Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Ketua PWNA Jatim Periode 2022-2026 pidato perdana. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)
Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim; Liputan Kontributor PWMU.CO Waviq Amiqoh.
PCM GKB– Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2022-2026, Desi Ratna Sari SH memberikan sambutan perdana usai terpilih di Hall Sang Pencerah lantai VIII Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Ahad (7/5/23).
Desi Ratna Sari menyampaikan, “Pemimpin itu seperti kota di atas bukit yang bisa menjadi perhatian. Ada yang berkata itu bahaya, itu indah, bahkan ada yang berkata ah biasa. Tapi ketika pemimpin itu berinovasi dan bergotong-royong maka akan tambah cantik sebagaimana kota di atas bukit dengan gemerlap lampu di malam hari.”
Perempuan yang lahir di Jakarta itu dengan haru berkata, “Mungkin Musywil NA kali ini tidak seperti Musywil sebelumnya karena komposisi pada saat ini lebih berwarna beberapa ada yang baru masuk di PWNA Jawa Timur.”
Dia melanjutkan, di sinilah kita menerima ketetapan Allah, amanah yang bukan diminta tapi amanah yang diberikan pada kita semua.
“Dirasa berat menjadi seorang pemimpin, tapi kita yakin janji Allah SWT itu pasti inna ma’al usri yusra, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” ujarnya.
Tanpa dipungkiri, lanjutnya, kita punya banyak pekerjaan rumah (PR) di NA Jawa Timur, termasuk menjalankan amanah Musywil terkait dengan program-program yang telah di susun dalam rapat pleno atau Musywil NA.
Karyawan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan ini mengajak, “Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menjalankan amanah ini.”
Kita tahu perpanjangan periodisasi organisasi pada saat ini pasti akan membawa kesedihan dan nostalgia luar biasa misalkan yang di Pimpinan Ranting NA pasti akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Cabang NA, di PCNA akan melanjutkan di Pimpinan Daerah NA. Di PDNA juga akan melanjutkan perjuangan di Pimpinan Wilayah NA, atau mungkin dari NA akan melanjutkan perjuangan di Aisyiyah.
“Untuk itu mari kita pasang kuda-kuda yang sangat kuat untuk bisa membawa NA jauh lebih baik lagi,” tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan tahun 2010.
Kita tidak bisa sendirian, kita butuh bersama-sama untuk membangun jejaring bersama Ibunda di Aisyiyah dan ayahanda di Muhammadiyah, emerintah setempat atau yang lainnya.
“Semoga kita diberikan kekuatan, kemudahan, kelancaran dan kesehatan bersama keluarga dalam menjalankan amanat di persyarikatan,” doanya. (*)
Sumber berita Pemimpin seperti Kota di Atas Bukit, Pidato Pertama Ketua PWNA Jatim
Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng
Ketua KL Lazismu GKB Gresik Suwono (tengah) saat menyerahkan wakaf tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng (Istimewa/PWMU.CO)
Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Kantor Layanan (KL) Lazismu GKB Gresik, Jawa Timur menyerahkan wakaf uang tunai sebesar Rp 26 juta ke Pondok Pesantren (Ponpes) Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng, Kamis (4/5/2023).
Ketua Kantor Layanan Lazismu GKB Gresik, Jawa Timur Suwono STp MM menjelaskan sebelumnya, pihak Ponpes menyerahkan proposal ke kami, setelah itu kami menindaklanjutinya.
“Alhamdulillah ada donator dari Toko Hasil Gresik yang bersedia dan mewakafkan uang tunai tersebut ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng,” katanya.
Dia menuturkan donasi dari Toko Hasil tersebut ditransfer ke Lazismu GKB, selanjutnya kami meneruskan melakukan transfer ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng pada Selasa (2/5/2023).
“Jadi, Kamis ini (4/5/2023), kami menyerahkan secara simbolis saja. Selain menyerahkan wakaf tunai tersebut, kami juga ingin melihat secara langsung bangunan Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng,” sambungnya.
Selain itu, lanjutnya, kami juga bisa melihat gedung Workshop Kejuruan Teknik Informatika, Balai Latihan Kerja dari Ponpes ini.
Pembangunan Ponpes
Pengasuh Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng Sonif Priadi Lc mengaku sangat bersyukur dengan adanya wakaf tunai dari KL Lazismu GKB Gresik ini.
“Alhamdulilah ini sangat membantu kami tentunya untuk pembangunan pondok ini. Wakaf ini akan kita optimalkan dalam meneruskan pembangunan asrama,” katanya.
Dengan adanya wakaf ini, lanjutnya, tentunya akan kami gunakan sebagai modal untuk pembangunan pondok. Ke depan, harapnya, kami perlu dukungan secara penuh dari warga demi tercapainya Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng secara mandiri.
“Kami akan fokuskan pada pembangunan asrama santri tentunya. Semoga wakaf ini mampu memberikan semangat kami untuk memberikan pelayanan pendidikan pada santri dengan baik,” ungkapnya.
Sekarang, KL Lazismu GKB Gresik membuat layanan Fast and Free Delivery Zakat dan Infak. Kantor Zakat Center Lazismu GKB beralamatkan di Jalan Demak No 7 GKB Gresik, di depan gedung SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Lazismu GKB Wakaf Tunai ke Ponpes Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Muhammad Taufiq saat menyampaikan materi di acara Istihlal Spemdalas, Selasa (2/5/2023). Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses (Rahmad/PWMU.CO)
Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif
PCM GKB – Orang sukses itu karena mengamalkan teologi al-Ashr disampaikan Muhammad Taufiq MPdI dalam acara Istihlal SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur, Selasa (2/5/2023).
Guru Al-Islam SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) ini menjelaskan dalam surat tersebut kita diingatkan tentang bagaimana mengerjakan kebajikan untuk meraih sukses.
“Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran,” katanya di depan siswa kelas VII-IX di Masjid Taqwa Spemdalas.
Dia memaparkan ketika kita tidak mengerjakan kebajikan atau kebaikan-kebaikan, lanjutnya, maka kita dalam keadaan merugi. Untuk bisa meraih sukses, kuncinya adalah menanamkan keimanan dalam diri dan melakukan usaha dalam meraih cita-cita.
Meraih Kesuksesan
Muhammad Taufiq menyampaikan ada tiga kunci yang bisa dipraktikan siswa Spemdalas dalam meraih kesuksesan yang diinginkan.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa seusai shalat subuh dengan doa yang sangat indah, Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan,” katanya.
Doa itu artinya, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Maka, lanjutnya, ada 3 kunci yang harus dijalankan. Pertama adalah ilmu yang bermanfaat. Kalau ingin sukses, maka bekalnya adalah ilmu. “Kunci kedua dan ketiga adalah rezeki yang baik dan amalan yang diterima.”
Kita harus sering mengevaluasi diri atau instropeksi, jangan-jangan ketika doa kita belum diijabahi Allah SWT karena ada dosa atau amalan-amalan yang belum sesuai dengan ajaran agama.
“Untuk itu, untuk bisa meraih sukses, maka amalan-amalan kita juga harus baik sesuai dengan yang diajarkan Allah. Ketika ini kita lakukan, maka kesuksesan itu bisa menghampiri kita. Maka doa yang diajarkan Rasulullah itu harus dipraktikkan bagi yang mau sukses dunia akhirat,” tekannya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Spemdalas Ajak Siswa Maknai Teologi Al-Ashr agar Sukses
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan. Ada Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah (Nur Alfi Syahriyah/PWMU.CO)
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, menggelar upacara menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar, di Lapangan Smamio, Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Selasa (2/5/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD menyampaikan motivasi kepada siswa Smamio.
