Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya

Penampakan jamaah Shalat Idul Fitri yang memadati GKB Convex dari drone. Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh (Komarudi/PWMU.CO)
Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh
PCM GKB – Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial, dan Pengembangan Ranting Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) menyajikan live streaming dan dokumentasi pantauan udara shalat Idul Fitri 1444 di GKB Convex, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Jum’at (21/4/23).
Wakil Ketua PCM GKB Bidang Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting Yudo Broto SE menjelaskan, tujuan publikasi dan dokumentasi ini untuk syiar Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Alat publikasi dan dokumentasi yang dipakai saat shalat Idul Fitri ini sebagian besar milik anggota yang dengan suka rela meminjamkan alat dan tenaganya. Dia berharap, “Semoga dimasa yang akan datang kita dapat membeli peralatannya.”
“Berawal dari banyaknya kajian secara daring pada masa pandemi Covid-19 pada tahun2015-2022 kami mulai secara aktif menyiarkan berbagai kajian secara live streaming di YouTube,” katanya.
“Berbekal peralatan seadanya, kita mencoba menyiarkan secara langsung kajian di Masjid Taqwa Spemdalas. Seiring berjalannya waktu kita perbaiki dan mendapatkan sumbangan dari takmir masjid beberapa alat utama seperti laptop,” tambah dIa.
Karena peralatan publikasi dan dokumentasi yang belum lengkap maka dari tim bergotong-royong meminjamkan alat-alat untuk digunakan sambil kita melengkapi peralatan sedikit demi sedikit.
“Kami menargetkan akan melengkapi peralatan diantaranya kamera photo, kamera video, drone, dan peralatan lainnya. Semoga pada periode 2022 -2027 ini program tersebut akan kita lanjutkan dan terus perbaiki,” harapnya.
Tim Publikasi dan Dokumentasi
Yudo Broto menjelaskan, dia membagi menjadi enam tim yang tediri dari koordinator dokumentasi, programmer, kameramen, operator drone, publikasi berita, dan quality control.
Adapun nama-nama petugas yaitu quality qontrol Ahmad Ishom Maulidi, koordinator publikasi Yudo Broto, programmer Akhmad Mukhlis, kameramen Ikhwan Hadi, Faris, dan Oky, publikasi berita Sayyidah Nuriyah dan Waviq Amiqoh, operator drone Komarudin.
Dia menjelaskan, berbagai persiapan publikasi dan dokumentasi dilakukan menjelang pelaksaan shalat Idul Fitri salah satunya setting alat live streaming di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) pada Kamis malam (20/4/23) dan Jum’at setelah shalat Subuh di GKB Convex, (21/4/23).
Tim ini juga yang telah memproduksi film pendek pada lomba Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) yang memperoleh juara III thn 2016 dan juara favorit 2022.
Dia berharap, “Ke depan akan dapat menghasilkan siaran yang lebih bagus dan dapat menjangkau masyarakat luas dalam rangka dakwah persyarikatan di Muhammadiyah. Kita akan selalu mengevaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan.”
Berikut link live streaming youtube https://youtu.be/yAwXSrtj6ak. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya
Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit

Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg khutbah usai Shalat Idul Fitri di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur. (Muhammad Iqbal Rizqi Sya’ban/PWMU.CO)
Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah. Editor Mohammad Nurfatoni.
PCM GKB – Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Okrisal Eka Putra Lc MAg dari Yogyakarta hadir di tengah ribuan jamaah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 di GKB Convex, Gresik, Jawa Timur, Jumat (21/4/2023).
Panitia shalat Idul Fitri dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) menghadirkan Ustad Okrisal sebagai khatib.
Ustadz Okrisal di awal khutbahnya mengajak jamaah bersyukur dan merenungkan, sudah satu bulan Allah menempa dan melatih mereka berpuasa dalam bulan suci yang mulia: Ramadhan. Dari tempaan dan latihan itulah menurutnya manusia bisa mengerti konsekuensi dari berniat puasa.
Orang-orang yang biasanya melakukan hal-hal yang kurang diperkenankan, pada Ramadhan kemarin nyatanya bisa melaksanakan puasa. “Sebagai contoh, kita yang masih merokok, kalau di hari-hari biasa tidak merokok setengah jam (merasa) pusing, (bagaikan) dunia tanpa warna. Tapi ketika Ramadhan dan kita berniat puasa, kita kuat tidak merokok selama 12 jam. Subhanallah!” ujarnya.
Dari contoh ini Ustadz Okrisal menarik kesimpulan, keinginan berhenti merokok tergantung niatnya. “Sudah niat dalam hati naik ke kepala. Sampai di kepala, kepala menginformasikan ke seluruh tubuh, kuat kita tidak merokok!” terang peraih gelar License (Lc) bidang Syariah Islamiah dari Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, itu.
Kemudian, dia menyampaikan, dari berpuasa manusia bisa belajar bagaimana menahan dari sesuatu yang halal supaya yang haram pun tidak didekati. Ustadz Okrisal mencontohkan, “Kita punya sahur di rumah itu halal kita makan tapi kita tahan supaya yang haram tidak kita dekati.”
Begitu pula dengan istri yang halal, selama berpuasa juga suami menahan untuk mendekatinya. “Orang kalau mengerti makna puasa tidak akan berani menentang perintah Allah karena yang halal sudah bisa ditahan, apalagi yang haram, lebih bisa ditahan lagi!” ujar lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Ribuan jamaah memadati GKB Convex untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri. Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit (Muhammad Iqbal Rizki Sya’ban/PWMU.CO)
Ikhlas, Jadi Selebritas Langit
Ustad Okrisal menegaskan, puasa juga mengajarkan kepada Muslimin tentang keikhlasan tertinggi. Sebab puasa itu hanya diri sendiri dan Allah yang tahu sementara kalau ibadah lainnya bisa diketahui orang lain. “Shalat, oh orang itu sering ke masjid. Membayar zakat, amil mengetahuinya. Haji, dijemput 7 RT RW. Tapi kalau puasa? Yang tahu kita berpuasa dari Subuh sampai Maghrib hanya Allah dan kita!” tegas Ustadz Okrisal.
“Apa yang diajarkan puasa? Setelah Ramadhan nanti, apapun ibadah dan amal shalih kita, cukup hanya Allah yang tahu. Minimal, nggak usah kita laporkan di media sosial!” ajaknya.
Dia lantas mengajak jamaah merenung, untuk apa menulis di media sosial sudah mengaji satu juz pada hari itu. Contoh lainnya, “Kita umrah suami istri, tergoda foto di Ka’bah. Alhamdulillah, tapi dimasukkan ke media sosial. Lalu diberi caption: Ya Allah terimalah umrah kami. Ngapain? Ngasih tahu ke orang kalau lagi umrah?”
Itulah konteks puasa yang dia tekankan. “Bagaimana kita menyembunyikan amal shalih kita. Mendingan kita menjadi ‘selebritas langit’ daripada kita menjadi selebriti dunia!” imbuh Lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Sebabnya, jadi selebriti dunia itu repot. Harus mengikuti orang lain. Tapi kalau menjadi selebriti langit, lanjutnya, hidup menjadi indah.
Kepada ribuan jamaah yang hadir, Ustadz Okrisal mengungkap alasan lain mengapa Allah menyuruh mereka puasa. Yaitu agar tahu rasanya lapar. “Kalau ingin tahu rasanya lapar, jangan baca di Google. Langsung (puasa)!”
Dari sini Ustadz Okrisal mengambil pelajaran untuk para pemimpin di level mana pun. Baik rektor, ketua, sampai gubernur. “Bergaullah dengan orang-orang di bawah kita. Kalau pemerintah ingin tahu nasib guru honorer, hiduplah dengan mereka,” imbaunya.
Dia menekankan, merakyat itu bukan di gaya tapi di kebijakan. “Sukarno dan Pak Harto gayanya luar biasa tapi kebijakannya merakyat. Bukan kita turun ke mana-mana tapi harga tetap melambung tinggi,” imbuhnya. (*)
Sumber berita Jamaah Idul Fitri GKB Convex Diajak Jadi Selebritas Langit
Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa
Murdiono memberikan kado Ramadhan dalam kegiatan Kado Ramadhan, Jumat (14/4/2023) (Rahmad/PWMU.CO)
Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Kantor Layanan Lazismu (KLL) GKB Gresik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan Kado Ramadhan Senyum Mereka, Kebersamaan Kita, Jumat (14/4/2023).
Dalam kegiatan yang digelar di Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik ini, Ketua KLL Lazismu GKB Gresik Suwono STp MM menyampaikan kegiatan Kado Ramadhan ini menjadi agenda tahunan yang diadakan menjelang Idul Fitri.
“Dalam acara ini, memberikan beasiswa pendidikan binaan Lazismu GKB pada anak yatim dhuafa, fakir, dan miskin. Total ada 660 bingkisan dan santunan yang kita serahkan,” katanya.
Dia memaparkan jumlah 660 ini dirinci, 410 paket parcel dibagikan kepada fakir miskin dan dhuafa se-Kabupaten Gresik dan 250 santunan untuk pendidikan, TPQ, dai mandiri, lansia, dan fakir miskin.
“Acara dimulai pukul 16.00. Undangan pertama berkumpul di Masjid Taqwa Spemdalas dan mendengarkan tausiyah. Setelah buka puasa, shalat mahgrib berjamaah, dan pemberian kado Ramadhan,” ungkapnya.
KL Lazismu GKB Gresik mengadakan Kado Ramadhan Senyum Mereka, Kebersamaan Kita, Jumat (14/4/2023) (Rahmad/PWMU.CO)Pemberat Amalan
Wakil Ketua bidang Pelayanan Sosial, Kifama, dan ZIS PCM GKB Gresik Murdiono ST berharap dengan agenda kegiatan yang diadakan KLL GKB Gresik ini bisa memperkuat tali silaturrahim kita semua.
“Acara ini bisa memberikan keberkahan untuk kita semua,” ungkapnya.
Dia menyampaikan Program Lazismu dalam waktu dekat ini akan membagikan bingkisan Ramadhan dalam bentuk Kado Ramadhan. Hal ini sebagai upaya bagaimana kita memberikan keceriaan dan senyuman pada saudara-saudara kita semua.
“Zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul dan kita distribusikan ini semoga menjadi ladang amalan kita yang akan memberikan pemberat amalan di akhirat,” tuturnya.
Kegiatan Kado Ramadhan yang diadakan KL Lazismu GKB ini bekerjasama dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan dalam naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB, SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Lazismu GKB Gresik Beri Kado Ramadhan Yatim Dhuafa
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas
Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023) Rahmad/PWMU.CO)
Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PWMU.CO – Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (13/4/2023).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Andalusia Hall ini, Kepala Spemdalas Fony Libriasturi MSi menyampaikan harapan kepada PCM GKB hasil Musywarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah ini bisa bersinergi untuk kemajuan sekolah.
“Spemdalas sudah banyak meraih prestasi. Kami sekolah Islam, selain akhlak, preatasi akademik dan pengembangan diri terus kami tingkatkan,” ujarnya dalam sambutan.
Dia memaparkan Spemdalas ke depannya terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik dalam bentuk program-program keunggulan. Untuk itu, harapnya, PCM maupun Majelis Dikdasmen PCM GKB sabar dalam memberikan bimbingan, arahan, dan juga bimbibgan.
“Ini harapan kami demi kemajuan sekolah,” tambahnya.

Jangan Leha-Leha
Wakil Ketua PCM GKB yang membawahi Majelis Dikdasmen Badrus Saleh SE Mkn menyampaikan Spemdalas harus menjadi sekolah pilihan masyarakat. Tidak hanya di Gresik, tetapi sudah di luar juga.
“Dengan motto Spemdalas Para Juara, maka kualitas juara hars dipertahankan dan ditingkatkan. Bukan hanya kademik tetapi karakter keagamaannya juga,” tuturnya.
Dia menjelaskan pendidikan akhaq atau adab harus ditonjolkan di sekolah ini. Boarding dan juga kelas Tahfidh terus dijadikan ikon sekolah yang harus ditingkatkan.
Sekolah kalau sudah punya brand, maka akan lebih mudah dalam mengembangkan kualitas sekolah. Brand ini yang harus dijadikan keunggulan. Inilah, tegasnya, yang akan diambil atau dipilih orangtu dalam menyekolahkan putra-putrinya.
“Mereka tidak perlu jauh-jauh menyekolahkan ke Malang atau kota lainnya. Untuk itu, kita tidak boleh berleha-leha dalam meningkatkan dan mengembangkan ide keunggulan sekolah. Kelebihan itu yang harus dijadikan semangat dan motivasi untuk peningkatan mutu sekolah,” katanya.
Kolektif Kolegial
Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Siswahyono CBH mengucapkan terima kasih pada manajerial sekolah.
“Kita harus terus bersinergi. Apa apa yang telah dilakukan PCM lama, yang baik-baik harus terus kita teruskan. Kapasitas SDM, keunggulan sekolah, Sekolah Para Juara terus harus kita gaungkan dan tingkatkan,” katanya.
Kami, lanjutnya, akan memberikan adab yang baik supaya bisa menjadi contoh atau model bagi guru karyawan dalam memberikan pelayanan pendidikan. Kami mohon dukungan dan semangat untuk bisa membangun sekolah secara bersama.
“Bekerjalah sesuai apa yang sudah ditentukan koridor sekolah. Kami akan mendorong supaya sekolah bisa tumbuh lebih baik. Semua keputusan bersifat Kolektif Kolegial. Kami akan sampaikan ke PCM untuk dibicarakan didiskusikan secara bersama sehingga mendapatkan keputusan terbaik,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita : Pertemuan Perdana, Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Beri Suntikan Ini pada Spemdalas
Serah Terima Jabatan PCM GKB, Mencuat Analogi Warisan Diabetes

Ketua PCM GKB periode 2015-2022 Muhammad Djufri BE SSos saat menyampaikan sambutan (Rahmad/PWMU.CO)
Serah Terima Jabatan PCM GKB, Mencuat Analogi Warisan Diabetes; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Waviq Amiqoh.
PCM GKB – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB periode 2015-2022 Muhammad Djufri BE Ssos berterima kasih kepada seluruh anggota PCM GKB periode 2015-2022 yang telah mengembangkan PCM GKB sehingga terwujud kondisi seperti sekarang saat ini.
Hal itu dia sampaikan dalam serah terima jabatan PCM GKB Gresik di Synergy Room SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas), Jalan Jawa No 60, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Ahad (2/4/23).
“PCM GKB ini memiliki sejarah panjang, diawali dengan pendirian Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Randuagung pada tahun 1995, dalam perjalanannya kami memiliki ghirah untuk mendirikan PCM GKB tidak mulus karena mengalami berbagai hambatan,” ujarnya.
Dengan ghirah yang besar maka SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) berdiri pada tahun 1996.
Dia melanjutkan, “Diawali dengan memiliki satu amal usaha (AUM) dengan lima orang guru dan karyawan hingga berkembang seperti saat ini yang mencapai 360 orang guru dan karyawan.”
Kami, PCM lama, sudah waktunya untuk dilanjutkan. Dan kami serahkan tongkat estafet perjuangan ini pada PCM GKB yang baru. “Kami percaya sepenuhnya kepada PCM GKB baru yang telah menerima amanah,” ujarnya.
Djufri memaparkan, “PCM GKB periode 2015-2022 merupakan masa kepimmpinan PCM terpanjang karena kondisi pandemi Covid-19. Seperti yang kita ketahui masa pandemi begitu sulit dan susahnya tapi dengan sinergisitas seluruh PCM GKB hal itu dapat kita lalui.”
Sekali lagi, lanjutnya, saya sangat berterima kasih kepada seluruh anggota dan majelis di PCM GKB periode 2015-2022 dan menyampaikan selamat kepada PCM GKB periode 2022-2027.
“Harapan kami harus lebih baik dari PCM GKB periode sebelumnya. Kami mohon maaf apabila ada sesuatu yang kurang berkenan,” ujarnya.
Warisan Penyakit Diabet
Ketua PCM GKB periode 2022-2027 dr Umar Nur Rachman Sp PD bersyukur telah terlaksana kegiatan serah terima ini. “Alhamdulillah, siang ini kita telah mengikuti acara serah terima pengurus PCM GKB dari periode lama dan baru, tadi telah ditanda tangani serah terima majelis dan lembaga,” ujarnya.
Dia mengatakan, “Tadi telah diuraikan secara lengkap oleh Pak Djufri bagaimana perjuangan beliau dan PCM GKB lama dalam membesarkan PCM GKB. Tentunya itu menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa apa yang sudah diperjuangkan dari Pak Djufri dan tim tentunya harus kita apresiasi dan semoga mendapatkan pahala terbaik dari Allah SWT.”
“Bismillah, kita berusaha melaksanakan sebaik mungkin,” ucapnya.
Dia menganalogikan masalah warisan seperti halnya pasien diabetes. Saat menerima warisan dari orang tua kita seperti harta, rumah, pendidikan, dan lain sebagainya. Ada pula warisan yang diturunkan seperti hipertensi dan diabetes.
“Hal itu merupakan sesuatu yang wajar dan harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu menutup dengan menyampaikan hadits, “Khairunnaas anfa’uhum linnas yang artinya sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Bermanfaat di mana pun kita, baik pengurus lama dan baru mari kita bersama-sama fastabiqul khairat.” (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Serah Terima Jabatan PCM GKB, Mencuat Analogi Warisan Diabetes
Majelis dan Lembaga PCM GKB Serah Terima Jabatan, Ini Personalianya

Serah terima jabatan dari Ketua PCM GKB 2015-2022 Muhammad Djufri BE Sos (kiri) kepada Ketua PCM GKB Periode 2022-2027 dr Umar Nur Rachman Sp PD (tengah) didampingi oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik H Anas Thohir SAg MPdI. (Rahmad/PWMU.CO)
Majelis dan Lembaga PCM GKB Serah Terima Jabatan, Inilah Personalianya; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Waviq Amiqoh.
PCM GKB– Enam Majelis dan Lembaga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) periode 2015-2022 dan periode 2022-2027 melakukan serah terima jabatan di synergy room SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas), Jalan Jawa No 60, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Ahad (2/4/23).
Mengawali kegiatan tersebut, Sekretaris dan Konsolidasi Organisasi PCM GKB Ir Sugeng MM menyampaikan, PCM GKB periode 2022-2027 telah menetapkan enam majelis dan kembaga,
“Masing-masing majelis dan lembaga telah serah terima dengan menandatangani disaksikan oleh masing-masing ketua PCM periode 2015-2022 dan periode 2022-2027 dan beberapa saksi lain,” katanya
Enam Mejalis dan Lembaga PCM GKB
- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah: Ketua Siswahyono CBH, Sekretaris Kaswandi, dan Bendahara Muhammad Lukman.
- Majelis Ekonomi, Wakaf dan Kehartabendaan. Ketua Anwar Amrozi, Wakil Ketua Muhammad Saiful Anwar, Sekretaris: M Faris Ma’ani, dan Bendahara Ebdro Mardhi Wijaya.
- Majelis Tabligh, Masjid dan Kader. Ketua Sugiri, Sekretaris Nurul Fatah, dan Bendahara Achmad Bashori.
- Majelis Pelayanan Sosial dan Kifama. Ketua Jauhar Arifin, Sekretaris Dewi Fatimahdan Bendahara Nurun Nazilah.
- Lembaga Zakat, Infak, dan Sedekah. Ketua: Suwono STP MM, Sekretaris Djumingan SH, dan Bendahara Mohammad Muthorief SE.
- Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting. Ketua Ahmad Ishom Maulidi, Sekretaris Maulana Salya Kurniawan, dan Bendahara Ratmana. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Majelis dan Lembaga PCM GKB Serah Terima Jabatan, Ini Personalianya
Inilah Struktur PCM GKB Gresik 2022-2027

PCM GKB Gresik Periode 2022-2027. Dari kiri ke kanan: Ir Sugeng MM, Yudo Broto SE, Murdiono ST, Muharjo, dr Umar Nur Rahman Sp PD, Drs Umaya, Muhammad Asif ST, Badrus Saleh SH MKn, dan Ir Daud Susanto. (Rahmad/PWMU.CO)
Inilah Struktur PCM GKB Gresik 2022-2027; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Waviq Amiqoh.
PCM GKB – Anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) periode 2015-2022 dan periode 2022-2027 melaksanakan serah terima jabatan di Synergy Room SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas), Jalan Jawa No 60, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Ahad (2/4/23).
Hasil Musyawah Cabang (Musycab) Ke-5 PCM GKB, Ahad (19/3/23) ini ditetapkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 04/KEP/III.0/D/2023.
Kepada PWMU.CO Ahad (2/4/2023), Sekretaris dan Konsolidasi Organisasi Ir Sugeng MM menyatakan, dari SK tersebut, ketua dan anggota ke-9 PCM GKB mengadakan rapat, Selasa (21/3/23) yang menetapkan susunan personalia PCM GKB masa jabatan 2022-2027.
PCM GKB Periode 2022-2027
- Ketua: dr Umar Nur Rachman Sp PD
- Wakil Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah: Badrus Saleh SH MKn
- Wakil Ketua Bidang Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting: Yudo Broto SE
- Sekretaris dan Konsolidasi Organisasi: Ir Sugeng MM
- Bendahara dan Pengawas Keuangan: Muhammad Asif ST
- Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom): Ir Daud Susanto
- Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Wakaf dan Kehartabendaan: Drs Umaya
- Wakil Ketua Bidang Pelayanan Sosial, Kifama dan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS): Murdiono ST
- Wakil Ketua Bidang Tabligh, Masjid dan Pendidikan Kader: Muharjo. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Inilah Struktur PCM GKB Gresik 2022-2027
Empat Tips Menciptakan Keluarga Harmonis
Suhadi Fadjaray menyampaikan materi dalam Pengajian Ramadan Pimpinan Cabang Muhammdiyah (PCM) GKB, Sabtu (1/4/23) (Rahmat/PWMU.CO)
Empat Tips Menciptakan Keluarga Harmonis, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Fitri Wulandari
PCM GKB – Empat tips menciptakan keluarga harmonis disampaikan Suhadi Fadjaray dalam Pengajian Ramadhan 1444 H Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/4/2023).
Dalam pengajian yang diselenggarakan Mugeb Islamic Center (MIC), dia menyampaikan dalam Surah al-Furqan ayat 74 terdapat sebuah penjelasan mengenai ciri-ciri keluarga harmonis.
“Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
Dia memaparkan, dari ayat tersebut kita dapat mengambil pelajaran keluarga yang harmonis adalah yang memiliki dua ciri, yaitu memiliki pasangan yang dapat menyenangkan hati dan mempunyai keturunan yang juga menyenangkan hati.
“Dengan kondisi yang menyenangkan inilah akan lahir karakter kepemimpinan,” imbuhnya.
Keluarga Harmonis
Suhadi menjelaskan tips agar pasangan dapat menjadi sosok yang menyenangkan, pertama pereda emosi yang berlebihan.
“Kebanyakan masalah di keluarga muncul karena ketidakpahaman dalam komunikasi antara suami dan istri. Suami dan istri dianugeri Allah kemampuan yang berbeda.”
Istri bisa multitasking, sedangkan suami cenderung fokus pada suatu hal. Hal ini menuntut kemampuan untuk memahami antara yang satu dengan yang lain.
Kedua, pendengar yang baik. Seorang istri jika memiliki masalah, akan cenderung untuk menceritakan masalahnya, maka seorang suami perlu menyediakan telinga untuk menampung cerita istri.
“Bapak-bapak harus mendengarkan ya, tidak sekadar mendengar lho,” jelas Suhadi.
Mendengarkan berarti menyimak sambil sesekali memberikan kata yang menunjukkan respons. Hal ini perlu dilakukan agar istri merasa dioerhatikan.
“Tenang bapak-bapak, jenengan tidak perlu memberikan solusi. Hanya perlu untuk mendengarkan saja,” tandasnya yang diiringi gelak tawa dari peserta pengajian Ramadan.
Ketiga, pemberi saran. Dia menceritakan suatu kisah ketika Rasulullah dalam perjalanan umrah bersama Umu Salamah dan sahabat. Rasulullah meminta para sahabatnya untuk memotong rambut dan hewan ternak. Namun mendengar perintah ini tidak diindahkan oleh para sahabat.
“Sahabat hanya diam saja. Melihat itu, Rasulullah segera masuk tenda Umu Salamah dan menyampaikan yang dialaminya. Umu Slamah menjawab “Rasulullah lakukan saja memotong kuku dan menyembelih hewan kurban. Saran itu dilakukan oleh Rasulullah dan tak lama kemudian sahabat yang melihat Rasulullah, segera mengikuti apa yang dilakukan seperti yang diperbuat Rasulullah.
“Dari cerita ini istri dapat memberikan saran kepada para suami agar para suami dapat melakukan hal yang baik.”
Keempat, pemberi hadiah. Dia menjelaskan tidak bisa dipungkiri salah satu yang dapat membahagiakan istri adalah hadiah. Maka seorang suami perlu memberikan hadiah untuk istrinya.
“Hadiah kepada istri akan menambah kecintaan istri kepada suaminya.”
Sebelum menutup materinya, Suhadi mengutip isi Surat an-Nisa ayat 34, seorang suami harus mampu menjadi pemimpin bagi istrinya. Oleh sebab itu para suami harus berilmu.
“Istri-istri perlu membantu suaminya untuk menuntut ilmu,” tambahnya. Suhadi kemudian memberikan tips bagi istri agar menanyakan isi khotbah jumat pada suaminya. Dengan begitu istri sudah membantu suaminya untuk menambah ilmunya.
“Hubungan suami, istri, dan Allah diibaratkan piramida. Kedekatan suami dan istri kepada Allah akan membuat kesatuan piramida. Sedangkan anak-anak berada di dalam piramida,” imbuhnya.
Orangtua, tekannya, perlu melakukan kaderisasi iman sehingga anak dan cucu dapat masuk surga bersama dengan keluarga. Kaderisasi tersebut harus dilakukan dengan istiqamah dalam tujuan menjaga diri dan keluarga. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber berita Empat Tips Menciptakan Keluarga Harmonis
Bacaan Gharib Jadi Ice Breaking Pengajian Ramadhan Ini
Peserta Pengajian Ramadhan MIC PCM GKB Gresik (Rahmad/PWMU.CO)
Bacaan Gharib Jadi Ice Breaking Pengajian Ramadhan; Liputan kontributor PWMU.CO Gresik Fitri Dewi Sundari
PCM GKB – Ice breaking dalam sebuah pelatihan biasanya diisi dengan permainan atau game. Tapi ice breaking atau pemecah kebekuan dalam Pengajian Ramadhan yang diselenggarakan oleh Mugeb Islamic Center (MIC) Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur, ini berbeda.
Pasalnya yang menjadi ice breaking pada kegiatan yang digelar di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Sabtu (1/4/2023) itu adalah materi ilmu tajwid bab bacaan gharib.
Pengajian Ramadhan bertajuk “Semangat Ramadhan Menuju Spiritualitas Konstruktif” ini diikuti seluruh guru Mugeb School yakni empat sekolah Muhammadiyah GKB: SD Mugeb, Berlian School, Spemdalas, dan Smamio.
Saiful Rizal SPdI— yang siang itu bertugas mengisi ice breaking-–mencoba membangunkan mood dan mencairkan suasana dengan mengajak mereka belajar bacaan gharib atau bacaan asing.
Dia memulai dengan menyapa peserta pengajian kemudian mengajak peserta untuk belajar bacaan gharibyang ada didalam al-Quran
“Bacaan gharib merupakan salah satu hukum bacaan al-Quran. Meskipun tidak banyak banyak buku tajwid yang membahas materi ini sebagai, umat Islam kita dianjurkan untuk belajar bacaan gharib,” katanya.
Dia menjelaskan, dalam al-Quran terdapat ayat yang cara membacanya tidak biasa disebut gharib. Secara singkat bacaan gharib diartikan bacaan-bacaan yang jarang atau tidak banyak di dalam al-Quran. “Selain itu sebagian bacaan-bacaan yang tergolong ke dalamnya mempunyai kekhususan dalam hal membacanya,” katanya.
Jenis Bacaan Gharib
Ustadz Saiful, sapaannya, menjelaskan, bacaan gharib pertama adalah imalah yang artinya memiringkan bacaan fatkha ke arah bacaan kasrah atau memiringkan bacaan alif ke arah ya. Contoh bacaan teraebut ada di dalam Surat Hud Ayat 41. Yakni lafal majroha menjadi majreha.
Jenis bacaan gharib yang kedua adalah isymam. “Cara membacanya dengan mencampurkan bacaan dammah dengan bacaan sukun,” katanya.
Jenis yang ketiga adalah saktah yang artinya diam atau berhenti sejenak sebelum melanjutkan bacaan selanjutnya. “Namun ketika berhenti tidak boleh mengambil nafas sebanyak 2-4 harakat.
Terdapatempat4 lafal saktah yang ada di dalam al-Quran yakni surat al-Kahfi di akhir ayat pertama, Surat Yasin Ayat 52, Surat al-Qiyamah ayat 27, dan Surat al-Muthaffifin Ayat 14. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Bacaan Gharib Jadi Ice Breaking Pengajian Ramadhan Ini
Menjadikan Syukur sebagai Bahan Baku Utama Kebahagiaan Keluarga
Suhadi Fadjaray menyampaikan materi dalam Pengajian Ramadan Pimpinan Cabang Muhammdiyah (PCM) GKB, Sabtu (1/4/23) (Rahmat/PWMU.CO)
Menjadikan Syukur sebagai Bahan Baku Utama Kebahagiaan Keluarga, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Fitri Wulandari
PCM GKB – Pengajian Ramadhan 1444 H Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur mendatangkan pemateri Suhadi Fadjaray, Sabtu (1/4/2023).
Dalam Pengajian yang diselenggarakan Mugeb Islamic Center (MIC), dia mengawali materinya di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB dengan menceritakan kisah yang dialami seorang ayah yang telah menghabiskan waktunya untuk bekerja keras demi dapat menyekolahkan anaknya di sekolah terbaik.
Namun sang anak malah tidak bertegur sapa dengan sang ayah bahkan mengharapkan kematiannya agar dapat segera menerima warisan.
“Jangan sampai bekerja, atau berorganisasi dengan luar biasa hingga melupakan keluarga,” tegas konsultan kelurga sakinah ini di hadapan guru 4 sekolah dalam naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB ini.
Dia menyampaikan orangtua perlu memiliki ilmu dalam menjalani biduk keluarga. Sudah jamak terjadi anak yang bermasalah ternyata ketika dirunut lebih jauh bermasalah dari keluarga yang bermasalah.
“Allah mempunyai mekanisme yang luar biasa untuk menyayangi kita, yaitu dengan perintah berpuasa yang termaktub dalam al-Baqarah 183,” kata penulis buku Harmoni Cinta ini.
Allah menyebut orang-orang beriman untuk menerima perintah puasa karena perintah ini adalah sarana untuk menahan diri. Dengan kaitan kemampuan menahan diri inilah nantinya kita akan masuk surga bersama dengan keluarga kita.
Lebih lanjut, dia mengutip data terkait tingkat perceraian di Jawa Timur yang mendudukin peringkat tertinggi se-Indonesia.
“Dari 3 alasan perceraian, yaitu karena tidak harmonis, tidak bahagia, dan faktor ekonomi, alasan tidak harmonis merupakan alasan terbanyak,” sambungnya.
Jika, lanjutnya, dicari sumbernya gugatan datang dari istri sebesar 78 persen, sedangkan gugatan yang diajukan suami sebesar 22 persen. Hal ini menunjukkan tingkat kebahagiaan istri lebih rendah.
“Tentu ada yang perlu dikaji lebih lanjut dari fenomena ini,” jelasnya.
Masuk Surga bersama Keluarga
Suhadi Fadjaray menjeladkan Rasullullah menyatakan jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya: Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” (HR Ahmad)
Dari hadist tersebut dapat diambil simpulan wanita sangat mudah masuk surga karena dia hanya diminta melakukan ibadah yang wajib. Namun tentu ada syarat yang relatif tidak mudah yaitu berlaku taat kepada suami.
“Ibu-ibu ingin masuk surga, kan?” tanyanya pada peserta ibu-ibu.
“Nah, ibu-ibu diharapkan memperhatian syarat yang terakhir, ya,” tambahnya yang diiringi tepuk tangan peserta pengajian.
Suhadi kemudian mengutip surat Luqman ayat 12 yang berbunyi, Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.
Dari surat ini, tegasnya, dapat kita ambil hikmah tentang bahan baku utama bahagianya sebuah keluarga, yaitu bersyukur.
“Punya apapun jika bersyukur akan merasakan bahagia. Surat Luqman ini juga berisi perintah untuk berhikmah. Berhikmah dalam keluarga berarti punya pemahaman, punya ilmu, serta bertutur kata yang baik,” katanya.
Bersyukur dan berhikmah inilah yang menjadi dasar untuk mendidik suami, istri, dan anak dalam keluarga. Akidah, ibadah, dan adab harus selalu dipegang di manapun berada.
“Tidak setiap laki-laki bisa menjadi suami atau ayah. Begitu pula sebaliknya tidak setiap wanita bisa menjadi istri atau ibu. Oleh karena itu jika sudah menjadi suami, ayah maka bersyukurlah. Jangan sampai jomblo memgeluh, punya pasangan mengeluh, punya anak mengeluh,” sambungnya.
Ayah dan ibu harus bersyukur mempunyai anak, sebaliknya anak juga bersyukur memiliki ayah dan ibu. Dengan bersyukur, ungkapnya, ketika menghadapi masalah akan dibicarakan dengan kepala dingin sehingga menemukan jalan keluar terbaik. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber berita Menjadikan Syukur sebagai Bahan Baku Utama Kebahagiaan Keluarga