Chanif Ichsan Nahkodai PCPM GKB Periode 2023-2027

PCM GKB – Chanif Ichsan SFil, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB Gresik 2023-2027 menyampaikan pidatonya usai terpilih dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB Gresik, Sabtu (7/10/2023).
“Innalillahi wa Innaa ilaihi rooji’uin, kalimat pertama yang diucapkan oleh ketua terpilih PCPM GKB Gresik periode 2023-2027 yang saya ucapkan kembali,” ujarnya di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik.
Lantas dia bertanya, “Kenapa?”
Dia menjawab, “Alasannya karena memang berat amanah yang diamanahkan kepada kita terutama kepada kami pengurus baru yang tadi telah musyawarah walaupun ada beberapa yang tidak hadir karena beberapa hal.”
Saat rapat formatur tadi, lanjutnya, terjadi diskusi yang sangat sengit sekali karena semua ingin menjadi ketua. “Meski perdebatan sengit, Alhamdulillah saya mendapat amanah dari teman-teman musyawirin semua untuk menjadi ketua PCPM GKB Gresik periode 2023-2027.
Amanah yang berat ini, tegasnya, yakin bahwasanya Allah tidak akan membebani diluar kemampuan kami. Lalu dia mengucap basmalah, “Bismillahirrahmanirrahim.”
Guru SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik ini berharap, semoga kami beserta pengurus PCPM GKB akan bersama-sama untuk mengemban amanah ini.
Kami juga berharap pada Kakanda Pimpinan dan pengurus PCPM yang telah demisioner agar senantiasa membimbing kami, mengarahkan kami, dan memberikan support pada kami semua sehingga kami menjadi kuat dalam menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.
“Kepada teman-teman PCPM GKB Gresik, mari kita bersama-sama untuk mensukseskan agenda-agenda PCPM yang akan datang. Kami harapkan pada teman-teman PCPM untuk bersedia bergabung ketika kami meminta untuk bisa menjadi pimpinan harian di PCPM GKB Gresik,” harapnya.
Dia juga berpesan kepada teman-teman Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik, “Yakni dengan Yunda Nugra Heny Aprilia SPdI yang juga teman saya, kita bersama-sama kolaborasi untuk menggembirakan Muhammadiyah khususnya di lingkungan GKB,” ujarnya.
Selengkapnya 7 Anggota PCPM GKB Gresik 2023-2027.
- Chanif Ichsan SFil
- Ihdal Minan MSos
- Siswanto SAg
- Rijalul Fikri SSi MPd
- Muhammad Khosi’un SPd
- Khinanjar Widiartama SPd
- Mujahidul Authon SPdI
Selamat (*)
Penulis Waviq Amiqoh.
Nugra Heny Apriliah Jadi Ketua PCNA GKB 2022-2026, Ini Pidato Pertamanya

PCM GKB – Nugra Heny Apriliah Jadi Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik Jawa Timur periode 2022-2026, Sabtu (7/10/23).
Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Musyawarah Cabang (Musycab) Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik, Irma Sonya Suryana Skom MSi menyampaikan hasil sidang formatur di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik Jalan Mutiara No 95 Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik.
Sebelumnya, 9 Anggota PCNA GKB yang terpilih secara evoting melakukan rapat formatur untuk memilih ketua PCNA GKB 2022-2027. Hasilnya, mereka sepakat memilih Nugra Heny Aprilia SPdI. Dia menggantikan Ketua PCNA GKB lama, Irma Sonya Suryana Skom MSi.
Mengawali sambutannya, Nugra Heny Aprilia membaca Surat al-Baqarah ayat 156 yang berbunyi Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn artinya (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.
“Sebagaimana kalian semua mengucapkan kalimat Alhamdulillah pada kami yang terpilih, kami pribadi tidak bisa mengatakan apa-apa selain kalimat istirja,” katanya.
Dalam suatu Hadits Riwayat Muslim tertera, Wahai Abu Dzar, kamu ini lemah (untuk memegang jabatan) padahal jabatan merupakan amanah. Pada hari kiamat ia adalah kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi siapa yang mengambilnya dengan benar dan melaksanakan tugas dengan baik.
Perempuan berkacamata itu melanjutkan, “Tentunya apa yang telah kita ikhtiarkan bersama tidak bisa kita lakukan dan tidak bisa kita realisasikan tanpa adanya peran dan support teman-teman semuanya.”
Mohon Bimbingan
Pada kesempatan yang sama, Nugra Heny Aprilia memohon bimbingan, nasihat, untuk kami yang masih baru di sini, yang masih jauh dari kesempurnaan.
“Terima kasih kami ucapkan pada Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah GKB Gresik Periode 2016 sampai 2022 yang telah memberikan contoh bagi kami dalam menjalankan roda organisasi,” katanya.
Selengkapnya Anggota PCNA GKB Gresik 2022-2027.
- Nugra Heny Apriliah SPdI
- Sayyidah Nuriyah SPsi
- Novania Wulandari SPd
- Khoiro Numsyah SPd
- Dina Aulia SPd
- Waviq Amiqoh MPdI
- Anita Firlyando SPd
- Noviani Nurkholis MPd
- Rusdiyah Arifaini SPd.
Selamat (*)
Penulis Waviq Amiqoh.
Musycab Bersama PCNA-PCPM Diingatkan 10 Komitmen

PCM GKB – Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama Pimpinan Cabang Nasiyatul Aisyiyah (PCNA) dan Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gresik Kota Baru dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik Ir Sugeng MM.
”Ini merupakan Musycab kedua untuk PCNA dan Musycab pertama untuk PCPM GKB Gresik. Kami dari PCM berharap, kader PCNA dan PCPM memiliki pemikiran dan sikap yang patut untuk dicontoh,” ujarnya sembari melantunkan ayat al-Quran surat Ali Imran ayat 104.
Sebagai seorang kader, apalagi kader muda dalam lingkup PCM GKB hendaknya saling mengajak saudara-saudaranya untuk melakukan kebaikan sesuai dengan petunjuk Allah
“Hal ini sesuai dengan 10 komitmen yang telah diserukan oleh para kader NA,” ujar Sugeng.
10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah itu adalah
– Senantiasa shalat fardhu tepat waktu dan berjamaah
– Membaca al-Quran dan maknanya
– Beradab Islami dalam kehidupan
– Beramal saleh mulai dari diri sendiri
– Sedekah waktu untuk Nasyiah minimal satu pekan satu kali
– Membaca satu hari satu tema
– Mengikuti kajian minimal satu pekan satu kali
– Berjiwa mandiri dan berpikir positif dalam segala hal
– Responsif terhadap permasalahan lingkungan sekitar
– Mampu membagi waktu antara keluarga dan Nasyiah
Sugeng menyampaikan, para kader muda ini merupakan wujud dari perubahan dan pembaharuan. Sesuai dengan tema, Sugeng berpesan, para kader NA dan Pemuda Muhammadiyah mampu menjadi pemuda-pemudi negarawan harmoni memajukan Gresik Kota Baru. (*)
Penulis Novania Wulandari
Ketua PCNA GKB 2016-2022 Berpamitan

PCM GKB – Ketua PCNA GKB 2022-2026 Irma Sonya Suryana SKom MSi berpamitan saat menyampaikan sambutan di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB.
Di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik itu, Sonya lantas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik“Dari Ayahanda sekalian, kami bisa mengetahui bagaimana cara berjihad melalui ortom di lingkungan PCM GKB,” ungkapnya.
Ibu yang sehari-harinya bekerja di Smamio itu lantas memohon maaf sebesar-besarnya atas banyaknya program yang belum terrealisasi. Pihaknya berharap, di kepemimpinan berikutnya bisa merealisasikan program-program yang direncanakan.
Salah satu mimpi yang belum terlaksana dan diharapkan dapat terlaksana di kepemimpinan selanjutnya ialah memiliki penitipan anak. “Karena kader Nasyiah berisi perempuan muda. Yunda-Yunda Nasyiah membawa anak itu sudah biasa,” ungkap ibu dua anak itu.
Selanjutnya, Sonya menyampaikan, mohon izin pamit dari NA. “Karena memang dari AD ART yang ditentukan pada Muktamar, usia kami sudah tidak bisa berkiprah di Nasyiatul Aisyiyah,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023).
Sonya lantas menyebutkan empat kader Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Gresik Kota Baru (GKB) lainnya yang juga demisioner. “Ada Yunda Ulyatun Nikmah, Yunda Kaiisnawati, Yunda drg Yayuk Susilawati, dan Yunda Anis Yuli. Beliau-beliau telah mengabdi, membantu kami menjalankan tugas sebagai kader NA,” urainya.
Terakhir, Sonya menutup sambutannya dengan pesan kepada kader yang nantinya terpilih. “Percayalah, layukalifullahu nahfsan illa wus’aha. Allah tidak akan membebani hambaNya melebihi kemampuannya,” ungkapnya.
Dia menegaskan, “Ketika Yunda terpilih menjadi Ketua PCNA itu artinya Allah telah menitipkan kemampuan dan memandang Ayunda mampu memimpin ortom Nasyiatul Aisyiyah di GKB.” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Tak Selamanya Memimpin, Inilah Puncak Regenerasi

PCM GKB – Tak selamanya memimpin, Musycab inilah puncak regenerasi di Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB.
Demikian kata Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrohman SThI dalam sambutannya di Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB. Agenda ini berlangsung di Cordoba Convention Hall, SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Di awal sambutannya, Hudzai–sapaan akrabnya–bersyukur, “Alhamdulillah, kita sampai pada acara puncak hari ini.”
Bapak dua anak ini menerangkan, “Saya dan Yunda Sonya (Ketua PCNA GKB) tidak selamanya memimpin di sini, maka kita harus melakukan regenerasi. Inilah acara puncak regenerasi!”
Pria yang sehari-harinya bekerja di Smamio ini pun mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB. “Yang selalu memberi dukungan materi maupun moral sehingga acara berlangsung baik. Terima kasih,” ungkapnya. Tepuk tangan meriah menggema di ruang lantai 4 gedung Smamio itu.
Beberapa poin penting untuk kader pun dia sampaikan. “Karena yang hadir di sini merupakan kader semua,” imbuhnya, Sabtu (7/10/2023) pagi.
Dia lantas menukil Ash-Shaff ayat 4 untuk memperkuat, para kader itu harus merapatkan barisan sehingga terbentuk organisasi yang kokoh tak tertandingi. “Kita bs mencetak generasi penerus khoirul bariyah sebagaimana dalam al-Bayyinah ayat 7. Kita di sini beriman dan beramal shalih,” terangnya.
Suami Ain Nurwindasari SThI MIRKH ini mengimbau peserta untuk menjadi khairu ummah yang beramar makruf dan bernahi munkar. “Kita sudah masuk di sini, sebagai kepala keluarga tidak hanya mencari nafkah ke keluarga tapi juga beramar makruf nahi munkar,” tuturnya.
Hudzai yakin, itu semua bisa mereka lakukan kalau mengingat hadist shahih: “Setiap persendian manusia itu wajib disedekahi.”
Dari hadits itu, menurut Hudzai, langkah kaki dan gerak tubuh, seluruh organ yang manusia miliki, wajib disedekahi. “Organ yang kita punya tidak serta merta digunakan untuk hal duniawi tapi bersifat ukhrawi juga. Tiap sendi gunakan mendekatkan diri kepada Allah,” imbaunya.
Yang pemuda aktif di Pemuda Muhammadiyah itu sedekah. Begitu pula yang pemudi, aktif di Nasyiatul Aisyiyah itu sedekah. “Bukan hanya sedekah materi tapi juga sedekah pikiran dan keyakinan. Bismillah agenda Musycab mendapat pemimpin terbaik,” tutupnya. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Khaira Ummah Tujuan Utama PCPM-PCNA GKB

PCM GKB – Khaira Ummah level roda organisasi, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) GKB Gresik menuju Level Khaira Ummah disampaikan Ketua PCPM Gresik Kota Baru (GKB) Hudzaifaturrohman SThI, Sabtu (30/9/2023).
Dalam acara Sarasehan Militansi Kader Muhammadiyah, dia mengajak kader GKB untuk merapatkan barisan dan melanjutkan laju roda organisasi ortom supaya bisa menjadi level Khaira Ummah.
Hudzai merasa perlunya kader merapatkan barisan, tak lain untuk mewujudkan apa yang dikatakan Alquran dalam Surat Shaf ayat 4 yang artinya, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
“Artinya jika organisasi kita ini dijalankan dengan disiplin, insyaAllah kita akan menjadi organisasi yang kokoh,” jelas Ketua PCPM GKB Periode 2018-2022 ini.
Dia berharap dengan terselenggaranya acara ini, Ortom GKB khususnya PCPM dan PCNA bisa memunuculkan kader-kader yang bisa kita sebut dengan kader Khairul bariyyah, yakni sebaik-baik makhluk seperti yang tertuang dalam Surat al-Bayyinah ayat 7.
“Kita berdoa kepada Allah, bahwa kita semua yang disini bisa menjadi sebaik-baik makhluk apabila kita beriman dan beramal soleh,” harapnya lantang.
Tak hanya itu, lanjutnya, bapak dua anak ini juga mengatakan ketika kita menjalankan roda organisasi PCPM ataupun PCNA GKB ini dengan baik itu sudah termasuk beramal soleh.
Lebih mengerucut lagi, Hudzai menganalogikan kader yang mau mengurusi roda organisasi Ortom Muhammadiyah dengan baik, bisa dikatakan sebagai khaira ummah, seperti yang dikatakan dalam Surat Ali Imran ayat 110.
Untuk menuju ke titik khaira ummah, Hudzai mengatakan berdasarkan Aurat Al-Imran ayat 110 ada 3 prinsip yang harus dilakukan, yakni mengajak orang berbuat baik, mencegah kemungkaran, dan beriman kepada Allah.
“Kita yang di sini berharap bukan seperti umat yang biasa-biasa saja, kita berusaha menjadi sebaik-baik umat. Karena di PCPM dan PCNA GKB ini insya Allah wadah yang tepat untuk beramar ma’ruf nahi munkar,” pungkasnya. (*)
Penulis Ahmad Nasafi
Muhammadiyah Harga Mati

PCM GKB – Muhammadiyah Harga Mati hal itu diungkapkan Anggota Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MRKH, Sabtu (30/9/23).
Dalam materinya di kegiatan Sarasehan Pra-Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Gresik Kota Baru (GKB) di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) Jalan Berlian VIII No 2 Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik dia tidak bisa digambarkan atau dideskripsikan dengan kata-kata saat di Muhammadiyah.
“Saya bermuhammadiyah terinspirasi dari kedua orang tua saya. Meski keduanya bukan pengurus Muhammadiyah dan hanya penggembira, kecintaan kami pada Muhammadiyah harga mati yang tidak mungkin bisa diganti dengan bendera lainnya meski kami bukan siapa-siapa di Muhammadiyah,” ungkapnya.
Dia menegaskan, dalam bermuhammadiyah jadilah kader yang tangguh dan jangan mudah mengeluh. Ain sapaan akrabnya memulai dengan menceritakan perjalanannya dalam di Muhammadiyah.
“Saya mulai aktif bermuhammadiyah saat aktif di Sekretaris Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cerme, di sanalah saya terinspirasi oleh sosok ketua IPM yang tangguh,” ungkapnya.
Dia yang notabene pendiam dan pemalu, dulu saat usia sekitar 16-17 tahun belum berani untuk tampil di depan forum sehingga ketika melihat orang lain berani tampil. “Di sinlah saya terinspirasi,” ujar alumni angkatan pertama Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah Putri.
Dia mengungkapkan, salah satu inspirator sdalam bermuhammadiyah adalah Bapak Alm Rukhin ayah kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Ulyatun Nikmah SPd. “Seluruh nasihatnya selalu mengena dihati saya,” terangnya
Ibu dua anak itu menjelaskan, dalam al-Quran surat Muhammad Ayat ketujuh dijelaskan, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
“Saat kita menolong agama Allah meski kondisi kita penuh keterbatasan, pasti akan Allah tolong bagaimanapun caranya!,” tegasnya.
Dia mengaku bersyukur karena selama ini selalu diberi pertolongan. “Salah satu contohnya melalui IPM saya mendapatkan beasiswa kuliah di perguruan tinggi,” ungkapnya dalam kegiatan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini dihadiri oleh bakal calon PCPM dan PCNA GKB Gresik.
Ketika, sambungnya, melanjutkan pendidikan S2 di Malaysia bertemu dengan orang-orang yang luar bisa di Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRIA) yang militansinya tidak diragukan lagi. (*)
Penulis Waviq Amiqoh
Pemuda dan Nasyiah Didorong Memperluas Kiprahnya untuk Masyarakat

PCM GKB – Pemuda dan Nasyiah didorong memperluas kiprahnya untuk masyarakat dipesankan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD saat Sarasehan pra-Musyawarah Cabang (Pramusycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik.
Awalnya dr Umar menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia di bawah kepemimpinan Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI dan Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi. Dia lantas mengapresiasi semangat kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu.
“Semangat-semangat, ya! Pemuda ini lantang. Tenaganya masih full. Kalau bapak-bapak agak loyo-loyo sedikit. Ini harus dijaga semangat teman-teman. Di usia masih muda memang vitalitas tinggi,” ujarnya.
Umar juga mengapresiasi para kader yang telah meluangkan waktu untuk berorganisasi di Pemuda dan Nasyiah. Padahal tentunya, sambung dr Umar, mereka juga berperan sebagai kepala keluarga dan ibu.
“Masih punya putra-putri usia sekolah sehingga memerlukan waktu untuk keluarga tapi ditinggalkan untuk menghadiri kegiatan ekstra ini,” imbuhnya.
Dokter Umar menyadari, mungkin berorganisasi ini akan menyita waktu. Maka dia mengajak, “Mari kita niatkan semata-mata untuk Allah SWT. Kalau kita merasa ini sebagai beban, keterpaksaan, kita niatkan, bismillah, kita hadir di sini dalam rangka beribadah kepada Allah melalui organisasi.”
Tanam Benih
Dokter Umar lantas mengisahkan awal mula Nasyiatul Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah terbentuk. “Ini awalnya pemuda pemudi mengajar anak-anak mengaji. Lalu di Muhammadiyah waktu itu dibentuk organisasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata dr Umar, terbentuklah angkatan muda dengan nama bahasa Arab Nasyiatul Aisyiyah yang simbolnya padi. Dia kemudian menukil sebuah hadits, “Kalau besok kiamat, kalau ada benih, tanamlah!”
Jadi dr Umar mengimbau para kader untuk tetap “menanam” tunas kebaikan yang merupakan awal tumbuhnya pohon kehidupan. “Bukan tunas itu kita buang. Artinya, bagaimana kita menanam tunas-tunas itu, menanam kebaikan, apapun yang bisa kita kerjakan,” imbuhnya.
Dia menekankan, “Kita generasi muda itu tunas-tunas tadi! Menjadi padi, menghasilkan beras atau apa yang maksimal, dengan sebagai pemuda-pemudi. Maka kita bersama di sini untuk memaksimalkan potensi yang ada.”
Di hadapan 60 kader Pemuda dan Nasyiah yang hadir, dr Umar juga menyampaikan titipan pesan Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) PCM GKB Ir Daud Susanto yang juga hadir di sana. “Bagaimana organisasi ini lebih melibatkan kader-kader di luar AUM PCM GKB,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, dr Umar berpesan, “Jangan sampai kita hanya sibuk dengan organisasi kita sendiri. Kita upayakan bisa bermanfaat langsung ke masyarakat!”
Dia berharap, para kader ini mengadakan kegiatan yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung. “Di acara ini bisa dibahas program-program yang lebih bisa mengenalkan ke masyarakat sehingga masyarakat tertarik bergabung,” imbaunya, Sabtu (30/9/2023).
Sarasehan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini diadakan di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School). Lokasinya Jalan Berlian VIII 2 PPS, Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Dua pemateri hadir pada pertemuan pagi itu. Ialah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH sebagai pemateri. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
PCM GKB – Pemuda dan Nasyiah didorong memperluas kiprahnya untuk masyarakat dipesankan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD saat Sarasehan pra-Musyawarah Cabang (Pramusycab) Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) GKB Gresik.
Awalnya dr Umar menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia di bawah kepemimpinan Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI dan Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi. Dia lantas mengapresiasi semangat kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu.
“Semangat-semangat, ya! Pemuda ini lantang. Tenaganya masih full. Kalau bapak-bapak agak loyo-loyo sedikit. Ini harus dijaga semangat teman-teman. Di usia masih muda memang vitalitas tinggi,” ujarnya.
Umar juga mengapresiasi para kader yang telah meluangkan waktu untuk berorganisasi di Pemuda dan Nasyiah. Padahal tentunya, sambung dr Umar, mereka juga berperan sebagai kepala keluarga dan ibu.
“Masih punya putra-putri usia sekolah sehingga memerlukan waktu untuk keluarga tapi ditinggalkan untuk menghadiri kegiatan ekstra ini,” imbuhnya.
Dokter Umar menyadari, mungkin berorganisasi ini akan menyita waktu. Maka dia mengajak, “Mari kita niatkan semata-mata untuk Allah SWT. Kalau kita merasa ini sebagai beban, keterpaksaan, kita niatkan, bismillah, kita hadir di sini dalam rangka beribadah kepada Allah melalui organisasi.”
Tanam Benih
Dokter Umar lantas mengisahkan awal mula Nasyiatul Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah terbentuk. “Ini awalnya pemuda pemudi mengajar anak-anak mengaji. Lalu di Muhammadiyah waktu itu dibentuk organisasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata dr Umar, terbentuklah angkatan muda dengan nama bahasa Arab Nasyiatul Aisyiyah yang simbolnya padi. Dia kemudian menukil sebuah hadits, “Kalau besok kiamat, kalau ada benih, tanamlah!”
Jadi dr Umar mengimbau para kader untuk tetap “menanam” tunas kebaikan yang merupakan awal tumbuhnya pohon kehidupan. “Bukan tunas itu kita buang. Artinya, bagaimana kita menanam tunas-tunas itu, menanam kebaikan, apapun yang bisa kita kerjakan,” imbuhnya.
Dia menekankan, “Kita generasi muda itu tunas-tunas tadi! Menjadi padi, menghasilkan beras atau apa yang maksimal, dengan sebagai pemuda-pemudi. Maka kita bersama di sini untuk memaksimalkan potensi yang ada.”
Di hadapan 60 kader Pemuda dan Nasyiah yang hadir, dr Umar juga menyampaikan titipan pesan Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) PCM GKB Ir Daud Susanto yang juga hadir di sana. “Bagaimana organisasi ini lebih melibatkan kader-kader di luar AUM PCM GKB,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, dr Umar berpesan, “Jangan sampai kita hanya sibuk dengan organisasi kita sendiri. Kita upayakan bisa bermanfaat langsung ke masyarakat!”
Dia berharap, para kader ini mengadakan kegiatan yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung. “Di acara ini bisa dibahas program-program yang lebih bisa mengenalkan ke masyarakat sehingga masyarakat tertarik bergabung,” imbaunya, Sabtu (30/9/2023).
Sarasehan bertema Militansi Kader Muhammadiyah GKB ini diadakan di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School). Lokasinya Jalan Berlian VIII 2 PPS, Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Dua pemateri hadir pada pertemuan pagi itu. Ialah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH sebagai pemateri. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Calon PCNA dan PCPM GKB Dirilis, Digaji Allah Langsung

PCM GKB – Calon PCNA GKB 2022-2026 dan PCPM GKB 2023-2027 dirilis, Sabtu (30/9/2023). Ini dilakukan pada Sarasehan Pramusycab Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah GKB di Aula SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik.
Menjelang berakhirnya kepemimpinan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB 2016-2022, akan diadakan sidang pemilihan Anggota PCNA dan PCPM GKB 2022-2026. Ini diagendakan berlangsung pada Musyawarah Cabang (Musycab) II Pemuda dan Nasyiah GKB di SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio), Sabtu (7/10/2023).
Proses panjang telah panitia pemilihan (Panlih) lalui. Panlih Musycab NA GKB yang diketuai Irma Sonya Suryana SKom MSi dengan anggota Kaiisnawati SPd, drg Yayuk Susilawati, dan Ulyatun Nikmah SPd telah menjaring nama-nama bacalon PCNA GKB 2022-2026.
Sonya menerangkan, langkah ini dimulai dari panlih bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) GKB telah melakukan rapat bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik. Saat itu dihadiri Wakil Sekretaris dan Pembina Organisasi Otonom (Ortom) Ir Daud Susanto juga Sekretaris dan Konsolidasi Organisasi PCM GKB Ir Sugeng MM, Kamis (7/9/2023).
Penugasan AUM
Rapat tersebut menghasilkan keputusan semua kepala sekolah di amal usaha Muhammadiyah (AUM) GKB mendapat tugas mendukung kaderisasi semua ortom di bawah naungan PCM GKB.
“Pimpinan AUM adalah pembina kader-kader Ortom di AUM masing-masing. Sehingga ketika muncul nama bakal calon PCPM dan PCNA GKB, itu usulan AUM masing-masing,” imbuhnya.
Dari situlah Ketua PCPM GKB Hudzaifaturrahman SThI maupun Ketua PCNA GKB Irma Sonya Suryana SKom MSi menyampaikan kepada Ketua PRPM, PRNA, dan kepala AUM GKB. “Agar memberikan rekomendasi nama-nama kader terbaik di bawahnya untuk dijadikan sebagai bakal calon Anggota PCPM 2023-2027 dan PCNA 2022-2026,” ungkapnya.
Setelah itu, panlih merekap bakal calon sampai 22 September 2023. Panlih lanjut menyebarkan surat pemberitahuan calon beserta formulir data diri ke seluruh bakal calon (bacalon), Sabtu (23/9/2023). Batas pengisian formulir data diri oleh seluruh calon ini jatuh pada Senin (25/9/2023).
Kata Sonya, surat tersebut bersifat pemberitahuan dan tidak ada formulir penawaran kesediaan bacalon. Semua bacalon harus bersedia sebab ini penugasan dari AUM masing-masing. Panlih akhirnya menetapkan dan merilis nama calon sementara disertai penguatan di Sarasehan.
Calon PCNA GKB
Berikut 25 calon Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah GKB periode 2022-2026.
- Nugra Heny Aprilia SPdI delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 1 GKB
- Sayyidah Nuriyah SPsi delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 1 GKB
- Khoiro Numsyah SPd delegasi PCNA GKB unit kerja SDM 2 GKB
- Jamilah SSi delegasi PCNA GKB unit kerja SMPM 12 GKB
- Rusdiah Arifaini SPd delegasi PCNA GKB unit kerja SMAM 10 GKB
- Erni Mafrudloh SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Ilmi Zahiroh F. SFill delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Sri Ayu Lestari SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Mi’dzinatud Diniyah SPd delegasi PRNA GKB 1 unit kerja SDM 1 GKB
- Firdah Vebriyanti SPd delegasi PRNA GKB 1 domisili Randuagung
- Oky Senja Prastica SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Eka Ayu Pradisca MPdI delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Octaria Wahyu Ningtias SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Novi Nazilatur R SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja SMPM 12 GKB
- Intan Wijaya SPd delegasi PRNA GKB 2 unit kerja Lazismu GKB
- Sani delegasi PRNA GKB 2 unit kerja Lazismu GKB
- Waviq Amiqoh MPdI delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Anita Firlyando SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Dina Aulia SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Mamluqil Farihah SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Alsalimatus Sa’diyah SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SDM 2 GKB
- Novania Wulandari SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Noviani Nurkholis MPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Sulistiawati MPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
- Qurrota A’yun SPd delegasi PRNA GKB 3 unit kerja SMAM 10 GKB
Calon PCPM GKB
Berikut 26 calon Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah GKB periode 2023-2027.
- Indra Setiawan SPd delegasi PCPM GKB
- Rijalul Fikri SSi MPd delegasi PCPM GKB
- Muhammad Khosi’un SPd delegasi PCPM GKB
- Wildan Hernanda SPd delegasi PCPM GKB
- Chanif Ichsan SFil delegasi PCPM GKB
- Edy Kurniawan SPd delegasi PCPM GKB
- Nur Chozin delegasi PCPM GKB
- Mujahidul Authon SPdI delegasi PRPM GKB 1
- Fani Hidayatullah MPd delegasi PRPM GKB 1
- Ihdal Minan MSos delegasi PRPM GKB 1
- David Al Ghifari Abwa SPd delegasi PRPM GKB 1
- Siswanto delegasi PRPM GKB 2
- Mustakim delegasi PRPM GKB 2
- Farchan SE delegasi PRPM GKB 2
- Haris Firmansyah SPd delegasi PRPM GKB 3
- Abdullah Alfarobi SSi delegasi PRPM GKB 3
- Muhammad Ainun Naim SPd delegasi PRPM GKB 3
- Abdus Shomad delegasi PRPM GKB 3
- Hasan Mahrobi SPd delegasi PRPM GKB 4
- Khinanjar Widiartama delegasi SPd PRPM GKB 4
- Nuhairul Hikam SPd delegasi PRPM GKB 4
- Ilham Akbar Dewantoro SPsi delegasi PRPM GKB 4
- Nasikhul Ulum delegasi PRPM GKB 5
- Riski Setiawan delegasi PRPM GKB 5
- Hasbi Ash Shiddiqi delegasi PRPM GKB 5
- Erik Okta Kurniawan delegasi PRPM GKB 5
- Zus Syarif Ali Annauval delegasi PRPM GKB 5
Penguatan Calon
Di akhir sesi Sarasehan, ada sesi diskusi. Irma Sonya Suryana mengajukan permohonan kepada dua pemateri yang hadir, yakni Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Aditama SPdI dan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ain Nurwindasari SThI MIRKH.
Sonya mengatakan, terpilihnya calon Pemuda dan Nasyiah ini berawal dari tugas yang melekat pada diri mereka sebagai kader dan calon pimpinan. Karena itu, dia meminta, “Mohon dibantu untuk meyakinkan kepada calon yang ada di depan Ayunda dan Kakanda, bahwa jalan yang dipilih adalah jalan dalam upaya ber-fastabiqul khairat, menjadi manusia yang penuh dengan kebermanfaatan yang lebih luas.”
Adi mendapat giliran pertama merespon permohonan ini. Dia menyadari, wajar jika muncul rasa takut terpilih sebagai pemimpin pada calon. “Tapi ketakutan itu dilatih untuk dikikis pelan-pelan.”
Wakil Kepala Sekolah di SDM 2 GKB Gresik itu meyakinkan, “Ketika ketakutan itu kita kikis perlahan, akan ada bantuan-bantuan yang kadang kita tidak prediksi. Bantuan itu lebih besar dari prediksi kita. Itu yang saya rasakan.”
Alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini menegaskan kepada kader untuk patuh dan hormat pada pimpinan AUM di mana mereka bekerja. Dengan begitu, lanjutnya, insyaallah akan mudah. “Itu perlu kesungguhan!” tegasnya.
“Wis, ambil saja!” imbaunya. Menurutnya, mereka mampu mengemban amanah, melangkah dengan visi yang besar, kalau takdir memang sudah mengarah kepada mereka.
Adi juga meyakinkan, mereka tidak akan berjalan sendiri. Sebab ada kader-kader Pemuda dan Nasyiah yang berkiprah di tingkat daerah akan membantu. “Tidak usah khawatir, bismillah, ambil peluang itu, niatkan anfauhum linnas!” pesannnya.
Digaji Allah Langsung
Ain kemudian menyampaikan, “Kita selama (bekerja) di GKB mungkin terbawa suasana kita kerja itu dibayar. Kita punya jabatan apa, tanggung jawabnya berbeda, otomatis yang kita dapatkan juga berbeda.”
Perempuan kelahiran Gresik ini lantas mengajak para kader Pemuda dan Nasyiah GKB itu untuk sesekali membuka pikiran. “Bahwa tidak semua yang kita lakukan itu digaji oleh manusia. Cobalah berpikir bahwa ada sebagian dari tenaga kita yang seharusnya itu kita melakukan, mengupayakan, tapi yang menggaji bukan manusia. Tapi Allah langsung!” ujarnya.
Ibu dua anak ini pun mengungkap dua jenis pekerjaan. “Jangan sampai pekerjaan kita hanya semata-mata orientasinya adalah gaji, uang, jabatan, dan seterusnya. Tapi sisihkanlah, bahkan kalau bisa itu menjadi prioritas, bahwa ada pikiran dan tenaga kita itu yang menggaji Allah langsung melalui NA dan Pemuda,” imbuhnya.
“Jadi Ustad-Ustadzah sekalian itu orang-orang pilihan. Orang-orang yang sudah Allah pilih, bukan sebuah kebetulan. Itu sudah ada garisnya. Itu takdir yang baik, yang kemudian terserah kita: mau menerima takdir baik itu kemudian memaksimalkan jadi lebih baik lagi atau kita beralih memilih takdir yang lain,” lanjutnya.
Dia akhirnya meyakinkan, “Kalau Anda sudah di Muhammadiyah itu berarti Anda sudah on the right track (di jalan yang tepat). InsyaAllah kita bersama orang-orang yang benar. Tidak ada tujuan selain menolong agama Allah. Kalau kita menolong agama Allah maka Allah yang akan menolong kita.” (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah
Klinik Aisyiyah GKB Buka Layanan Kesehatan Gratis di Musyran PRM-PRA Se-PCM GKB
PCM GKB – Klinik Aisyiyah GKB Gresik menggelar layanan kesehatan di Musyawarah Ranting (Musyran) Bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB dan Silaturrahmi Warga…