Inilah 75 Titik Lokasi Shalat Idul Adha 28 Juni di Kabupaten Gresik
PCM GKB – Warga Muhammadiyah Kabupaten Gresik akan melaksanakan shalat Idul Adha 1444 secara serentak di 75 titik lokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu 28 Juni 2023).
Shalat Idul Adha akan dilaksanakan pada pukul 06.00 WIB di lokasi masing-masing.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 1/MLM/I.O/E/2023, Idul Adha 1444 jatuh pada hari Rabu, 28 Juni 2023. Penetapan ini sehari lebih awal dari keputusan pemerintah yang menetapkanIdul Adha pada hari Kamis 29 Juni 2023.
Meski berbeda dengan pemerintah, Idul Adha Muhammadiyah bersamaan dengan yang ditetapkan oleh Kerajaan Saudi Arabia. Sebagai khadimul haramain, Arab Saudi menetapkan hari Arafah pada Selasa 27 Juni 2023, sehingga Idul Adha jatuh pada hari yang sama dengan Muhammadiyah, yakni Rabu 28 Juni 2023.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik H Anas Thohir SAg MPdI menyampaikan walaupun perayaan Idul Adha tahun ini berbeda tetapi tidak mengurangi semangat beribadah dalam ber-idul adha.
“Semoga kita semua mendapat keberkahan di hari raya idul adha, selain itu juga memberikan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari lebih-lebih kehidupan di akhirat nanti,” tuturnya, Senin (26/6/2023)
Menurutnya perbedaan ini ranah ijtihad masing masing yang tidak bisa disalahkan begitu saja tanpa dalil kuat. “apalagi mengharamkan dan mengatakan tidak sah shalat idul adhanya,” ujar pria kelahiran Gresik ini.
Jadi yang menganggap haram dan tidak sah itu terburu-buru menghukumkan sesuatu, tambahnya, mungkin atas dasar emosi.
“padahal ijtihad itu dilakukan bila benar akan dapat pahala dua kali lipat. Sedang apabila salah, tetap akan mendapat pahala satu,” jelasnya.
Dia kemudian menegaskan ijtihad Muhammadiyah dengan menentukan dimulainya puasa dan 1 Dzulhijjah menggunakan metode wujudul hilal hakiki.
Inilah Daftar Lokasi, Imam dan Khatib Shalat Idul Adha 1444 Kabupaten Gresik
- Masjid Al Aqsha: Imam dan Khatib: Ustadz A Basith Mauly SAg MA
- Lapangan Dusun Panggang Desa Lebani Suko Wringinanom: Imam dan Khatib: H Imam Sugiri
- Masjid Sekarputih: Imam dan Khatib: Gunari Makmur SPd
- Prambon: Imam an Khatib: Drs Af Dinawi
- Barat Klotok: Imam dan Khatib: Prayudi Harianto MM PhD
- Halaman Masjid At Taqwa Pongangan Indah Manyar: Dr M Arfan Muammar MPd
- Balungpanggang: Imam dan Khatib: M Faris SSI MPd
- Mojoroto: Imam dan Khatib: M Zainudin SH
- Halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik: Imam, Ustadz Chairul Anam, Khatib: KH Mukhtar Buchari BA
- Pilangsari: Imam dan Khatib: M Ishaq Fahlevi SPd
- Karangwungu: Imam dan Khatib: Aris Setiawan Spd
- Kedungsumber: Imam dan Khatib: Anton Subagio Spd
- Pucung: Imam dan Khatib: Prof Zainuddin Maliki
- Karangasem: Imam dan Khatib: Karim Isnadi SPd
- Mambung Lor: Imam dan Khatib: Ja’far Shodiq MPd
- Menganti: Imam dan Khatib: Wahyu Setia Budi SH
- Karang Semanding: Imam dan Khatib: Subhan Syarif MPdI
- Karangmalang: Imam dan Khatib: Jaelani SPd
- Banjar Melati: Imam dan Khatib: H Mat Rais
- Halaman Masjid Al Ishlah Sidowungu Menganti: Imam dan Khatib Drs Husnul Khuluq MPd
- Wotan Sari: Imam dan Khatib: Mulyadi SPd
- Jedong Sekarputih: Imam dan Khatib: Muhammad SPd
- Halaman MI Nurul Huda Lengkong: Imam dan Khatib: Muhammad Dahlan Sholeh Lc
- Halaman Centro Regency Mayjen Sungkono Kedanyang: Imam Khatib: Ustadz Adi Mustofa SPdi MPdi
- Multi Sarana Plaza Ramayana: Imam, Sulaiman Al Hafidz SE, Khatib: Drs KH Syaifuddin Zaini MPdi
- Halaman SD Muhammadiyah 3 Gresik: Imam, Eka Wins Putra. Khatib: Sya’roni SE
- GKB Convex Gresik: Imam, Ustadz Sahmun. Khatib: Dr H Ghoffar Ismail MAg
- Halaman Masjid At Taqwa Ngering Cerme: Imam dan Khatib: Afifuddin SAg MPdI
- Mushala An-Nur: Imam dan \Khatib: Ustadz Dr Fiki Risalah MA
- Halaman Masjid At Taqwa Tanggulrejo Manyar: Imam dan Khatib: Toha Mahsun M Hes
- Halaman SMA Negeri Cerme: Imam dan Khatib: Muhammad Yusuf Assanusi SPd
- Halaman Masjid Sabilillah Cerme Kidul: Imam dan Khatib: Ustadz Suhali SAg MPdi
- Lapangan Gembus Bungah: Imam dan Khatib: Muhammad Mandom SSy SPdi
- Halaman Masjid Taqwa Melirang: Imam dan Khatib: Ustadz Drs Mahfuddin
- Halaman PAY Mojopurogede Bungah: Imam dan Khatib Ustadz Arich Hawary Anshorullah
- Halaman Masjid Al-Jihad Dusun Pucung Sidomukti: Imam dan Khatib: Aditya Akbar Hakim SPd
- Halaman Masjid Muhammadiyah Desa Tanjungwidoro Mengare: Imam dan Khatib: Ustadz Anas Hamili
- Halaman Masjid Al Amin: Imam dan Khatib: Ustad Umar Sodik
- Halaman Masjid Darul Falah Kedungjati: Imam dan Khatib: Ustadz Imam Rabbani Wahyudi SPdI
- Halaman Perguruan Muhammadiyah Banyutengah: Imam, Ismail Hasan SSos, Khatib: Drs Lutfi MPd
- Halaman Masjid Al Furqon Legundi: Imam dan Khatib: Drs H Kusbandi MPdI
- Halaman Masjid Nur Hidayah Driyorejo: Imam dan Khatib: Muhammad Naufal LC MPd
- Lapangan Sepak Bola Dukun: Imam, Rahmat Alamsyah SPdi Mpdi. Katib: Dr H Muhammad Hambal Syafwan Lc MPdI
- Lapangan Sektor 2 Perum Griya Kencana Mojosarirejo Driyorejo: Imam dan Khatib Ahmad Chusaini SAg
- Lapangan Masjid Al Furqon Bambe Driyorejo: Ustad dan Khatib: Muhammad Seger
- Halaman Masjid Al-Kautsar Karangrejo: Imam dan Khatib: Wahid Abdurrahman MPd
- Lapangan Selatan Masjid Nur Hidayah Sumput Asri: Imam dan Khatib: Ustadz Haris Nuruzzaman SThI
- Lapangan Desa Sambogunung Dukun: Imam dan Khatib: Drs H Salim Basawwat MA
- Halaman Masjid Al-Ikhlas Mentaras Dukun: Imam Khatib: Drs Muhammad Abidin
- Halaman Masjid Al-Ikhlas Baron Dukun Gresik: Imam dan Khatib: Mufarih SPdi MM
- Halaman Masjid Ainul Yaqin: Imam Dan Khatib: Shohibul Lathif SPdI MPdI
- Halaman Masjid Al Muhajirin Mojopetung Dukun: Imam dan Khatib: Hudzaifatur Rahman SPd
- Lapangan Desa Sekargadung Dukun Gresik: Imam dan Khatib: Drs H Masyhud Bahri
- Halaman Perguruan Muhammadiyah Wotan Panceng: Imam dan Khatib Drs H Muhammad In’am MPdi
- Halaman Perguruan Muhammadiyah Banyutengah Panceng: Imam, Ismail Hasan Ssos. Khatib: Drs Luthfi Mpd
- Lapangan Volly Dusun Sono: Imam dan Khatib: Dr Sam’un Mag
- Lapangan Futsal Klemuk Sport Center: Imam, Dearahib Lasyadid. Khatib: Dr Abdurrahman
- Lapangan Matabah Al-Furqon Petung Panceng: Imam dan Khatib: Drs Naf’an Abu Mansur Mpd
- Lapangan Desa Weru: Imam dan Khatib: Dr Sholikhul Huda M Fii L
- Lapangan Desa Campurejo: Imam dan Khatib: Mahbub Ikhsan Shi MPd
- Lapangan Desa Golokan: Imam dan Khatib: Wahyudi Muftil Hasan LC
- Halaman Perguruan Muhammadiyah Pantenan: Imam, Ustad Sofyan. Khatib: Ustadz Muhammad Ihsan
- Halaman Masjid As Sholihin: Imam dan Khatib: Ustadz Fathurrahman
- Lapangan: Imam Khatib KH Munir Abbas
- Halaman Gedung MI Muhammadiyah 1 Gumeno: Imam dan Khatib: Agus Zulkarnain Lc Mpdi
- Multi Sarana Plaza Gresik: Imam, Ustadz Sulaiman Al Hafidz SE. Khatib: Ustadz Drs Saifuddin Zaini Mpdi
- Lapangan Masjid Al-Hikmah BP Wetan: Imam Ustadz Choiri Sulaiman. Khatib: Ustadz Rofiq Munawar Lc
- Lapangan Mushola At Taqwa Pulo Pancian Gresik: Imam dan Khatib: H Sya’roni SE
- Masjid Al-Iman Boboh Menganti: Imam dan Khatib: Ustadz Abdul Arkham Mpdi
- Lapangan Parkir UMG GKB: Imam, Ustadz Abdul Shomad Kadafi. Khatib: Prof Dr Biyanto MAg
- Centro Regency Mayjen Sungkono: Imam dan Khatib: Adi Mustafa Spdi Mpdi
- Halaman Masjid Bayt Al Jabbar: Imam, Ustadz Farih Shodiqul Syifa. Khatib: Ustadz Farih Rahman LC Mpd
- Halaman Masjid At Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik: Imam/Khatib Muhtar Bukhori
- Halaman Masjid At Taqwa Desa Tulung Kedamean Gresik: Imam dan Khatib: Su’udi ST
- Lapangan Parkir Dascolan Banyuwangi Manyar: Imam dan Khatib: Ustadz Ahmad Sholahuddin Ghufron SAg
Penulis Musyrifah Editor Mohammad Nurfatoni
Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda
Spemdalas Hadirkan Alumni di Acara Talkshow Wisuda, liputan kontributor PCM GKB Gresik Anis Shofatun
PCM GKB – Alumni Talkshow mengisi acara Wisuda Angkatan XX SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Ahad (18/6/2023).
Kegiatan yang digelar di Aston Hotel Jl Sumatra No 1-5 Gresik Kota Baru (GKB) Kebomas Gresik ini menghadirkan 5 alumni Spemdalas. Yakni Aditya Yudha Utama SST, dr Amelia Rahmah Kartika, Ristaq Hamida Hanisia MSi, Selma Ayu Desearsa SPsi, dan Adi Amar Haikal Husin.
“Kami menghadirkan 5 alumni beda era yang sukses mengembangkan passion-nya, di Wisuda dan Milad Spemdalas kali ini,” jelas Koordinator Networking Haifa Marta SPd.
Lima alumni ini sengaja dihadirkan untuk memberikan inspirasi kepada 205 wisudawan. Talkshow ini dipandu langsung oleh Master of Ceremony (MC) Hamida SPd.
Setelah memanggil satu persatu untuk naik panggung, Hamida meminta 5 alumni bergantian memperkenalkan diri dan menceritakan pengalaman berharganya selama belajar di Spemdalas.
“Dulu paling asyik kalau main bola sama guru-gurunya, khususnya bola basket guru itulah ya pelatih kami,” kenang Adit yang masuk tim Basket Spemdalas.
“Kami belum punya pelatih khusus seperti yang dimiliki Spemdalas saat ini he..he..,” lanjutnya.
“Nah itu, lapanganya tak seindah sekarang begitupula gedungnya. Dulu ada banyak lapangan, kami begitu asyik bermain bola bersama teman-teman dan guru. Kami hanya berjumlah 56 siswa kala itu sehingga sangat akrab dengan semua guru,” lanjut alumni yang saat ini bekerja di PT Pelindo Surabaya ini.
“Waah ternyata cikal bakal basket sejak awal sudah Ada ya. Bahkan sekarang sudah punya Spemdalas Basketball Academy lho.. Kereen ya,” kata Hamida diikuti tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Pengalaman Berkesan
Pengalaman berkesan juga diceritakan Amelia Rahma Kartika. Alumni ke-7 Spemdalas ini menyampaikan keterampilan menulis yang dia dapatkan menjadi bekal penting baginya di bangku perkuliahan hingga saat ini menempuh pendidikan dokter spesialis.
“Saya dulu pemain teater dan juga terlibat dalam lomba Jurnalis Deteksi Jawa Pos. Keterampilan tulis menulis ini menjadi bekal penting terutama di bangku perkuliahan,” urainya.
“Bahkan hal yang sulit terlupa saat lolos final di Jakarta dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Kami didamping dan bersaing ketat kala itu,” kenangnya.
“Maka untuk adik-adik sekalian terus bekali diri kalian tidak hanya dengan kompetensi akademik tapi juga keterampilan nonakademik lainnya,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Lain halnya dengan Selma Ayu Desearsa. Alumni ke-13 ini dulunya aktif mengembangkan diri dengan terlibat dalam organisasi IPM dan bermain teater. Selma mengaku sejak di Spemdalas sudah muncul passion sebagai seorang entertainment dan juga entrepreneurship.
“Aku sejak SMP itu suka dengan dunia make up dan sudah mulai jualan baju,” jelas Owner Sheriz Beauty yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ini.
Dia juga bersyukur karena diberikan pengalaman tampil didepan melalui teater dan musikalisasi puisi. “Jadi rasa percaya diri itu penting dibangun,” tuturnya menguatkan.