“Semangat baru dalam diri terus ditumbuhkan. Apalagi di usia-usia produktif seperti kalian. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Segera tinggalkan urusan duniawi,” ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik ini juga menjelaskan Surat al- Jumuah ayat 9-10 tentang menyegerakan shalat dan mengingat Allah.
“Sudah jelas dalam al-Quran Surat al-Jumuah ayat 9 tentang menyegerakan shalat. Meninggalkan urusan duniawi ketika waktu shalat datang. Itu semua akan membuatmu tenang dan tenteram,” jelasnya.
Pada ayat 10, dia melanjutkan, setelah menunaikan shalat dan segala kebaikan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan mencari karunia Allah. Selain itu pada ayat ini dengan selalu mengingat Allah akan menemukan keberuntungan.
“Jadi manusia jangan hanya shalat. Setelahnya harus ada action dan perlu wawasan. Seperti halnya kemarin, siswa Smamio yang diterima melanjutkan kuliah di Kanada. Itu adalah bentuk manusia bertebaran di muka bumi ini untuk mencari karunia Allah dalam bentuk lain (mencari ilmu). Pergilah kemana pun itu, dan jangan takut mencoba,” tambahnya.
Sebagai penutup sambutannya, dr Umar mengajak siswa untuk menepuk pundak teman yang berada di depannya, sambil berkata: “Jadi anak Smamio yang sat-set-wat-wet,” pesannya.
Seluruh siswa mengikuti upacara dengan bersemangat. Seperti diutarakan siswa kelas X E4 Vanya Illona Tifara Anwar. Dia mengaku bangga bisa menjadi petugas upacara.
“Bangga juga bisa menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, karena kali pertama ditugaskan. Meskipun ada upacara sekolah tiap bulan diadakan, tapi pasti vibesnya beda,” ungkapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan
Fony Libriastuti MSi memberikan sambutan pada acara istihlal Spemdalas. Istihlal Spemdalas Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan (Rachmat/PWMU.CO)
Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan; Liputan Ain Nurwindasari
PCM GKB – SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur, menggelar istihlal (saling meminta maaf)—atau yang populer dengan istilah halalbihalal—yang diikuti oleh guru dan siswa di Masjid Taqwa Spemdalas Selasa (2/5/2023).
Dalam kesempatan ini Kepala Spemdals Fony Libriastuti MSi, memberikan sambutan dengan mengenakan masker.
“Bagi anak-anak yang batuk pilek, tetap pakai masker ya. Karena ternyata Covid ini belum selesai. Jadi anak-anak yang sakit wajib pakai masker, yang sehat sebaiknya tetap pakai masker untuk mencegah ya,” katanya mengawali sambutan.
Ia lantas mengimbau agar siswa tidak mengejek siswa lain yang memakai masker meski dalam keadaan sehat.
“Jadi kalau ada yang pakai masker jangan diejek ya,” ucapnya.
Fony kemudian mengingatkan terkait momen Syawal untuk dijadikan momen saling memaafkan.
“Anak-anak hari ini pertama kali masuk setelah hari raya Idul Fitri. Di momen ini, Ustadzah Fony mewakili ustadz-ustadzah yang lain menyampaikan taqabbalallahu minnaa wa minkum taqabbal ya kariim. Kalau ada kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak sengaja kami mohon maaf,” ucapnya.
Minta Maaf ke Ortu
Ia juga mengingatkan agar siswa meminta maaf kepada orang tua dan keluarga lainnya dengan adab yang baik.
“Ada yang belum minta maaf ke ayah bundanya? Manfaatkan momen ini sebaik mungkin, sampaikan permintaan maafmu kepada teman-teman dan orang tuamu,” ucapnya.
Berkaitan dengan momen saling memaafkan, Fony menjelaskan ada empat jenis manusia.
“Yang pertama, orang yang gampang marah juga gampang memaafkan, kedua gampang marah sulit memaafkan. Ketiga, orang yang sulit marah sulit memaafkan. Dan keempat sulit marah gampang memaafkan,” jelasnya.
Menurut Fony orang jenis keempatlah yang terbaik, yaitu sulit marah dan gampang memaafkan.
“Ustadzah yakin siswa siswi spemdalas bisa menerapkan menjadi mudah memaafkan dan tidak mudah marah. Dan Rasulullah juga memiliki sifat yang keempat tadi, jadi mudah-mudahan kita bisa meniru sifat Rasulullah,” tandasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Istihlal Spemdalas: Tipe Manusia Dilihat dari Kebiasaan Marah dan Memaafkan
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD menyampaikan sambutan. Ada Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah (Nur Alfi Syahriyah/PWMU.CO)
Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio; Liputan Nur Alfi Syahriyah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik, Jawa Timur, menggelar upacara menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar, di Lapangan Smamio, Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Selasa (2/5/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD menyampaikan motivasi kepada siswa Smamio.
“Semangat baru dalam diri terus ditumbuhkan. Apalagi di usia-usia produktif seperti kalian. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Segera tinggalkan urusan duniawi,” ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik ini juga menjelaskan Surat al- Jumuah ayat 9-10 tentang menyegerakan shalat dan mengingat Allah.
“Sudah jelas dalam al-Quran Surat al-Jumuah ayat 9 tentang menyegerakan shalat. Meninggalkan urusan duniawi ketika waktu shalat datang. Itu semua akan membuatmu tenang dan tenteram,” jelasnya.
Pada ayat 10, dia melanjutkan, setelah menunaikan shalat dan segala kebaikan, maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan mencari karunia Allah. Selain itu pada ayat ini dengan selalu mengingat Allah akan menemukan keberuntungan.
“Jadi manusia jangan hanya shalat. Setelahnya harus ada action dan perlu wawasan. Seperti halnya kemarin, siswa Smamio yang diterima melanjutkan kuliah di Kanada. Itu adalah bentuk manusia bertebaran di muka bumi ini untuk mencari karunia Allah dalam bentuk lain (mencari ilmu). Pergilah kemana pun itu, dan jangan takut mencoba,” tambahnya.
Sebagai penutup sambutannya, dr Umar mengajak siswa untuk menepuk pundak teman yang berada di depannya, sambil berkata: “Jadi anak Smamio yang sat-set-wat-wet,” pesannya.
Seluruh siswa mengikuti upacara dengan bersemangat. Seperti diutarakan siswa kelas X E4 Vanya Illona Tifara Anwar. Dia mengaku bangga bisa menjadi petugas upacara.
“Bangga juga bisa menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, karena kali pertama ditugaskan. Meskipun ada upacara sekolah tiap bulan diadakan, tapi pasti vibesnya beda,” ungkapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Pesan Surat Al-Jumuah di Upacara Hardiknas Smamio
Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb
Alvaro dan Nares saat nge-vlog di Malem Selawe. Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb (tangkapan layar Mar’atus/PWMU.CO)
Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb; Liputan Mar’atus Sholichah
PCM GKB – Malem Selawe, salah satu tradisi Gresik yang hanya ada di bulan Ramadhan diabadikan siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik dalam vlog spesial bertajuk ‘Ngabuburit bersama Alvaro dan Nares’, Sabtu (15/4/23).
Dialah Nareswari Khanza Renti Winardi dan Robbani Iqbal Alvaro siswa kelas III Excellent SD Mugeb ini merekam momen saat mereka mendatangi salah satu tradisi khas Gresik pada malam ke-25 Ramadhan, Malem Selawe.
Anak yang akrab disapa Nares dan Alvaro itu dengan luwesnya mengeksplor beberapa kuliner yang terdapat disana.
“Aku janjian di sekolah sama Alvaro, kita juga ditemani Ustadzah Mesi dan Ustadz Fanani pas ke Malem Selawe,” tutur Nares.
Gadis yang tinggal di Griya Bunder Asri ini mengaku baru kali pertama mengunjungi malem selawe.
“Kita kesana pas habis maghrib, itu aja uda rame, banyak penjual disana, ada yang jual baju, makanan, minuman, sepatu dan banyak lagi,” katanya.
Nares merupakan salah satu peserta Olahraga,Seni, dan Teknologi (OST) -nama lain ekstrakurikuler- vlogger di SD Mugeb. Dia belajar dasar-dasar vlog dari guru OST-nya. Meskipun begitu, ia melakukan improvisasi saat nge-vlog bersama Alvaro di momen malem selawe.
“Nggak sama persis sih (dengan yang diajarkan), kemaren aku berasa jadi food vlogger gitu karena aku beli tomyam, teoppokki,” kata gadis 9 tahun ini. Dia senang bisa mencicipi jajanan khas luar Kota Gresik seperti Topokki dari Korea dan Kerak Telor khas Betawi itu.
OST Vlogger
Dalam vlog berdurasi 2 menit 3 detik tersebut, dipaparkan pula info seputar tradisi tahunan warga Kota Pudak itu. Pertama, Malam Selawe dibungkus seperti pasar di sepanjang Jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur.
Di sana banyak UMKM yang menjual pakaian, mainan, sepatu, makanan, minuman, dan banyak lainnya. Kerennya lagi, malam selawe ini semakin malam semakin rame.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kkesiswaan Erna Achmad MPd memberikan apresiasi kepada Alvaro dan Nares yang berani tampil dengan membuat vlog dengan mengangkat salah satu budaya Gresik.
Dia juga menyampaikan bahwa vlog ini sebagai wujud praktik siswa yang mengikuti OST vlogger di sekolah ramah anak itu.
“Demi bisa mengaplikasikan pengetahuan yang didapat selama mengikuti OST vlogger, siswa terjun langsung ke lapangan untuk bisa praktik langsung dengan nge-vlog pada kegiatan tahunan yang merupakan budaya gresik yaitu malem selawe,” tutur Erna, panggilannya.
Selain itu, tambah Erna, dengan membuat vlog, diharapkan timbul rasa percaya diri pada siswa.
“Saat nge-vlog mereka kan langsung action di depan kamera saat di lapangan, vlog-nya juga kita upload di youtube sekolah jadi harapannya bisa melatih kepercayaan diri mereka,” pungkasnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Cerita di Balik Vlog Malem Selawe Siswa SD Mugeb
Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen
Guru dan karyawan Spemdalas berfoto bersama usai halalbihalal. Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen (Rachmat/PWMU.CO)
Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen; Liputan Fitri Wulandari
PCM GKB – Guru dan karyawan empat sekolah GKB—SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, SMA Muhammadiyah 10 GKB—mengikuti halalbihalal yang dilaksanakan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB, Sabtu (29/4/23)
Bertempat di kediaman Ketua Dikdasmen PCM GKB, Siswahyono CBH, di Jalan Belitung, GKB, guru dan karyawan dibagi menjadi menjadi beberapa sesi sesuai sekolah.
“Dengan silaturahmi ini, saya pengen kenal lebih dekat. Kita ini kan saudara, jadi kalau misal bertemu di jalan atau di mana saja bisa saling menyapa,” kata Siswahyono.
Kalau sudah kenal dekat, sambungnya, kan nanti kalau ada apa-apa enak. Langsung bisa tersampaikan. Saya senang sekali kalo ada sesuatu bisa lansung dibicarakan. Supaya segera bisa kita carikan solusi terbaik.
“Jika tahun ini dibagi per sesi tiap sekolah, saya ingin tahun depan bisa dilaksanakan secara serempak. Empat sekolah langsung bersama sehingga semakin akrab dan kompak,” imbuh ayah satu putra dan dua putri ini.
Hidangan Komplet
Momen halalbihalal semakin lengkap dengan bakso komplet. Pentol, tahu bakso, siomay, dan lontong dengan kuah kaldu bakso disiapkan dalam mangkok-mangkok.
Dengan ceria Dra Sri Aniyati BU, istri Siswahyono,mengatakan, sebelum Idul Fitri baksi komplet itu sudah dibuat dan disiapkan di freezer. “Dibantu anak-anak saya yang perempuan. Hari ini tinggal menyiapkan kuah dan pelengkapnya,” kata dia.
Hidangan makin lengkap dengan minuman temulawak dan legen yang tersedia. Beberapa jajan dan kue khas lebaran juga telah berjajar siap disajikan. Situasi keakraban dan kekeluargaan semakin tampak dari candaan yang sahut-menyahut saat sesi foto bersama di akhir acara.
Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas), Fony Libriastuti MSi, menyampaikan kebahagiaan dapat kembali melaksanakan agenda tahunan yang sempat vakum dua tahundi masa pandemi Covid-19.
“Jadi sarana untuk mengenal bapak-ibu Ketua Majelis Dikdasmen beserta keluarga,” katanya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Guru dan Karyawan Sekolah GKB Halalbihalal bersama Ketua Majelis Dikdasmen
Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio
Desain Masjid Al Mizan Smamio (Istimewa/PWMU.CO)
Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Yanita Intan Sariani
PCM GKB – Pembangunan Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, Jawa Timur mulai dibangun di tahap awal bulan Mei 2023 ini.
Kepala Smamio Hari Widianto MPd mengatakan pembangunan masjid ini diharapkan menjadi sarana ibadah umat Islam yang aman dan nyaman dalam menjalankan kegiatan Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) untuk siswa Smamio dan masyarakat umum.
“Masjid ini memiliki luas 2.920 meter2 dengan daya tampung 1.400 jamaah,” ujarnya.
Dia menuturkan, pembangunan masjid ini bertujuan sebagai sarana ibadah, sebagai pusat kajian secara komprehensif, sebagai bentuk motivasi umat Muslim dalam melaksanakan ibadah dan gerakan dakwah persyarikatan Muhammadiyah.
“Selain itu bisa digunakan sebagai bagian dari dakwah Persyarikatan Muhammadiyah kini dan masa depan.”
Masjid Al Mizan ini, lanjutnya, merupakan wujud syiar agama Islam dan pembinaan mental menuju kepribadian yang berakhlak mulia.
Inspirasi Logo Muhammadiyah
Hari Widianto menjelaskan masjid ini mengambil konsep The Gold and The Paper (emas dan kertas). Konsep ini mengambil inspirasi bentuk yang diambil dari logo Muhammadiyah.
“Emas berupa minaret, dianggap seperti cahaya yang menerangi. Bangunan diharapkan menjadi simbol harapan generasi Muhammadiyah,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, bentuk masjid seperti lipatan lembaran kertas yang menyelimuti bangunan. Hal ini merupakan simbol generasi masa depan yeng berkarakter dan menjadi generasi emas Muslim yang berkualitas.
Fasilitas Masjid
Hari Widianto menyampaikan Masjid Al Mizan dibangun bersebelahan dengan Smamio. Pembangunan masjid ini, dikonsep dengan fasilitas yang memadai.
“Selain untuk beribadah, masjid ini memiliki fasilitas eksistensi ruang, ruang tamu, ruang pengurus, ruang marbot, ruang gudang/MEP, ruang perlengkapan, tempat wudhu pria, toilet pria, tempat wudhu wanita, toilet wanita, dan parkiran umum.”
Bentuk dan prinsip hemat listrik juga diberlakukan untuk arsitektur masjid ini. Masjid akan diselimuti dinding peneduh yang dapat mengurangi panas dan memecah angin.
Basis lingkungan masjid ini adalah passive design, yaitu desain dengan cara mengurangi penggunaan energi listrik melalui proses memasukkan penghawaan alami sekaligus mengurangi terik panas.
Ada juga kolam pendingin di pagar bangunan yang mendukung konsep ini. Selain itu, bangunan juga dinaikkan 1,5 meter dari jalan agar lebih dingin (menggunakan prinsip rumah panggung) yang hemat energi.
Pembangunan masjid diestimasikan menelan biaya Rp 15,4 miliar. Sementara anggaran tersedia Rp 950 juta yaitu dari Majelis Ekonomi dan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, Lazismu GKB Gresik, infak guru dan karyawan Smamio serta Ikwam.
“Insyaallah akan mendapatkan tambahan dari donatur di bulan Ramadhan kemarin dan bulan selanjutnya,” katanya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Sumber berita Logo Muhammadiyah Jadi Inspirasi Desain Masjid Al Mizan Smamio
Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya

Penampakan jamaah Shalat Idul Fitri yang memadati GKB Convex dari drone. Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh (Komarudi/PWMU.CO)
Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya; Liputan Waviq Amiqoh
PCM GKB – Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial, dan Pengembangan Ranting Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik Kota Baru (PCM GKB) menyajikan live streaming dan dokumentasi pantauan udara shalat Idul Fitri 1444 di GKB Convex, Yosowilangun, Manyar, Gresik, Jum’at (21/4/23).
Wakil Ketua PCM GKB Bidang Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting Yudo Broto SE menjelaskan, tujuan publikasi dan dokumentasi ini untuk syiar Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Alat publikasi dan dokumentasi yang dipakai saat shalat Idul Fitri ini sebagian besar milik anggota yang dengan suka rela meminjamkan alat dan tenaganya. Dia berharap, “Semoga dimasa yang akan datang kita dapat membeli peralatannya.”
“Berawal dari banyaknya kajian secara daring pada masa pandemi Covid-19 pada tahun2015-2022 kami mulai secara aktif menyiarkan berbagai kajian secara live streaming di YouTube,” katanya.
“Berbekal peralatan seadanya, kita mencoba menyiarkan secara langsung kajian di Masjid Taqwa Spemdalas. Seiring berjalannya waktu kita perbaiki dan mendapatkan sumbangan dari takmir masjid beberapa alat utama seperti laptop,” tambah dIa.
Karena peralatan publikasi dan dokumentasi yang belum lengkap maka dari tim bergotong-royong meminjamkan alat-alat untuk digunakan sambil kita melengkapi peralatan sedikit demi sedikit.
“Kami menargetkan akan melengkapi peralatan diantaranya kamera photo, kamera video, drone, dan peralatan lainnya. Semoga pada periode 2022 -2027 ini program tersebut akan kita lanjutkan dan terus perbaiki,” harapnya.
Tim Publikasi dan Dokumentasi
Yudo Broto menjelaskan, dia membagi menjadi enam tim yang tediri dari koordinator dokumentasi, programmer, kameramen, operator drone, publikasi berita, dan quality control.
Adapun nama-nama petugas yaitu quality qontrol Ahmad Ishom Maulidi, koordinator publikasi Yudo Broto, programmer Akhmad Mukhlis, kameramen Ikhwan Hadi, Faris, dan Oky, publikasi berita Sayyidah Nuriyah dan Waviq Amiqoh, operator drone Komarudin.
Dia menjelaskan, berbagai persiapan publikasi dan dokumentasi dilakukan menjelang pelaksaan shalat Idul Fitri salah satunya setting alat live streaming di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) pada Kamis malam (20/4/23) dan Jum’at setelah shalat Subuh di GKB Convex, (21/4/23).
Tim ini juga yang telah memproduksi film pendek pada lomba Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) yang memperoleh juara III thn 2016 dan juara favorit 2022.
Dia berharap, “Ke depan akan dapat menghasilkan siaran yang lebih bagus dan dapat menjangkau masyarakat luas dalam rangka dakwah persyarikatan di Muhammadiyah. Kita akan selalu mengevaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan.”
Berikut link live streaming youtube https://youtu.be/yAwXSrtj6ak. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni
Sumber berita Shalat Idul Fitri PCM GKB Sukses Live Streaming, Begini Persiapannya