Musycab Bersama PCNA-PCPM Diingatkan 10 Komitmen

PCM GKB – Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama Pimpinan Cabang Nasiyatul Aisyiyah (PCNA) dan Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gresik Kota Baru dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Ir Sugeng MM.
”Ini merupakan Musycab kedua untuk PCNA dan Musycab pertama untuk PCPM GKB Gresik. Kami dari PCM berharap, kader PCNA dan PCPM memiliki pemikiran dan sikap yang patut untuk dicontoh,” ujarnya sembari melantunkan ayat al-Quran surat Ali Imran ayat 104.
Sebagai seorang kader, apalagi kader muda dalam lingkup PCM GKB hendaknya saling mengajak saudara-saudaranya untuk melakukan kebaikan sesuai dengan petunjuk Allah
“Hal ini sesuai dengan 10 komitmen yang telah diserukan oleh para kader NA,” ujar Sugeng.
10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah itu adalah
– Senantiasa shalat fardhu tepat waktu dan berjamaah
– Membaca al-Quran dan maknanya
– Beradab Islami dalam kehidupan
– Beramal saleh mulai dari diri sendiri
– Sedekah waktu untuk Nasyiah minimal satu pekan satu kali
– Membaca satu hari satu tema
– Mengikuti kajian minimal satu pekan satu kali
– Berjiwa mandiri dan berpikir positif dalam segala hal
– Responsif terhadap permasalahan lingkungan sekitar
– Mampu membagi waktu antara keluarga dan Nasyiah
Sugeng menyampaikan, para kader muda ini merupakan wujud dari perubahan dan pembaharuan. Sesuai dengan tema, Sugeng berpesan, para kader NA dan Pemuda Muhammadiyah mampu menjadi pemuda-pemudi negarawan harmoni memajukan Gresik Kota Baru. (*)
Penulis Novania Wulandari
Ketua PCNA GKB 2016-2022 Berpamitan

PCM GKB – Ketua PCNA GKB 2022-2026 Irma Sonya Suryana SKom MSi berpamitan saat menyampaikan sambutan di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB.
Di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik itu, Sonya lantas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik“Dari Ayahanda sekalian, kami bisa mengetahui bagaimana cara berjihad melalui ortom di lingkungan PCM GKB,” ungkapnya.
Ibu yang sehari-harinya bekerja di Smamio itu lantas memohon maaf sebesar-besarnya atas banyaknya program yang belum terrealisasi. Pihaknya berharap, di kepemimpinan berikutnya bisa merealisasikan program-program yang direncanakan.
Salah satu mimpi yang belum terlaksana dan diharapkan dapat terlaksana di kepemimpinan selanjutnya ialah memiliki penitipan anak. “Karena kader Nasyiah berisi perempuan muda. Yunda-Yunda Nasyiah membawa anak itu sudah biasa,” ungkap ibu dua anak itu.
Selanjutnya, Sonya menyampaikan, mohon izin pamit dari NA. “Karena memang dari AD ART yang ditentukan pada Muktamar, usia kami sudah tidak bisa berkiprah di Nasyiatul Aisyiyah,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023).
Sonya lantas menyebutkan empat kader Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Gresik Kota Baru (GKB) lainnya yang juga demisioner. “Ada Yunda Ulyatun Nikmah, Yunda Kaiisnawati, Yunda drg Yayuk Susilawati, dan Yunda Anis Yuli. Beliau-beliau telah mengabdi, membantu kami menjalankan tugas sebagai kader NA,” urainya.
Terakhir, Sonya menutup sambutannya dengan pesan kepada kader yang nantinya terpilih. “Percayalah, layukalifullahu nahfsan illa wus’aha. Allah tidak akan membebani hambaNya melebihi kemampuannya,” ungkapnya.
Dia menegaskan, “Ketika Yunda terpilih menjadi Ketua PCNA itu artinya Allah telah menitipkan kemampuan dan memandang Ayunda mampu memimpin ortom Nasyiatul Aisyiyah di GKB.” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Tak Selamanya Memimpin, Inilah Puncak Regenerasi

PCM GKB – Tak selamanya memimpin, Musycab inilah puncak regenerasi di Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB.
Demikian kata Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrohman SThI dalam sambutannya di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB. Agenda ini berlangsung di Cordoba Convention Hall, SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Di awal sambutannya, Hudzai–sapaan akrabnya–bersyukur, “Alhamdulillah, kita sampai pada acara puncak hari ini.”
Bapak dua anak ini menerangkan, “Saya dan Yunda Sonya (Ketua PCNA GKB) tidak selamanya memimpin di sini, maka kita harus melakukan regenerasi. Inilah acara puncak regenerasi!”
Pria yang sehari-harinya bekerja di Smamio ini pun mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB. “Yang selalu memberi dukungan materi maupun moral sehingga acara berlangsung baik. Terima kasih,” ungkapnya. Tepuk tangan meriah menggema di ruang lantai 4 gedung Smamio itu.
Beberapa poin penting untuk kader pun dia sampaikan. “Karena yang hadir di sini merupakan kader semua,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023) pagi.
Dia lantas menukil Ash-Shaff ayat 4 untuk memperkuat, para kader itu harus merapatkan barisan sehingga terbentuk organisasi yang kokoh tak tertandingi. “Kita bs mencetak generasi penerus khoirul bariyah sebagaimana dalam al-Bayyinah ayat 7. Kita di sini beriman dan beramal shalih,” terangnya.
Suami Ain Nurwindasari SThI MIRKH ini mengimbau peserta untuk menjadi khairu ummah yang beramar makruf dan bernahi munkar. “Kita sudah masuk di sini, sebagai kepala keluarga tidak hanya mencari nafkah ke keluarga tapi juga beramar makruf nahi munkar,” tuturnya.
Hudzai yakin, itu semua bisa mereka lakukan kalau mengingat hadist shahih: “Setiap persendian manusia itu wajib disedekahi.”
Dari hadits itu, menurut Hudzai, langkah kaki dan gerak tubuh, seluruh organ yang manusia miliki, wajib disedekahi. “Organ yang kita punya tidak serta merta digunakan untuk hal duniawi tapi bersifat ukhrawi juga. Tiap sendi gunakan mendekatkan diri kepada Allah,” imbaunya.
Yang pemuda aktif di Pemuda Muhammadiyah itu sedekah. Begitu pula yang pemudi, aktif di Nasyiatul Aisyiyah itu sedekah. “Bukan hanya sedekah materi tapi juga sedekah pikiran dan keyakinan. Bismillah agenda Musycab mendapat pemimpin terbaik,” tutupnya. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Bandar Grisse Bawa Siswa Smamio Juara I Esai
PCM GKB – Bandar Grisse membawa siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur dalam ajang lomba menulis esai tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Perpustakaan Pelangi Gresik.
Dalam ajang lomba yang bekerja sama dengan PT Smelting dan KlikJatim.com. ini siswa kelas XI IIS Kirana Aura Zahy menyabet juara 1 dalam lomba yang bertajuk Ayo Suarakan Gagasanmu yang diikuti pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Gresik.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana SKom Msi mengatakan Kirana Aura Zahy lolos seleksi ke dalam 8 (delapan) peserta yang berhak mendapatkan coaching penulisan dari Tribun News Januar Eka Ramadhan.
“Dalam coaching penulisan tersebut, Kirana mendapat masukan, arahan terkait dengan isi esai yang sudah dibuat. Tindak lanjutnya, dia harus melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan arahan yang sudah diberikan,” katanya.
Dia menuturkan, pengumuman juara I-III diumumkan melalui instagram Perpustakaan Rumah Pelangi, Senin (24/7/2023).
“Naskah esai Kirana berludul Ibarat Gadis, Bandar Grisse Semakin Cantik dan Menawan,” jelasnya.
Potensi Gresik
Kirana, sapaan akrabnya, mengaku senang bisa meraih prestasi menulis esai ini. “Setelah mendapatkan coaching, saya butuh melakukan wawancara 2 narasumber,” kenangnya, Selasa (25/7/2023).
Dia menuturkan, keberhasilan meraih prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan arahan dari guru Pembina dan support dari orangtua.