Penghafal al-Quran
Wisuda dengan tema Be Succes with Your Passion ini juga menghadirkan seorang penghafal al-Quran 30 Juz yakni Adi Amar Haikal Husin. Alumni Spemdalas ke-15 ini menceritakan kisahnya menjadi seorang hafidh dan imam tetap sejumlah masjid ini.
“Awalnya cita-cita saya pingin jadi penyanyi, tertarik saat melihat Indonesia Idol,” ucapnya mengawali ceritanya.
“Saat Spemdalas menerima tamu dari Malaysia saya diminta tampil untuk mengaji oleh guru,” katanya.
Pembiasaan tadarus pagi dan setoran tahfidh sudah biasa dilakukan di Spemdalas. Hanya saja dia merasa tidak cukup mengandalkan program dari sekolah. Perlu memiliki kesadaran diri menambah waktu di luar yang diprogramkan sekolah.
“Nah saat mengikuti tes ternyata bacaan saya amburadul hanya iramanya saja yang bagus,” jelasnya.
Hal ini pun dia rasakan berlanjut saat mengikuti tes masuk di SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. Dia juga masih mengalami hal yang sama kemampuan baca al-Qurannya yang masih banyak butuh pembenaran.
“Irama ngajinya sudah bagus, tapi makharijul huruf dan tajwidnya masih kurang pas,” ucapnya menirukan gurunya.
Akhirnya di Smamio dia dilatih terus menerus dengan menambah jam belajar sepulang sekolah pukul 16.00-17.00 Wib dengan didampingi guru Ismuba Siswanto SPdI dan Hudzaifaturahman SPdI.
Selain itu, mahasiswa Tafsir Al-Quran Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya ini juga terus berlatih secara mandiri dengan mendapat support juga dari orangtua. Melalui murattal di YouTube ataupun menyetelnya di mobil maupun rumah.
Di akhir sesi, Adi Amar berpesan kepada seluruh wisudawan dan undangan yang hadir untuk terus berpegang teguh dalamengamalkan shalat dan membaca al-Quran.
“Apapun profesi kita dokter, atlet, guru, mahasiswa, arsitek ataupun yang lainnya jangan pernah tinggalkan shalat dan juga al-Quran,” pesannya.
“Tidak harus dengan menghafalnya tapi merutinkan tadarus dan membacanya setiap hari,” lanjutnya.
Pesan lain disampaikan oleh alumni Spemdalas angkatan ke-7 Ristaq Hamida Hanisia SSi MPd. Lulusan Bioteknologi Institute Teknologi Bandung (ITB) yang juga menjadi guru Biologi Smamio ini berpesan pentingnya kemandirian dalam menjalani hidup.
“Ada kalanya suatu ketika kita hidup dengan tanpa orang lain. Kita melangkah untuk diri sendiri. Maka jangan menunggu perintah untuk menjalankan semua kehidupan ini. Perlahan sadarkan diri untuk memulai dan yakini bahwa kalian bisa,” pesannya kepada seluruh wisudawan.
Kegiatan Alumni Talkshow diakhiri dengan pemberian cindramata oleh Kepala Spemdalas Fony Libriastuty MSi. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Ibarat Secangkir Kopi, Siswa Spemdalas Selalu Memberikan Semangat
Ibarat Secangkir Kopi, Siswa Spemdalas Selalu Memberikan Semangat, liputan kontributor PCM GKB Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Ibarat secangkir kopi, siswa Spemdalas selalu memberikan semangat. Hal itu disampaikan Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur Fony Libriastuty MSi di Wisuda Angkatan XX, Ahad (18/6/23).
Dalam acara yang digelar di Ballroom Aston Inn Gresik Jalan Jawa No 1-5 GKB Gresik ini, dia menyampaikan siswa Spemdalas selalu di hati, bisa bikin mata melek terus, dan dibutuhkan setiap hari.
“Maka dari itu, siswa Spemdalas saya ibaratkan dengan secangkir kopi,” katanya disambut tepuk tangan wisudawan.
Dia menekankan, kehadiran siswa selalu memberikan semangat bagi guru Spemdalas ketika menjalani dalam proses pembelajaran. “Kalian adalah anak-anak yang membersamai guru Spemdalas sehingga guru menjadi semangat menjalani proses pembelajaran sehari-harinya,” ungkapnya.
Tetap Rendah Hati
Fony Libriastuty menjelaskan, ketika nanti anak-anak jadi anak sukses, tetaplah rendah hati. “Karena karakter itu yang akan membimbing kalian jadi sosok yang tidak terlupakan dan selalu menginspirasi bagi teman-teman kalian,” pesannya.
Dengan rendah hati, lanjutnya, kesuksesan di bidang akademik maupun pengembangan diri akan selalu diingat, dikenang, dan bisa menginspirasi banyak orang.
“Teruslah menjadi anak yang rendah hati meskipun kalian menjulang tinggi. Ketika kalian semua sudah berada di puncak kesuksesan, rendah hari itu kunci utama yang harus dipegang teguh bagi anak-anakku semua, khususnya wisudawan Spemdalas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan terima kasih pada wali siswa yang putra-putrinya diwisuda hari ini.
“Terima kasih karena telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan selama tiga tahun di Spemdalas. Semoga anak-anak kita menjadi shaleh shalehan dan cerdas dapat terwujudkan sesuai dengan apa yang diharapkan kita semua,” ucapnya.
Sebelum menutup sambutannya, dia menyampaikan sebanyak 205 siswa yang mengikuti wisuda, yang terdiri dari lima kelas regular dan dua kelas International Class Program (ICP).
“Tahun pelajaran 2023-2024, kami akan menerima sembilan kelas yang terdiri dari enam reguler, dua ICP, dan satu kelas digital. Dengan dibukanya kelas baru di Spemdalas semoga bisa membangkitkan passion anak dan membangkitkan semangat belajar bagi siswa,” harapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Hafidh Hafidhah Smamio Dapat Penghargaan
Hafidh Hafidhah Smamio Dapat Penghargaan , liputan kontributor PCM GKB Gresik Novania Wulandari
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur menggelar Awarding Hafidh Hafidhah di Cordoba Convention Hall, Senin (19/6/2023).
Koordinator Tahfidh Smamio Hudzaifaturrahman SThI menjelaskan kegiatan ini dikhususkan untuk siswa dengan tingkat hafalan excellent.
“Sebelumnya, ujian tahfidh dilaksanakan pada 19 Mei lalu dengan penguji dari Tajdid Center Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur,” ujarnya.
Dia memaparkan 20 siswa ini merupakan siswa dengan tingkat hafalan excellent, yang artinya siswa ini lebih baik dari segi bacaan, kelancaran, dan irama dari siswa tahfidh regular.
Dengan prestasi ini, lanjutnya, mereka dianggap mampu mengikuti ujian yang kita sebut dengan i dengan penguji dari Tajdid Center PWM Jawa Timur dengan perolehan dari 1 hingga 4 juz.
“Alhamdulillah bisa tuntas dengan baik,” papar guru Al-Islam Kemuhammadiyahan ini.
Ikhtibar Tahfidh
Wakil Kepala bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter (PPK) Smamio Sa’roni MPd menyampaikan, setelah ikhtibar tahfidh tersebut dilaksanakan, hari ini sekolah memberikan apresiasi untuk siswa yang telah berhasil menyelesaikan hafalan dalam beberapa juz.
“Meskipun ini baru tahun pertama diseenggarakan Awarding Hafidh Hafidhah seperti ini, harapannya acara ini dilaksanakan tiap tahun atau pun tiap semester,” katanya.
Dia menuturkan nanti untuk siswa kelas X termasuk kelas XI yang akan naik ke kelas XII diharapkan untuk terus menambah semangat hafalan dan kecintaannya terhadap al-Quran.
“Apresiasi ini bisa menumbuhkan semangat siswa Smamio yang lain melihat banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang menawarkan beasiswa, bahkan menjadi salah satu jalur masuk bagi siswa yang memiliki hafalan al-Quran,” jelasnya.
Ke depannya, harapnya, semoga Smamio bisa melahirkan lebih banyak lagi generasi cinta al-Quran. Berikut nama siswa yang mendapatkan penghargaan tahfidh.
Perolehan hafalan juz 30
- Ahmad Syauqil Al Hasan
- Faris Naja
- Fidela Rafa
- Muhammad Arfa Ubaidillah
- Najwan Kasyfi Al Akbar
Perolehan hafalan juz 29 dan 30
- Bintang Adelaysa
- Leila Nuraini
- Mardlotillah Sobrona Darojatan
- Nuzula Zuhaira Faza
- Anaqah Zaskia Aliyyah Frandeva
- Nailah Amanatuz Zahrah
- Qonita Dina Ulya
- Verlita Vadlina Fadlan
- Dara Syakira Pramudhira
Perolehan juz 30 dan 1
- Tsautsigh Nabilatuz Zahra
Perolehan hafalan juz 30, 29, dan 28
- Aqila Fayruz Zaim
Perolehan hafalan juz 30, 29, dan 1 ada 3
- Erly Amai Sagarmatha
- Adelia Putri Nabila
- Muhammad Hilmy Alhakim
Perolehan hafalan juz 30, 29, 28 dan 27
- Dzaky Ahmad Al Baihaqi
Selamat! (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Kesan Warga Negara Jordania pada Jamaah Masjid Taqwa Spemdalas
Kesan Warga Jordania pada Jamaah Masjid Taqwa Spemdalas, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Tugas Issam Hussein Al-Jundy sebagai Technical Supervisor di Perusahaan Petro Jordan Abadi berakhir, Selasa (6/6/2023) dan harus kembali ke Jordania, Rabu (7/6/2023).
Issam, sapaan akrabnya, sudah tinggal selama 1,5 tahun di Gresik, tepatnya di Komplek Jawa Asri Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik.
Sebelum pulang ke negaranya, dia didaulat menjadi imam shalat Subuh di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik.
Setelah menuaikan shalat berjamaah, dalam testimoninya, dia merasa sangat senang dan bahagia selama tinggal di Indonesia, khususnya GKB karena keramahan dan persaudaraan yang dirasakan sangat baik sekali.
”Saya tidak merasa sebagai WNA selama di Gresik, karena ramahnya warga dan masyarakat di sini sehingga selalu disapa dan diajak ngobrol orang-orang yang ditemuinya,” ujarnya di hadapan jamaah, Selasa (6/6/2023).
Hal inilah, lanjutnya, yang membuat nyaman dan tidak merasa menjadi orang asing walaupun berada dan tinggal di negara lain.
Dia menyampaikan inilah keutamaan umat Islam, semua umat muslim di manapun akan menjadi saudara tanpa memandang status sosialnya. Hanya dengan iman kepada Allah SWT yang menjadikan umat Islam sebagai saudara di manapun, sehingga mempunyai ikatan yang erat dihati setiap muslim.
Sejak awal tahun 2022, dia sempat berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya menetap di rumah kontrakan yang berada di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Beberapa dia kali tinggal di hotel dan berusah mencari masjid untuk ibadah. Akhirnya dia merasa nyaman, menemukan kecocokan di Masjid Taqwa Spemdalas.
Jamaah Ramah
Issam menyampaikan Masjid Taqwa nyaman, jamaahnya ramah, serta bacaan imam shalat yang bagus.
Inilah yang menjadi pertimbangan, dia mencari tempat tinggal yang lebih dekat dengan Masjid Taqwa GKB. Atas bantuan jamaah masjid, dia mendapatkan rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi masjid.
Selama tinggal di Gresik, Issam rutin melakukan shalat jamaah di masjid, bahkan juga ikut berbaur apabila jamaah ada kegiatan. Seperti ramah tamah setiap Ahad pagi sehabis shalat subuh.
Dia juga tidak segan-segan untuk ikut menikmati menu-menu khas Indonesia, seperti nasi pecel, soto, maupun kue-kue. Bahkan beberakali dia juga membuat masakan khas Arab dan dibawa ke masjid untuk dinikmati bersama-sama dengan jamaah.
Issam menyampaikan terima kasih kepada semua jamaah di Masjid Taqwa atas persaudaraan dan keramahan, sehingga merasa di rumah sendiri. Dia juga mendoakan kepada semua jamaah semoga senantiasa sehat dan istiqomah dalam Islam sehingga akan dipertemukan dalam surga Allah di akhirat nanti. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim
Syaiful Rizal S Pd I dan Halim bertugas di Hall Sang Pencerah UMG (Mufrikha/PCM GKB)
Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim, liputan kontributor PCM GKB Gresik Mufrikha
PCM GKB – Musyawarah Kerja (Musyker) dan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-12 Nasyiah Jawa Timur digelar selama tiga hari, Jumat (5/5/2023) sampai Ahad (7/5/2023) yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Tampak pasukan loreng dengan baret merah di kepala nan gagah persis tentara. Mereka adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).
Sejak Jumat (5/5/2023), Pasukan Kokam bertugas di beberapa tempat, diantaranya di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, di UMG, dan di Hall Sang Pencerah untuk mengawasi jalannya acara.
Adalah SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) Syaiful Rizal SPdI dan Halim dari Panceng merupakan pasukan Kokam yang ditempatkan di Hall Sang Pencerah UMG.
“Dari komandan berkoordinasi dengan Zamroni di UMG dan di-breafing untuk berbagi tugas dan beralih ke tugas yang lain,” Syaiful Rizal menjelaskan proses koordinasi sampai pelaksaan selama 2 hari.
Pada Jumat (5/5/2023) sejumlah 9 orang disebar di titik-titik acara dan untuk Sabtu (6/5/2023) jumlah pasukan yang disebar 10 orang.
“Kebetulan saya dari ring satu untuk menyambut tamu dari luar daerah,” ujar Halim.
Pengamanan Bersama
Rizal, sapaan akrabnya, menjelaskan, di acara Musywil XII NA ini, Kokam bersinergi dalam pengamanan bersama security UMG, SD Mugeb, SMAM 1 Gresik, dan security kompleks Perumahan. Selai itu, kami juga bersinergi dengan Satpol PP dan Polisi dikarenakan tamu yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, dihadiri juga Bupati Gresik, dan Gubernur Jawa Timur.
“Sebenarnya kegiatan ini adalah kegiatan yang didominasi perempuan yang biasanya dihandle oleh Kokam perempuan dari SMK Muhammadiyah Gresik, hanya saja untuk kesempatan ini, kami yang bertugas disini,” ujarnya.
Dia menyampaikan, sampai kegiatan berlangsung tidak ada kendala sama sekali, Kokam perkasa, sudah terlatih dalam menghadapi dari event kecil sampai terbesar (dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah, Wilayah, dan Pusat) dan siap nenjalankan tugas penanggulangan bencana.
“Karena kami sudah mendapat pelatihan atau Diklat Kokam dan SAR,” ungkapnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Sinergi Kokam dalam Pengamanan Musywil Nasyiah Jatim
Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga
Ketua PWA Jawa Timur Dra Rukmini MAp pada pembukaan Musywil ke-12 Nasyiatul Aisiyah (NA) Jawa Timur di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) (Fadila Puspita/PCM GKB)
Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga, liputan kontributor PCM GKB Gresik Eli Syarifah dan Fatma Hajar Islamiyah
PCM GKB – Nasyiah adalah putrinya Aisiyah, maka diharapkan Nasyiatul Aisiyah bisa meneruskan dan menyempurnakan perjuangan Aisyiyah.
Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Aisyiyah Wilayah (PWA) Jawa Timur Dra Rukmini MAp Pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-12 Nasyiatul Aisiyah (NA) Jawa Timur di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Dia menyampaikan, pada Musywil ke-12 NA ini mengusung tema Perempuan Berkemajuan yang Memajukan Peradaban, maka kalau berkemajuan harus meninggalkan pikiran kelompok-kelompok, kedaerahan, dan memihak pada kepentingan bersama.
“Nasyiah yang bersimbol padi, artinya kalau isinya tambah banyak maka semakin merunduk. Maka kalau isinya banyak tapi tidak merunduk maka padi tersebut rusak, terserang wereng (hama),” candanya.
Kader Nasyiah
Rukmini menegaskan kader Nasyiah harus membekali diri dengan ilmu tentang empat ideologi, yakni yang pertama ideologi keislaman, ideologi kemuhammadiyaan, ideologi keumatan, dan dan ideologi pengusaha.
“Dengan bekal ilmu tersebut, maka diharapakan agar kader Nasyiah menuju perempuan berkemajuan yang membangun peradaban. Keempat idelogi itu menjadi karakter berkemajuan Nasyiah dalam mengambil peran terbaik di masyarakat,” katanya.
Dia menuturkan, maka harus ada tiga komitmen yang harus dibangun Kader Nasyiah, yakni kompetensi, integritas diri, dan akhlakul karimah. Ketiga komitmen ini yang akan menegaskan berkemajuan Nasyiah pada bangsa.
“Maka tunjukan bahwa perempuan di Nasyiah itu bisa memegang amanah, bisa dipercaya di masyarakat dan di mana-mana,” tegasnya.
Nasyiah itu, tambahnya, harus beda dari perempuan di luar sana, harus memiliki karakter amanah sehingga bisa dipercaya di masyarakat, dipercaya di tempat kerja.
Dia berharap Musywil akan muncul kader-kader yang siap di Asiyiyah, sehingga tidak lagi Baitul Arqam lagi tapi Baitul Arfan, yakni yang menjadi instruktur materi kepemimpinan.
“Persoalan bangsa dan masalah politik akan kembali kepada kekuatan keluarga,” ucapnya mengakhiri sambutannya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Persoalan Politik dan Bangsa Akan Kembali pada Kekuatan Keluarga
Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Ketua PWNA Jatim Periode 2022-2026 pidato perdana. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)
Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim; Liputan Kontributor PWMU.CO Waviq Amiqoh.
PCM GKB– Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2022-2026, Desi Ratna Sari SH memberikan sambutan perdana usai terpilih di Hall Sang Pencerah lantai VIII Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Ahad (7/5/23).
Desi Ratna Sari menyampaikan, “Pemimpin itu seperti kota di atas bukit yang bisa menjadi perhatian. Ada yang berkata itu bahaya, itu indah, bahkan ada yang berkata ah biasa. Tapi ketika pemimpin itu berinovasi dan bergotong-royong maka akan tambah cantik sebagaimana kota di atas bukit dengan gemerlap lampu di malam hari.”
Perempuan yang lahir di Jakarta itu dengan haru berkata, “Mungkin Musywil NA kali ini tidak seperti Musywil sebelumnya karena komposisi pada saat ini lebih berwarna beberapa ada yang baru masuk di PWNA Jawa Timur.”
Dia melanjutkan, di sinilah kita menerima ketetapan Allah, amanah yang bukan diminta tapi amanah yang diberikan pada kita semua.
“Dirasa berat menjadi seorang pemimpin, tapi kita yakin janji Allah SWT itu pasti inna ma’al usri yusra, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” ujarnya.
Tanpa dipungkiri, lanjutnya, kita punya banyak pekerjaan rumah (PR) di NA Jawa Timur, termasuk menjalankan amanah Musywil terkait dengan program-program yang telah di susun dalam rapat pleno atau Musywil NA.
Karyawan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan ini mengajak, “Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menjalankan amanah ini.”
Kita tahu perpanjangan periodisasi organisasi pada saat ini pasti akan membawa kesedihan dan nostalgia luar biasa misalkan yang di Pimpinan Ranting NA pasti akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Cabang NA, di PCNA akan melanjutkan di Pimpinan Daerah NA. Di PDNA juga akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Wilayah NA, atau mungkin dari NA akan melanjutkan perjuangan di Aisyiyah.
“Untuk itu mari kita pasang kuda-kuda yang sangat kuat untuk bisa membawa NA jauh lebih baik lagi,” tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan tahun 2010.
Kita tidak bisa sendirian, kita butuh bersama-sama untuk membangun jejaring bersama Ibunda di Aisyiyah dan ayahanda di Muhammadiyah, emerintah setempat atau yang lainnya.
“Semoga kita diberikan kekuatan, kemudahan, kelancaran dan kesehatan bersama keluarga dalam menjalankan amanat di persyarikatan,” doanya. (*)
Sumber berita Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Muhammad Taufiq saat menyampaikan materi di acara Istihlal Spemdalas, Selasa (2/5/2023). Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses (Rahmad/PWMU.CO)
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Orang sukses itu karena mengamalkan teologi al-Ashr disampaikan Muhammad Taufiq MPdI dalam acara Istihlal SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Selasa (2/5/2023).
Guru Al-Islam SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) ini menjelaskan dalam surat tersebut kita diingatkan tentang bagaimana mengerjakan kebajikan untuk meraih sukses.
“Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran,” katanya di depan siswa kelas VII-IX di Masjid Taqwa Spemdalas.
Dia memaparkan ketika kita tidak mengerjakan kebajikan atau kebaikan-kebaikan, lanjutnya, maka kita dalam keadaan merugi. Untuk bisa meraih sukses, kuncinya adalah menanamkan keimanan dalam diri dan melakukan usaha dalam meraih cita-cita.
Meraih Kesuksesan
Muhammad Taufiq menyampaikan ada tiga kunci yang bisa dipraktikan siswa Spemdalas dalam meraih kesuksesan yang diinginkan.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa seusai shalat subuh dengan doa yang sangat indah, Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan,” katanya.
Doa itu artinya, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Maka, lanjutnya, ada 3 kunci yang harus dijalankan. Pertama adalah ilmu yang bermanfaat. Kalau ingin sukses, maka bekalnya adalah ilmu. “Kunci kedua dan ketiga adalah rezeki yang baik dan amalan yang diterima.”
Kita harus sering mengevaluasi diri atau instropeksi, jangan-jangan ketika doa kita belum diijabahi Allah SWT karena ada dosa atau amalan-amalan yang belum sesuai dengan ajaran agama.
“Untuk itu, untuk bisa meraih sukses, maka amalan-amalan kita juga harus baik sesuai dengan yang diajarkan Allah. Ketika ini kita lakukan, maka kesuksesan itu bisa menghampiri kita. Maka doa yang diajarkan Rasulullah itu harus dipraktikkan bagi yang mau sukses dunia akhirat,” tekannya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan. Ada Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah (Nur Alfi Syahriyah/PWMU.CO)
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, menggelar upacara menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar, di Lapangan Smamio, Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Selasa (2/5/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD menyampaikan motivasi kepada siswa Smamio.
“Semangat baru dalam diri terus ditumbuhkan. Apalagi di usia-usia produktif seperti kalian. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Segera tinggalkan urusan duniawi,” ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik ini juga menjelaskan Surat al- Jumuah ayat 9-10 tentang menyegerakan shalat dan mengingat Allah.
“Sudah jelas dalam al-Quran Surat al-Jumuah ayat 9 tentang menyegerakan shalat. Meninggalkan urusan duniawi ketika waktu shalat datang. Itu semua akan membuatmu tenang dan tenteram,” jelasnya.
Pada ayat 10, dia melanjutkan, setelah menunaikan shalat dan segala kebaikan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan mencari karunia Allah. Selain itu pada ayat ini dengan selalu mengingat Allah akan menemukan keberuntungan.
“Jadi manusia jangan hanya shalat. Setelahnya harus ada action dan perlu wawasan. Seperti halnya kemarin, siswa Smamio yang diterima melanjutkan kuliah di Kanada. Itu adalah bentuk manusia bertebaran di muka bumi ini untuk mencari karunia Allah dalam bentuk lain (mencari ilmu). Pergilah kemana pun itu, dan jangan takut mencoba,” tambahnya.
Sebagai penutup sambutannya, dr Umar mengajak siswa untuk menepuk pundak teman yang berada di depannya, sambil berkata: “Jadi anak Smamio yang sat-set-wat-wet,” pesannya.
Seluruh siswa mengikuti upacara dengan bersemangat. Seperti diutarakan siswa kelas X E4 Vanya Illona Tifara Anwar. Dia mengaku bangga bisa menjadi petugas upacara.
“Bangga juga bisa menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, karena kali pertama ditugaskan. Meskipun ada upacara sekolah tiap bulan diadakan, tapi pasti vibesnya beda,” ungkapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio