Lomba Merangkai bungaPerwakilan tiap kelas mempersiapkan diri untuk lomba merangkai bunga bertema kemerdekaan yang dilaksanakan Ikwam Spemdalas, Jumat (15/8/25)
Lomba Merangkai bunga
Perwakilan tiap kelas mempersiapkan diri untuk lomba merangkai bunga bertema kemerdekaan yang dilaksanakan Ikwam Spemdalas, Jumat (15/8/25)

PCM GKB – Memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Ikatan Wali Murid (Ikwam) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menggelar lomba merangkai bunga di Andalusia Hall Spemdalas, Jumat (15/8/25).

Peserta lomba merupakan 2 wali siswa perwakilan dari kelas VII, VIII, dan IX. Sejak pukul 13.00 peserta sudah siap dengan berbagai perlengkapan yang sudah disiapkan tiap tim.

Setiap tim kemudian mengambil nomor undian yang telah disiapkan panitia. Berdasarkan nomor tersebut, tim akan menempati meja yang akan digunakan sebagai display hasil menghias bunga.

Setiap tim kemudian mulai menyiapkan berbagai perlengkapan. Vas bunga, bunga artifisial, lem tembak, gabus, gunting, lem tembak, cat, taplak meja, pajangan pigura hingga banner nampak telah siap di meja tiap peserta.

ketua Ikwam Spemdalas
Ketua Ikwam Spemdalas, Budi Asih, S.T. menyampaikan sambutan sekaligus membuka lomba merangkai bunga antarkelas, Jumat (15/8/25)

Persiapan lomba usau saat MC kegiatan sekaligus bendahara Ikwam membuka acara lomba merangkai bunga. Dalam sambutannya, Ketua Ikwam Spemdalas, Budi Asih, S.T. menyampaikan terima kasih kepada 27 tim peserta lomba.

“Saya sangat bahagia sekaligus terharu atas effort dari Mama-Mama semua. Saya lihat semua telah melakukan persiapan terbaik, meskipun waktu cukup singkat. Bismillah, dengan lomba ini kita semakin kompak untuk mendampingi proses pendidikan putra-putri kita di Spemdalas,” terang wali siswa kelas IX ini.

Dia menuturkan, berdasarkan ketentuan lomba, bunga yang dirangkai mengangkat tema kemerdekaan. Untuk jenis bunga menggunakan bunga artifisial. Durasi perlombaan adalah 45 menit, sesuai aba-aba dari petugas.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa ada penilaian khusus terhadap kostum yang dikenakan. Dari perlombaan ini, penggunaan kostum juga ada ada penilaian khusus. Dari pengamatan awal, sudah tampak beberapa tim yang mengenakan kostum beragam.

“Ada yang mengenakan kebaya, baju bertema Arab, bahkan mengenakan baju dengan tambahan seperti sayap yang sangat menarik. Keren dan menakjubkan sekali,” tandasnya. (*)

Penulis Fitri Wulandari. Editor Ichwan Arif.


Eksplorasi konten lain dari PCM GRESIK KOTA BARU (PCM GKB)

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

By admin

Eksplorasi konten lain dari PCM GRESIK KOTA BARU (PCM GKB)

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca