Enam Pesan Ketua PDM Gresik di Musyran Bersama PRM Se-PCM GKB
PCM GKB – Enam pesan disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) H Muhammad Thoha Mahsun SAg MPdI MHES di Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama PRM Se- PCM GKB di Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur,…
Inilah Ketua dan Sekretaris PRM dan PRA se-PCM GKB

PCM GKB – Inilah Ketua dan Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) GKB Gresik periode 2022-2027.
Hasil Musyran PRM dan PRA se-PCM GKB ini ditetapkan oleh PCM GKB dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 31 sd Nomor 37/KEP/IV.0/D/2023 dalam kegiatan Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama PRM PRA se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB di Hall Andalusia SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Jalan Jawa No 60 Yosowilangun Manyar Gresik, Ahad (1/10/23).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik H Muhammad Thoha Mahsun SAg MPdI MHES menyampaikan, selamat dan sukses atas terpilih dan dikukuhkannya Ketua dan anggota PRM 1-7 dan PRA 1-5 se-PCM GKB Gresik.
“Semoga amanah, selalu dimudahkan dan dilimpahkan keberkahan dalam pelaksanaannya,” pesannya.
Kepada Ketua terpilih atau pimpinan persyarikatan, lanjutnya, bekerjalah sesuai aturan persyarikatan. Bermuhammadiyahlah dengan gembira dan jaga amanah.
“Semoga bisa memberikan manfaat pada warga Muhammadiyah dan warga lainnya,” ujarnya.
Kepada PWMU.CO, Wakil Ketua PCM GKB Bidang Majelis Pustaka, Informasi, Media Sosial dan Pengembangan Ranting Yudo Broto SE menyatakan, dari Surat Keputusan (SK) tersebut menetapkan susunan personalia PRM dan PRA se-PCM GKB masa jabatan 2022-2027.
“Dalam kegiatan Musyran Bersama PRM dan PRA se-PCM GKB Gresik inilah mereka akan dikukuhkan secara bersama,” katanya.
Berikut Ketua dan Sekretaris PRM dan PRA se-PCM GKB Periode 2022-2027
Ketua dan Sekretaris PRM se-PCM GKB Periode 2022-2027
- PRM GKB 1: Mohammad Muthorief SE dan Muhammad Arif Yulianto ST MM.
- PRM GKB 2: Arif Zamzami dan Hadi Putranto.
- PRM GKB 3: Nurul Fatah SPd dan Endy Jamil.
- PRM GKB 4: Aries Kurniawan SE Mhum dan Husni Mubarak.
- PRM GKB 5: Ahmad Mukhlis ST dan Muhammad Rifqi Lukman.
- PRM GKB 6: Drs M Faris Ma’ani dan Sukari SPd MPd.
- PRM GKB 7: Nur Salam dan Agung Suhastyo.
Ketua dan Sekretaris PRA se-PCM GKB Periode 2022-2027
- PRA GKB 1: Dra Luluk Dyah Hermiati dan Nataria Wahyuning Subayani MPd.
- PRA GKB 2: Lilis W dan Siti Rahmiati
- PRA GKB 3: Ida Zuraida SH MM dan Mei Kusrini.
- PRA GKB 4: Siti Maftuchah dan Choirul Hidajati Farida SPd.
- PRA GKB 5: Fatmawati SE dan Siti Nihlawati MPd.
Selamat! (*)
Penulis Waviq Amiqoh.
Musyran Bersama PRM PRA Se-PCM GKB Gresik

PCM GKB – Ketua PCM GKB Gresik dr Umar Nur Rachman Sp PD mengatakan Ranting adalah ujung tombak disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musyran) Berama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB dan Silaturrahmi Warga Muhammadiyah GKB Gresik, Ahad (1/10/23).
Dalam acara yang digelar di SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur ini, dia menyampaikan acara Musyran ini diadakan dengan sederhana. Dia berharap Musyran ini mengukuhkan Ranting sebagai ujung tombaknya Cabang.
“Kalau kita berbuat amal shaleh, Allah akan melipatgandakan amalan kita. Perumpamaan ini disampaikan dalam Surat al-Baqarah ayat 261, Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” katanya.
Dia menuturkan, ranting memiliki daun dan klorofil. Dengan bantuan sinar matahari, maka terciptalah nutrisi bagi pohon itu. “Ini ibaratnya. Maka, Ranting adalah ujung tombak di masyarakat. Dia menjadi suplay untuk Cabang. Maka, Ranting harus bergairah,” katanya.
