Khaira Ummah Tujuan Utama PCPM-PCNA GKB

PCM GKB – Khaira Ummah level roda organisasi, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik menuju Level Khaira Ummah disampaikan Ketua PCPM Gresik Kota Baru (GKB) Hudzaifaturrohman SThI, Sabtu (30/9/2023).
Dalam acara Sarasehan Militansi Kader Muhammadiyah, dia mengajak kader GKB untuk merapatkan barisan dan melanjutkan laju roda organisasi ortom supaya bisa menjadi level Khaira Ummah.
Hudzai merasa perlunya kader merapatkan barisan, tak lain untuk mewujudkan apa yang dikatakan Alquran dalam Surat Shaf ayat 4 yang artinya, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
“Artinya jika organisasi kita ini dijalankan dengan disiplin, insyaAllah kita akan menjadi organisasi yang kokoh,” jelas Ketua PCPM GKB Periode 2018-2022 ini.
Dia berharap dengan terselenggaranya acara ini, Ortom GKB khususnya PCPM dan PCNA bisa memunuculkan kader-kader yang bisa kita sebut dengan kader Khairul bariyyah, yakni sebaik-baik makhluk seperti yang tertuang dalam Surat al-Bayyinah ayat 7.
“Kita berdoa kepada Allah, bahwa kita semua yang disini bisa menjadi sebaik-baik makhluk apabila kita beriman dan beramal soleh,” harapnya lantang.
Tak hanya itu, lanjutnya, bapak dua anak ini juga mengatakan ketika kita menjalankan roda organisasi PCPM ataupun PCNA GKB ini dengan baik itu sudah termasuk beramal soleh.
Lebih mengerucut lagi, Hudzai menganalogikan kader yang mau mengurusi roda organisasi Ortom Muhammadiyah dengan baik, bisa dikatakan sebagai khaira ummah, seperti yang dikatakan dalam Surat Ali Imran ayat 110.
Untuk menuju ke titik khaira ummah, Hudzai mengatakan berdasarkan Aurat Al-Imran ayat 110 ada 3 prinsip yang harus dilakukan, yakni mengajak orang berbuat baik, mencegah kemungkaran, dan beriman kepada Allah.
“Kita yang di sini berharap bukan seperti umat yang biasa-biasa saja, kita berusaha menjadi sebaik-baik umat. Karena di PCPM dan PCNA GKB ini insya Allah wadah yang tepat untuk beramar ma’ruf nahi munkar,” pungkasnya. (*)
Penulis Ahmad Nasafi
Muhammadiyah Harga Mati

PCM GKB – Muhammadiyah Harga Mati hal itu diungkapkan Anggota Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MRKH, Sabtu (30/9/23).
Dalam materinya di kegiatan Sarasehan Pra-Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Gresik Kota Baru (GKB) di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) Jalan Berlian VIII No 2 Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik dia tidak bisa digambarkan atau dideskripsikan dengan kata-kata saat di Muhammadiyah.
“Saya bermuhammadiyah terinspirasi dari kedua orang tua saya. Meski keduanya bukan pengurus Muhammadiyah dan hanya penggembira, kecintaan kami pada Muhammadiyah harga mati yang tidak mungkin bisa diganti dengan bendera lainnya meski kami bukan siapa-siapa di Muhammadiyah,” ungkapnya.
Dia menegaskan, dalam bermuhammadiyah jadilah kader yang tangguh dan jangan mudah mengeluh. Ain sapaan akrabnya memulai dengan menceritakan perjalanannya dalam di Muhammadiyah.
“Saya mulai aktif bermuhammadiyah saat aktif di Sekretaris Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cerme, di sanalah saya terinspirasi oleh sosok ketua IPM yang tangguh,” ungkapnya.
Dia yang notabene pendiam dan pemalu, dulu saat usia sekitar 16-17 tahun belum berani untuk tampil di depan forum sehingga ketika melihat orang lain berani tampil. “Di sinlah saya terinspirasi,” ujar alumni angkatan pertama Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah Putri.
Dia mengungkapkan, salah satu inspirator sdalam bermuhammadiyah adalah Bapak Alm Rukhin ayah kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Ulyatun Nikmah SPd. “Seluruh nasihatnya selalu mengena dihati saya,” terangnya
Ibu dua anak itu menjelaskan, dalam al-Quran surat Muhammad Ayat ketujuh dijelaskan, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
“Saat kita menolong agama Allah meski kondisi kita penuh keterbatasan, pasti akan Allah tolong bagaimanapun caranya!,” tegasnya.
Dia mengaku bersyukur karena selama ini selalu diberi pertolongan. “Salah satu contohnya melalui IPM saya mendapatkan beasiswa kuliah di perguruan tinggi,” ungkapnya dalam kegiatan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini dihadiri oleh bakal calon PCPM dan PCNA GKB Gresik.
Ketika, sambungnya, melanjutkan pendidikan S2 di Malaysia bertemu dengan orang-orang yang luar bisa di Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRIA) yang militansinya tidak diragukan lagi. (*)
Penulis Waviq Amiqoh
Pemuda dan Nasyiah Didorong Memperluas Kiprahnya untuk Masyarakat

PCM GKB – Pemuda dan Nasyiah didorong memperluas kiprahnya untuk masyarakat dipesankan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD saat Sarasehan pra-Musyawarah Cabang (Pramusycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik.
Awalnya dr Umar menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia di bawah kepemimpinan Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI dan Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi. Dia lantas mengapresiasi semangat kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu.
“Semangat-semangat, ya! Pemuda ini lantang. Tenaganya masih full. Kalau bapak-bapak agak loyo-loyo sedikit. Ini harus dijaga semangat teman-teman. Di usia masih muda memang vitalitas tinggi,” ujarnya.
Umar juga mengapresiasi para kader yang telah meluangkan waktu untuk berorganisasi di Pemuda dan Nasyiah. Padahal tentunya, sambung dr Umar, mereka juga berperan sebagai kepala keluarga dan ibu.
“Masih punya putra-putri usia sekolah sehingga memerlukan waktu untuk keluarga tapi ditinggalkan untuk menghadiri kegiatan ekstra ini,” imbuhnya.
Dokter Umar menyadari, mungkin berorganisasi ini akan menyita waktu. Maka dia mengajak, “Mari kita niatkan semata-mata untuk Allah SWT. Kalau kita merasa ini sebagai beban, keterpaksaan, kita niatkan, bismillah, kita hadir di sini dalam rangka beribadah kepada Allah melalui organisasi.”
Tanam Benih
Dokter Umar lantas mengisahkan awal mula Nasyiatul Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah terbentuk. “Ini awalnya pemuda pemudi mengajar anak-anak mengaji. Lalu di Muhammadiyah waktu itu dibentuk organisasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata dr Umar, terbentuklah angkatan muda dengan nama bahasa Arab Nasyiatul Aisyiyah yang simbolnya padi. Dia kemudian menukil sebuah hadits, “Kalau besok kiamat, kalau ada benih, tanamlah!”
Jadi dr Umar mengimbau para kader untuk tetap “menanam” tunas kebaikan yang merupakan awal tumbuhnya pohon kehidupan. “Bukan tunas itu kita buang. Artinya, bagaimana kita menanam tunas-tunas itu, menanam kebaikan, apapun yang bisa kita kerjakan,” imbuhnya.
Dia menekankan, “Kita generasi muda itu tunas-tunas tadi! Menjadi padi, menghasilkan beras atau apa yang maksimal, dengan sebagai pemuda-pemudi. Maka kita bersama di sini untuk memaksimalkan potensi yang ada.”
Di hadapan 60 kader Pemuda dan Nasyiah yang hadir, dr Umar juga menyampaikan titipan pesan Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) PCM GKB Ir Daud Susanto yang juga hadir di sana. “Bagaimana organisasi ini lebih melibatkan kader-kader di luar AUM PCM GKB,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, dr Umar berpesan, “Jangan sampai kita hanya sibuk dengan organisasi kita sendiri. Kita upayakan bisa bermanfaat langsung ke masyarakat!”
Dia berharap, para kader ini mengadakan kegiatan yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung. “Di acara ini bisa dibahas program-program yang lebih bisa mengenalkan ke masyarakat sehingga masyarakat tertarik bergabung,” imbaunya, Sabtu (30/9/2023).
Sarasehan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini diadakan di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School). Lokasinya Jalan Berlian VIII 2 PPS, Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Dua pemateri hadir pada pertemuan pagi itu. Ialah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH sebagai pemateri. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
PCM GKB – Pemuda dan Nasyiah didorong memperluas kiprahnya untuk masyarakat dipesankan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD saat Sarasehan pra-Musyawarah Cabang (Pramusycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik.
Awalnya dr Umar menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia di bawah kepemimpinan Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI dan Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi. Dia lantas mengapresiasi semangat kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu.
“Semangat-semangat, ya! Pemuda ini lantang. Tenaganya masih full. Kalau bapak-bapak agak loyo-loyo sedikit. Ini harus dijaga semangat teman-teman. Di usia masih muda memang vitalitas tinggi,” ujarnya.
Umar juga mengapresiasi para kader yang telah meluangkan waktu untuk berorganisasi di Pemuda dan Nasyiah. Padahal tentunya, sambung dr Umar, mereka juga berperan sebagai kepala keluarga dan ibu.
“Masih punya putra-putri usia sekolah sehingga memerlukan waktu untuk keluarga tapi ditinggalkan untuk menghadiri kegiatan ekstra ini,” imbuhnya.
Dokter Umar menyadari, mungkin berorganisasi ini akan menyita waktu. Maka dia mengajak, “Mari kita niatkan semata-mata untuk Allah SWT. Kalau kita merasa ini sebagai beban, keterpaksaan, kita niatkan, bismillah, kita hadir di sini dalam rangka beribadah kepada Allah melalui organisasi.”
Tanam Benih
Dokter Umar lantas mengisahkan awal mula Nasyiatul Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah terbentuk. “Ini awalnya pemuda pemudi mengajar anak-anak mengaji. Lalu di Muhammadiyah waktu itu dibentuk organisasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata dr Umar, terbentuklah angkatan muda dengan nama bahasa Arab Nasyiatul Aisyiyah yang simbolnya padi. Dia kemudian menukil sebuah hadits, “Kalau besok kiamat, kalau ada benih, tanamlah!”
Jadi dr Umar mengimbau para kader untuk tetap “menanam” tunas kebaikan yang merupakan awal tumbuhnya pohon kehidupan. “Bukan tunas itu kita buang. Artinya, bagaimana kita menanam tunas-tunas itu, menanam kebaikan, apapun yang bisa kita kerjakan,” imbuhnya.
Dia menekankan, “Kita generasi muda itu tunas-tunas tadi! Menjadi padi, menghasilkan beras atau apa yang maksimal, dengan sebagai pemuda-pemudi. Maka kita bersama di sini untuk memaksimalkan potensi yang ada.”
Di hadapan 60 kader Pemuda dan Nasyiah yang hadir, dr Umar juga menyampaikan titipan pesan Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) PCM GKB Ir Daud Susanto yang juga hadir di sana. “Bagaimana organisasi ini lebih melibatkan kader-kader di luar AUM PCM GKB,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, dr Umar berpesan, “Jangan sampai kita hanya sibuk dengan organisasi kita sendiri. Kita upayakan bisa bermanfaat langsung ke masyarakat!”
Dia berharap, para kader ini mengadakan kegiatan yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung. “Di acara ini bisa dibahas program-program yang lebih bisa mengenalkan ke masyarakat sehingga masyarakat tertarik bergabung,” imbaunya, Sabtu (30/9/2023).
Sarasehan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini diadakan di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School). Lokasinya Jalan Berlian VIII 2 PPS, Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Dua pemateri hadir pada pertemuan pagi itu. Ialah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH sebagai pemateri. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Calon PCNA dan PCPM GKB Dirilis, Digaji Allah Langsung

PCM GKB – Calon PCNA GKB 2022-2026 dan PCPM GKB 2023-2027 dirilis, Sabtu (30/9/2023). Ini dilakukan pada Sarasehan Pramusycab Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik.
Menjelang berakhirnya kepemimpinan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB 2016-2022, akan diadakan sidang pemilihan Anggota PCNA dan PCPM GKB 2022-2026. Ini diagendakan berlangsung pada Musyawarah Cabang (Musycab) II Pemuda dan Nasyiah GKB di SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio), Sabtu (7/10/2023).
Proses panjang telah panitia pemilihan (Panlih) lalui. Panlih Musycab NA GKB yang diketuai Irma Sonya Suryana SKom MSi dengan anggota Kaiisnawati SPd, drg Yayuk Susilawati, dan Ulyatun Nikmah SPd telah menjaring nama-nama bacalon PCNA GKB 2022-2026.
Sonya menerangkan, langkah ini dimulai dari panlih bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB telah melakukan rapat bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik. Saat itu dihadiri Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) Ir Daud Susanto juga Sekretaris dan Konsolidasi Organisasi PCM GKB Ir Sugeng MM, Kamis (7/9/2023).
Penugasan AUM
Rapat tersebut menghasilkan keputusan semua kepala sekolah di amal usaha Muhammadiyah (AUM) GKB mendapat tugas mendukung kaderisasi semua ortom di bawah naungan PCM GKB.
“Pimpinan AUM adalah pembina kader-kader Ortom di AUM masing-masing. Sehingga ketika muncul nama bakal calon PCPM dan PCNA GKB, itu usulan AUM masing-masing,” imbuhnya.
Dari situlah Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI maupun Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi menyampaikan kepada Ketua PRPM, PRNA, dan kepala AUM GKB. “Agar memberikan rekomendasi nama-nama kader terbaik di bawahnya untuk dijadikan sebagai bakal calon Anggota PCPM 2023-2027 dan PCNA 2022-2026,” ungkapnya.
Setelah itu, panlih merekap bakal calon sampai 22 September 2023. Panlih lanjut menyebarkan surat pemberitahuan calon beserta formulir data diri ke seluruh bakal calon (bacalon), Sabtu (23/9/2023). Batas pengisian formulir data diri oleh seluruh calon ini jatuh pada Senin (25/9/2023).
Kata Sonya, surat tersebut bersifat pemberitahuan dan tidak ada formulir penawaran kesediaan bacalon. Semua bacalon harus bersedia sebab ini penugasan dari AUM masing-masing. Panlih akhirnya menetapkan dan merilis nama calon sementara disertai penguatan di Sarasehan.
Calon PCNA GKB
Berikut 25 calon Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah GKB periode 2022-2026.
- Nugra Heny Aprilia SPdI delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 1 GKB
- Sayyidah Nuriyah SPsi delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 1 GKB
- Khoiro Numsyah SPd delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 2 GKB
- Jamilah SSi delegasi PCNA GKB unit kerja SMPM 12 GKB
- Rusdiah Arifaini SPd delegasi PCNA GKB unit kerja SMAM 10 GKB
- Erni Mafrudloh SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Ilmi Zahiroh F. SFill delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Sri Ayu Lestari SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Mi’dzinatud Diniyah SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Firdah Vebriyanti SPd delegasi PRNA GKB 1 domisili Randuagung
- Oky Senja Prastica SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Eka Ayu Pradisca MPdI delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Octaria Wahyu Ningtias SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Novi Nazilatur R SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Intan Wijaya SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja Lazismu GKB
- Sani delegasi PRNA GKB 2 unit kerja Lazismu GKB
- Waviq Amiqoh MPdI delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Anita Firlyando SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Dina Aulia SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Mamluqil Farihah SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Alsalimatus Sa’diyah SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Novania Wulandari SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Noviani Nurkholis MPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Sulistiawati MPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Qurrota A’yun SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
Calon PCPM GKB
Berikut 26 calon Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah GKB periode 2023-2027.
- Indra Setiawan SPd delegasi PCPM GKB
- Rijalul Fikri SSi MPd delegasi PCPM GKB
- Muhammad Khosi’un SPd delegasi PCPM GKB
- Wildan Hernanda SPd delegasi PCPM GKB
- Chanif Ichsan SFil delegasi PCPM GKB
- Edy Kurniawan SPd delegasi PCPM GKB
- Nur Chozin delegasi PCPM GKB
- Mujahidul Authon SPdI delegasi PRPM GKB 1
- Fani Hidayatullah MPd delegasi PRPM GKB 1
- Ihdal Minan MSos delegasi PRPM GKB 1
- David Al Ghifari Abwa SPd delegasi PRPM GKB 1
- Siswanto delegasi PRPM GKB 2
- Mustakim delegasi PRPM GKB 2
- Farchan SE delegasi PRPM GKB 2
- Haris Firmansyah SPd delegasi PRPM GKB 3
- Abdullah Alfarobi SSi delegasi PRPM GKB 3
- Muhammad Ainun Naim SPd delegasi PRPM GKB 3
- Abdus Shomad delegasi PRPM GKB 3
- Hasan Mahrobi SPd delegasi PRPM GKB 4
- Khinanjar Widiartama delegasi SPd PRPM GKB 4
- Nuhairul Hikam SPd delegasi PRPM GKB 4
- Ilham Akbar Dewantoro SPsi delegasi PRPM GKB 4
- Nasikhul Ulum delegasi PRPM GKB 5
- Riski Setiawan delegasi PRPM GKB 5
- Hasbi Ash Shiddiqi delegasi PRPM GKB 5
- Erik Okta Kurniawan delegasi PRPM GKB 5
- Zus Syarif Ali Annauval delegasi PRPM GKB 5
Penguatan Calon
Di akhir sesi Sarasehan, ada sesi diskusi. Irma Sonya Suryana mengajukan permohonan kepada dua pemateri yang hadir, yakni Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH.
Sonya mengatakan, terpilihnya calon Pemuda dan Nasyiah ini berawal dari tugas yang melekat pada diri mereka sebagai kader dan calon pimpinan. Karena itu, dia meminta, “Mohon dibantu untuk meyakinkan kepada calon yang ada di depan Ayunda dan Kakanda, bahwa jalan yang dipilih adalah jalan dalam upaya ber-fastabiqul khairat, menjadi manusia yang penuh dengan kebermanfaatan yang lebih luas.”
Adi mendapat giliran pertama merespon permohonan ini. Dia menyadari, wajar jika muncul rasa takut terpilih sebagai pemimpin pada calon. “Tapi ketakutan itu dilatih untuk dikikis pelan-pelan.”
Wakil Kepala Sekolah di SDM 2 GKB Gresik itu meyakinkan, “Ketika ketakutan itu kita kikis perlahan, akan ada bantuan-bantuan yang kadang kita tidak prediksi. Bantuan itu lebih besar dari prediksi kita. Itu yang saya rasakan.”
Alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini menegaskan kepada kader untuk patuh dan hormat pada pimpinan AUM di mana mereka bekerja. Dengan begitu, lanjutnya, insyaallah akan mudah. “Itu perlu kesungguhan!” tegasnya.
“Wis, ambil saja!” imbaunya. Menurutnya, mereka mampu mengemban amanah, melangkah dengan visi yang besar, kalau takdir memang sudah mengarah kepada mereka.
Adi juga meyakinkan, mereka tidak akan berjalan sendiri. Sebab ada kader-kader Pemuda dan Nasyiah yang berkiprah di tingkat daerah akan membantu. “Tidak usah khawatir, bismillah, ambil peluang itu, niatkan anfauhum linnas!” pesannnya.
Digaji Allah Langsung
Ain kemudian menyampaikan, “Kita selama (bekerja) di GKB mungkin terbawa suasana kita kerja itu dibayar. Kita punya jabatan apa, tanggung jawabnya berbeda, otomatis yang kita dapatkan juga berbeda.”
Perempuan kelahiran Gresik ini lantas mengajak para kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu untuk sesekali membuka pikiran. “Bahwa tidak semua yang kita lakukan itu digaji oleh manusia. Cobalah berpikir bahwa ada sebagian dari tenaga kita yang seharusnya itu kita melakukan, mengupayakan, tapi yang menggaji bukan manusia. Tapi Allah langsung!” ujarnya.
Ibu dua anak ini pun mengungkap dua jenis pekerjaan. “Jangan sampai pekerjaan kita hanya semata-mata orientasinya adalah gaji, uang, jabatan, dan seterusnya. Tapi sisihkanlah, bahkan kalau bisa itu menjadi prioritas, bahwa ada pikiran dan tenaga kita itu yang menggaji Allah langsung melalui NA dan Pemuda,” imbuhnya.
“Jadi Ustad-Ustadzah sekalian itu orang-orang pilihan. Orang-orang yang sudah Allah pilih, bukan sebuah kebetulan. Itu sudah ada garisnya. Itu takdir yang baik, yang kemudian terserah kita: mau menerima takdir baik itu kemudian memaksimalkan jadi lebih baik lagi atau kita beralih memilih takdir yang lain,” lanjutnya.
Dia akhirnya meyakinkan, “Kalau Anda sudah di Muhammadiyah itu berarti Anda sudah on the right track (di jalan yang tepat). InsyaAllah kita bersama orang-orang yang benar. Tidak ada tujuan selain menolong agama Allah. Kalau kita menolong agama Allah maka Allah yang akan menolong kita.” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Klinik Aisyiyah GKB Buka Layanan Kesehatan Gratis di Musyran PRM-PRA Se-PCM GKB
PCM GKB – Klinik Aisyiyah GKB Gresik menggelar layanan kesehatan di Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB dan Silaturrahmi Warga…
Enam Pesan Ketua PDM Gresik di Musyran Bersama PRM Se-PCM GKB
PCM GKB – Enam pesan disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) H Muhammad Thoha Mahsun SAg MPdI MHES di Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama PRM Se- PCM GKB di Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur,…
Inilah Ketua dan Sekretaris PRM dan PRA se-PCM GKB

PCM GKB – Inilah Ketua dan Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) GKB Gresik periode 2022-2027.
Hasil Musyran PRM dan PRA se-PCM GKB ini ditetapkan oleh PCM GKB dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 31 sd Nomor 37/KEP/IV.0/D/2023 dalam kegiatan Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama PRM PRA se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB di Hall Andalusia SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Jalan Jawa No 60 Yosowilangun Manyar Gresik, Ahad (1/10/23).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik H Muhammad Thoha Mahsun SAg MPdI MHES menyampaikan, selamat dan sukses atas terpilih dan dikukuhkannya Ketua dan anggota PRM 1-7 dan PRA 1-5 se-PCM GKB Gresik.
“Semoga amanah, selalu dimudahkan dan dilimpahkan keberkahan dalam pelaksanaannya,” pesannya.
Kepada Ketua terpilih atau pimpinan persyarikatan, lanjutnya, bekerjalah sesuai aturan persyarikatan. Bermuhammadiyahlah dengan gembira dan jaga amanah.
“Semoga bisa memberikan manfaat pada warga Muhammadiyah dan warga lainnya,” ujarnya.
Kepada PWMU.CO, Wakil Ketua PCM GKB Bidang Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting Yudo Broto SE menyatakan, dari Surat Keputusan (SK) tersebut menetapkan susunan personalia PRM dan PRA se-PCM GKB masa jabatan 2022-2027.
“Dalam kegiatan Musyran Bersama PRM dan PRA se-PCM GKB Gresik inilah mereka akan dikukuhkan secara bersama,” katanya.
Berikut Ketua dan Sekretaris PRM dan PRA se-PCM GKB Periode 2022-2027
Ketua dan Sekretaris PRM se-PCM GKB Periode 2022-2027
- PRM GKB 1: Mohammad Muthorief SE dan Muhammad Arif Yulianto ST MM.
- PRM GKB 2: Arif Zamzami dan Hadi Putranto.
- PRM GKB 3: Nurul Fatah SPd dan Endy Jamil.
- PRM GKB 4: Aries Kurniawan SE Mhum dan Husni Mubarak.
- PRM GKB 5: Ahmad Mukhlis ST dan Muhammad Rifqi Lukman.
- PRM GKB 6: Drs M Faris Ma’ani dan Sukari SPd MPd.
- PRM GKB 7: Nur Salam dan Agung Suhastyo.
Ketua dan Sekretaris PRA se-PCM GKB Periode 2022-2027
- PRA GKB 1: Dra Luluk Dyah Hermiati dan Nataria Wahyuning Subayani MPd.
- PRA GKB 2: Lilis W dan Siti Rahmiati
- PRA GKB 3: Ida Zuraida SH MM dan Mei Kusrini.
- PRA GKB 4: Siti Maftuchah dan Choirul Hidajati Farida SPd.
- PRA GKB 5: Fatmawati SE dan Siti Nihlawati MPd.
Selamat! (*)
Penulis Waviq Amiqoh.
Musyran Bersama PRM PRA Se-PCM GKB Gresik

PCM GKB – Ketua PCM GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD mengatakan Ranting adalah ujung tombak disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musyran) Berama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB dan Silaturrahmi Warga Muhammadiyah GKB Gresik, Ahad (1/10/23).
Dalam acara yang digelar di SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur ini, dia menyampaikan acara Musyran ini diadakan dengan sederhana. Dia berharap Musyran ini mengukuhkan Ranting sebagai ujung tombaknya Cabang.
“Kalau kita berbuat amal shaleh, Allah akan melipatgandakan amalan kita. Perumpamaan ini disampaikan dalam Surat al-Baqarah ayat 261, Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” katanya.
Dia menuturkan, ranting memiliki daun dan klorofil. Dengan bantuan sinar matahari, maka terciptalah nutrisi bagi pohon itu. “Ini ibaratnya. Maka, Ranting adalah ujung tombak di masyarakat. Dia menjadi suplay untuk Cabang. Maka, Ranting harus bergairah,” katanya.
PCM GKB, lanjutnya, akan memberikan bantuan. Contoh dalam bentuk Kifama, tiap Ranting bisa menyiapkan hal-hal terkait ketika di Rantingnya ada warga yang meninggal, maka bisa langsung mengontak Kifama.
“Melalui Musyran ini, diharapkan Ranting bisa menguatkan Cabang,” harapnya.
Memajukan Cabang
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB Gresik Umu Sholichah SPd mengucapkan terima kasih kepada panitia dan juga supporting kegiatan ini.
“Mulai dari SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, dan Klinik Aisyiyah GKB,” katanya.
Dia berharap semoga acara ini akan berjalan lancar dari awal hingga akhir dan menghasilkan program kerja yang mampu memajukan Cabang Aisyiyah GKB Gresik. Mampu menghasilkan program kerja yang sesuai dengan tujuan dari ini.
“Menggembirakan Ranting Mencerahkan Warga Berkemajuan. Ranting Itu Penting, Cabang Harus Berkembang, Masjid Makmur Memakmurkan, Muhammadiyah Sukses Dunia Sukses Akhirat,” tegasnya. (*)
Bandar Grisse Bawa Siswa Smamio Juara I Esai
PCM GKB – Bandar Grisse membawa siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur dalam ajang lomba menulis esai tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Perpustakaan Pelangi Gresik.
Dalam ajang lomba yang bekerja sama dengan PT Smelting dan KlikJatim.com. ini siswa kelas XI IIS Kirana Aura Zahy menyabet juara 1 dalam lomba yang bertajuk Ayo Suarakan Gagasanmu yang diikuti pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Gresik.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana SKom Msi mengatakan Kirana Aura Zahy lolos seleksi ke dalam 8 (delapan) peserta yang berhak mendapatkan coaching penulisan dari Tribun News Januar Eka Ramadhan.
“Dalam coaching penulisan tersebut, Kirana mendapat masukan, arahan terkait dengan isi esai yang sudah dibuat. Tindak lanjutnya, dia harus melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan arahan yang sudah diberikan,” katanya.
Dia menuturkan, pengumuman juara I-III diumumkan melalui instagram Perpustakaan Rumah Pelangi, Senin (24/7/2023).
“Naskah esai Kirana berludul Ibarat Gadis, Bandar Grisse Semakin Cantik dan Menawan,” jelasnya.
Potensi Gresik
Kirana, sapaan akrabnya, mengaku senang bisa meraih prestasi menulis esai ini. “Setelah mendapatkan coaching, saya butuh melakukan wawancara 2 narasumber,” kenangnya, Selasa (25/7/2023).
Dia menuturkan, keberhasilan meraih prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan arahan dari guru Pembina dan support dari orangtua.
“Untuk melengkapi isi esai, saya pun harus melakukan wawancara ke Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah raga (Kadisparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, dr Saifudin Ghozali,” kata putri dari Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Ichwan Arif ini.
Proses wawancara ini, lanjutnya, untuk menggali informasi lebih dalam tentang Bandar Grisse sebagai cagar budaya dan potensi sebagai sarana eduwisata. Hal ini untuk menyempurnakan isi dari esai.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat beruntung bisa langsung mendapatkan informasi langsung dari bapak Kadis dr Saifudin Ghozali dengan data dan juga potensi Bandar Grrisse ke depannya,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, melakukan wawancara juga ke Duta Pariwisata Kota Gresik 2021-2022 Yoraisa Ghani Setiawan.
Potensi Menulis
Kirana mengangatan prestasi ini merupakan motivasi untuk menggiatkan kembali kemampuan menulisnya.
“Aku ingin sekali masuk ke perguruan tinggi negeri impianku. Oleh karena itu aku harus banyak mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai dengan passion-ku,” ungkapnya.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana pun jeli melihat potensi yang dimiliki Kirana. “Kirana ini anaknya gak gampang nyerah. Dia jemput bola minta untuk segera dibantu melakukan wawancara, dihubungkan dengan narasumber yang sangat mendukung untuk penyelesain esainya. Itu yang membuat saya makin senang,” katanya.
Dia menuturkan, durasi waktu yang diberikan untuk merevisi setelah mendapatkan coaching dari penyelenggara juga dimanfaatkan sebaik-baiknya. Di sela aktivitas di Ikatan Pelajar Muhammmadiyah (IPM), Kirana terus memperbaiki esainya sesuai dengan ketentuan.
“Berkat ketelatenan ini, Kirana membuahkan hasil yang optimal dengan meraih juara I,” jelasnya. (*)
Selamat! (*)
Editor Ichwan Arif.
Istri Pergi Musyda Nasyiah, Suami Berkata: Tenang Aja Rumah Aman Sayang, Love U
Istri Bermusyda Nasyiah, Suami: Tenang Aja Rumah Aman, Love U; Liputan Anik Nur Asia Masud
PCM GKB– Semarak Musyawarah Daerah (Musyda) XIV Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah) Kabupaten Gresik yang digelar Ahad (23/07/23), tidak hanya dirasakan oleh para anggota NA Gresik. Suami yang ditinggalkan oleh para peserta untuk bermusyawarah ini juga men-support para istri agar acara ini berjalan dengan sukses.
Terlihat dari karangan bunga yang dikirimkan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses Musyawarah Daerah XIV Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Suami Nasyiatul Aisyiyah (ISNA), Tenang Aja, Rumah Aman, Love U.’
Kalimat paling akhir membuat peserta yang melewati karangan bunga di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik menuju tempat acara di lantai empat tertawa.
Adapun penggagas untuk karangan bunga ini adalah Ahmad Mustakim SE. Saat dihubungi melalui WhatsApp, ia mengatakan karangan bunga itu dikirim karena istrinya Nasyiah. Sewaktu mendampingi istri keliling daerah, ia pernah melihat ada ucapan karangan bunga atas nama ISNA.
“Istilah itu saya dengar dari Pak Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’thi saat Muktamar Nasyiah di Bandung,” katanya.
Mustakim dan istri sama-sama suka berorganisasi dan menjadi aktivis muda Muhammadiyah. “Kita fair untuk berorganisasi dan saling mendukung,” ujar suami Ketua PDNA Kabupaten Gresik periode 2016-2022 Ifa Farida ini.
Kalau kerepotan, lanjutnya, selama ini belum ada. Ia berharap Musyda XIV Nasyiah hari ini berjalan lancar dan yang terpilih adalah perempuan yang benar-benar berkemajuan dan mengayomi seluruh Nasyiah se-kabupaten Gresik.
Ia senang suami-suami yang lain turut mendukung kegiatan istri mereka, “Istri yang sukses, karena suami yang hebat,” ucap Bendahara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PDM Gresik
Pemuda Juga Support Nasyiah
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Gresik, Aditama SPdI saat ditemui ketika menghadiri pembukaan Musyda XIV NA.
Aditama dan para suami sangat mendukung untuk kegiatan Musyda ini. “Kami juga di Pemuda saling support antara suami dan istri karena banyak juga di pemuda istri yang notabenenya NA, sehingga kami di rumah saling support satu sama lain,” jelasnya.
Berkenaan dengan itu, Pemuda Muhammadiyah, ketika berkegiatan, Nasyiah kalau membutuhkan Kokam kita akan siapkan.
“Jadi satu sama lain tidak hanya bersinergi di rumah tapi kita semua bersinergi dalam Persyarikatan baik Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiah,” ucap suami Cicik Rohmawati SPdI, yang juga peserta Musyda XIV Nasyiah Gresik.
Selamat, semangat dan sukses selalu Musyda XIV NA, semoga lancar dengan mengambil tema Perempuan Muda Berkemajuan, Arsitek Peradaban Bangsa. “Sukses selalu PDNA KAbupaten Gresik,” tutupnya.
Editor Mohammad Nurfatoni