015), Anggota Majelis Kader, PDM Gresik (2005-2010), Pendidikan, PKU Cab Gresik (1983), Bendahara, IPM Daerah Gresik (1978), dan Ketua IPM Cabang Gresik (1977).
Riwayat Organisasi di Luar Muhammadiyah Kabid Pembina Anggota, HMI ITS (1982) dan Ketua HMI Kom. Sipil ITS (1981).
7. Drs Umaya
Lahir di Gresik 23 Juni 1966 dan tinggal di Jl Syeik Umar Said Blok H-16 BRA. Riwayat pendidikan Administrasi Negara, Univ Brawijaya (1993), SMAM 1 Gresik (1985), SMP Negeri 2 Gresik (1982), dan SD Muhammadiyah 1 Gresik (1979).
Riwayat Pekerjaan PJ Kepala Desa, Desa Randuagung (2021-2022), Kasi Pengolahan Persampahan, DLH (2019-Sekarang), Lurah, Kelurahan Sidokumpul (2017-2019), Sekretari, Kelurahan Bedilan KecamatanGresik (2013-2017), Staf Subbag Otoda, Pemda Gresik (2007-2013), dan Tenaga Adm Honorer Bappeda (1997-2007).
Riwayat Organisasi di Muhammadiyah/Ortom Sekretaris, Lazismu GKB (2015-2022), Ketua PRM GKB 7 (2015-2022), dan Sekretaris, PRM GKB 7 (2010-2015). Riwayat Organisasi di Luar Muhammadiyah Penasihat, Takmir Masjid Baiturochim (2017-Sekarang), Anggota, BPD Desa Randuagung (2011-2017), Ketua Rukun Warga 09 (2005-2011), dan Anggota, DKM Pakelingan (2000-2005).
8. Murdiono ST
lahir di Madiun 30 Juni 1963 dan tinggal di Jl Bangka no 4 GKB Gresik. Riwayat Pendidikan, Teknik Mesin, UM Gresik (1988), SMAN 3 Madiun (1983), SMPN Madiun (1980), dan MI Nurul Islam (1977). Riwayat Pekerjaan, Kepala Seksi PT Petrokimia Gresik (sd 2019).
Riwayat perkaderan di Muhammadiyah/Ortom Bimtek Dai Kom Reg 5, LDK PWM Jatim (2022), Bimtek Penanggulangan Narkoba, LDK PWM Jatim (2019), Upgrading Dai Khusus, LDK PWM Jatim (2018), dan Darul Arqom, PCM GKB (2010-2015).
Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, Ketua Bidang, Takmir Masjid Taqwa (2016-2014), Sie Ekonomi, PRM 2 PCM GKB (2015-2022), Ketua, LDK PDM Gresik (2015-2022), Sie Ekonomi, PRM 2 PCM GKB (2011-2015), anggota Majelis Ekonomi PCM GKB (2011-2015), dan Wakil Ketua Majelis Tabligh PCM GKB (2007-2011).
Riwayat organisasi di Luar Muhammadiyah, Ketua Terapi Kesehatan LTK GKB (2021-2024), Waka Dewan Cabang, IPSI Gresik (2020-2025), Ketua IPSI Gresik (2015-2020), Ketua 1 IPSI PSHT Gresik (1995-2015), Kedisiplinan, IPSI Gresik (2015-2020), dan Bendahara IPSI Gresik (2010-2015).
9. Muharjo
Lahir di Gresik 6 Juni 1962 dan tinggal di Jl Lamongan Dalam 06 Yosowilangun. Riwayat pendidikan, SMEA Muhammadiyah Lamongan (1981), SMP Muhammadiyah Lamongan (1977), SDN Tebaloan.
Riwayat perkaderan di Muhammadiyah/Ortom, Anggota, SDM Desa Tebaloan. Riwayat organisasi di Muhammadiyah/Ortom, anggota KIFAMA (2015-2022), anggota Majelis Tabligh (2010-2015), Sekretaris II, dan PCM GKB (2008-2010). (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber Berita Profil Singkat Anggota PCM GKB Gresik Hasil Musycab Ke-5
Pidato Perdana Ketua PCA GKB: Saya Tak Menyangka

PCM GKB — Umu Sholichah SPd terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB, Kabupaten Gresik, periode 2022-2027 dalam Musyawarah Cabang (Musycab) yang digelar Ahad (19/3/23).
Ummu Solichah terpilih secara aklamasi dalam rapat 7 anggota firmatur yang dugekar di SMA Muhammadiyah 10 GKB. Sebelumnya 7 nama Anggota PCA yang sekalugus anggora formatur tersebut terpilih melalui evoting oleh musyawirin.
Ummu Solichah kelahiran Gresik, 19 Februari 1964. Saat ini tinggal di Jalan Bondowoso, GKB. Dia lulus dari dua universitas. Pertama IKIP Negeri Surabaya (1984) dan Universitas Terbuka (1999).
Sebelumnya, istri Nurul Fatah SPd ini lulus dari SMA Negeri 1 Gresik pada 1983, SMP Negeri 2 Gresik (1980) dan Madrasah Asmaiyah Gresik (1976).
Sejak tahun 1985 dia bekerja di UPT SMPN 17. Ibu tiga anak ini pernah menjadi Wakil Ketua PCA GKB selama dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2015-2022. Sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) 3 GKB 2005-2010.
Dalam sambutan pertama sebagai Ketua PCA GKB Ummu, dia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada beliau. “Saya tidak menyangka bisa terpilih,” ungkapnya.
Anggota PRA 5 GKB ini mengharapkan bimbingan dan arahan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) terdahulu dalam menjalankan tugasnya.
“Semoga kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Penulis Fitri Wulandari Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pidato Perdana Ketua PCA GKB: Saya Tak Menyangka
Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik
Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Novania Wulandari PCM GKB – Ummu Sholihah terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik periode 2022-2027,…
Inilah 9 Anggota PCM GKB Gresik Periode 2022-2027
PCM GKB– Hasil pemilihan calon anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik Jawa Timur pada Pleno III Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 diumumkan Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Mochammad Nor Qomari SSi, Ahad (19/3/2023).
Sebelumnya, satu per satu dari total 49 pemilih menggunakan hak suaranya mulai pukul 13.48 WIB di ruang 402. Mereka merupakan anggota Musycab, terdiri dari unsur PCM GKB 9 orang, PRM GKB 1-7 28 orang, dan Ortom 12 orang.
Akhirnya, tepat pukul 14.38 WIB, muncullah sembilan nama anggota terpilih yang memperoleh suara tertinggi dari 18 calon tetap yang sudah memenuhi kriteria. Daftar nama-nama ini tampak di dua layar samping panggung, di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur.
Ketua Panlih M Nor Qomari SSi menyatakan data lengkap sebanyak 441 yang berhasil direkap dari hasil evoting. “Tidak ada suara yang golput. Rekapan evoting diaksikan oleh 3 saksi, yaitu Pak Ishom, Pak Mukhlis, dan Pak Kaswandi,” katanya.
Berikut kesembilan nama anggota PCM GKB Gresik terpilih beserta perolehan suara masing-masing.
- Badrus Saleh SH Mkn 49
- Yudo Broto SE 45
- Ir Sugeng MM 44
- Muhammad Asif ST 40
- Ir Daud Susanto 40
- dr Umar Nur Rahman 39
- Drs Umaya 39
- Murdiono ST 35
- Muharjo 32
Selanjutnya, kesembilan formatur melakukan rapat tertutup di ruang komisi B (404) untuk menentukan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) Gresik periode 2022-2027. (*)
Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Inilah 9 Anggota PCM GKB Gresik Periode 2022-2027
Band Bocah SD Mugeb Tampil Hibur Peserta Musycab GKB

Band Bocah SD Mugeb Hibur Peserta Musycab GKB, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Mar’atus Sholichah
PCM GKB – Band Bocah SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik, Jawa Timur menghibur peserta Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah Aisyiyah GKB Gresik yang berlangsung di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB, Ahad (19/3/2023).
Dalam tampilannya, mereka membawakan lagu Kepompong dengan aransemen yang fresh. Penampilan Band Bocah disambut tepuk tangan yang meriah dari Musyawirin.
Beranggotakan siswa kelas IV Kalimantan Nararya Esti Pangayuh sebagai vokalis, siswa V Amerika Syazani Yafie M sebagai gitaris, siswa kelas V Afrika Mutiara Ainun Kamila Rohman sebagai bassis, siswa kelas IV Kalimantan Athiyyah Syahnilda sebagai keyboardis, dan siswa II Dandelion Muhammad Syazwan Dahin Nabeel sebagai drummer, band bocah tampil dengan percaya diri.
Ekspektasi Pembina
Pembina Ekstrakurikuler Musik SD Mugeb Muhammad Rizki mengatakan penampilan band bocah di luar ekspektasinya.
“Saya deg-degan sebelum anak-anak tampil tadi, karena latihan dengan lagu baru ini hanya fokus 2 hari. Tapi penampilan anak-anak tadi di luar ekspektasi saya,” katannya.
Mereka harus membawa kertas cord karena belum hafal, ternyata mereka tampil tanpa membawa itu dan bisa membawakan lagu dengan baik.
Dia menceritakan meskipun ada beberapa anak yang belum punya dasar sama sekali, mereka memiliki semangat yang tinggi dan cepat belajar.
“Saya akui semangatnya anak-anak luar biasa, meskipun ada yang belum punya dasar, tapi ketika saya beri catatan cord, mereka pelajari sendiri di rumah. Saat latihan pun mereka mudah diajak kerjasama,” akunya.
Personil Band Termuda
Siswa kelas II Dandelion M Syazwan Dahin Nabeel menjadi personil band paling muda diantara yang lain. Meskipun begitu, dia tetap enjoy saat latihan dan tampil.
“Aku sudah pernah ikut les drum, dulu hanya main solo, sekarang punya band. Seru,” ujarnya sesaat setelah tampil.
Nabel, sapaan akrabnya, merasa senang karena bisa tampil bersama kakak kelasnya yang tergabung dalam band bocah SD Mugeb.
Dukungan Orangtua
Wali siswa Athiyyah Syahnilda Yayuk Chairunnisa yang juga ikut mengantar putrinya tampil merasa kagum dengan penampilan band bocah.
“Alhamdulillah bagus penampilannya, dengan waktu latihan yang super kilat dan kemampuan anak-anak yang masih pemula juga, baguslah,” ujarnya.
Dia juga mendukung kegiatan putrinya untuk latihan musik bersama band bocah.
“Ekskul yang lain sampai ditinggal, hanya mengikuti ekstra musik saja. Sebenarnya anaknya minta beli keyboard tapi belum terlaksana. Semangatnya luar biasa. Bangga lihat dia sama teman-temannya tampil hari ini,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Band Bocah SD Mugeb Hibur Peserta Musycab GKB
Seorang Pimpinan Muhammadiyah Seharusnya Perlu Mencontoh Suri Tauladan Ibnu Sina

PCM GKB – Pemimpin Muhammadiyah harus seperti Ibnu Sina disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhamamdiyah (PDM) Kabupaten Gresik Dr Muhammad Arfan Muammar MPdI, Ahad (19/3/23).
Dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik, Jawa Timur, dia menyampaikan dikotomi ilmu pengetahuan menyebabkan runtuhnya peradaban Islam.
“Untuk itu diperlukan adanya tokoh-tokoh yang multi, inter, serta transdispliner yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus ahli al-Quran. Maka seorang pemimpin Muhammadiyah perlu mencontoh tokoh seperti Ibnu Sina,” katanya di depan Musyawirin di Cordobo Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Alumnus Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menuturkan hal tersebut merupakan tonggak kemajuan Islam. Pemimpin di Muhammadiyah harus seperti sosok Ibnu Sina. Pemimpin harus ahli ilmu sekaligus al-Quran.
Dalam kaitan tersebut, lanjutnya, Muhammadiyah harus dapat menyinergikan visi dan misi Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).
“Memiliki visi inilah yang bisa menjadikan pemimpin ideal. Pemimpin yang mampu membawa pada perubahan dan berkemajuan,” tuturnya.
Sinergi dan Integrasi
Muhammad Arfan Muammar menjelaskan kekuatan Muhammadiyah ada di sinergi dan integrasi seluruh amal usaha Muhammadiyah (AUM).
“PCM GKB adalah contoh PCM yang mampu melakukannya,” tambahnya yang diiringi tepuk tangan dari musyawirin.
Dia menyampaikan sinergi itulah yang membuat PCM dapat menghasilkan akselerasi di berbagai bidang sehingga memiliki 16 AUM ini.
“Semoga pada Musycab ke-5 ini bisa melahirkan pemimpin yang menjadikan shiddiq sebagai visi, amanah sebagai misinya, tabliq sebagai misinya, fatonah sebagai strategi dalam menjalankan kehidupan,” ungkapnya.
Dalam istilah yang lain, sambungnya, adalah kredibilitas, tanggung jawab, transformatif, dan intelektualitas harus bersatu padu dalam diri seorang pemimpin sehingga Muhammadiyah mampu membumikan moto berkemajuan itu.
Menutup sambuatannya, doktor lulusan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya ini sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Musycab ke-5 PCM GKB. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Pemimpin Muhammadiyah Perlu Mencontoh Ibnu Sina
Tim Musikalisasi Puisi Spemdalas Tampil Menawan di Pembukaan Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik

PCM GKB – Puisi Jingga Temaram karya Toto dan Bulan di Atas Kamboja karya Tengsoe Tjahyono bergema dalam alunan musik yang dibawakan Tim Musikalisasi Puisi (Mupus) SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) di Cordoba Convention Hall, Ahad (19/3/23).
Mereka menampilkan mupus dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik.
Senja Itsna khairunisa (VII-F), Ersa Zhafirah Ramadhani (IX-D), Ahmad Shidqy Abdulllah Akbar (IX-D), dan Akbar Hikmatul Fauzan (IX-D) didampingi sang pembina, Bambang Hermanto SSn dan Jalil Sururi membawakan aransemen musikalisasi dengan apik.
Sang vokalis, Senja Itsna Khairunisa, merasa bersyukur diberi kesempatan untuk tampil di Musycab kali ini.
“Alhamdulillah, senang bisa ikut tampil, deg-degan banget sih, tapi alhamdulillah semuanya lancar,” ungkap Senja, sapaannya.
Dia mengaku bergabung dengan ekstrakurikuler mupus karena dari dulu hobi bernyanyi. Untuk penampilan kali ini, dia berhasil terpilih menjadi vokalis setelah mengikuti tahap seleksi.
“Ada beberapa anak yang ikut ekstra mupus tapi untuk vokalisnya hanya dipilih satu jadi ada tahap seleksi, Alhamdulillah saya terpilih, bahagia banget,” ujar Senja.
Sang gitaris, Ersa Zhafirah Ramadhani mengaku sudah bergabung dengan ekstra mupus sejak kelas VII dan saat ini dia sudah kelas IX.
“Untuk persiapan tampil di musycab ini, latihan intensnya selama sepekan. Tapi alhamdulillah tidak sampai mengganggu proses pembelajaran karena rangkaian ujian kelas IX sudah selesai, jadi bisa ikut latihan dengan tenang,” ungkapnya.
Bambang Hermanto SSn, sang pembina mupus yang meruppakan guru Spemdalas, memberikan nilai 99 untuk penampilan tim mupus Spemdalas kali ini.
“Nilai 99 sudah pantas diterima anak-anak karena yang dibawakan ini adalah hasil aransemen sendiri dan anak-anak juga mengikuti latihan dengan tekun dan kompak,” ujar Bambang, panggilannya. (*)
Liputan Mar’atus Sholichah Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber Berita Tampil Apik di Musyab, Tim Musikalisasi Puisi Spemdalas Dinilai 99