Sekretaris PCM GKB Bekali Lulusan MPS dengan Pesan Karakter
Tagar.co – Sebanyak 159 siswa kelas VI Mugeb Primary School (MPS) mengikuti kegiatan Mugeb Impressive Achievement (MIA) ke-26 di Ballroom Aston Hotel and Conference Center Gresik, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan sekaligus…
Tiga Atlet Panahan MGKB Berjaya di 1st Muhammadiyah Games
PCM GKB – Kontingen sekolah Muhammadiyah GKB Gresik (MGKB) dalam ajang 1st Muhammadiyah Games tingkat nasional yang digelar di Yogyakarta melaju ke babak penting, Sabtu (16/5/2026), Siswa kelas VII International Class Program (ICP) SMP Muhammadiyah 12…
Goes to Class: BK SD Mugeb Sampaikan Berani Berkata “Tidak” Tanpa Menyakiti Teman
PCM GKB – Dwi Apriliah Pratiwi, S.Psi. membekali siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik keterampilan menghadapi peer pressure agar mampu menjaga diri dan berani mengambil keputusan yang tepat. Suara siswa kelas III memenuhi aula lantai 2 SD…
Prof. Syafiq A. Mughni Hadir di Pengajian Ramadan 1447 H MGKB
PCM GKB – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik mengadakan Pengajian Ramadan 1447 H mengundang pembicara Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni, MA., Sabtu (28/2/2026). Selain Ketua PP…
Pemimpin Islam dan Mindset Belajar
PCM GKB – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik menyelenggarakan In House Training (IHT) dengan tema Solving The Real and Factual Problem dengan pemateri Founder and CEO PT Lentera Reformasio Edukasi Ryan Oktapratama,…
Siswa Mugeb Primary School Mendekatkan Diri pada Al-Qur’an di Acara Hafidz-hafidzah Day
PCM GKB – Siswa kelas IV-VI SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School) melaksanakan kegiatan Hafidz/ah Day, Sabtu (27/09/2025). Kegiatan ini ruin diadakan sebulan sekali bertempat di rumah salah satu siswa. Kelas IV Camel berkesempatan…
Festival Outfit Ramadhan Mugeb School Ramaikan Bulan Ramadan
PCM GKB – SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School) Gresik kembali menggelar Festival Outfit Ramadhan (FOR) yang bertajuk You Donate and Your Soul Smiles (You) untuk ketiga kalinya. Kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang diadakan selama bulan…
Serunya Siswa Mugeb School Bikin Flipbook Refleksi Awal Semester
PCM GKB – Siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) refleksi proses belajarnya di hari pertama semester 2, Kamis (2/1/2024). Mereka kembali masuk sekolah setelah menutup semester 1 dengan liburan panjang dua pekan. Bel berbunyi tanda waktu…
Asyiknya English Glam Camp PBS Language Center di Desa Wisata Alam Taman Dolan
PCM GKB – PBS Language Center menggelar English Glam Camp di Desa Wisata Alam Taman Dolan Bumiaji Batu Malang, Senin-Jumat (16-20/12/2024). Ketua PBS Language Center Dina Hanif Mufidah, MPd. Mengatakan kegiatan English Glam Camp ini merupakan program…
Bersabar, Cara Bangun Kesadaran Diri sebagai Umat Terbaik

PCM GKB – SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik bersama Ikatan Wali Murid (Ikwam) kembali mengadakan Halaqah Ummahat, kajian untuk para bunda, Kamis (29/8/2024) pagi.
Di lantai 1 Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), para wali siswa SD Mugeb fokus menyimak Spiritual Motivator Ustadzah Evie Silfia Zubaidi. Halaqah Ummahat Edisi Agustus 2024 itu bertema Membangun Kesadaran Diri sebagai Ummat Terbaik.
Ustadzah Evi awalnya menyampaikan, “Islam agama terbaik karena Islam mengatur seluruh celah kehidupan kita. Dari bangun tidur sampai tidur lagi dalam Islam ada aturannya.”
Sebagai umat dalam kondisi terbaik, ia mengajak para jamaah untuk senantiasa bersabar. Sabar ini hendaknya dalam kondisi apapun.
Ustadzah Evi mengisahkan ketika menantunya melahirkan. Sang menantu tidak mengalami kontraksi sehingga sampai bayinya berusia 42 minggu, ia masih tenang. Kemudian, dibawalah ke rumah sakit untuk diinduksi. Setelah drip botol ketiga, akhirnya sang menantu melahirkan normal, dalam kondisi luar biasa.
Baca juga: Kanah Perdana PCNA GKB Kupas 6 Alasan Pakai Hijab
Hari berikutnya, ambeiennya tak bisa diselamatkan. Ia pun kembali ke rumah sakit untuk operasi ambeien beberapa hari setelahnya.
Tak berhenti sampai situ ujian keluarga mereka. Sang suami, anak Evi, tidak bisa menelan setetes air pun karena radang tenggorokan parah.
Mengetahui fenomena itu, anak bungsunya berkomentar, “Kasihan ya.”
Mendengar komentar itu, Evi pun balik bertanya, “Kok kasihan?”
Ia lantas menjelaskan anak dan menantunya justru beruntung. “Mereka berdua itu masyaAllah, Allah sudah memberikan pahala melahirkan kalau ia Ridha,” ujarnya.
“Sama Allah ditambah lagi kenikmatannya berupa sakit. Tidak ada yang bisa menggugurkan dosa selain sakit. Kalau sabar, mereka mendapatkan kenikmatan dari kebaikan,” imbuhnya.
Menurut Ustadzah Evi, justru yang perlu dikasihani adalah mereka yang masih sehat, tapi belum tentu shalatnya diterima oleh Allah Swt, mengajinya masih karena kejar setoran, dan harta sedekahnya dicampur-campur.
Ia lantas teringat jamaah haji yang meninggal tertimpa crane ketika thawaf wada. Menurutnya, justru mereka beruntung. Sebab, wafat dalam kondisi setelah haji, masih memakai ihram, di samping Kakbah dan thawaf.
“Orang ketika ditimpa masalah biasanya mengeluh, merasa paling terzalimi. Termasuk ketika mengalami masalah sederhana seperti tersandung sampai cantengen,” ujarnya.
Padahal, sebagai bagian dari umat terbaik, mereka patut bersyukur jika ditimpa ujian itu.
Kajian ini bisa disaksikan melalui live Instagram di @sd_mugeb. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah. Editor Ichwan Arif