Tradisi di Bulan Sya’ban

Oleh : Drs. Muhtar Buchori
Umat Islam harus dapat memilah-milah adanya nilai-nilai keagamaan terutama kebiasan yang dilakukan dalam bulan Sya’ban.
Seperti halnya puasa sepuluh hari dari tanggal 1-10 atau dua puluh hari dari tanggal 1-20, bahkan puasa sebulan penuh dalam bulan Sya’ban, ritual ini tidak ada.
Namun yang ada adalah memperbanyak puasa tanpa ditentukan tanggal dan harinya, hal ini sesuai dengan hadist nabi yang diriwayatkan oleh Aisyah :”Dan tidak pernah kulihat Rasulullah SAW puasa sebulan suntuk kecuali Ramadhan dan tidak pernah kulihat beliau memperbanyak puasa seperti Sya’ban.”Hal ini menegaskan bahwa Rasulullah tidak sebulan penuh puasa di bulan Sya’ban dan tidak menentukan hari atau waktunya dalam berpuasa di bulan Sya’ban. Jadi kita hanya melaksanakan apa yang telah dicontohkan Rasulullah seperti puasa Senin-
Kamis, puasa 3 hari di pertengahan bulan (puasa Bid) atau puasa Daud yakni sehari puasa dan sehari berbuka. Dan yang terakhir adalah yang paling berat.
Persoalan berikutnya adalah Nisfu Sya’ban atau pertengahan bulan Sya’ban. Dalam hal ini tidak ada ibadah khusus, seperti halnya sholat seratus rakaat dan membaca sehabis Alfatiha, surat Al Ikhlas sebanyak sepuluh kali.  Kesemua hadits ini adalah palsu yang dikemukakan oleh Imam Ibnu Jauzi. Bahkan, Imam Nawawi berpendapat kesemua hadits ini diantaranya sholat Rajab, sholat nifsu Sya’ban adalah bid’ah munkar.
Penjelasan lain tentang tradisi nisfu Sya’ban adalah dilakukan orang pada 448 H. Jadi jelas pada zaman Rasulullah maupun sahabat tidak dijumpai hal ini. Dinukil dari kitab Ishlahul Masajid disampaikan tidak ada satupun hadist yang sah tentang malam nisfu Sya’ban. Adapun doa nisfu Sya’ban yang masyhur itu tidaklah diriwayatkan dari jalan yang shohih dan dari lainnya. Doa itu hanyalah buatan dari guru-guru.
Syaihul Islam Taimiyah menyatakan hadist tentang Sholat Raghaaib (malam Jumat pertama bulan Rajab, sholat Alfiyah/seribu rokaat pada malam nifsu Sya’ban) adalah bid’ah, kesemuanya adalah dusta. Demikian juga tradisi di akhir bulan Sya’ban yakni Padusan.(Disampaikan di Masjid Faqih Usman Kamis, 19-5-2016). (aries)
————————————————————————————

Comments

comments