Preloader
KM3 GKB PCM GKB bersama unsur Pemuda Muhammadiyah, Majelis Tabligh, dan para da’i muda membentuk KM3 GKB dalam Kopdar Da’i Muda GKB, Jumat (25/9/2026).
KM3 GKB

PCM GKB bersama unsur Pemuda Muhammadiyah, Majelis Tabligh, dan para da’i muda membentuk KM3 GKB dalam Kopdar Da’i Muda GKB, Jumat (25/9/2026).

PCM GKB – Dakwah generasi muda Muhammadiyah di Gresik Kota Baru (GKB) kini memiliki ruang kolaborasi baru.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) bersama unsur Pemuda Muhammadiyah, Majelis Tabligh, dan para da’i muda membentuk Korps Muballigh Muda Muhammadiyah (KM3) GKB dalam Kopdar Da’i Muda GKB, Jumat (25/9/2026).

Pertemuan yang diikuti 15 perwakilan tersebut menjadi ruang awal untuk mempertemukan para generasi muda yang memiliki perhatian pada dakwah, masjid, media sosial, dan pengembangan kegiatan anak muda di lingkungan Muhammadiyah GKB.

Gagasan pembentukan KM3 GKB berangkat dari kebutuhan ruang dakwah yang lebih dekat dengan generasi muda, sehingga anak muda memiliki ruang berkumpul, belajar, berkontribusi, dan mengembangkan berbagai potensi yang mereka miliki.

Wakil Ketua PCM GKB Bidang Pustaka, Informasi, Media Sosial, Pengembangan Ranting dan Bidang Tabligh, Masjid, Pendidikan Kader, Yudo Broto, S.E., mengatakan pembentukan KM3 perlu segera diikuti dengan langkah nyata dan program yang dapat dijalankan secara rutin.

“Yang penting melangkah dulu. Mungkin yang paling mudah kan bikin kajian dulu. Nanti dari kajian muncul ide lagi,” ujarnya.

Yudo juga mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam dakwah melalui media sosial. Menurutnya, ruang digital dapat menjadi salah satu sarana yang dikembangkan bersama oleh para da’i muda.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Chanif Ichsan, S.Fil., menekankan pentingnya merancang kegiatan yang sesuai dengan karakter dan keseharian anak muda. Salah satu gagasan awal yang dibahas adalah kajian yang dilaksanakan pada Sabtu pagi dengan konsep yang lebih menarik bagi anak muda.

“Akhirnya kita sepakati, ini baru plan yang pertama. Harinya adalah hari Sabtu pagi,”  ujarnya.

Generasi Muda

Hal senada disampaikan Ustadz Aditama, S.Pd.I., M.Ag. Menurutnya, waktu kegiatan perlu disepakati bersama karena sasaran KM3 adalah anak muda dan guru-guru muda yang memiliki aktivitas masing-masing.

“Kalau bagi kami yang di lingkungan sekolah, targetnya adalah anak muda, terus guru-guru muda. Maka lebih kuat di hari Sabtu.”

Program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada kajian, tetapi juga dapat berkembang menjadi kegiatan sosial, aktivitas masjid, dan berbagai kegiatan yang relevan dengan kehidupan generasi muda.

Bagi Ustadz Asy Syihab Azhar, S.H., M.H., da’i muda Muhammadiyah GKB sekaligus kader PRM GKB 4, ruang kolaborasi seperti KM3 dapat menjadi tempat untuk mempertemukan lebih banyak anak muda dengan potensi dan jejaring yang mereka miliki.

“Saya ada teman dan ini kayaknya sangat cocok banget untuk kita libatkan.”

Kopdar perdana ini menjadi langkah awal bagi KM3 GKB untuk membangun gerakan dakwah yang bertumbuh bersama generasi muda.

Tidak hanya menjadi wadah bagi para da’i muda, tetapi juga ruang kolaborasi bagi lebih banyak anak muda untuk belajar, berkontribusi, dan menghadirkan kegiatan positif di lingkungan Muhammadiyah GKB sehingga anak muda merasa bahwa masjid, dakwah, dan Muhammadiyah juga memiliki tempat bagi mereka. (*)

Penulis Iqbal Fathony Ramadhan. Editor Ichwan Arif.


Eksplorasi konten lain dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB)

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

By admin

Eksplorasi konten lain dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB)

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca