Bersyukur dalam Hidup

PCM-GKB. – Dalam hidup ini ada beberapa hal yang patut disyukuri.”Yang pertama adalah nikmat keimanan karena kita telah terlahir dalam keadaan beragama Islam dan bertauhid pada Allah,” jelas Ustadz Drs Abdul Mutholib Iskandàr pada acara pengajian dari ranting ke ranting di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah GKB Ahad (20/11/2016).
Hal ini berbeda dengan para mualaf yang harus melalui proses pencarian tuhan. Seperti halnya Daniel Streich. Politisi asal Swiss ini sebelumnya sangat membenci Islam. Bahkan, seluruh kebijakannya merugikan Islam.”Diantarnya adalah pelarangan berdirinya menara masjid di negara tersebut,” ujar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongam ini.
Untuk menghancurkan Islam, katanya, Streich mempelajari Islam.”Atas rahmat Allah justru Streich ”terjerumus” dan memeluk agama Islam,” ujarnya.
Iskandar mengingatkan untuk bersyukur kepada Allah karena kita tidak seperti kaum Ibrahim yang dalam proses pencarian Tuhan melalui beberapa tahap diantaranya menyatakan bulan dan matahari itu Tuhan.
Nikmat berikutnya yang patut disyukuri adalah nikmat umur. ”Ada kisah seseorang yang berusia 70 tahun namun ia merasa baru berusia 15 tahun karena dihitung berdasarkan ia tekun melaksanakan perintah agama,” paparnya.
Nikmat hubungan sosial merupakan hal yang juga harus di syukuri.”Kita bermuhammadiyah tidak hanya memiliki hubungan dunia namun juga akhirat,” ujarnya.
Dalam hadist shohih penduduk surga akan bermohon kepada Allah untuk memasukan temannya di surga.”Ini pentingnya arti pertemanan hingga sampai akhirat,” jelasnya. (aries)

Comments

comments