PCM GKB, lanjutnya, akan memberikan bantuan. Contoh dalam bentuk Kifama, tiap Ranting bisa menyiapkan hal-hal terkait ketika di Rantingnya ada warga yang meninggal, maka bisa langsung mengontak Kifama.
“Melalui Musyran ini, diharapkan Ranting bisa menguatkan Cabang,” harapnya.
Memajukan Cabang
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB Gresik Umu Sholichah SPd mengucapkan terima kasih kepada panitia dan juga supporting kegiatan ini.
“Mulai dari SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb), SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik, dan Klinik Aisyiyah GKB,” katanya.
Dia berharap semoga acara ini akan berjalan lancar dari awal hingga akhir dan menghasilkan program kerja yang mampu memajukan Cabang Aisyiyah GKB Gresik. Mampu menghasilkan program kerja yang sesuai dengan tujuan dari ini.
“Menggembirakan Ranting Mencerahkan Warga Berkemajuan. Ranting Itu Penting, Cabang Harus Berkembang, Masjid Makmur Memakmurkan, Muhammadiyah Sukses Dunia Sukses Akhirat,” tegasnya. (*)
Bandar Grisse Bawa Siswa Smamio Juara I Esai
PCM GKB – Bandar Grisse membawa siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur dalam ajang lomba menulis esai tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Perpustakaan Pelangi Gresik.
Dalam ajang lomba yang bekerja sama dengan PT Smelting dan KlikJatim.com. ini siswa kelas XI IIS Kirana Aura Zahy menyabet juara 1 dalam lomba yang bertajuk Ayo Suarakan Gagasanmu yang diikuti pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Gresik.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana SKom Msi mengatakan Kirana Aura Zahy lolos seleksi ke dalam 8 (delapan) peserta yang berhak mendapatkan coaching penulisan dari Tribun News Januar Eka Ramadhan.
“Dalam coaching penulisan tersebut, Kirana mendapat masukan, arahan terkait dengan isi esai yang sudah dibuat. Tindak lanjutnya, dia harus melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan arahan yang sudah diberikan,” katanya.
Dia menuturkan, pengumuman juara I-III diumumkan melalui instagram Perpustakaan Rumah Pelangi, Senin (24/7/2023).
“Naskah esai Kirana berludul Ibarat Gadis, Bandar Grisse Semakin Cantik dan Menawan,” jelasnya.
Potensi Gresik
Kirana, sapaan akrabnya, mengaku senang bisa meraih prestasi menulis esai ini. “Setelah mendapatkan coaching, saya butuh melakukan wawancara 2 narasumber,” kenangnya, Selasa (25/7/2023).
Dia menuturkan, keberhasilan meraih prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan arahan dari guru Pembina dan support dari orangtua.
“Untuk melengkapi isi esai, saya pun harus melakukan wawancara ke Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah raga (Kadisparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, dr Saifudin Ghozali,” kata putri dari Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Ichwan Arif ini.
Proses wawancara ini, lanjutnya, untuk menggali informasi lebih dalam tentang Bandar Grisse sebagai cagar budaya dan potensi sebagai sarana eduwisata. Hal ini untuk menyempurnakan isi dari esai.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat beruntung bisa langsung mendapatkan informasi langsung dari bapak Kadis dr Saifudin Ghozali dengan data dan juga potensi Bandar Grrisse ke depannya,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, melakukan wawancara juga ke Duta Pariwisata Kota Gresik 2021-2022 Yoraisa Ghani Setiawan.
Potensi Menulis
Kirana mengangatan prestasi ini merupakan motivasi untuk menggiatkan kembali kemampuan menulisnya.
“Aku ingin sekali masuk ke perguruan tinggi negeri impianku. Oleh karena itu aku harus banyak mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai dengan passion-ku,” ungkapnya.
Guru Pembina Irma Sonya Suryana pun jeli melihat potensi yang dimiliki Kirana. “Kirana ini anaknya gak gampang nyerah. Dia jemput bola minta untuk segera dibantu melakukan wawancara, dihubungkan dengan narasumber yang sangat mendukung untuk penyelesain esainya. Itu yang membuat saya makin senang,” katanya.
Dia menuturkan, durasi waktu yang diberikan untuk merevisi setelah mendapatkan coaching dari penyelenggara juga dimanfaatkan sebaik-baiknya. Di sela aktivitas di Ikatan Pelajar Muhammmadiyah (IPM), Kirana terus memperbaiki esainya sesuai dengan ketentuan.
“Berkat ketelatenan ini, Kirana membuahkan hasil yang optimal dengan meraih juara I,” jelasnya. (*)
Selamat! (*)
Editor Ichwan Arif.
Istri Pergi Musyda Nasyiah, Suami Berkata: Tenang Aja Rumah Aman Sayang, Love U
Istri Bermusyda Nasyiah, Suami: Tenang Aja Rumah Aman, Love U; Liputan Anik Nur Asia Masud
PCM GKB– Semarak Musyawarah Daerah (Musyda) XIV Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah) Kabupaten Gresik yang digelar Ahad (23/07/23), tidak hanya dirasakan oleh para anggota NA Gresik. Suami yang ditinggalkan oleh para peserta untuk bermusyawarah ini juga men-support para istri agar acara ini berjalan dengan sukses.
Terlihat dari karangan bunga yang dikirimkan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses Musyawarah Daerah XIV Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Suami Nasyiatul Aisyiyah (ISNA), Tenang Aja, Rumah Aman, Love U.’
Kalimat paling akhir membuat peserta yang melewati karangan bunga di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik menuju tempat acara di lantai empat tertawa.
Adapun penggagas untuk karangan bunga ini adalah Ahmad Mustakim SE. Saat dihubungi melalui WhatsApp, ia mengatakan karangan bunga itu dikirim karena istrinya Nasyiah. Sewaktu mendampingi istri keliling daerah, ia pernah melihat ada ucapan karangan bunga atas nama ISNA.
“Istilah itu saya dengar dari Pak Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’thi saat Muktamar Nasyiah di Bandung,” katanya.
Mustakim dan istri sama-sama suka berorganisasi dan menjadi aktivis muda Muhammadiyah. “Kita fair untuk berorganisasi dan saling mendukung,” ujar suami Ketua PDNA Kabupaten Gresik periode 2016-2022 Ifa Farida ini.
Kalau kerepotan, lanjutnya, selama ini belum ada. Ia berharap Musyda XIV Nasyiah hari ini berjalan lancar dan yang terpilih adalah perempuan yang benar-benar berkemajuan dan mengayomi seluruh Nasyiah se-kabupaten Gresik.
Ia senang suami-suami yang lain turut mendukung kegiatan istri mereka, “Istri yang sukses, karena suami yang hebat,” ucap Bendahara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PDM Gresik
Pemuda Juga Support Nasyiah
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Gresik, Aditama SPdI saat ditemui ketika menghadiri pembukaan Musyda XIV NA.
Aditama dan para suami sangat mendukung untuk kegiatan Musyda ini. “Kami juga di Pemuda saling support antara suami dan istri karena banyak juga di pemuda istri yang notabenenya NA, sehingga kami di rumah saling support satu sama lain,” jelasnya.
Berkenaan dengan itu, Pemuda Muhammadiyah, ketika berkegiatan, Nasyiah kalau membutuhkan Kokam kita akan siapkan.
“Jadi satu sama lain tidak hanya bersinergi di rumah tapi kita semua bersinergi dalam Persyarikatan baik Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiah,” ucap suami Cicik Rohmawati SPdI, yang juga peserta Musyda XIV Nasyiah Gresik.
Selamat, semangat dan sukses selalu Musyda XIV NA, semoga lancar dengan mengambil tema Perempuan Muda Berkemajuan, Arsitek Peradaban Bangsa. “Sukses selalu PDNA KAbupaten Gresik,” tutupnya.
Editor Mohammad Nurfatoni
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Fortasi Smamio Bahas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, liputan Kontributor PCM GKB Gresik Fitri Dewi Sundari
PCM GKB – Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur mendatangkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Selasa (18/7/23).
Acara yang digelar di Cordoba Convention Hall Smamio ini membahas tentang Pelajar Sehat Anti-Rokok oleh pemateri Petugas BNN Nila Mega Restu SIKom.
Dalam materinya, dia menyampaikan saat ini perokok pemula remaja usia 10-14 tahun naik 2 kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
“Dari 5,9 persen pada tahun 2001 menjadi 17,5 persen pada tahun 2010. Sementara perokok pemula usia 15-19 tahun menurun dari 58,9 persen menjadi 43,3 persen,” katanya.
Dia menuturkan, keadaan ini menunjukkan adanya pergeseran perokok pemula ke kelompok usia yang lebih muda.
”Generasi muda harus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Antara lain tidak merokok, hindari berkumpul dengan teman-teman yang sedang merokok,” tegasnya.
Generasi muda, lanjutnya, harus yakin rokok bukan satu-satunya sarana pergaulan. Jangan malu mengatakan diri kita bukan perokok. Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok.
“Hindari sesuatu yang terkait tentang rokok, mulai dari sponsor, iklan, poster, rokok gratis. Lakukan hal-hal positif lainnya, seperti olah raga, membaca atau hobi lain yang menyehatkan,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, khususnya kanker paru, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit jantung koroner, dan gangguan pembuluh darah, juga menyebabkan penurunan kesuburan.
“Selain itu, juga gangguan kehamilan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), gangguan imunitas bayi, dan peningkatan kematian perinatal,” jelasnya.
Mitos dan Fakta
Nila Mega Restu menjelaskan menggunakan rokok elektronik (vape) lebih aman daripada menggunakan rokok batang biasa, itu hanya mitos belaka.
“Faktanya rokok jenis apapun sama berbahayanya untuk kesehatan dan menyebabkan kecanduan, Meskipun tidak mengandung tembakau, vape justru mengandung nikotin dengan rata-rata jumlah yang lebih banyak. Cairan dalam vape dapat menguap dan masuk ke dalam paru-paru,” tuturnya.
Mitos rokok paling membahayakan kesehatan perokok aktif. Faktanya, selain membahayakan perokok aktif, perokok pasif mendapat efek negatif jauh lebih besar dari perokok aktif karena asap rokok akan dihirup juga oleh perokok pasif.
“Saya yakin siswa Smamio ini idak ada yang merokok apalagi kecanduan rokok. Siswa Smamio siap menjadi generasi yang bebas dari rokok. Siap!” ucapnya semangat, disambut iringi tepuk tangan siswa. (*)
Editor Ichwan Arif.
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb
Sports and Game Day di MPLS SD Mugeb, liputan Kontributor Gresik Septemdira Intan Sari Suprobowati
PCM GKB – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) Jawa Timur diisi dengan kegiatan Sports and Game Day, Selasa (18/7/2023).
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Nugra Heny SPdI mengungkapkan kegiatan Sports and Game Day ini dipilih menjadi kegiatan pengisi MPLS dikarenakan manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan berolah raga.
“Senam sangat bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak,” katanya.
Dia menuturkan, dengan memasukan kegiatan senam dalam MPLS, diharapkan peserta didik menyadari bahwa kesehatan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan.
“Kesehatam menjadi elemen penting yang harus terus dijaga sehingga dalam belajar semua siswa bisa dalam kondisi sehat dan bisa memiliki semangat dalam belajar,” tuturnya.
Melalui Sports and Game Day, lanjutnya, siswa baru SD Mugeb memiliki kesadaran bahwa menjaga sehat adalah hal penting yang bisa mendukung proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah nantinya.
Menjaga Kesehatan
Nugra Heny menyampaikan kondisi kesehatan berjalan selaras dengan proses pendidikan peserta didik.
“Kesehatan menjadi sebuah modal penting dalam belajar, karena dengan jiwa dan raga yang sehat kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara maksimal,” imbuhnya.
Di dalam tubuh yang sehat, sambunnya, terdapat jiwa dan semangat untuk belajar. Maka, tekannya, di sekolah ini sangat dianjurkan siswa benar-benar bisa menjaga kesehatan dalam proses belajar biar bisa lancar.
Maka, jelasnya, di acara MPLS ini juga perlu diberikan materi dan juga role model bagaimana siswa baru mengetahui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan di sekolah.
“Harapan besar kami adalah, siswa saat di rumah pun juga bisa terus menjaga kesehatan sebagai pembiasaan positif yang harus terus dijalankan,” ungkapnya.
Sebagai contoh, katanya, melaksanakan senam bersama. Ini, tekannya, bisa dicontoh oleh siswa baru supaya benar-benar paham manfaat dari senam bersama.
“Selain itu, dalam MPLS ini juga diberikan game berupa Permainan The Opposite yang di situ memiliki nilai pendidikan yaitu membangun kebersamaan tim,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
10 Tips Pencegahan Diri dari Narkoba
10 Tips Pencegahan Diri dari Narkoba, liputan Kontributor Gresik Lely Badriyah
PCM GKB – Forum Ta’aruf dan Orintasi Siswa (Fortasi) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Jawa Timur menghadirkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Selasa (18/7/23).
Pada acara yang digelar di Masjid Taqwa Spemdalas lantai 2 ini, narasumber menyampaikan materi bahaya barkoba.
Petugas BNN Kabupaten Gresik Etarina Agustine menjelaskan narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang yang mana sangat berbahaya bagi tubuh kita semua.
“Obat-obatan terlarang ini akan menimbulkan efek buruk bagi Kesehatan serta menimbulkan kecanduan,” ujarnya.
Eta, sapaan akrabnya, menyampaikan jenis narkoba beragam. Ada jenis narkoba berupa ganja. Ganja ini biasanya dibuat untuk bahan baku rokok. Efek dari mengonsumsi kanja terlalu banyak menyebabkan halusinasi.
“Jenis kedua, sabu-sabu. Bentuk awalnya seperti kristal lalu digerus menjadi bubuk. Ketiga Inhalan, biasanya dipakai oleh anak jalanan bentuknya hampir sama seperti lem,” tambahnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dengan kita mengetahui berbagai jenisnya, kita juga lebih paham dampaknya bagi tubuh. Adapun ciri-ciri orang yang menggunakan narkoba seperti badannya terasa lemas, hidup tidak teratur, mudah marah atau emosi, maupun suka mencuri barang yang ada di rumah,” ujarnya.
Upaya Pencegahan
Eta menyampaikan, ada 10 tips upaya untuk pencegahan diri dari bahaya narkoba yang wajib kita lakukan.
“Pertama, mengenal dan menilai diri sendiri, meningkatkan harga diri, meningkatkan rasa percaya diri, terampil mengatasi masalah dan mengambil keputusan, memilih pergaulan yang baik, terampil sebagai agen pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Upaya ketuju, yakni menerapkan pola hidup sehat, memperkuat iman dan takwa kepada Tuhan, mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, dan kesepuluh membangun komunikasi dan hubungan yang baik.
“Dengan 10 upaya ini, siswa Spemdalas harus jadi pelopor bagaiman remaja
berprestasi tanpa narkoba. Siswa Spemdalas harus jadi pelopor. Siap!” ucapnya yang dijawab serentak oleh siswa. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Fortasi Smamio Kenalkan Pendidikan Karakter Islami
Fortasi Smamio Kenalkan Pendidikan Karakter Islami, liputan Kontributor Gresik Ririn Masfaridah
PCM GKB – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Jawa Timur menyelenggarakan Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi), Senin-Jumat (17-21/7/2023).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter Sa’roni MPd dalam materinya Pendidikan Karakter Islami menjelaskan dalam rangkaian kegiatan Fortasi, siswa dapat memahami Smamio dari berbagai sisi mulai dari budaya belajarnya.
“Selain itu, ada juga budaya berpakaian, budaya bersikap, dan prilaku selama di sekolah,” katanya.
Dia menuturkan, ada beberapa aturan yang wajib diikuti siswa Smamio. Di antaranya mulai dari aturan masuk lingkungan sekolah, pembiasaan di sekolah dan di rumah, serta aturan berseragam.
Untuk memasuki area Smamio, lanjutnya, bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor diwajibkan membawa helm dan parkir kendaraan sesuai tempatnya yang disediakan. “Parkir siswa laki-laki terpisah dengan area parkir siswa perempuan,” jelasnya.
Sebelum memasuki gedung, sambungnya, siswa akan disambut oleh guru yang bertugas patrol setiap harinya untuk mengecek kerapian siswa. Tidak hanya kerapian, siswa juga diwajibkan setor bacaan hadits sebagai password pagi sebelum masuk ke gedung sekolah.
“Password pagi yang diberikan bervariasi setiap pekannya,” tambahnya.
Pembiasaan Sekolah
Sa’roni menyampaikan, aktivitas pembiasaan selama di sekolah juga disampaikan mulai dari aktivitas shalat dhuha, doa pagi, shalat Dhuhur, shalat Ashar, dan shalat sunah rawatib Dhuhur maupun Ashar.
“Sedangkan untuk aktivitas pembiasaan di rumah dilakukan melalui aplikasi yang diisi siswa setiap harinya,” katanya.
Untuk membangun jiwa kader mubaligh muballighat siswa terjadwal secara bergantian mengisi kultum dan menjadi imam di sekolah bagi siswa laki laki. Bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih akan dimasukkan dalam Program Kops Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) Excellent.
“Mereka mendapat tugas untuk menjadi imam, khatib, dan mengisi kultum di luar sekolah,” ujarnya.
Infak Sekolah
Sa’roni memaparkan, infak juga menjadi pembiasaan rutin di sekolah. Setiap harinya siswa menyisihkan uang sakunya untuk infak di sekolah.
“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menumbuhkan pribadi yang berjiwa sosial tinggi,” tuturnya.
Dia berharap siswa baru bisa beradaptasi dengan aturan yang ada di Smamio agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik dan memiliki pondasi agama yang kuat.
“Aturan-aturan yang diterapkan di Smamio ini harapannya menjadi wadah untuk menciptakan kedisiplinan, tanggung jawab, kegiatan belajar yang efektif, kemandirian, dan melatih kepekaan sosial agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik dengan pondasi agama yang kuat,” tegasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.
Ada Meong di IHT Berlian School, Pembicara Langsung Lakukan Ini
Ada Meong di IHT Berlian School, Pembicara Langsung Lakukan ini; Liputan Viki Safitri, kontributor PCM GKB Gresik.
PCM GKB – Kisah ajaib dialami seorang pemuda setelah menolong kucing yang kelaparan. Kisah ini disampaikan oleh Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik Fauzuddin Ahmad SPd, Selasa (5/7/2022).
Saat itu Ahmad memberikan materi terkait Arah dan Kebijakan Sekolah di In House Training: Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Tiba-tiba terdengar suara kucing mengeong di sela Ahmad menjelaskan materi, “Meoong … meoong … meeoong.” Sontak peserta mencari-cari di mana sumber suara itu.
“Sepertinya ada kucing di bawah panggung,” tutur Nur Hayati SPd, guru IPA Berlian School.
Kisah Pemuda dan Kucing
Untuk membuat peserta tetap fokus, Ahmad memberikan intermeso tentang kisah ajaib seorang pemuda setelah menolong kucing.
“Saya jadi teringat kisah nyata seorang pemuda yang ibunya sedang sakit keras dan sudah divonis tidak bisa sembuh oleh dokter,” kata Ahmad membuka intermeso.
Suatu hari, lanjutnya, saat pemuda itu pergi ke pom bensin ia melihat induk kucing dan anaknya mengeong kelaparan. Akhirnya setelah mengisi bensin, pemuda itu bergegas menuju supermarket yang ada di sekitar pom bensin.
Ia membeli dua sosis, kemudian ia berikan kepada kucing kelaparan yang ia temui. Setelah itu ia kembali ke rumah dan tertidur. Di tidurnya ia bermimpi melihat kucing yang ia tolong sedang mendoakannya.
“Ya Allah berikanlah pertolonganmu kepada pemuda yang telah memberiku makan,” kata Ahmad menirukan doa yang dibacakan oleh si kucing.
Keesokan harinya, lanjut Ahmad, saat si pemuda ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya. Betapa kagetnya saat dokter memanggil si pemuda dan menjelaskan bahwa kondisi ibunya telah membaik dan sudah diperbolehkan untuk pindah ke kamar rawat inap biasa.
Ini adalah keajaiban, padahal sebelumnya dokter sudah memvonis bahwa ibunya tidak bisa sembuh. Pemuda itu teringat dengan mimpinya semalam. Apakah ini karena kucing yang telah mendoakanku? “Wallahu a’lam bishawab,” kata Ahmad.
Dia menegaskan, inti dari cerita itu adalah kita harus berbuat baik kepada makhluk Allah SWT. Bukan hanya kepada manusia, tetapi hewan dan tumbuhan juga termasuk makhluk Allah. Bisa jadi kemudahan hidup yang kita rasakan merupakan hasil dari doa-doa orang lain.
“Oleh karena itu ustadz-ustadzah, kalau ketemu kucing di sekolah kita ini jangan ditendang ya. Sesekali kita beri makan barangkali nanti kucing itu akan mendoakan kebaikan untuk sekolah tercinta kita ini,” tutur Ahmad mengakhiri intermeso. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni