Alumni Spemdalas Bagi-Bagi Tips Belajar di Luar Negeri

PCM GKB – Tips belajar di luar negeri disampaikan dalam Teenager Global Insight SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Selasa (20/8/2024).
Sebagai pemateri, alumni Spemdalas yang lulus tahun 2014 Muhammad Akmal Rishwanda yang telah lulus dari Tomsk State University Rusia dalam Program Double Degree Jurusan Software Engineering Specialization.
Di depan siswa kelas VII, VIII, dan IX Internasional Class Program (ICP), Akmal mengawali materinya dengan memberi pertanyaan, “Who wants to study aboard?”
Nararya Purwanto dari kelas IX ICP Granada dan dan Muhammad Kenzi dari kelas VII ICP Fair maju dan menyatakan ingin belajar di luar negeri.
Menggunakan bahasa Inggris, Nararya menyampaikan, “Saya ingin kuliah di Oxford atau di Australia karena menurut saya terlalu sempit jika kita membatasi tempat belajar kita hanya Indonesia,” ujarnya.
Tak ingin kalah, Kenzie juga menyampaikan, “Saya ingin kuliah di Jerman karena saya ingin ada perusahaan pembuat mobil di Indonesia, karena saat ini belum ada merek mobil yang keren yang asli Indonesia,” ujarnya dalam bahasa Inggris yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Baca juga: Serunya Lomba Tarik Tambang di Merdeka Spemdalas Ceria
Masih dengan bahasa Inggris, Akmal kemudian menjelaskan menurut survei dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) yang dilakukan kepada 897 responden rentan 17-29 tahun menyatakan bahwa ada beberapa manfaat yang akan diperoleh jika belajar di luar negeri.
“Kalian dapat membuka wawasan dan pola pikir yang lebih luas karena kita dapat berinteraksi berbagai warga negara,” katanya.
Dia memaparkan, selain itu juga dapat meningkatkan kompetensi atau pengalaman secara detail, sebab tidak dapat kita pungkiri, kiblat kemajuan saat ini adalah dunia barat. Self improvement jua berkembang karena kondisi jauh dari orang tua mau tidak mau memaksa kita untuk mandiri.
“Serta yang tak kalah penting adalah terbukanya peluang internasional karena kesempatan magang, volunteer, part time,” jelasnya.
Untuk menghidupkan suasana, Akmal menghadirkan kuis berhadiah untuk seluruh peserta. “This quiz is about landmark of a country. I will show U a landmark and you have to guess the country, okay,” jelasnya.
Ada beberapa gambar yang ditampilkan seperti, piramida from Egypt, US Statue of Liberty, Italia Piza Tower, Malaysia Petronas Twin Towers, dan juga Australia Opera House.
Sebelum menutup materinya, Akmal menyampaikan hal penting sebelum memutuskan belajar di luar negeri.
“Kalian perlu melakukan riset terlebih dahulu terkait universitas yang dipilih, kondisi budaya, bahkan biaya hidup di negara tersebut. Hal ini akan sangat membantu proses kalian selama berada di negeri orang,” tandasnya. (*)
Penulis Fitri Wulandari. Editor Ichwan Arif
Serunya Lomba Tarik Tambang di Merdeka Spemdalas Ceria

PCM GKB – Aneka lomba mewarnai Indonesia Merdeka Spemdalas Ceria (IMSC) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia (RI), Kamis-Jumat (15-16/8/2024) .
Ketua Umum Pimpinan Ranting (PR) IPM Spemdalas Muhammad Alan Herinda menyampaikan IPM Spemdalas mengadakan program kerja IMSC dalam menyambut HUT ke-79 RI.
“Kami mengadakan berbagai Lomba seperti tarik tambang, kepruk air, Bola tali, makan kerupuk, estafet balon, dan balap karung pada hari Kamis, 15 Agustus 2024,” jelasnya.
Dia menuturkan, esok harinya dijadwalkan lomba menghias pot dan kebersihan kelas.
“Saya begitu senang ketika teman-teman semua sangat antusias dalam mengikuti lomba-lomba tersebut. Terlihat wajah wajah ceria dan muka yang berseri-seri,” katanya.
Baca juga: Siswa Spemdalas Main Drama Kolosal Perjuangan di HUT Ke-79 RI
Dia berharap berbagai lomba tadi mengajarkan betapa pentingnya bekerja sama, nilai-nilai persatuan, dan bisa berkomunikasi dengan baik demi mencapai tujuan bersama.
“Lomba-lomba tersebut juga diharapkan menguatkan hubungan silaturahmi dengan sesama. Serta menunjukkan bahwa kalah menang itu biasa. Juara yang sebenarnya adalah mereka yang jatuh lalu bangkit kembali dan pantang mundur sebelum impiannya tercapai,” tuturnya.
Siswa kelas VII Care Kevin Azmy Fachry Susilo mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan lomba yang dilaksanakan IPM Spemdalas.
“Alhamdulillah bisa menjuarai lomba tarik tambang bersama tim kelasnya,” ucapnya.
Dia menceritakan persiapannya cuma atur posisi sama teman-teman dan baca Basmallah sebelum lomba dimulai. “Alhamdulillah menang,” katanya pendek.
Selain tarik tambang, lanjutnya, kelas VII Care juga menang lomba makan kerupuk dan lomba bola tali.
“Seneng banget bisa memenangkan beberapa perlombaan. Untuk lomba makan kerupuk diwakili Fadhilah Ihsan Adlyansyah dan lomba bola tali diwakili Lovely Natasha Velove,” ungkapnya. (*)
Penulis Ria Rizaniyah Editor Ichwan Arif.
Siswa Spemdalas Main Drama Kolosal Perjuangan di HUT Ke-79 RI

PCM GKB – Drama kolosal meriahkan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI di SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Sabtu (17/8/2024).
Ditampilkan di lapangan basket Spemdalas sebagai hiburan setelah upacara bendera, 49 siswa Spemdalas menampilkan adegan masa perjuangan melawan Belanda.
Pelatih drama kolosal sekaligus guru seni Spemdalas, Bambang Hermanto SSn menceritakan alur cerita drama kolosal.
“Adegan diawali dengan 3 orang tentara Belanda yang dipimpin oleh seorang Jenderal. Diiringi rekaman suara berbahasa Belanda, memberikan kesan mereka siap untuk menguasai Indonesia dengan segenap kekuatan,” terangnya.
Dia menuturkan, adegan berganti dengan sekelompok pasukan pejuang Indonesia dengan membawa senjata berupa tongkat dan miniatur senapan. Bendera merah putih juga nampak dikibarkan.
Baca juga: Pahami Makna Kemerdekaan, Isi Pesan Upacara HUT Ke-79 RI di Smamio
“Jika merah putih sudah dikibarkan, tak satupun bendera penjajah yang boleh berkibar,” ucap seorang pejuang yang segera ditimpali dengan tak kalah semangat. “Kita arek Suroboyo berani mati untuk kemerdekaan Indonesia,” katanya berapi-api dan segera disahut pekik Merdeka oleh pejuang yang lain.
Cerita berlanjut dengan menampilkan latar di sebuah pasar. Beberapa siswa mengenakan kostum kebaya, berperan sebagai penjual yang menawarkan jualan dan beberapa siswi berperan sebagai pembeli.
“Ikan-ikan, ada ikan bandeng, ikan gurami, ikan lele, jek seger loh,” tawar penjual ikan.
Tak mau kalah, penjual sayur menawarkan dagangannya, “Sayur-sayur, ayok sayure jek seger, monggo ditumbas.”
Dari arah yang lain, muncul seorang siswa dengan naik sepeda onthel berteriak di tengah pasar. “Londo ngamuk, Londo ngamuk.”
Seketika suasana panik muncul, pembeli dan penjual berlari berhamburan beserta barang dagangan meraka. Untuk menghidupkan suasana, rekaman suara menampilkan suara pesawat perang tempur yang meraung-raung yang disusul dengan masuknya para pejuang dan pasukan musuh yang baku tembak.
Baca juga: Pesan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik untuk Siswa Spemdalas
Tak lama kemudian, Jenderal Belanda jatuh tertembak. Begitupun pejuang Indonesia juga beberapa gugur tergeletak. Terdengar puisi dibacakan oleh sekelompok siswa sambil berjalan.
Ketika puisi berhenti terdengar panduan suara menyanyikan lagu Gugur Bunga sembari jenazah pejuang Indonesia ditutup dengan kain kafan dan duduk di jenazah hingga lagu berakhir.
Dihubungi setelah pementasan, Bambang merasa terkesan dengan penampilan anak didiknya. “Mereka dapat larut dalam suasana sehingga nuansa perjuangan dihadirkan kembali,” katanya.
Tak hanya itu, Bambang juga menyampaikan rasa bahagia atas kerja sama seluruh tim acara yang telah menyiapkan atribut drama kolosal.
“Guru-guru memotong gambar ikan, gorengan, sayur yang akan dijajakan penjual di pasar, mengecat sterofoam sebagai miniatur senapan, bahkan meminjam sependa onthel agar terbangun suasana yang diharapkan.”
Baca juga: Pesan untuk Siswa SD Mugeb pada Upacara HUT Ke-79 RI
Pendapat senada disampaikan oleh pemain drama kolosal, Cahaya Rea. Siswa kelas VII itu berasa bahagia bisa memerankan penjual gorengan.
“Seakan-akan berada di tengah medan pertempuran, saat suara pesawat tempur diputar dengan kencang. Apalagi teman-teman juga berteriak-teriak sambil berlarian saat adegan awal serangan penjajah,” ujarnya. (*)
Penulis Fitri Wulandari. Editor Ichwan Arif
Pahami Makna Kemerdekaan, Isi Pesan Upacara HUT Ke-79 RI di Smamio

PCM GKB – Pahami makna kemerdekaan menjadi isi pesan amanat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Sabtu (17/08/2024).
Upacara ini dipimpin oleh Mutafaq Azizi Avatar, siswa kelas XII-1 yang tergabung dalam ekstra kurikuler Pasukan Bendera Smamio (Pasbamio) dengan menghadirkan Isa Iskandar SSi MPd yang bertugas sebagai pembina upacara.
Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Timur ini memberikan amanat yang cukup singkat agar siswa mampu memaknai kemerdekaan dengan sebenar-benarnya.

Dia menyampaikan, di tengah kemajuan teknologi yang pesat, tantangan baru muncul bagi generasi muda Indonesia: memahami makna kemerdekaan secara mendalam tanpa terjebak dalam ketergantungan teknologi.
“Kemajuan teknologi membawa berbagai manfaat, dari akses informasi hingga konektivitas global. Namun, tanpa pengelolaan yang bijaksana, teknologi dapat menjadi jebakan yang membuat generasi muda kehilangan kendali atas waktu dan perhatian mereka. HP, barang yang kecil itu bisa menjadi penjajahan bagi kita. Penjajahan waktu, penjajahan energi, penjajahan biaya dan lain sebagainya,” paparnya.
Baca juga: Pesan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik untuk Siswa Spemdalas
Dia menambahkan semua hal yang kita punya, akal yang kita punya, pikiran yang kita punya, barang yang kita punya semua tergantung dengan kita. Bagaimana kita bisa memanfaatkan hal itu dengan sebaik baiknya.
“Mari menyambut kemerdekaan dengan akal dan pikiran yang positif. Dengan inovasi dan semangat, generasi muda harus menunjukkan komitmen mereka untuk terus melestarikan nilai-nilai kemerdekaan dengan cara yang relevan,” ajaknya. (*)
Penulis Novania Wulandari. Editor Ichwan Arif
Pesan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik untuk Siswa Spemdalas

Jadilah generasi muda Islam yang hebat yang memimpin bangsa Indonesia. Tugas kita adalah mengisi bangsa kita dengan karya dan membawa bangsa Indonesia yang bermartabat.
PCM GKB – Pesan Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik M. Fadholi Aziz, SSi MPd untuk siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik dalam upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024).
Dalam upacara yang diselenggarakan di lapangan Spemdalas, dia mengajak siswa untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT berupa kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah diraih melalui perjuangan para pahlawan Indonesia.
Aziz sapaan akrabnya mengajak seluruh peserta upacara untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa dalam acara mengheningkan cipta. Dia pun mengajak untuk mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya, yaitu yang dijabarkan menjadi empat poin.
“Pertama, miliki visi yang jelas. Sebagai pelajar tentukan tujuan hidup dan mimpi yang akan diraih,” tegasnya.
Menurutnya visi yang jelas itu akan menuntun seseorang agar mudah mencapai tujuan yang diraih. Tanpanya, bangsa Indonesia sulit meraih kesuksesan di masa depan. “Berikutnya, mari belajar dengan tekun,” ucapnya.
Dia lantas mengutip perkataan Nelson Mandela, “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world. Pendidikan adalah senjata yang sangat kuat untuk mengubah dunia,” terangnya.
Aziz mendorong agar siswa belajar dengan giat dan memperluas wawasan serta puncaknya adalah dapat menerapkan ilmu dengan baik. “Ketiga, kembangkan karakter positif dan berpegang teguhlah pada prinsip moral yang kuat,” tuturnya.
Aziz melanjutkan amanatnya, yaitu agar siswa mengembangkan 4c. Raih 4C. 2C yang pertama yaitu creative and critical thinking. Berpikir kreatif dan kritis. Mencari cara kreatif dan tidak terpaku pada cara konvensional.
C ketiga yaitu communication. Aziz menerangkan siswa harus berlatih untuk berbicara di depan umum dan yang tidak kalah penting adalah kemampuan mendengarkan. “C yang keempat adalah collaboration. Perluas jaringan. Mari berteman yang positif, pilih teman yang dapat mendukung untuk berkembang, belajar dan motivasi,” terangnya.
Terakhir, Aziz berpesan agar siswa meningkatkan kualitas ibadah. “Shalat, membaca Al-Quran, mendekatkan diri kepada Allah. Hal itu dapat meningkatkan ketenangan batin,” tuturnya.
Jadilah, tegasnya, generasi muda Islam yang hebat yang memimpin bangsa Indonesia. Tugas kita adalah mengisi bangsa kita dengan karya dan membawa bangsa Indonesia yang bermartabat.
“Kami berterima kasih kepada bapak ibu guru yang memberikan dedikasi terbaiknya. Dan semoga semua upaya itu menjadi amal jariyah untuk bapak ibu sekalian. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan dan petunjuk untuk bangsa kita tercinta,” harapnya. (*)
Penulis Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif
Pesan untuk Siswa SD Mugeb di Upacara HUT Ke-79 RI

PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024) pagi.
Di lapangan timur sekolah ramah anak itu siswa kelas IV-VI berbaris rapi. Mereka memakai seragam merah-putih.
Tak hanya siswa, para guru turut berbaris dengan berkebaya bagi guru perempuan dan berjas bagi guru laki-laki. Adapun Ikatan Wali Murid (Ikwam) turut hadir dengan memakai pakaian bernuansa merah putih.
Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informasi dan Teknologi Digital (MPID) dan Pengembangan Ranting Yudo Broto, S.E. ditunjuk sebagai pembina upacara. Pada upacara pagi itu, Pak Yudo menyampaikan empat pesan cara meneladani perjuangan para pahlawan.
“Kita sekarang sudah merdeka. Merdeka dari penjajahan atas perjuangan yang dilakukan pahlawan pendahulu kita. Maka kita harus bersyukur dan banyak berterima kasih kepada pahlawan yang mendahului kita,” ujarnya.
Teladani Pahlawan
Selanjutnya ia menegaskan, yang terpenting, mereka harus menangkap pelajaran bagaimana perjuangan dari pendahulu. Karena itulah ia menyampaikan tiga pesan.
Pertama, perjuangan membutuhkan keberanian yang harus tertanam pada masing-masing pribadi. Sebab, menurutnya, tanpa keberanian, perjuangan tak akan berhasil.
“Kalian harus berani berjuang bagi diri sendiri dan untuk masyarakat di sekitar! Berani mencoba melakukan. Kalau ada salah itu biasa tapi harus tetap kita perbaiki,” tuturnya.
“Saya harapkan keberanian itu. Saya bangga terhadap anak-anak di SD mugeb yang sudah punya prestasi tinggi dan harus ditingkatkan lagi,” imbuhnya.
Kedua, sikap pantang menyerah. Sebab, kata Pak Yudo, perjuangan bangsa Indonesia selama berpuluh-puluh tahun dan para pahlawan tak kenal menyerah.
“Dalam meraih cita-cita jangan cepat menyerah. Lakukan semaksimal mungkin sehingga bisa mencapai cita-cita. Kalau jatuh, bangun lagi sampai berhasil!” pesannya.
Ketiga, tawakkal kepada Allah. “Kita tingkatkan tawakkal kita agar berhasil,” ajaknya.
Terakhir, mengingat sekarang sudah masanya era globalisasi dan medsos sangat masif, Yudo menyampaikan harapannya. “Anak-anakku yang sudah banyak mempunyai akun medsos saya harap bijak dalam memakai akun medsos,” ucapnya.
Ia menekankan, “Jangan banyak hibah dan caci maki. Apabila anda salah, akan berbahaya. Maka harus waspada sehingga kita bisa memanfaatkan medsos sebagai sarana kita meraih cita-cita yang akan datang!”
Pelantikan Ortom dan Komunitas
Selain itu, ortom beserta komunitas di bawahnya juga dilantik. Yakni Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM Junio), Pamarsasi yang fokus pada kebersihan sekolah, Jurnalis Cilik, dan Pasukan Matahari (Pasma) yang fokus pada ketertiban di tempat ibadah.
Mereka terdiri dari 10 BPH IPM beserta komunitas di bawahnya, yakni 20 Jurnalis Cilik, 27 Pamarsasi, 30 Pasma, dan 49 PKS. Satu per satu siswa dipanggil namanya. Lalu maju ke panggung.
Upacara pagi itu juga dimeriahkan dengan penampilan Polisi Cilik, Tapak Suci, dan Taekwondo. Kehadiran mereka langsung mengundang gemuruh tepuk tangan dari siswa maupun guru. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah

Siswa SD Mugeb Senam Pagi Bersama Milku

PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) senam pagi bersama Milku, Kamis (15/8/2024). Lapangan timur sekolah ramah ini penuh dengan barisan siswa kelas III-VI yang kompak berbaju nuansa merah dan putih.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Nugra Heny Apriliah SPd mengungkap, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi SD Mugeb dengan Milku. Selain itu, untuk mendukung kesehatan siswa melalui pembagian susu gratis.
“Kegiatan senam ini mengawali lomba Agustusan di SD Mugeb,” ujar Ustadzah Heny, sapaan akrabnya.
Acara dimulai ketika MC Diana Intan Absari atau biasa dikenal dengan nama panggung Intan Sakti menyapa para siswa. “Hari ini ada yang special! Senam pagi bersama Milku. Adik-adik dapat susu Milku gratis,” ucapnya.
Saat mendengar ucapan perempuan yang akrab disapa Kak Intan itu, anak-anak langsung bersorak, “Hore!” Mereka tampak senang. Tangannya menjulur ke atas. Ada pula yang melompat gembira.
Kak Intan pun melanjutkan, “Ada syaratnya, harus semangat senam!”
Selanjutnya, giliran Yesmena Sugesti atau bisa dipanggil Kak Yesi yang naik ke panggung, memakai kaos yang sama-sama bergambar sapi-sapi seperti yang tertera di kemasan Milku. Dialah pemimpin senam pagi bersama Milku. Senam perpaduan aerobik dan zumba untuk anak-anak itu dilakukan selama 8 menit.
Baca juga: Hidup Sehat ala Warga Spemdalas
Dapat Susu Gratis
Siswa semangat senam pakai pernak-pernik merah putih. Seperti Aleeya Zahira, siswi kelas III, yang menempelkan stiker merah putih berbentuk hati di pipi kirinya. Juga Chindaga Lalitta kelas IV Musa yang membawa bendera merah putih mini. Tidak hanya siswa yang semangat senam, para guru juga tak kalah semangat di antara barisan siswa.
Setelah senam di bawah langit yang cerah, siswa-siswi pun mendapatkan susu gratis Milku. Satu per satu siswa dari kelas III-VI berbaris di depan stan Milku. Ada tiga rasa susu yang mereka bagikan, yaitu stroberi, cokelat, dan vanila.

Sebelumnya, anak-anak mendapatkan selembar voucher yang telah dibagikan oleh petugas Milku dan ustadz/ustadzah. Pada voucher itu tertulis, “Milku made with Real Milk from Belgian Cows, Free 1 botol Milku.”
Para siswa wajib menukarkan voucher tersebut untuk mendapat sebotol Milku. Biasanya minuman susu ini dijual dengan harga Rp 3.000 per botol 200 ml.
School to School
Kak Intan menjelaskan, senam pagi ini adalah progam School to School yang diadakan oleh Perusahaan Wingsfood. Sejauh ini Milku sudak mengelilingi enam sekolah di Kabupaten Gresik. “SD Mugeb adalah sekolah ketujuh yang Milku kunjungi,” terangnya.
Lokasi perusahaan Wingsfood ini memang dekat dengan SD Mugeb. Yakni di kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. “Dari perusahaan yang sama dengan Mie Sedap,” ungkap Kak Intan. Wingsfood memang memproduksi beragam produk, seperti Kecap Sedap, Mie sukses, Milkjus, Tea Jus, dan lainnya.
Baca juga: Berbicara atau Mendengar, Mana yang Lebih Sulit?
Ada tujuan mulia yang mereka usung dari program ini. “Agar anak-anak tahu kegunaan minum susu. Karena banyak anak-anak yang hanya tahu perlu minum susu tapi tidak tahu kegunaannya,” imbuhnya.
Selain mengadakan senam pagi, Milku juga menggandeng RSUD Ibnu Sina Gresik. Hadirlah dua dokter untuk menjelaskan manfaat minum susu kepada para siswa. Penjelasan mereka dimulai dengan ragam sumber tenaga yang manusia peroleh. Seperti karbohidrat, protein, dan lemak. (*)
Penulis Nada Janeeta Permana, Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. Editor Sayyidah Nuriyah.
Hidup Sehat ala Warga Spemdalas

PCM GKB – Hidup sehat dengan mengadakan senam sehat ala warga SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Kamis (15/8/2024).
Selama 45 menit, siswa, guru, dan karyawan Spemdalas mengikuti senam pagi di lapangan basket Spemdalas dengan instruktur senam Kak Wahono.

“Mana suaranya,” teriak Kak Wahono memulai memandu senam.
“Heah, heah,” teriaknya kembali.
Siswa, guru, dan karyawan bersama-sama mengikuti pemanasan di awal senam. Setelah itu, Kak Wahono dengan mengenakan kaos warna hijau toska, celana abu-abu, dan bertopi ini terus menerikan semangat kepada peserta senam.

“Mana semangatnya? Heah,” ujarnya lagi.
Supaya menambah semangat, instruktur tidak hanya berada di panggung di bagian depan, tetapi dia juga berkeliling. Hal ini membuat peserta bertambah semangat.
Baca juga: Masa Pubertas, Ini Penjelasan Guru Spemdalas
Ketua Umum PR IPM Spemdalas Muhammad Alan Herinda mengaku senang dengan kegiatan senam pagi bersama ini. “Seru, instrukturnya juga semangat sekali,” katanya usai senam pagi.
Dia mengatakan, kegiatan ini adalah inisiatif IPM sebelum kegiatan lomba yang akan diikuti siswa. “Biar mereka semangat dan sehat semua,” ucap siswa yang duduk di kelas IX C ini. (*)
Penulis Ichwan Arif.
Air Nabeez, Minuman Kesukaan Rasulullah

PCM GKB – Air nabeez, minuman kesukaan Rasulullah disampaikan Ust. Sonif Priadi, Lc., M.A. di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Selasa (13/8/2024).
Dalam kajian dengan materi Kitab Hadist Syarah Muslim, Ust. Sonif Priadi menyampaikan air nabeez adalah minuman yang dibuat dengan merendam biji kurma dalam air, lalu dibiarkan semalaman.
“Minuman ini mengandung banyak zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” jelasnya.
Dia menuturkan, Rasulullah SAW memiliki banyak hal-hal favorit, termasuk minuman dan air nabeez salah satunya. Air Nabeez dibuat dengan merendam buah kering atau biji-bijian dalam air, seperti kurma, anggur, atau kismis.

Kandungan buah kurma yang direndam akan larut ke dalam air, sehingga air tersebut akan kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, air nabeez juga dapat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur sistem pencernaan, serta memberikan kelembutan pada kulit.
Dengan begitu banyak manfaat yang dimiliki, tidaklah mengherankan jika Air Nabeez menjadi minuman favorit Rasulullah SAW. Air nabeez dapat dengan mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan yang sederhana dan langkah yang mudah diikuti.
Baca juga: Ujian Allah untuk Kuatkan Iman Hambanya
“Oleh karena itu, penting untuk mencoba minuman ini dan merasakan manfaatnya bagi kesehatan kita,” tegasnya.
Rendaman air kurma biasanya terdiri dari campuran air dan buah kurma yang direndam dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan minuman yang kaya akan nutrisi. Selain menjadi minuman yang menyegarkan, rendaman air kurma juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan kita.
“Untuk membuat Air Nabeez, caranya sangat mudah. Cukup merendam sejumlah biji kurma dalam air bersih semalaman. Pada pagi hari, air dipisahkan dari biji kurma dan siap untuk diminum. Tapi, jangan sampai 3 hari, nanti sudah tidak sehat lagi,” terangnya. (*)
Penulis Ichwan Arif.
Masa Pubertas, Ini Penjelasan Guru Spemdalas

PCM GKB – Mengenal Masa Pubertas menjadi tema Kajian Muslimah (Kalimah) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Jumat (9/8/2024).
Dalam penjelasannya, pemateri Anis Shofatun SSi MPd menjelaskan anak-anak saat ini masuk usia SMP. Jadi harus ada perubahan mainset.
“Jika saat SD anak-anak masih banyak aktivitas bermain, di SMP anak-anak sudah mulai dikenalkan dengan konsep berpikir, menggali informasi, serta bertindak berdasarkan ilmu,” kata guru biologi Spemdalas di Andalusia Hall.
Anis kemudian menunjukkan slide materi terkait pembagian 9 tahap tumbuh kembang mulai 0 tahun sampai lebih dari 55 tahun.
“Pada usia anak-anak yang saat ini berada di rentang 12-17 tahun, kalian berada pada tahap kelima, yaitu tahap kebingungan dan identitas peran,” lanjutnya.
Baca juga: Berbicara atau Mendengar, Mana yang Lebih Sulit?
Masa ini, sambungnya, juga disebut masanya badai. Mengapa, karena banyaknya perubahan yang terjadi pada diri kalian. Pencarian identitas adalah hal yang membingungkan karena mengenal sosok-sosok baru yang diidolakan.
Anis kemudian menjelaskan makna pubertas sebagai proses perubahan fisik dan akal seseorang saat berada di tubuh yang dewasa (beranjak dewasa) yang mampu melakukan proses reproduksi. Pada masa ini hormon-hormon reproduksi mulai aktif.
“Di satu sisi, hal ini merupakan hal positif, karena menunjukkan kenormalan. Sebaliknya, hal ini membawa konsekuensi logis terkait menjaga keberadaan, kesehatan, serta kehormatannya,” ungkapnya.
Secara syariat, lanjutnya, masa pubertas dimaknai sebagai konsekuensi kemampuan membedakan baik dan buruk serta mampu menerima akibat dari setiap perbuatan yang dilakukan.
“Ada juga beberapa tanda bahwa seorang anak sudah memasuki pubertas, yaitu tumbuh rambut di daerah sensitif, keluarnya air mani saat mimpi atau syahwat, mendapatkan haid, dan genap 15 tahun,” terangnya.
Selain tanda-tanda utama tersebut ada tanda-tanda sampingan. Misalnya tumbuh jerawat, perubahan suasana hati, bau badan yang mulai menyengat, dan ukuran panggul yang membesar bagi perempuan.
“Yang perlu anak-anak ketahui bahwa ada beberapa hukum yang menyertai masa pubertas,” jelasnya.
Pertama adalah bahwa sudah dibebankan kewajiban syariah yang akan menimbulkan dosa jika tidak dilakukan, seperti sholat fardhu, puasa Ramadhan, dan menutup aurat.
Kedua adalah tidak bersentuhan dan memandang kepada lawan jenis yang bukan mahram. Dalam kaitan ini juga tidak berduaan dengan lawan jenis.
Ketiga adalah keharusan seseorang untuk menanggung hukuman atas tindakan yang dilakukan. “Sedangkan keempat adalah jika ia adalah anak yatim, ia telah diperbolehkan untuk mengelola hartanya sendiri dengan syarat ia bisa mengelola hartanya dengan baik,” katanya.
Dia berharap siswa dapat memahami apa yang terjadi dalam diri kalian. Menerima dan menjalankan dengan bahagia dan tanggung jawab.
“Yang tak kalah penting adalah temukan identitas diri yang positif. Kalian dapat mempersepsikan diri kalian sebagai siswa yang tidak pernah terlambat masuk sekolah, siswa yang rajin mencatat, siswa yang kritis dalam berpikir, atau bahkan siswa yang mengajak teman untuk beribadah,” tandasnya. (*)
Penulis Fitri Wulandari. Editor Ichwan Arif.