Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik
Ummu Sholihah Nakhoda Baru PCA GKB Gresik, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Novania Wulandari PCM GKB – Ummu Sholihah terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik periode 2022-2027,…
Inilah 9 Anggota PCM GKB Gresik Periode 2022-2027
PCM GKB– Hasil pemilihan calon anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik Jawa Timur pada Pleno III Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 diumumkan Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Mochammad Nor Qomari SSi, Ahad (19/3/2023).
Sebelumnya, satu per satu dari total 49 pemilih menggunakan hak suaranya mulai pukul 13.48 WIB di ruang 402. Mereka merupakan anggota Musycab, terdiri dari unsur PCM GKB 9 orang, PRM GKB 1-7 28 orang, dan Ortom 12 orang.
Akhirnya, tepat pukul 14.38 WIB, muncullah sembilan nama anggota terpilih yang memperoleh suara tertinggi dari 18 calon tetap yang sudah memenuhi kriteria. Daftar nama-nama ini tampak di dua layar samping panggung, di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur.
Ketua Panlih M Nor Qomari SSi menyatakan data lengkap sebanyak 441 yang berhasil direkap dari hasil evoting. “Tidak ada suara yang golput. Rekapan evoting diaksikan oleh 3 saksi, yaitu Pak Ishom, Pak Mukhlis, dan Pak Kaswandi,” katanya.
Berikut kesembilan nama anggota PCM GKB Gresik terpilih beserta perolehan suara masing-masing.
- Badrus Saleh SH Mkn 49
- Yudo Broto SE 45
- Ir Sugeng MM 44
- Muhammad Asif ST 40
- Ir Daud Susanto 40
- dr Umar Nur Rahman 39
- Drs Umaya 39
- Murdiono ST 35
- Muharjo 32
Selanjutnya, kesembilan formatur melakukan rapat tertutup di ruang komisi B (404) untuk menentukan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) Gresik periode 2022-2027. (*)
Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Inilah 9 Anggota PCM GKB Gresik Periode 2022-2027
Band Bocah SD Mugeb Tampil Hibur Peserta Musycab GKB

Band Bocah SD Mugeb Hibur Peserta Musycab GKB, liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Mar’atus Sholichah
PCM GKB – Band Bocah SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik, Jawa Timur menghibur peserta Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah Aisyiyah GKB Gresik yang berlangsung di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB, Ahad (19/3/2023).
Dalam tampilannya, mereka membawakan lagu Kepompong dengan aransemen yang fresh. Penampilan Band Bocah disambut tepuk tangan yang meriah dari Musyawirin.
Beranggotakan siswa kelas IV Kalimantan Nararya Esti Pangayuh sebagai vokalis, siswa V Amerika Syazani Yafie M sebagai gitaris, siswa kelas V Afrika Mutiara Ainun Kamila Rohman sebagai bassis, siswa kelas IV Kalimantan Athiyyah Syahnilda sebagai keyboardis, dan siswa II Dandelion Muhammad Syazwan Dahin Nabeel sebagai drummer, band bocah tampil dengan percaya diri.
Ekspektasi Pembina
Pembina Ekstrakurikuler Musik SD Mugeb Muhammad Rizki mengatakan penampilan band bocah di luar ekspektasinya.
“Saya deg-degan sebelum anak-anak tampil tadi, karena latihan dengan lagu baru ini hanya fokus 2 hari. Tapi penampilan anak-anak tadi di luar ekspektasi saya,” katannya.
Mereka harus membawa kertas cord karena belum hafal, ternyata mereka tampil tanpa membawa itu dan bisa membawakan lagu dengan baik.
Dia menceritakan meskipun ada beberapa anak yang belum punya dasar sama sekali, mereka memiliki semangat yang tinggi dan cepat belajar.
“Saya akui semangatnya anak-anak luar biasa, meskipun ada yang belum punya dasar, tapi ketika saya beri catatan cord, mereka pelajari sendiri di rumah. Saat latihan pun mereka mudah diajak kerjasama,” akunya.
Personil Band Termuda
Siswa kelas II Dandelion M Syazwan Dahin Nabeel menjadi personil band paling muda diantara yang lain. Meskipun begitu, dia tetap enjoy saat latihan dan tampil.
“Aku sudah pernah ikut les drum, dulu hanya main solo, sekarang punya band. Seru,” ujarnya sesaat setelah tampil.
Nabel, sapaan akrabnya, merasa senang karena bisa tampil bersama kakak kelasnya yang tergabung dalam band bocah SD Mugeb.
Dukungan Orangtua
Wali siswa Athiyyah Syahnilda Yayuk Chairunnisa yang juga ikut mengantar putrinya tampil merasa kagum dengan penampilan band bocah.
“Alhamdulillah bagus penampilannya, dengan waktu latihan yang super kilat dan kemampuan anak-anak yang masih pemula juga, baguslah,” ujarnya.
Dia juga mendukung kegiatan putrinya untuk latihan musik bersama band bocah.
“Ekskul yang lain sampai ditinggal, hanya mengikuti ekstra musik saja. Sebenarnya anaknya minta beli keyboard tapi belum terlaksana. Semangatnya luar biasa. Bangga lihat dia sama teman-temannya tampil hari ini,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Band Bocah SD Mugeb Hibur Peserta Musycab GKB
Seorang Pimpinan Muhammadiyah Seharusnya Perlu Mencontoh Suri Tauladan Ibnu Sina

PCM GKB – Pemimpin Muhammadiyah harus seperti Ibnu Sina disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhamamdiyah (PDM) Kabupaten Gresik Dr Muhammad Arfan Muammar MPdI, Ahad (19/3/23).
Dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik, Jawa Timur, dia menyampaikan dikotomi ilmu pengetahuan menyebabkan runtuhnya peradaban Islam.
“Untuk itu diperlukan adanya tokoh-tokoh yang multi, inter, serta transdispliner yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus ahli al-Quran. Maka seorang pemimpin Muhammadiyah perlu mencontoh tokoh seperti Ibnu Sina,” katanya di depan Musyawirin di Cordobo Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Alumnus Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menuturkan hal tersebut merupakan tonggak kemajuan Islam. Pemimpin di Muhammadiyah harus seperti sosok Ibnu Sina. Pemimpin harus ahli ilmu sekaligus al-Quran.
Dalam kaitan tersebut, lanjutnya, Muhammadiyah harus dapat menyinergikan visi dan misi Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).
“Memiliki visi inilah yang bisa menjadikan pemimpin ideal. Pemimpin yang mampu membawa pada perubahan dan berkemajuan,” tuturnya.
Sinergi dan Integrasi
Muhammad Arfan Muammar menjelaskan kekuatan Muhammadiyah ada di sinergi dan integrasi seluruh amal usaha Muhammadiyah (AUM).
“PCM GKB adalah contoh PCM yang mampu melakukannya,” tambahnya yang diiringi tepuk tangan dari musyawirin.
Dia menyampaikan sinergi itulah yang membuat PCM dapat menghasilkan akselerasi di berbagai bidang sehingga memiliki 16 AUM ini.
“Semoga pada Musycab ke-5 ini bisa melahirkan pemimpin yang menjadikan shiddiq sebagai visi, amanah sebagai misinya, tabliq sebagai misinya, fatonah sebagai strategi dalam menjalankan kehidupan,” ungkapnya.
Dalam istilah yang lain, sambungnya, adalah kredibilitas, tanggung jawab, transformatif, dan intelektualitas harus bersatu padu dalam diri seorang pemimpin sehingga Muhammadiyah mampu membumikan moto berkemajuan itu.
Menutup sambuatannya, doktor lulusan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya ini sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Musycab ke-5 PCM GKB. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita Pemimpin Muhammadiyah Perlu Mencontoh Ibnu Sina
Tim Musikalisasi Puisi Spemdalas Tampil Menawan di Pembukaan Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik

PCM GKB – Puisi Jingga Temaram karya Toto dan Bulan di Atas Kamboja karya Tengsoe Tjahyono bergema dalam alunan musik yang dibawakan Tim Musikalisasi Puisi (Mupus) SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) di Cordoba Convention Hall, Ahad (19/3/23).
Mereka menampilkan mupus dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik.
Senja Itsna khairunisa (VII-F), Ersa Zhafirah Ramadhani (IX-D), Ahmad Shidqy Abdulllah Akbar (IX-D), dan Akbar Hikmatul Fauzan (IX-D) didampingi sang pembina, Bambang Hermanto SSn dan Jalil Sururi membawakan aransemen musikalisasi dengan apik.
Sang vokalis, Senja Itsna Khairunisa, merasa bersyukur diberi kesempatan untuk tampil di Musycab kali ini.
“Alhamdulillah, senang bisa ikut tampil, deg-degan banget sih, tapi alhamdulillah semuanya lancar,” ungkap Senja, sapaannya.
Dia mengaku bergabung dengan ekstrakurikuler mupus karena dari dulu hobi bernyanyi. Untuk penampilan kali ini, dia berhasil terpilih menjadi vokalis setelah mengikuti tahap seleksi.
“Ada beberapa anak yang ikut ekstra mupus tapi untuk vokalisnya hanya dipilih satu jadi ada tahap seleksi, Alhamdulillah saya terpilih, bahagia banget,” ujar Senja.
Sang gitaris, Ersa Zhafirah Ramadhani mengaku sudah bergabung dengan ekstra mupus sejak kelas VII dan saat ini dia sudah kelas IX.
“Untuk persiapan tampil di musycab ini, latihan intensnya selama sepekan. Tapi alhamdulillah tidak sampai mengganggu proses pembelajaran karena rangkaian ujian kelas IX sudah selesai, jadi bisa ikut latihan dengan tenang,” ungkapnya.
Bambang Hermanto SSn, sang pembina mupus yang meruppakan guru Spemdalas, memberikan nilai 99 untuk penampilan tim mupus Spemdalas kali ini.
“Nilai 99 sudah pantas diterima anak-anak karena yang dibawakan ini adalah hasil aransemen sendiri dan anak-anak juga mengikuti latihan dengan tekun dan kompak,” ujar Bambang, panggilannya. (*)
Liputan Mar’atus Sholichah Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber Berita Tampil Apik di Musyab, Tim Musikalisasi Puisi Spemdalas Dinilai 99
Perubahan Kehidupan Sosial, Dakwah Aisyiyah semakin Kompleks

PCM GKB – Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik Kota Baru (GKB) Gresik Jawa Timur Dewi Fatimah berpidato iftitah di Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Ahad (19/3/2023).
Menurut Dewi Fatimah, tema Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa sangat penting dan menggambarkan arah perjuangan Aisyiyah. Seiring perkembangan zaman, dakwah Aisyiyah semakin kompleks. Tantangan kehidupan bermasyarakat terjadi pada kehidupan sosial. Kita cenderung mementingkan diri sendiri.
“Dari karakter ini, muncul kecenderungan menggerus semangat dakwah berjamaah. Oleh karena itu Aisyiyah perlu memperluas pandangan dan wawasannya. Aisyiyah perlu memperluas pola piker dan cakrawalanya,” ujarnya.
Dalam konflik kebangsaan, lanjutnya, Aisyiyah dihadapkan konflik di antaranya kemiskinan dan meningkatnya kehamilan usia dini.
“Dalam meneguhkan peran keumatan dan kebangsaan, kiprah Aisyiyah memajukan kaum perempuan agar para perempuan mendapat hak maju sebagaimana laki-laki yang dilandasi ajaran Islam,” tuturnya.
Peran Perempuan
Di Cordoba Convention Hall lantai 5 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, Dewi Fatimah mengungkap ini sesuai ajaran dalam al-Baqarah.
Dewi lantas mengungkap makna temanya Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa. “Perempuan menyebar rahmat bagi seluruh alam. Ini meliputi alam pikir yang sejalan ajaran Islam. Kehidupan perempuan yang tanpa diskriminasi. Ini sesuai al-Hujurat dan an-Nahl,” imbuhnya.
Perempuan berkemajuan, lanjutnya, menampilkan diri sebagai umat terbaik, yang menjadi rahmat bagi alam semesta.
Menurutnya, Aisyiyah kini dihadapkan berbagai tantangan kompleks dalam melangsungkan tantangan dakwah. Alhasil dia mengungkapkan, Musycab ke-5 diharapkan membawa semangat mengukir perjalanan Aisyiyah.
Menutup pidatonya, Dewi mengatakan, atas nama PCA GKB kami menyampaikan maaf apabila ada kekurangan atau salah selama mengemban amanah ini di organisasi yang kita cintai dan kita banggakan. Barangkali, lanjutnya, ada program yang kurang maksimal dalam menjalankannya kami mohon maaf.
“Kami mendoakan, ke depan Aisyiyah, khususnya PCA GKB Gresik semakin maju. Semakin terdepan dan berkemajuan,” doanya. (*)
Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita : Dakwah Aisyiyah semakin Kompleks di Tengah Perubahan Kehidupan Sosial
Jangan Takut 13 Calon Pimpinan Muda Sudah Teruji, PCM GKB Sudah Wariskan Aset

PCM GKB – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Jawa Timur Muhammad Djufri BE SSos menyampaikan syukur sehingga terlaksananya Musycab. Menurutnya itu bagian takdir Allah yang sangat menentukan kepemimpinan ke depan.
Inilah yang disampaikan dalam pidato iftitahnya di Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Muhammadiyah dan Aisyiyah GKB Gresik.
“Tak terasa tujuh tahun berjalan dan pagi ini kepemimpinan kami berakhir. Terima kasih kepada seluruh jajaran PCM dan PCA GKB. Karena bersama beliau-beliau kita bisa menjalankan roda organisasi. Walaupun nggak baik-baik amat, tapi bisa kita lihat bersama,” ujarnya.
Pria kelahiran Gresik, 12 Desember 1959 itu lantas mengenang, kita masih berada di lantai 1 pada Musycab Ke-4. Sekarang kita sudah di puncak gedung ini. Ini berkat kerja keras yang sangat maksimal sehinggq bisa melahirkan sesuatu yang sangat bermanfaat.
Dia mengungkap, pada tahun 2016, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang diserahkan ke kami ada enam AUM. Sekarang berkembang jadi 16 AUM. Ini wujud sinergi untuk berkembang.
Nur Cholis Huda
Muhammad Djufri menjelaskan, kepemimpinan di Pimpinan Cabang GKB memang berbeda dengan kepemimpinan cabang lain. “Kita diwarisi ilmu tiga er: pinter, kober, dan bener; oleh Ustad Nur Cholis Huda.”
Selanjutnya, ditambah, dua er lagi yaitu seger dan banter. Namun di antara lima er itu, disimpulkan Prof Thohir Luth, sungguh-sungguh yang menjadi bukti. “Muhammadiyah GKB menerapkan lima er dan bersungguh-sungguh. Man jadda wajadda!” imbuhnya.
Hal ini sebagaimana dalam Surat Ali Imran ayat 155. Faiza azzamta fatawakkal alallah. Ketika kita sudah berazzam bermuhammadiyah, jangan tanggung-tanggung!” ungkapnya.
“Siapa yang bersungguh-sungguh. Insyaallah berhasil,” tegasnya.
Dia pun mengungkap pesan yang pernah diterimanya, Prof Thohir Luth berwasiat, selama nyawa dikandung badan, jangan tinggalkan Muhammadiyah karena ini ladang akhirat.
Di Cordoba Convention Hall lantai 5 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Ahad (19/3/2023), Djufri juga mengungkap, saat ini ada 13 calon muda-muda. Yang muda-muda juga sudah teruji menjadi pimpinan ranting dan majelis. “Inilah harapan kita.”
Dia lantas menyampaikan kepada calon pimpinan yang baru, program jangka pendek PCM GKB mendirikan masjid.
Program jangka menengahnya mendirikan SMK Muhammadiyah, sedangkan program jangka panjangnya meningkatkan jumlah siswa Smamio sebanyak seribu.
Dia berharap kepada calon pimpinan, inilah aset kita sudah banyak dan luar biasa. Kita hadiahkan untuk pimpinan periode yang akan datang, ruko sekarang sudah lunas. Jadi jangan takut, kami berikan aset kepada saudara. (*)
Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita PCM GKB Wariskan Aset, Jangan Takut 13 Calon Pimpinan Muda Sudah Teruji
Ini Dia Bocoran 13 Calon Anggota PCA GKB Gresik Periode 2022-2027
PCM GKB – 13 daftar calon tetap Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB Gresik, Jawa Timur ditetapkan oleh Panitia Memilih (Panlih) Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-5 Aisyiyah 2022-2027, Rabu (15/3/2023).
Sekretaris Musycab PCA GKB Fatmawati SE mengatakan sebelumnya Panlih) Aisyiyah telah melaksanakan pengiriman surat konfirmasi calon PCA kepada lima Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) dan 13 anggota Aisyiyah.
“Dari data yang diusulkan ranting, pimpinan harian PCA dan ketua Majelis kemudian dilakukan verifikasi yang dilakukan oleh Tim Panlih. Adapun hasil verifikasi berdasarkan pasal 17 ayat 1, AD ART Aisyiyah,” ujarnya.
Fatmawati menjelaskan jumlah calon yang telah masuk dan diverifikasi berjumlah 31. Nama yang lolos verifikasi berjumlah 13 sedangkan yang tidak lolos berjumlah 18 yang tidak bersedia dan tidak memenuhi persyaratan sesuai pasal 17 ayat 1, AD ART Aisyiyah.

Proses Verifikasi
Ketua Musycab PCA GKB Ayu Mira ST SPd mengatakan setelah proses verifikasi calon, PCA mengirim surat permohonan rekomendasi calon tetap PCA GKB ke PCM GKB tertanggal 13 Maret 2023.
Dia memaparkan, selanjutnya, pada tanggal 15 Maret 2023 PCM GKB mengeluarkan surat rekomendasi Calon Tetap PCA GKB dengan nomor surat 37/IV.0/A/2023 yang menyatakan menyetujui dengan calon tetap pimpinan cabang Aisyiyah GKB periode 2023-2027 seperti yang termaktub pada lampiran surat permohonan rekomendasi sebelumnya.
Saat menyinggung soal mekanisme pemilihan, Sekretaris Musycab Fatmawati menyampaikan, sebanyak 13 nama calon PCA nantinya akan dipilih 7 pimpinan oleh musyawirin di SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik secara evoting.
Berikut daftar 13 calon tetap anggota PCA GKB Kabupaten Gresik periode 2022-2027.
- Ayu Mira ST SPd
- Chusnul Chotimah
- Dewi Fatimah SAg
- Endah Nurani SPd
- Fatmawati SE
- Iswari Muljandari
- Maria Ulfa
- Nihayatul Husnah SE
- Siti Nihlawati SPd MPd
- Susie Yanti
- Tampi Rahayu
- Umu Solichah SPd
- Wiwin Ikdyawati
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Muhammad Nurfatoni.
Sumber Berita : Inilah 13 Calon Anggota PCA GKB Gresik Periode 2022-2027
LUAR BIASA Film Karya Anak SD Mugeb Tayang di Bioskop
PCM GKB – Gala Premiere Mugeb Film Festival diputar di Studio 2 CGV Cinemas Icon Mall Gresik, Kamis (16/3/2023) pagi. Inilah ajang apresiasi lima film proyek penguatan profil pelajar Pancasila.
Kelima film itu karya para siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik tahun pelajaran 2022-2023. Dalam setiap kelas, siswa berdiskusi pembagian peran. Ada yang bertugas sebagai sutradara, produser-editor, pemain, tim properti, tim penulis naskah, dan tim kostum-make up.
Tentunya dengan pendampingan wali kelas maupun guru pengajar dalam setiap prosesnya. Nila Rosyidah SPd mengungkap, siswanya mulai menyusun konsep dan menulis naskah selama 28 Oktober 2022-9 November 2022. Kemudian mereka mulai latihan selama bulan November. “Waktu jam proyek dan seni rupa, dalam sepekan ada 2 jam,” ujarnya.
Kemudian, dia mulai mendampingi para siswanya mengambil video selama sepekan (7-16/2/2023). Tahap terakhir, pengeditan video.
“Proses ini diselesaikan tiga anak sejak 19 Februari 2023. Sempat terjeda Sumatif Tengah Semester II jadi benar-benar selesai editing pada 11 Maret 2023,” imbuh wanita yang pernah bergabung di kelompok teater semasa aktif berkuliah.

Antusiasme Siswa dan Bunda
Sejak pukul 8.30 WIB, 20 siswa kelas V sudah berdatangan di Icon Mall. Mereka sangat antusias menyaksikan pemutaran karya proyek yang proses pembuatannya memakan waktu lima bulan. Para guru langsung mengarahkan mereka duduk berbaris di Lobi CGV Cinemas sambil menunggu teman lainnya datang.
Setelah semua lengkap hadir pada pukul 9.20 WIB, para siswa bersama wali kelas masing-masing berfoto di depan CGV Cinemas. Pada dua dinding depan pintu masuk, ada poster ‘Now Showing’ (tayang sekarang) yang memuat film-film mereka. Baru setelahnya mereka berbaris memasuki Studio 2.
Beberapa bunda yang awalnya hanya berniat datang mengantar sang anak pun tak kalah antusias ketika tahu poster film anaknya terpampang di sana. “Lho, ada kah Ustadzah? Di mana?” tanya Tyas Hapsari. Matanya berbinar saat melihat posternya. Bunda dari Sabilal Aqlar Pambudi ini langsung memotret dengan ponselnya.
Tyas pun tertarik menonton hasil karya anaknya. “Kalau di dalam masih ada kursinya saya mau ikut nonton! Penasaran hasil karya anak-anak,” ujarnya sambil tersenyum. Beberapa bunda lainnya pun punya semangat yang sama.
Karena masih ada 18 kursi kosong di dalam, Wakil Kepala Sekolah bidang Pengembangan Pendidikan Rizka Navilah S SPd menawarkan kepada para bunda yang masih duduk menunggu anaknya di area Lobi CGV Cinemas. Dalam hitungan detik, kursi itu sudah terisi dengan wali siswa yang berminat.
Kesempatan Langka
Usai seluruh siswa kelas V bersama wali kelas dan beberapa wali siswa duduk menempati kursinya, MC Raden Panji Hartono MPd dengan blangkon khasnya membuka acara. “Ini kesempatan langka yang belum dimiliki orang lain,” ujarnya sambil menunjuk layar dengan poster lima film terpampang di sana.
“Sebentar lagi, kita apresiasi karya yang sudah kita rampungkan! Di tingkat pelajar, sejauh ini hanya film karya siswa SD Mugeb yang tayang di CGV Cinemas Icon Mall,” sambung Neno, sapaan akrabnya.
Pria yang juga menjabat wali kelas V Australia ini mengimbau, “Nikmatilah sebuah kesempatan duduk bersama, menyaksikan film lima kelas. Sebuah karya menambah wawasan, bahwa Gresik memiliki cerita!”
Pria berdarah Madura ini mengungkap, masing-masing film bersumber dari naratif-deskriptif bertema ‘Cerita Bersejarah tentang Kearifan Lokal Gresik’ yang mereka tuangkan bersama ke proyek film. Di mana Kebhinekaan Tunggal Ika terkandung di cerita bersejarah dari Kota Pudak itu.
“Kalian semua luar biasa! Semoga kita semua bisa meneladani tokoh-tokoh di film ini,” tambahnya.
Neno juga menjelaskan, Teaser kelima film itu sebelumnya telah diluncurkan pada ajang Mugeb Achievement di Atrium Icon Mall, Selasa (28/02/2023).
Penulis Berita Sayyidah Nuriyah.
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber Berita Kesempatan Langka Bunda Saksikan Film Karya Anak SD Mugeb di Bioskop
Duta Baca SD Mugeb Kunjungi Perpustakaan Spemdalas

King Queen of Library SD Mugeb Kunjungi Perpustakaan Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Perpustakaan Taman llmu SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Jawa Timur mendapat kunjungan King dan Queen of Library SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb), Jumat (17/3/2023).
Setelah mengikuti kegiatan Tarhib Ramadhan, kedua siswa SD Mugeb tersebut hadir perpustakaan Spemdalas. Dengan mengenakan selempang yang bertuliskan King of Library, Allom Dwiwardhana Ismail dan Azzahra Qabil Amartis memasuki perpustakaan Spemdalas.
Allom Dwiwardhana Ismail memilih buku di rak sain. Setelah itu, mengambil tempat duduk lesehan di atas karpet merah dekat backdrop perpustakaan.
Siswa yang duduk di bangku kelas V Amerika ini tampak membuka halaman demi halaman. Dia membaca dengan serius.
“Selain suka membaca novel, saya juga suka membaca buku sain,” kata siswa yang bercita-cita menjadi dokter ini.
Siswa yang memiliki hobi nonton ini mengatakan dipilihnya menjadi King of Library karena ketepatan mengembalikan buku yang dipinjam. Selain itu, lanjutnya, juga menempatkan buku sehabis dibaca di rak perpustakaan sesuai dengan tempatnya.
“Selain 2 alasan itu, ada juga alasan lain yaitu tidak melanggar tata tertib di perpustakaan selama berkunjung dan tidak berisik ketika berkunjung ke perpustakaan,” akunya.
Dia mengaku sangat suka berada di Perpustakaan Spemdalas. Selain banyak buku novel kesukaaanya, tempatnya juga nyaman untuk membaca.
“Ada 2 rak bolak-balik yang memajang novel,” tambahnya tersenyum.
Baca Komik
Hal yang juga disampaikan Azzahra Qabil Amartis. Siswa kelas V Asia yang dinobatkan sebagai Queen of Library ini menuturkan membaca menjadi menu keseharian untuk menambah wawasan dan ilmu.
“Saya bisa menghabiskan membaca buku Kecil-kecil Punya Karya (KKPK) hanya 2 jam. Biasanya membacanya saat istirahat sekolah,” kata siswa yang suka baca komik ini.
Menjadi Queen of Library tentunya adalah siswa yang suka berkunjung, membaca, dan meminjam buku di perpustakaan. Dengan predikat ini, sambungnya, membaca harus dijadikan sebagai pembiasaan di sekolah dan di rumah juga.
“Perpustakaan di Spemdalas ini juga bukanya sangat banyak. Novel dan komiknya juga banyak,” tutur siswa yang hobi menyanyi ini. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber Berita King Queen of Library SD Mugeb Kunjungi Perpustakaan Spemdalas