Antusiasme Siswa ICP Spemdalas Rafting di Fantastic Trip
PCM GKB – Siswa Kelas IX ICP (Internasional Class Program) SMP Muhamamdiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas) mengikuti Fantastic Trip di Pacet Mojokerto, Rabu (28/9/22).
Wakil Kepala Spemdalas Bidang Pengembangan Pendidikan (PP) Jamilah MSi menjelaskan kegiatan yang bertema Think Bigger, Act Better merupakan kegiatan aplikasi dan pengembangan wawasan siswa.
“Mereka dapat melihat dan belajar langsung kondisi sekitar,” imbuhnya.
Untuk menyukseskan acara ini, Koordinator ICP Wiwik Indrawati SPd telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik. Mulai dari survei lokasi, mendata perlengkapan tiap peserta, serta menyusun rundown kegiatan dengan sistematis.
Dia memaparkan rombongan terdiri dari 50 siswa dan 4 guru, sejak pagi telah bersiap. Setelah berfoto bersama di lapangan Spemdalas, mereka berangkat tepat pukul 07.00 dengan naik armada bus.
“Memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai lokasi. Sampai di sana, rombongan disambut instruktur untuk melakukan streching. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari cedera saat kegiatan inti. Tak lama kemudian, peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri 3-4 orang,” katanya.
Baca selengkapnya Serunya Siswa ICP Spemdalas Rafting di Fantastic Trip
Dalam Rangka Lomba LPCR, PCM GKB Mempersiapkan Video Dokumenter
PCM GKB – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Jawa Timur mempersiapkan Lomba Video Dokumenter yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah di acara Muktamar Ke-48 Muhammadiyah, 18-20 November 2022.
Wakil Ketua PCM GKB Gresik yang membawahi Majelis Infokom, Pustaka, dan Peminaan Organisasi Otonom (IPPO) PCM GKB Gresik Ir Hadi Suroso MSi mengatakan bentuk partisipasi ini bukan yang pertama kali.
“Periode sebelumnya kita berhasil merebut juara III pada kegiatan LPCR yang diadakan di Gowa Sulawesi tahun 2019,” ujarnya, Kamis (29/9/22).
Dia memaparkan setelah ada penunjukan dari PCM GKB kepada Majelis IPPO untuk berpartisipasi dalam lomba dalam rangka Semarak Muktamar, kami mengadakan rapat untuk melaksanakan amanah tersebut.
“Bukan hanya dalam ajang video dokumter yang berdurasi 5 menit, kami juga meniapkan diri untuk mengikuti lomba foto Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Untuk persiapannya, kita teleh menyebar flyer ke seluruh AUM dan Ortom supaya mereka mengirimkan 5 karya terbaik untuk nantinya kita seleksi untuk mewakili PCM GKB,” tambahnya.
Baca selengkapnya PCM GKB Siapkan Video Dokumenter Lomba LPCR Sambut Muktamar
Pesan Kammil SPEMDALAS Tentang Batasan Aurat dan Hikmahnya
PCM GKB – Aurat dan batasannya dibahas dalam kegiatan Kajian Muslim Milenial (Kammil) SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas), Jumat (30/9/22).
Guru al-Islam Spemdalas Chanif Ichsan SFil menyampaikan tentang aurat adalah bagian tubuh dari manusia yang sangat wajib ditutupi dan haram bila terlihat oleh orang lain kecuali oleh mahramnya.
“Dalil perintah menutup aurat disampaikan dalam Surat an-Nur ayat 30, Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat,” katanya di depan peserta putra di Masjid Taqwa Spemdalas.
Dia mengatakan dalil larangan melihat aurat orang lain. Seperti yang diriwatarkan HR Muslim 338, Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki (lainnya), dan janganlah pula seorang wanita melihat aurat wanita (lainnya). Seorang pria tidak boleh bersama pria lain dalam satu kain, dan tidak boleh pula seorang wanita bersama wanita lainnya dalam satu kain. Batasan aurat laki-laki adalah di bawah pusar dan di atas kedua lutut.
Baca selengkapnya Kammil Spemdalas: Bahas Batasan Aurat dan Hikmahnya
Jumat Berkah Pimpinan Ranting Aisyiyah GKB 5
Jumat (13 Agustus 2022) – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah GKB 5 melaksanakan kegiatan jumat berkah sembako. Dalam acara jumat berkah ini, PRA GKB membagikan sembako kepada janda-janda dan tukang becak. Sembako dibagikan diwilayah Pondok Permata Suci (PPS), Kedanyang.

“Kami berharap, dengan PRA Aisyiyah bagi-bagi sembako, bisa sedikit meringankan beban orang-orang yang membutuhkan. Dan semoga yang ikut mesupport acara rutinan PRA GKB diganti Allah pahala”. Ucap bu Ken.

PRA GKB berharap kedepannya bisa berbagi sembako dengan jumlah yang lebih banyak, karena masih banyak membutuhkan uluran tangan kita yang lebih beruntung
Luar Biasa Kemegahan Masjid Taqwa Spemdalas Dipuji Haedar Nashir
“Alhamdulillah dapat apresiasi dari Prof Haedar Nashir. Ini adalah masjid Allah dan tentu masjid kita, dari amal usaha PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) GKB untuk umat.”

Demikian ungkapan syukur Kaswandi, Ketua Takmir Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik periode 2020-2024 usai mengetahui Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi memuji kemegahan masjid itu, saat meresmikannya pada Senin (11/07/22) malam.
“Dari luar megah, di dalam juga harus megah, agar jamaah beribadah dengan khusuk dan nyaman.” Ucap Kaswandi, Ketua Takmir Masjid Taqwa
“Masjid Spemdalas memang sengaja kami buat dengan desain yang minimalis, karena masjid ini berletak dipinggir jalan, sehingga harus bisa menarik perhatian orang yang lewat, dan diharapkan juga semakin besar masjid ini, semakin banyak jamaahnya”. Ungkap Kaswandi, Ketua Takmir Masjid Taqwa.

Senada dengan warna kebanggaan Spemdalas, hampir setengah bagian atas depan masjid tiga lantai itu didominasi warna oranye dengan ornamen putih. Sedangkan bagian depan (sisi selatan) bawah yang menghadap jalan raya—sepenuhnya berbahan kaca.
Masjid yang dipuji oleh Haedar Nashir karena kemegahannya, ternyata belum sepenuhnya rampung dan prosesnya masih 90 persen. Kuswandi juga mengatakan, Masjid ini masih belum sempurna. Masih ada bangunan finishing yang akan dikerjakan seperti menara, plafon teras, dan nama masjid.
Cita-Cita Individu Harus Selarah dengan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah
PCM-GKB. Cita-cita individu harus selarah dengan cita-cita hidup Muhammadiyah disampaikan Dr Taufiqullah Ahmadi MPdI dalam Kajian Pengajian Ideologi Muhammadiyah secara hybrid, Selasa (15/2/22).
Dalam kajian yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB Gresik ini Taufiqullah mengatakan semua orang memiliki cita-cita yang berbeda secara individu. Tiap individu, ranting atau Aisyiyah punya cita-cita hidup yang bersifat individu bagi dirinya sendiri.
“Jadi berbeda, cita-cita hidup setiap individu dengan cita-cita hidup di dalam Muhammadiyah,” ujarnya di hadapan jamaah di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik.
Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini memaparkan kalau kita sebagai warga Muhammadiyah, cita-cita individu harus disamakan, diseleraskan dengan cita-cita hidup Muhammadiyah.
Jangan sampai, lanjutnya, cita-cita pribadi itu bertentang dengan cita-cita hidup Muhammadiyah. Ketika menjadi pengurus, anggota Muhammadiyah, cita-cita hidupnya tidak sama dengan cita-cita hidup Muhammadiyah-nya. “Apakah ini ada atau tidak engge?” tanyanya ke jamaah.
Rumusan Muhammadiyah
Taufiqullah menjelaskan orang yang ada di dalam Muhammadiyah, tapi cita-cita hidupnya bertentangan dengan Muhammadiyah itu perlu diberi penjelaskan supaya orang itu bisa menyamakan keyakinannya dan cita-cita hidup sesuai dengan yang dirumuskan Muhammadiyah.
“Mengapa para pimpinan merumuskan Matan Keyakinan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM)?” tanyanya.
Para pimpinan, tegasnya, merasa semangat juang warga Muhammadiyah dalam menggerakkan Muhammadiyah semakin menurun. “Itu disampaikan pada tahun 1969,” katanya.
Panglima Perang
Taufiqullah mengungkapkan Cabang dan Ranting adalah ruh. Dia adalah panglima perang. Kalau Cabang dan Ranting tidak memiliki semangat berjuang dalam ber-Muhammadiyah, maka Muhammadiyah akan mandek dan tidak berkembang.
“Salah satu faktor adalah mengapa para pengurusnya tidak bergerak, penyebabnya pertama adalah karena mereka tidak memahami MKCHM,” katanya.
Kedua, sambungnya, semangat warga Muhammadiyah lebih mementingkan pribadi dan pertimbangan materi atau duniawi. Kepentingan agama dan akhirat kurang diperhatikan.
- “Ada orang Muhammadiyah pertimbangannya, semisal dia berprofesi sebagai dokter, terus dia mengatakan kalau aku sibuk ngurusi Aisyiyah, maka tidak akan buka praktik,” ungkapnya.
Faktor ketiga, lanjutnya, banyak warga yang mengaku anggota, simpatisan, bahkan menjadi pengurus Muhammadiyah tetapi sebenarnya mereka belum mengerti hakikat Muhammadiyah. (*)
PCM GKB Gresik Menyabet sebagai Nominasi Cabang Unggulan Nasional dalam LPCR tingkat Nasional 2018
PCMGKB. PCM GKB Gresik sabet nominasi cabang unggulan nasional dalam Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Expo II, Minggu (21/10/18), Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Pengumuman nominasi dan juara cabang unggulan nasional disampaikan langsung…
Hat-hati Benturan Berdarah Sesama Umat Islam
PCM GKB – Saat ini umat Islam harus banyak bersyukur dengan adanya diskriminasi yang dilekatkan padanya.’’Ustadz mereka demo lebih dari jam 18.00 boleh namun jika umat Islam tidak boleh. Saya jawab karena mereka tidak sholat Maghrib,’’ ujar Ustadz…
BEDAH RUMAH
PCM_GKB.-Tepatnya hari selasa, 03 Januari 2017 pukul 20.10, ada info masuk ke LAZISMU Kantor Layanan GKB Gresik. Pada Rabu pagi pukul 09.30 tim langsung memastikan kebenaran berita yang beralamat di Jl. Dr Wahidin SH Rt 02 Sumber Kembangan Kebomas…
Pelatihan KOKAM
(komando kesiap-siagaan angkatan muda muhammadiyah) Bertepatan dgn tgl 8-9 april 2017 Pemuda Muhammadiyah GKB mengikuti diklatsar KOKAM yg diadakan oleh PCPM Balongpanggang. Kegiatan ini diwakili oleh 5 (lima) anggota Pemuda Muhammadiyah diantaranya: 1.…