“Untuk melengkapi isi esai, saya pun harus melakukan wawancara ke Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah raga (Kadisparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, dr Saifudin Ghozali,” kata putri dari Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Ichwan Arif ini.
Proses wawancara ini, lanjutnya, untuk menggali informasi lebih dalam tentang Bandar Grisse sebagai cagar budaya dan potensi sebagai sarana eduwisata. Hal ini untuk menyempurnakan isi dari esai.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat beruntung bisa langsung mendapatkan informasi langsung dari bapak Kadis dr Saifudin Ghozali dengan data dan juga potensi Bandar Grrisse ke depannya,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, melakukan wawancara juga ke Duta Pariwisata Kota Gresik 2021-2022 Yoraisa Ghani Setiawan.
Potensi Menulis
Kirana mengangatan prestasi ini merupakan motivasi untuk menggiatkan kembali kemampuan menulisnya.
“Aku ingin sekali masuk ke perguruan tinggi negeri impianku. Oleh karena itu aku harus banyak mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai dengan passion-ku,” ungkapnya.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana pun jeli melihat potensi yang dimiliki Kirana. “Kirana ini anaknya gak gampang nyerah. Dia jemput bola minta untuk segera dibantu melakukan wawancara, dihubungkan dengan narasumber yang sangat mendukung untuk penyelesain esainya. Itu yang membuat saya makin senang,” katanya.
Dia menuturkan, durasi waktu yang diberikan untuk merevisi setelah mendapatkan coaching dari penyelenggara juga dimanfaatkan sebaik-baiknya. Di sela aktivitas di Ikatan Pelajar Muhammmadiyah (IPM), Kirana terus memperbaiki esainya sesuai dengan ketentuan.
“Berkat ketelatenan ini, Kirana membuahkan hasil yang optimal dengan meraih juara I,” jelasnya. (*)
Selamat! (*)
Editor Ichwan Arif.
Istri Pergi Musyda Nasyiah, Suami Berkata: Tenang Aja Rumah Aman Sayang, Love U
Istri Bermusyda Nasyiah, Suami: Tenang Aja Rumah Aman, Love U; Liputan Anik Nur Asia Masud
PCM GKB– Semarak Musyawarah Daerah (Musyda) XIV Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah) Kabupaten Gresik yang digelar Ahad (23/07/23), tidak hanya dirasakan oleh para anggota NA Gresik. Suami yang ditinggalkan oleh para peserta untuk bermusyawarah ini juga men-support para istri agar acara ini berjalan dengan sukses.
Terlihat dari karangan bunga yang dikirimkan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses Musyawarah Daerah XIV Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Suami Nasyiatul Aisyiyah (ISNA), Tenang Aja, Rumah Aman, Love U.’
Kalimat paling akhir membuat peserta yang melewati karangan bunga di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik menuju tempat acara di lantai empat tertawa.
Adapun penggagas untuk karangan bunga ini adalah Ahmad Mustakim SE. Saat dihubungi melalui WhatsApp, ia mengatakan karangan bunga itu dikirim karena istrinya Nasyiah. Sewaktu mendampingi istri keliling daerah, ia pernah melihat ada ucapan karangan bunga atas nama ISNA.
“Istilah itu saya dengar dari Pak Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’thi saat Muktamar Nasyiah di Bandung,” katanya.
Mustakim dan istri sama-sama suka berorganisasi dan menjadi aktivis muda Muhammadiyah. “Kita fair untuk berorganisasi dan saling mendukung,” ujar suami Ketua PDNA Kabupaten Gresik periode 2016-2022 Ifa Farida ini.
Kalau kerepotan, lanjutnya, selama ini belum ada. Ia berharap Musyda XIV Nasyiah hari ini berjalan lancar dan yang terpilih adalah perempuan yang benar-benar berkemajuan dan mengayomi seluruh Nasyiah se-kabupaten Gresik.
Ia senang suami-suami yang lain turut mendukung kegiatan istri mereka, “Istri yang sukses, karena suami yang hebat,” ucap Bendahara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PDM Gresik
Pemuda Juga Support Nasyiah
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Gresik, Aditama SPdI saat ditemui ketika menghadiri pembukaan Musyda XIV NA.
Aditama dan para suami sangat mendukung untuk kegiatan Musyda ini. “Kami juga di Pemuda saling support antara suami dan istri karena banyak juga di pemuda istri yang notabenenya NA, sehingga kami di rumah saling support satu sama lain,” jelasnya.
Berkenaan dengan itu, Pemuda Muhammadiyah, ketika berkegiatan, Nasyiah kalau membutuhkan Kokam kita akan siapkan.
“Jadi satu sama lain tidak hanya bersinergi di rumah tapi kita semua bersinergi dalam Persyarikatan baik Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiah,” ucap suami Cicik Rohmawati SPdI, yang juga peserta Musyda XIV Nasyiah Gresik.
Selamat, semangat dan sukses selalu Musyda XIV NA, semoga lancar dengan mengambil tema Perempuan Muda Berkemajuan, Arsitek Peradaban Bangsa. “Sukses selalu PDNA KAbupaten Gresik,” tutupnya.
Editor Mohammad Nurfatoni
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, liputan Kontributor PCM GKB Gresik Fitri Dewi Sundari
PCM GKB – Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur mendatangkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Selasa (18/7/23).
Acara yang digelar di Cordoba Convention Hall Smamio ini membahas tentang Pelajar Sehat Anti-Rokok oleh pemateri Petugas BNN Nila Mega Restu SIKom.
Dalam materinya, dia menyampaikan saat ini perokok pemula remaja usia 10-14 tahun naik 2 kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
“Dari 5,9 persen pada tahun 2001 menjadi 17,5 persen pada tahun 2010. Sementara perokok pemula usia 15-19 tahun menurun dari 58,9 persen menjadi 43,3 persen,” katanya.
Dia menuturkan, keadaan ini menunjukkan adanya pergeseran perokok pemula ke kelompok usia yang lebih muda.
”Generasi muda harus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Antara lain tidak merokok, hindari berkumpul dengan teman-teman yang sedang merokok,” tegasnya.
Generasi muda, lanjutnya, harus yakin rokok bukan satu-satunya sarana pergaulan. Jangan malu mengatakan diri kita bukan perokok. Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok.
“Hindari sesuatu yang terkait tentang rokok, mulai dari sponsor, iklan, poster, rokok gratis. Lakukan hal-hal positif lainnya, seperti olah raga, membaca atau hobi lain yang menyehatkan,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, khususnya kanker paru, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit jantung koroner, dan gangguan pembuluh darah, juga menyebabkan penurunan kesuburan.
“Selain itu, juga gangguan kehamilan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), gangguan imunitas bayi, dan peningkatan kematian perinatal,” jelasnya.
Mitos dan Fakta
Nila Mega Restu menjelaskan menggunakan rokok elektronik (vape) lebih aman daripada menggunakan rokok batang biasa, itu hanya mitos belaka.
“Faktanya rokok jenis apapun sama berbahayanya untuk kesehatan dan menyebabkan kecanduan, Meskipun tidak mengandung tembakau, vape justru mengandung nikotin dengan rata-rata jumlah yang lebih banyak. Cairan dalam vape dapat menguap dan masuk ke dalam paru-paru,” tuturnya.
Mitos rokok paling membahayakan kesehatan perokok aktif. Faktanya, selain membahayakan perokok aktif, perokok pasif mendapat efek negatif jauh lebih besar dari perokok aktif karena asap rokok akan dihirup juga oleh perokok pasif.
“Saya yakin siswa Smamio ini idak ada yang merokok apalagi kecanduan rokok. Siswa Smamio siap menjadi generasi yang bebas dari rokok. Siap!” ucapnya semangat, disambut iringi tepuk tangan siswa. (*)
Editor Ichwan Arif.
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb, liputan Kontributor Gresik Septemdira Intan Sari Suprobowati
PCM GKB – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) Jawa Timur diisi dengan kegiatan Sports and Game Day, Selasa (18/7/2023).
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Nugra Heny SPdI mengungkapkan kegiatan Sports and Game Day ini dipilih menjadi kegiatan pengisi MPLS dikarenakan manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan berolah raga.
“Senam sangat bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak,” katanya.
Dia menuturkan, dengan memasukan kegiatan senam dalam MPLS, diharapkan peserta didik menyadari bahwa kesehatan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan.
“Kesehatam menjadi elemen penting yang harus terus dijaga sehingga dalam belajar semua siswa bisa dalam kondisi sehat dan bisa memiliki semangat dalam belajar,” tuturnya.
Melalui Sports and Game Day, lanjutnya, siswa baru SD Mugeb memiliki kesadaran bahwa menjaga sehat adalah hal penting yang bisa mendukung proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah nantinya.
Menjaga Kesehatan
Nugra Heny menyampaikan kondisi kesehatan berjalan selaras dengan proses pendidikan peserta didik.
“Kesehatan menjadi sebuah modal penting dalam belajar, karena dengan jiwa dan raga yang sehat kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara maksimal,” imbuhnya.
Di dalam tubuh yang sehat, sambunnya, terdapat jiwa dan semangat untuk belajar. Maka, tekannya, di sekolah ini sangat dianjurkan siswa benar-benar bisa menjaga kesehatan dalam proses belajar biar bisa lancar.
Maka, jelasnya, di acara MPLS ini juga perlu diberikan materi dan juga role model bagaimana siswa baru mengetahui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan di sekolah.
“Harapan besar kami adalah, siswa saat di rumah pun juga bisa terus menjaga kesehatan sebagai pembiasaan positif yang harus terus dijalankan,” ungkapnya.
Sebagai contoh, katanya, melaksanakan senam bersama. Ini, tekannya, bisa dicontoh oleh siswa baru supaya benar-benar paham manfaat dari senam bersama.
“Selain itu, dalam MPLS ini juga diberikan game berupa Permainan The Opposite yang di situ memiliki nilai pendidikan yaitu membangun kebersamaan tim,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
10 Tips Pencegahan Diri dari Narkoba
10 Tips Pencegahan Diri dari Narkoba, liputan Kontributor Gresik Lely Badriyah
PCM GKB – Forum Ta’aruf dan Orintasi Siswa (Fortasi) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur menghadirkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Selasa (18/7/23).
Pada acara yang digelar di Masjid Taqwa Spemdalas lantai 2 ini, narasumber menyampaikan materi bahaya barkoba.
Petugas BNN Kabupaten Gresik Etarina Agustine menjelaskan narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang yang mana sangat berbahaya bagi tubuh kita semua.
“Obat-obatan terlarang ini akan menimbulkan efek buruk bagi Kesehatan serta menimbulkan kecanduan,” ujarnya.
Eta, sapaan akrabnya, menyampaikan jenis narkoba beragam. Ada jenis narkoba berupa ganja. Ganja ini biasanya dibuat untuk bahan baku rokok. Efek dari mengonsumsi kanja terlalu banyak menyebabkan halusinasi.
“Jenis kedua, sabu-sabu. Bentuk awalnya seperti kristal lalu digerus menjadi bubuk. Ketiga Inhalan, biasanya dipakai oleh anak jalanan bentuknya hampir sama seperti lem,” tambahnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dengan kita mengetahui berbagai jenisnya, kita juga lebih paham dampaknya bagi tubuh. Adapun ciri-ciri orang yang menggunakan narkoba seperti badannya terasa lemas, hidup tidak teratur, mudah marah atau emosi, maupun suka mencuri barang yang ada di rumah,” ujarnya.
Upaya Pencegahan
Eta menyampaikan, ada 10 tips upaya untuk pencegahan diri dari bahaya narkoba yang wajib kita lakukan.
“Pertama, mengenal dan menilai diri sendiri, meningkatkan harga diri, meningkatkan rasa percaya diri, terampil mengatasi masalah dan mengambil keputusan, memilih pergaulan yang baik, terampil sebagai agen pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Upaya ketuju, yakni menerapkan pola hidup sehat, memperkuat iman dan takwa kepada Tuhan, mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, dan kesepuluh membangun komunikasi dan hubungan yang baik.
“Dengan 10 upaya ini, siswa Spemdalas harus jadi pelopor bagaiman remaja
berprestasi tanpa narkoba. Siswa Spemdalas harus jadi pelopor. Siap!” ucapnya yang dijawab serentak oleh siswa. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Fortasi Smamio Kenalkan Pendidikan Karakter Islami
Fortasi Smamio Kenalkan Pendidikan Karakter Islami, liputan Kontributor Gresik Ririn Masfaridah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur menyelenggarakan Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi), Senin-Jumat (17-21/7/2023).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter Sa’roni MPd dalam materinya Pendidikan Karakter Islami menjelaskan dalam rangkaian kegiatan Fortasi, siswa dapat memahami Smamio dari berbagai sisi mulai dari budaya belajarnya.
“Selain itu, ada juga budaya berpakaian, budaya bersikap, dan prilaku selama di sekolah,” katanya.
Dia menuturkan, ada beberapa aturan yang wajib diikuti siswa Smamio. Di antaranya mulai dari aturan masuk lingkungan sekolah, pembiasaan di sekolah dan di rumah, serta aturan berseragam.
Untuk memasuki area Smamio, lanjutnya, bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor diwajibkan membawa helm dan parkir kendaraan sesuai tempatnya yang disediakan. “Parkir siswa laki-laki terpisah dengan area parkir siswa perempuan,” jelasnya.
Sebelum memasuki gedung, sambungnya, siswa akan disambut oleh guru yang bertugas patrol setiap harinya untuk mengecek kerapian siswa. Tidak hanya kerapian, siswa juga diwajibkan setor bacaan hadits sebagai password pagi sebelum masuk ke gedung sekolah.
“Password pagi yang diberikan bervariasi setiap pekannya,” tambahnya.
Pembiasaan Sekolah
Sa’roni menyampaikan, aktivitas pembiasaan selama di sekolah juga disampaikan mulai dari aktivitas shalat dhuha, doa pagi, shalat Dhuhur, shalat Ashar, dan shalat sunah rawatib Dhuhur maupun Ashar.
“Sedangkan untuk aktivitas pembiasaan di rumah dilakukan melalui aplikasi yang diisi siswa setiap harinya,” katanya.
Untuk membangun jiwa kader mubaligh muballighat siswa terjadwal secara bergantian mengisi kultum dan menjadi imam di sekolah bagi siswa laki laki. Bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih akan dimasukkan dalam Program Kops Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) Excellent.
“Mereka mendapat tugas untuk menjadi imam, khatib, dan mengisi kultum di luar sekolah,” ujarnya.
Infak Sekolah
Sa’roni memaparkan, infak juga menjadi pembiasaan rutin di sekolah. Setiap harinya siswa menyisihkan uang sakunya untuk infak di sekolah.
“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menumbuhkan pribadi yang berjiwa sosial tinggi,” tuturnya.
Dia berharap siswa baru bisa beradaptasi dengan aturan yang ada di Smamio agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik dan memiliki pondasi agama yang kuat.
“Aturan-aturan yang diterapkan di Smamio ini harapannya menjadi wadah untuk menciptakan kedisiplinan, tanggung jawab, kegiatan belajar yang efektif, kemandirian, dan melatih kepekaan sosial agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik dengan pondasi agama yang kuat,” tegasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Bahas Konsep Tauhid di Spemdalas
PCM GKB – Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB (Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru) Gresik, Jawa Timur,mengadakan pertemuan dengan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Jum’at (14/7/2023).
Bertempat di Andalusia Hall, Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Fiqih Risalah MA PhD hadir didampingi oleh Sekretaris Majelis, Kaswandi.
Kepala Spemdalas Fony Libriasturi MSi menyampaikan harapan kepada Ketua Majelis Dikdasmen yang baru ini—menggantikan Siswahyono CBH sejak Juli 2023—agar tetap bisa terwujud sinergi antara Mejelis dengan Spemdalas untuk kemajuan sekolah.
“Semoga dengan adanya Ketua Majelis Dikdasmen yang baru ini bisa terus bersinergi dan nantinya muncul inovasi-inovasi baru untuk kemajuan Spemdalas sehingga bisa melahirkan anak-anak yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Sementara itu, sebelum menyampaikan pesan-pesan sebagai Ketua Majelis Dikdasmen yang baru, Fiqi, sapaannya, mempersilakan seluruh peserta untuk memperkenalkan diri satu per satu.
Salah satu peserta yang merupakan guru IPS, Oky Senja Prastica memperkenalkan diri sambil berpantun, “Awan-awan tuku korek, kenalno sang aran Oki rek,” ucapnya diikuti riuh tawa dan tepuk tangan peserta lainnya.
Bekerja Bukan untuk Atasan
Dalam kesempatan ini Fiqi menyampaikan beberapa pesan kepada guru dan karyawan yang bekerja di Spemdalas. Di antaranya ia mengingatkan agar guru dan karyawan menata kembali niat dalam bekerja, yaitu bekerja hanya untuk Allah.
“Bukan lagi bekerja untuk atasan. Jadi menaati atasan itu jika memang atasan benar. Jika salah, jangan segan untuk dikoreksi. Termasuk saya, jika bapak ibu sekalian lihat saya tidak benar, jangan ragu memberikan koreksi,” ungkapnya.
Fiqi lantas mengingatkan terkait tujuan hidup manusia, yaitu untuk mengenal Allah.
“Tujuan hidup kita sama, ditugaskan untuk mengenal kembali siapa yang menciptakan kita. Kenal nggakdengan yang menciptakan? Jangan-jangan kita menganggap dunia ini yang lebih nyata,” terangnya.
Matematika Tauhid
Ia lantas mengaitkan prinsip tauhid dengan pelajaran yang diajarkan oleh guru di sekolah, di antaranya adalah matematika dan informatika. Menurutnya, matematika adalah pelajaran yang mengajarkan ketauhidan.
“Matematika mengajarkan kita kejujuran. Bahwa satu ditambah satu hasilnya pasti dua. Angka nol dan angka satu yang digunakan dalam dunia coding juga mengajarkan tentang keesaan Allah. Angka satu, itu tidak terbentuk dari apapun, begitu juga Allah,” imbuhnya.
Adapun angka nol, menurut Fiqi, merepresentasikan sifat Allah yang ghaib, Maha tak tampak. Dengan demikian, Fiki berharap para guru maupun karyawan Spemdalas bisa memahami dan menerapkan nilai tauhid sehingga bisa menjadi pribadi yang terus memperbaiki diri karena merasa diawasi oleh Allah.
“Kalau sistemnya sudah terbentuk, jenengan akan ingin terus memperbaiki diri. Dengan ilmu, kita akan mengenal diri sendiri. Kalau Nabi itu memperkenalkan Allah, kalau kita itu mengenal Allah,” terangnya.
Selanjutnya Fiqi menghimbau agar guru dan karyawan Spemdalas menyadari keberadaannya di sekolah Muhammadiyah yang asal katanya adalah Muhammad, nama Rasul terakhir dalam agama Islam.
“Maka dalam amaliah kita, dalam belajar mengajar harus meneladani sifat Rasul, minimal sidiq, amanah, tabligh, fathanah. Terutama fathonah, intelligent. Juga amanah, kalau mau dipercaya kita harus memastikan bahwa kita layak dipercaya,” katanya.
Fiqi menambahkan, bahwa sifat amanah sejalan dengan tips untuk mendapatkan jodoh. Bahwa jangan pernah mencintai seseorang tapi pastikan kita layak untuk dicintai.
Prinsip Keadilan
Terakhir, Fiki berpesan agar dalam bekerja guru dan karyawan Spemdalas mampu menerapkan sifat adil.
“Adil itu putting everything on the right place, menempatkan segala sesuatu pada tempatnya,” jelasnya.
Fiqi pun mengingatkan bahwa tugas guru sebagai pendidik harus bisa mengarahkan siswanya.
“Hati-hati dengan ungkapan bahasa Inggris, ‘Just follow your passion’. Anak SMP dibiarkan mengikutipassion-nya, ya mereka akan ikut yang menyenangkan saja. Ingat, bahasa inggris itu sarat dengan kultur. Dan kulturnya sarat dengan peradaban Barat,” tandasnya.
Penulis Ain Nurwindasari Editor Mohammad Nurfatoni
Berita ini mengalami revisi pada Jumat (14/7/2023) pukul 19.50 WIB